
Bianca dan riko sudah memasuki ruangan kamar hotel. Riko mempersilahkan Bianca untuk duduk dan dia menyiapkan cemilan serta air minum untuk Bianca. Dia berpesan agar Bianca santai disana dan menganggapnya sebagai rumah sendiri ^itu hotel kali bo
Saat riko mengambil minum untuk Bianca dia melarutkan bubuk bius dalam minum tersebut itu bertujuan membuat Bianca agar dia tidak sadarkan diri. karna tidak mungkin pengaruh alkohol akan membuat setidak sadar itu karna riko tahu Bianca termasuk perempuan peminum.
Ia pun membawa nampan berisi minuman dan cemilan. ia meletakan nya diatas meja dan mempersilahkan Bianca untuk meminum minumannya. Tapi, sebelum Bianca meletakan tangannya di gelas tiba-tiba dia merasa ada dorongan dalam perutnya dia merasa sangat mual dan dia meminta izin kepada riko untuk kekamar mandi. ya Bianca mabuk, dia muntah dan semakin menjadi-jadi
melihat kondisi Bianca yang seperti itu riko berinisiatif untuk membelikan bianca obat ataupun minuman pereda mabuk. Ia meninggalkan Bianca didalam kamar mandi sendirian dan Keluar kamar tanpa mengunci pintunya
Bianca yang baru saja reda dari mabuk nya keluar dari kamar mandi ia melihat sekeliling dan keluar dari kamar itu. ia berjalan sempoyongan karna efek pusing di kepalanya semakin parah setelah ia selesai muntah
saat ia sedang berjalan di koridor hotel tiba-tiba dia menabrak sesuatu. Brukkkk tubuhnya mental karna menabrak seorang laki-laki ia mengangkat kepalanya dan matanya langsung melotot saat melihat siapa yang ia tabrak.
__ADS_1
seorang laki-laki tampan yang ia tabrak mengernyitkan dahinya ia melihat dengan tatapan jijik kepada Bianca. Bianca masih melongo menatap laki-laki itu, tiba-tiba dia memeluk laki-laki itu. laki-laki itupun sangat terkejoeddddd
"Kak ciooo kak cio jangan tinggalin aku, aku gamau ditinggalin lagiiii, kenapa kak cio tega sama aku?" Bianca terus mengulangi kata itu dan tangannya masih memeluk laki-laki yang ia tabrak tadi. laki-laki itu semakin tidak faham dia berfikir Kenapa sih ini cewek? gila kali ya? tapi dia lumayan cantik juga. begitulah konflik batin yang ia rasa ketika ia di peluk Bianca.
Bau alkohol yang menyengat dari tubuh Bianca menandakan bahwa bianca tengah frustasi dan mabuk hingga begitu banyak sampai ia tidak sadarkan diri, sekiranya begitu yang ia tangkap. Karna sudah merasa sangat tidak nyaman akhirnya ia menyuruh laki-laki yang bersamanya untuk menyingkirkan Bianca dari hadapannya. tapi Bianca menolak dan dia menangis sejadi-jadinya
"Kak cioo kenapa kak cio terus-terusan gini sma aku? aku kurang apa? apa aku kurang cantik? kakak bilang kakak bakal terus sama aku asal aku ngga cengeng sekarang aku udah ga cengeng ka aku sudah besar. sekarang aku bukan anak kecil lagi" Bianca terus menyebut-nyebut nama cio kali ini dia menggenggam tangan si pria itu.
Didalam kamar Bianca masih terus memeluk lengan laki-laki itu sesekali dia mengigau tentang kak cio. pria tampan itu memandang bi dan sesekali mengernyitkan dahinya karna dia merasa tidak habis fikir ada perempuan seperti bi yang dia temukan disaat situasi seperti ini. Bianca mulai tenang tapi dia tidak melepaskan tangannya. tangannya malah melingkar semakin kuat dan pria itupun sudah pasrah
Cicio stuwart
__ADS_1
Dia adalah kaka kelas bianca saat Bianca kelas 10 di bangku SMA. dia laki-laki populer di sekolah itu dan dia menjalin asmara dengan Bianca. semua orang merasa syirik dengan hubungan mereka. karna melihat bi yang sangat cantik terlihat serasi dengan cicio yang tampan dan merupakan atlet kebanggaan sekolah. Bisa bayangin ga sih kalian gengs gimana tampan nya kakak-kakak atlet di sekolah SMA? Wkwk pasti bikin ngiler jomblo ya
Cicio lebih tua 2 tingkat dari Bianca, Dia lulus dari SMA bunga bangsa saat bianca menginjak kelas 11 mereka menjalani kisah asmara kurang lebih selama 2 tahun. perpisahan terjadi karna cio kepergok menjalin hubungan rumit bersama mantan pacarnya.
Bianca yang mengetahui hal itu langsung mengamuk dan berharap cio meminta maaf bahkan berlutut kepadanya. tapi ternyata diam-diam cicio malah semakin larut dalam hubungan rumitnya dengan dhea sang mantan pacar. dan diapun memutuskan untuk meninggalkan Bianca dengan alasan cio telah menghamili dhea. bianca galau berat dan sangat frustasi itu sebab nya sekarang dia menjomblo. ^disini ada yang mau sama bi? hhe
Dalam ruangan itu yang ada yang suara sesenggukan dari Bianca. dia terus menangis dan memeluk lengan pria yang ia tabrak tadi. setelah sekian lama akhirnya laki-laki itu bertanya karna sepertinya Bianca sudah agak tenang. "Kamu kenapa? kenapa tiba-tiba peluk orang gajelas?" Bianca melotot mendengar pertanyaan itu dia mendongakan kepalanya dan mereka bertatapan terlihat airmata nya berderai kembali.
"Kakak jahat! sekarang kakak bahkan udah lupa sama aku. Mentang-mentang kakak udah mau punya anak dari dhea kakak seenaknya ngelupain aku. kakak udah lupain kenangan kita? kakak udah janji sama aku kalo kita bisa hidup bersama sampai tua dan bahagia. kakak lupa sama ucapan kakak?" dia terus menggerutu membuat pria dihadapannya semakin geleng-geleng kepala. "Kalau kakak mau, aku bisa kasih kakak anak. berapapun kakak mau akan aku kasih. aku bisa buktiin itu kak" ucapan yang sangat menggelikan membuat pria itupun tertawa menakutkan. dia mencengkrang dagu Bianca dan menjawab "oh ya? kamu mau melahirkan anakku?" Bianca mengangguk dan yang paling tidak di sangka Bianca mencium bibi pria itu dan melumatnya beberapa kali.
Pria itu terkejut dia melotot tapi bianca tidak berhenti sampai disitu ia malah membuat pria itu terjatuh di sofa dan menaikan tubuhnya tepat diatas tubuh pria itu.
__ADS_1
Bersambung...