
Acara telah selesai , keluarga Pranowo pun pulang . Mommy menghampiri putrinya yang sedang asyik bercanda dengan Angga .
"sayang, papy sama mommy mau
pulang apa kau mau pulang bareng?"
"emmmm"
Sita terhenti saat mau mengatakan sesuatu karna di hentikan oleh Angga .
"biar Angga yang nganterin Sita Tante
tadikan berangkatnya bareng Angga "
sahut Angga .
"okke, kalo gitu Tante pulang duluan ya ?
titip sita "!
"siap Tante" .
Orang tua Sitapun pulang bersamaan dengan orang tua Angga . Hari sudah sore , Anggapun mengajak sita pulang.
"Aneh , ayo pulang udah sore ni?"
"Ayo ".
Disaat Angga dan Sita menuju parkiran motor Angga dan Sitapun bertemu Aril . Angga berusaha menyapa Aril namun Aril acuh lalu masuk ke mobilnya.
"Hay ril , mana Vina ? tumben gak
bareng?" sapa Angga.
"udahlah resek, ngapain sih kamu
peduliin dia , orangnya aja acuh sama
kamu? ". sahut Sita.
" aneh sayangku , kita tu gak boleh
dendam sama orang meski orang itu
benci sama kita kita harus tetap baik
sama dia. "
"what, ngomong apa kamu tadi
sayang ku "
"aduh keceplosan lagi , ih kenapa ni mulut
harus ngomong itu sih" gumam Angga
"kenapa diam jawab dong "
"engga aku gak ngomong gitu salah denger
kali kamu " jawab Angga ngeles.
"yaudah yuk ah pulang "
"yaudah , ni pake helemnya"
Sitapun memakai helemnya lalu naik keatas motor. Dipertengahan jalan Sitapun bertanya kenapa Angga kekeh banget pilih lagu yang dia bawain tadi.
"resek ,boleh gak aku nanya sesuatu?"
"ngomong aja , mau nanya apa sih ?"
"kenapa sih kamu kekeh banget milih lagu
yang kita bawain tadi?"
"engga papa suka aja sama liriknya"
"ohw, kirain itu khusus kamu persembahkan
buat seseorang" ?
"sebenernya , lagu ini tu buat kamu aneh
karna aku sebenernya , aku cinta sama kamu tapi
aku takut rasa cintaku ini merusak persahabatan kita jadi biarlah aku pendam
perasaan ku ini." gumam Angga.
"Resek sebenernya , aku berharab banget lagu itu mewakili perasaanmu kepadaku , tapi ternyata itu hanya mimpiku yang berharab di cintai kamu, biarlah perasaan ini aku simpan di hati saja " gumam Sita.
Tiga puluh menit telah berlalu Angga dan Sitapun sampai di rumah.
"Aneh, aku langsung pulang ya?"
"mampir dulu lah "
"enggak ah, udah sore soalnya tolong sampaikan salam ku untuk papy ,mommymu"?
"siap bos, bye hati hati ya?"
"okke bye".
Anggapun langsung mengemudikan motornya sambil melambaikan tangan Sitapun membalasnya. Sitapun langsung masuk kerumah disaat bayang Angga sudah tak terlihat lagi.
"loh sayang, mana Angga ?"
"langsung pulang mom"
"tumben gak mampir"
__ADS_1
"udah sore katanya mom jadi gak mampir"
" oh gitu".
Dua puluh menit telah berlalu Anggapun sampai di rumah. Angga mengucap salam sambil membuka pintu.
"Assalamualaikum ?"
"waalaikumsalam" jawab mamah
Seperti biasa Angga pun langsung mencium tangan mamanya.
"sayang , gimana tadi acaranya?" tanya
papa.
"alhamdulilah lancar pah"
"maafin papa ya? papa ngga bisa Dateng
soalnya ada miting penting yang gak bisa
ditunda "
" enggak papa pah Angga ngerti kok
kan mama udah dateng sama Tante
bagi Angga udah cukup . yaudah Angga
mandi dulu ya pah mau sholat ashar
sekalian ".
"okke sayang ".
Anggapun langsung menuju kekamarnya untuk mandi lalu sholat ashar. Setelah masuk kamar Angga meletakkan tasnya lalu mengambil handuknya masuk kamar mandi untuk mandi. Mandi telah selesai Angga membuka kran untuk berwudhu . Sholatpun selesai Angga pun membuka kitab suci
Al-Qur'an lalu membacanya. Setelah selesai
membaca Qur'an , Angga langsung membanting tubuhnya di kasur lalu mengambil hendvonnya yang berada di meja sebelahnya. Disaat sedang asyik bermain game tiba tiba ada panggilan masuk ,ternyata Vina yang menelvon ya.
"ngapain sih ni cewek, nelpon nelpon
ganggu aja deh angkat gak ya? angkat
angkat aja deh sapa tau penting"
gumam Angga .
"halo assalamualaikum "?
"waalaikumsalam, hai Angga kamu
lagi ngapain?"
"engga papa pingin telvon aja"
"oh, yaudah kalo gak ada yang penting
aku mau main game lagi assalamualaikum!!!"
Tut, tut, tut, angga menutup telvonnya. Angga emang paling kesal kalo lagi main game ada yang ganggu kecuali Sita dan mamahnya .
"dasar cowok sombong , liatin aja
aku bakal lakuin apa aja buat dapetin
kamu !!" teriak Vina sambil melempar vas bunga ke dinding.
Ibu Nita pun langsung berlari naik ke lantai dua menuju kekamar anak kesayangannya
karna terdengar ada barang yang pecah.
tok, tok, tok, tok, suara pintu di ketuk dari luar .
"masuk pintunya tidak di kunci"
"apa yang terjadi sayang, ini kenapa
vas bunganya hancur kaya gini?"
"Vina kesal Bu, Angga matiin telvon Vina
begitu aja padahal Vina kepingin ngobrol
sama dia !!!"
"sayang tenang lah, kendalikan dirimu, kita
harus main cantik ."
"Masud mamah ?"
"udah kamu nurut aja sama mamah, sekarang mama mau ngelakuin sesuatu"
"apa tu Bu ?"
__ADS_1
"besok kan hari Minggu kita main kerumah
Angga kita ambil simpatinya keluarganya Angga kamu tau ngga kesukaannya Angga?"
"engga"
"hu dasar payah kamu, tapi gak papa
sayang kita bisa tanya Tante Mila, ibu
telvon dia dulu ya? kamu diem jangan berisik"
"okke"
Ibu Nita pun langsung menelvon sahabatnya itu untuk menanya makanan vavorit keluarganya.
"halo , besti "
"hai besti, lagi sibuk gak maaf ya sore sore von?"
"engga papa kok besti, ada apa ni tumben von?"
"Gini besti, besok kan hari Minggu niatnya aku
mau main kerumah kakakmu ? nah aku mau nanya apa sih makanan vavorit keluargamu?"
"oh, keluargaku tu paling suka sama rendang"
"okke deh kalo gitu makasih ya infonya besok aku mau bawain itu buat keluarga mu"
"engga usah besti, kalo mau main ,main aja
gak usah bawa makanan segala"
"udah gak papa , anggap aja sebagai penguat tali silahturahmi kita, udah dulu ya besti bye"
"bye"
"yes berhasil, besok ibu masak rendang buat di bawa kesana "
"Yeyee, trimakasih ya Bu, emmmuah". Vina mencium ibunya karna senang.
Waktunya makan malam .Setelah selesai sholat magrib Anggapun keluar untuk makan malam bersama keluarga.
"Angga, sebenarnya kamu ada hubungan
apa sih sama Sita? sapa Tante .
"kenapa Tante bertanya seperti itu?'"
"engga papa Tante nanya aja , kayanya
kamu Deket banget sama dia?"
"iya aku emang dekat sama dia, tapi cuman teman"!!
"oh "
Makan malam pun selesai Anggapun langsung masuk kamarnya lagi karna Angga paling malas kalo di tanya soal teman perempuannya yang ujung ujungnya akan
dibanding bandingkan .
"Angga udah selesai makannya, Angga
permisi dulu mau ngerjain tugas " !!
"okke , sayang" jawab mamah
Mamah Ranni memang paling tau tentang putra kesayangannya Angga . Mamapun membawakan segelas jus jeruk kesukaan Angga ,kekamar Angga.
tok,tok,tok, suara pintu di ketuk dari luar.
"masuk "
Mamapun masuk , meletakkan jus diatas meja kamar yang tertata rapih. lalu menghampiri putra semata wayangnya itu yang sedang berbaring diatas kasurnya.
"sayang ini mamah bawain jus kesukaanmu , ayo diminum"?
"trimakasih ya mah?"
"iya, sayang mamah tau. kamu gak suka
di tanya tanya tentang teman perempuanmu
tapi kamu gak boleh seperti itu sayang terlalu
ketus jawabnya?"
"abis Angga kesal mah , buat apa Tante nanya nanya teman Angga yang ujungnya bakalan di
banding bandingkan Angga gak suka mah"
"iya, mamah tau tapi cara Angga berbicara terhadap Tante itu kurang sopan lain kali gak boleh gitu ya? Angga kan anak soleh anak kebanggaan mama dan papa"
__ADS_1
"iya mah ,maafin Angga".
Anggapun memeluk mamahnya sambil minta maaf karena sudah mengecewakan mamahnya berbicara kurang sopan terhadap tantenya .