
Hari ini adalah hari Minggu hari yang di tunggu Angga dan sita ,Untuk latihan nyanyi buat acara di kampusnya.
kring,kring,kring ,suara alarm yang menunjukkan sudah waktunya sholat subuh.
Anggapun bangun ,mandi lalu mengambil air wudhu untuk menjalankan sholat subuh.Setelah sholat seperti biasa Angga selalu membaca ayat suci Al-Qur'an.
tok,tok,tok,suara pintu kamar di ketuk dari luar.
"mas,udah di tunggu BP dan ibu "?
"oh,ya bi bentar lagi Angga selesai kok".
"oke,mas bibi permisi dulu".
"ya".
lima belas menit telah berlalu Anggapun keluar menuju meja makan untuk sarapan bareng keluarga .saat sedang makan hendfon Angga berdering mengartikan bahwa ada panggilan masuk Anggapun mengakatnya.
"halo,"?
"Hay, resek aku cuman mau nanya kita
jadikan latihannya hari ini "?
"jadi dong".
"tapi aku ke gereja dulu ya,nanti aku
kabari lagi karna aku ada kabar baik
untukmu"!
"ok,aku tunggu kabar itu".
"bye"
"bye".
"sapa yang telfon sayang ?"tanya papa.
"teman pah"jawab Angga.
"Angga?"sapa Tante Mila
"ya,Tante"jawab Angga
"kamu kenal ga sama Vina, anak pemilik dari universitas tempat kamu kuliah?"
"kenal Tante emang kenapa?"tanya Angga.
"oh ngga papa,dia anak teman baik Tante dulu waktu di SMA ."
"Iya, Vina juga cerita"jawab Angga.
"Vina ,anaknya selain cantik juga baik anaknya iyakan Angga?"
Angga tak menjawab pertanyaan tantenya dia hanya tersenyum tipis yang keliatan di paksakan .
"cantik sih ,tapi sayang hatinya tak secantik wajahnya "gumam Angga.
Angga melihat jam yang melingkar di tangan kanannya ,ternyata jarum jam tangannya sudah berada di angka 09.30.
Yang berarti Sita sudah pulang dari Greja.
Anggapun langsung berpamitan.
"pah,mah,Tante,Angga berangkat dulu
ya?"
"mau kemana sayang?"tanya papah.
"Angga mau latihan nyanyi pah,buat
acara kampus besok".
"oh,hati hati ya?"
"siap pah"jawab Angga sambil
bersalaman".
"assalamualaikum"?
"waalaikumsalam"jawab mamah .
Angga mengambil kunci motornya lalu pergi menuju rumah sita. Empat puluh menit telah berlalu Anggapun sampai.Tingtong,tingtong, tingtong suara bel rumah berbunyi yang memberitahukan tuan rumah kalo ada tamu.Bi Anipun ,yang sedang di dapurpun berlari menuju ruang tamu untuk membukakan pintu namun dihentikan oleh sita.
__ADS_1
"biar saya yang buka bi, itu pasti siresek"
"oh,baik mbak"jawab bi Ani.
Sitapun langsung mengambil kursi rodanya berpura pura belum bisa jalan hanya untuk memberi suprais buat Angga.Lalu menjalan kursi roda itu menuju ruang tamu untuk membukakan pintu untuk orang yang iya tunggu.
"Hai,resek ayo masuk"sapa sita.
"hai,sini biar aku bantu dorong kursi rodanya?"
"engga usah aku bukan tuan putri yang manja"
"oh gitu,iyalah tuan putri preman jadinya tahan banting"ledek Angga. haha,haha,merekapun tertawa lepas bersama.
"oh ya, mana Supraisnya katanya mau
ada suprais buat aku?"
"supraisnya adalah teret" sita berdiri dari kursi roda lalu berjalan untuk duduk di sofa.
"Aneh ,kamu...kamu udah sembuh ?"
"Iya,ini semua berkat dorongan dan doa kamu untukku resek".
"berhubung kamu udah sembuh jadi aku akan penuhi janjiku"
"emang kamu ada janji sama aku?"
"ada,dulukan aku pernah janji mau ngajakin kamu keliling puncak pake motor".
"terus latihan nyanyinya gimana?"
"kita tunda dulu masih ada waktu tiga hari"
"oke,kita jalan sekarang yu"ajak sita tidak sabar.
"pamitan dulu sama papi momy mu dulu"?
"papi,momyku ,ga ada tadi keluar mau ke hotel katanya ".
"oh,lesssttgoo"jawab Angga.
Akhirnya Angga dan Sitapun berangkat ke Bogor menuju ke puncak mengendarai motor.
setelah berkeliling di puncak Anggapun mengajak sita istirahat karna sudah waktunya untuk sholat Dzuhur.Anggapun mencari mesjid di sekitar situ ,Angga merasa senang karena terpancar kebahagiaan di wajah sita.
"Aneh aku sholat Dzuhur dulu ya?kamu
kemana mana?"
"siap bos?"jawab sita sambil tersenyum
Anggapun pergi meninggalkan sita sendirian untuk menjalankan sholat Dzuhur.
Sitapun menuruti perkataan Angga, menunggu Angga di cave yang berada di sebrang jalan masjid yang buat sholat Angga.
sepuluh menit pun berlalu Anggapun selesai sholat terus menghampiri sita.
"udah sholatnya?"sapa sita
"udah ,kamu ga mesan makanan?"
"belum aku sengaja, mesannya
nungguin kamu".
"oh, ya udah kamu mau pesan apa?"
"kaya biasanya aja"
"oke"
Anggapun memanggil pelayan cave untuk memesan makanan .lima menit pun berlalu pesanan pun diantar.Seperti biasa Angga dan Sitapun sherring makanan mereka masing masing.
"resek,shering dong kayanya enaktu nasi
gorengnya"?
"engga ada kata shering untuk hari
ini jawab Angga .
akhirnya Sitapun mencari ide agar bisa mencicipi nasi goreng milik Angga.
"resek"
"ya"
__ADS_1
"itu, kok kayak Vina ya yang duduk di kursi sebelah?"
Anggapun menoleh kearah yang di tunjuk sita dan pada saat itu lah sita mencoba untuk mengambil makanan Angga.
"mana,itu mah bukan Vin....na.?"jawab Angga sambil kembali menoleh kearah sita yang sedang memakan nasi goreng miliknya.
"maaf resek,shering ,shering,abisnya kamu pelitsih jadi aku bohong deh"jawab sita sambil mengakat jari telunjuk dan tengahnya.
"kamukan udah makan punyaku jadi sekarang gantian shering ya"?
"oh no,kan katamu hari ini tak ada kata sherring".
Sitapun menyendok makanannya dan di saat mau memasukkan kemulut tangannya di pegang Angga, lalu Angga membelokkan tangan sita ke arah Angga yang udah membuka mulutnya untuk melahab makanan yang akan di makan sita .Di saat Angga mau melahab makanannya di saat itu pula sita menundukkan kepalanya fokus kemakanan yang akan iya makan .Hingga tidak sengaja sita menempelkan mulutnya ke pipi Angga,Anggapun kaget begitu juga dengan sita.
"maaf,aku ga sengaja"kata sita sambil
membenarkan posisi duduknya ".
"ya,aku juga minta maaf".jawab Angga.
terpancar rasa malu di wajah kedua insan ini hingga terlihat memerah pipinya.Makan siangpun selesai, Anggapun mengajak jalan sita lagi .kali ini Angga mengajak sita ke Curuk di sana mereka berenang bersama mengabadikan momen indah itu di hendvon masing masing.Tanpa terasa hari pun sudah sore Anggapun mengajak sita untuk pulang .
"Aneh ,udah sore ni yuk kita pulang!!!"
"ayok"jawab sita
Baju sita dan Anggapun basah semua dan mereka tak ada yang membawa ganti hanya tersisa jaket Angga yang kering karna dilepas
"kamu bajunya basah semua pakai lah
jaketku ini agar kau tak kedinginan ".
"tidak usah trimakasih ,bajumu juga basah
pakai saja untukmu sendiri"?jawab sita
"kamu saja yang pakai ,aku tidak mau kamu nanti sakit lagi karna...."Angga menghentikan perkataannya .Angga memakaikan jaketnya ke tubuh sita.
"trimakasih"jawab sita sambil menatap tajam mata Angga .
"sama sama".
"tadi kamu mau ngomong apa,karna apa?"
"karna kalo kamu sakit tidak ada orang yang aku julitin di kampus haha"Angga tertawa untuk menutupi perasaannya.
"resek ,nyebelinnn!!!!"teriak sita .
Dua jam telah berlalu akhirnya Angga dan Sitapun sampai di rumahnya.
"akhirnya sampai juga"kata Angga
"iya,mampir dulu ya ?" ajak sita.
"hemmm ,udah sore lain kali aja ya?"
"okke" jawab sita.
"pulang dulu ya?bye"
"bye"jawab sita.
Anggapun memutarkan motornya ke arah jalan.Tiba tiba sita memanggil Angga.
" reeeseeek!!!" teriak sita.
Anggapun mematikan motornya lalu menoleh kearah sita.
"iya"jawab Angga.
"terimakasih untuk hari ini"kata sita sambil tersenyum lebar terpancar ke bahagiyaan di wajahnya.
"ya"jawab Angga sambil tersenyum.
Angga menghidupkan motornya kembali, namun sita kembali memanggilnya lagi .
"reseeeeek!!"
"ya"jawab Angga.
"hati hati ya?"
"okke" Anggapun melambaikan tangannya lalu mengemudikan motornya.
"resek seandainya kamu tau aku tu
kepingin kamu lebih lama lagi berada di
__ADS_1
sini"gumam sita.
"aneh seandainya kamu tau sebenernya aku masih kepingin berlama lama berada di dekat mu bercanda ria bersamamu lebih lama tapi apalah daya waktu maqrib hampir tiba dan aku harus pulang".gumam Angga.