
Bi Ani pun masuk kedalam untuk memanggil Sita.
"mba ada tamu yang nyariin "
"Siapa bi?"
"Engga tau mba orang dia ngga nyebutin
namanya katanya teman kuliahnya mba
Sita".
"Bukan Arilkan bi?"
"Bukan mba kalo mas Aril kan aku
kenal. Ini tu orangnya ganteng terus
sopan banget mba".
"siapa sih jadi penasaran deh" gumam
Sita.
"kalo mba Sita ngga nemuin dia mba
Sita bakal nyesel seumur hidup"
"Masya sih neik, ok aku akan temuin dia"!
Sedangkan papy dan mommy hanya tersenyum melihat putrinya di kerjain oleh asistennya. Mereka udah menebak pasti itu ulah Angga, karna cuman dia yang suka julitin putri kesayangannya.
"Cie yang di jemput pacar baru?" goda
mommy .
"Apaan sih mom, orang Sita ngga punya
pacar kok".
"Engga punya pacar, tapi punya
pengagum rahasia . Udah sana temuin
kasihan orangnya udah nunggu lama".
"iya, ini Sita juga mau ke depan
liat orangnya".
Sitapun berjalan menuju keruang tamu untuk menemui orang yang mencarinya. ketika Sita mau masuk keruang tamu Angga telah mengejutkannya.
"Supraeis"!!!
"Resek ternyata kamu ?"
"iya, kaget kan?"
"Engga biasa aja, ngapain kamu kesini?"
"ya buat jemput kamu lah"
"kenapa jemput aku, kan kamu mau
berangkat sama keluarga".
"Maafin aku aneh, aku tu cuman mau
supraeis sin kamu. lagian mana mungkin
aku biarin kamu berangkat sendiri".
"masyasih , tapi udah terlambat aku gak
mau berangkat bareng kamu"
"Maafin aku"
"engga "
"yaudah aku pulang ni"
"bodoamat".
"beneran ni aku berangkat sendiri"
"silakan".
"waduh , ternyata beneran ngambe ni" gumam Angga .
Sitapun membalikan badannya berpura pura tidak perduli dengan kepergian Angga . padahal dia masuk kedalam untuk menyuruh mommy untuk mencegah Angga Selama dia ganti pakaian .
"mom, bisa bantuin Sita ngga?"
"ya, tanpa kamu ngomong pun mommy
udah tau maksudmu".
"makasih mom, emang mommy isthebest
iloveyou mom".
"Udah sana ganti, makanya jangan sok
sok an ngambek segala"
"Hehe hee, abisnya aku kesal mom".
"iya iya , emang gak bakalan ada yang
bisa ngalahin putri kesayangan mommy"
"Sita , kekamar dulu mom"
"iya".
Sitapun masuk kekamarnya ,sedangkan mommy keluar untuk menemui Angga dan mencoba menunda kepergian Angga .
"Eh ada nak Angga toh, mau kemana
kok buru buru?"
Anggapun yang udah keluar dari rumah Sita langsung berhenti dan membalikan badannya kearah suara yang memanggilnya. Angga yang melihat orang tua Sita yang memanggilnya Anggapun langsung menghampirinya mencium tangan kedua orang tua Sita lalu menyapanya.
"Tante , kapan pulangnya?"
"Tadi siang"
"Oh, gimana keadaannya om dan Tante?"
"Seperti yang kamu lihat, sehat ".
"Oh ya, Tante diundang keacara ultah
Vina engga? soalnya mamah diundang"
"Engga, mungkin karna Tante kemaren
gak dirumah jadi ngga diundang . ayo
masuk dulu bentar Tante ada sesuatu
untukmu".
"Apa tu Tante?"
"makanya ayo masuk dulu nanti
juga tau ".
Angga pun menuruti ajakan mommynya Sita.
"baiklah" jawab Angga .
"Nah , ini oleh oleh buat kamu".
"Apa ini Tante?"
"buka aja".
"waou, bagus banget batik Bali
terima kasih ya Tante?"
"Sama sama , kamu suka ngga?"
"suka banget".
__ADS_1
Disaat mommy dan papy sedang asyik ngobrol Sita pun keluar dengan penampilannya yang sederhana tapi alegan yang membuat Angga bengong seketika karna terpesona melihat kecantikan Sita.
"waou , cantik banget kamu aneh"
gumam Angga .
"Resek, jadi berangkat gak Ayuk nanti
terlambat !!"
Angga pun tak mendengar ajakan Sita karna masih bengong terkesima dengan kecantikan Sita.
"Nak Angga , itu Sita udah siap "
Namun Angga masih tetap tak merespon akhirnya Sitapun menghampiri Angga lalu menepukkan jarinya di depan Angga , hingga membuat Angga kaget tersadar dari bengong nya.
"Aneh , apa apaan sih kamu ngagetin aja!!"
"Lagian di panggil panggil gak jawab malah
bengong ga jelas banget"
"kamu yang gak jelas"
"Enak aja ngatain aku gak jelas , orang kamu yang bengong ampe gak denger di panggil. Kenapa terpesona ya ma aku ?"
"Udah udah engga usah berantem udah sana berangkat nanti terlambat" sahut papy dan mommy.
"Aneh, emang kamu mau kemana dadan rapih gitu?"
"kan ada yang ngajakin ke ultah calon istrinya ?"
"Siapa juga yang ngajakin kan tadi udah nolak?"
"Oh , jadi gitu ? yaudah aku ngga jadi berangkat aku mau ganti!!"
"Nak Angga udah stop, dasar kalian ini kaya Tom and Jerry kalo ketemu pasti berantem"
"Sita juga ngga akan marah kalo dia ngga prank Sita mom"
"ya kan pas telvon aku ngomongnya belum
selesai kamunya nyrocos mulu kaya burung beo".
"Udah , yang salah mommy sama papy , kamu ngga salah, nak Angga juga gak salah ".
Angga dan Sitapun terdiam sejenak berfikir untuk minta maaf.
" Resek, maafin aku ya?"
"ya, aku juga minta maaf aku yang
salah ".
"Nah gitu dong, diliatkan enak".
"Saya tuan putri kita berangkat?" ajak
Angga sambil mengulurkan tangannya.
"Sita berangkat dulu ya mom ,py?"
"Ya, hati hati ya sayang?"
Sitapun langsung meraih tangan Angga lalu menggandengnya . Angga dan Sitapun keluar menuju ke motor, Angga pun memakaikan helm ke kepala Sita.
"udah gak usah aku bisa pake sendiri
kok."
"Hust, diem gak usah bawel, nurut aja
biar cepet".
"Resek , gimana aku gak klepek klepek
kamu sangat perhatian bahkan hal
sekecil apapun kau selalu perhatian ke
aku" gumam Sita.
"Hadeh jantung guwe, mulai deh, dek
dekkan, kenapa tatapan sita itu selalu
"Natapnya biasa aja keles, terpesona ya
Ama kegantengan ku?"
"Idih, jangan ke geeran gimana aku gak
natap kamu ,kan lagi di pakein helem
masa suruh merem . yang ada entar
dikira orang lagi ngapa ngapain lagi,
ngomong aja kalo kamu baperkan di
tatap aku? jangan jangan kamu Ampe dek dekkan ayo ngaku?"
"waduh, apa Sita denger detak jantung ku
sampe ngomong gitu gawat ni" gumam Angga.
"Engga aku gak baper biasa aja tuh, udah ayo naik nanti kita terlambat".
Sitapun langsung naik ke montor lalu Angga mengemudikan motornya. Sepuluh menit telah berlalu Angga dan Sitapun sampai di rumah Vina . Setelah memakirkan motornya Angga dan Sitapun langsung masuk .Ternyata disaat Angga mau menemui Vina Angga di panggil oleh tante Mila .
"Angga !! oh jadi ini alesan kamu
engga mau berangkat bareng Tante dan
mamahmu?"
"Tante, kenapasih selalu mempermasalahkan hal sepele?"
"Hai, kamu!!! udah berapa kali saya ingatkan
kamu buat jauhin keponakan saya"!!
"Tante , stop jangan salahin Sita !!
dan jangan ikut campur dalam hidup ku!
ayo aneh kita temui Vina " Angga menarik tangan Sita.
"Resek, kamu engga boleh gitu gak baik
bagaimanapun dia adalah tantemu pengganti
ibumu hormati lah dia!!"
"Aneh , aku gak bakalan berkata seperti tadi
kalo dia gak nyalahin kamu mulu dia udah kelewatan".
"Resek, trimakasih ya sampe segitunya kamu
belain aku " gumam Sita.
"Aneh, itu Vina ayo kita kesana"
"Ayo"
"Hai Vin , happy bestday ya?, semoga panjang
umur, sehat selalu ".
"Trimakasih ya Sit?"
"Ohya, ni aku ada sesuatu buat kamu
semoga kamu suka "
"Trimakasih"
"Vin , maaf ya aku gak bisa ngasih sesuatu
buat kamu aku cuman bisa ngasih kamu
doa semoga panjang umur dan sehat selalu".
"Aamiin trimakasih doanya, kamu dateng aja
aku udah seneng banget".
__ADS_1
"kita gabung sama teman teman dulu ya?"
"okke silakan".
Disaat Angga dan Sita bergabung sama teman teman lain Vina pun mencari Aril untuk
menjalankan misinya yaitu mengadakan pesta dansa. Setelah bertemu Aril Vina pun memberitahukan untuk dimulai rencana nya. Arilpun langsung memberitahukan ke MC untuk memulai acaranya.
"Berhubung sudah malam kita mulai aja
acaranya, sebelum acara potong kue kita
berdansa , silakan buat teman teman buat
mencari pasangannya."
Vinapun langsung menghampiri Angga mengajaknya berdansa.
"Angga ayo kita dansa" Vina mengulurkan tangannya.
Anggapun diam dan menatap Sita. Angga takut kalo Sita bakal marah. Vinapun mengerti dengan tatapan Angga ke Sita itu , Vinapun berpura pura meminta izin ke Sita.
"Sit, ijinin Angga buat dansa ma aku
ya ?"
"Silakan , kenapa harus ijin ke aku, toh
aku cuman teman sama Angga".
"Ayo Angga, aku udah ijinloh ke Sita , dan
dia mengijin kan. Jadi kamu gak bisa
nolak, sekali ini aja ini ulang tahunku
loh".
Anggapun menatap kearah Sita lagi dan Sitapun mengagukkan kepalanya. Dengan berat hati akhirnya Anggapun mengiyakan ajakan Vina untuk berdansa .Gemuruh Tepuk tanganpun terdengar.
"wah ternyata Angga sama Vina serasi
banget ya?"
"iya ya" jawab teman teman Vina .
"jeng, ternyata anak kita serasi sekali ya
kalo mereka nanti nikah pasti hidupnya akan bahagia ya?"
"insya Allah" jawab mamah Rani .
Lima belas menit telah berlalu Anggapun menyudahi dansanya karna dia merasa tak nyaman. Sedangkan Aril hanya menatap Sita dari kejauhan dia tahu kalo Sita sangat membenci gara gara yang pernah dia lakukan dulu.
"Sita kamu malam ini cantik sekali
seandainya kamu memaafkan aku
pasti malam ini aku bisa dansa sama kamu" gumam Aril .
"Vin, dansanya udah ya aku haus mau
minum"
"okke" Vina pun melepaskan tangan Angga .
"Guwe tau ngga lu pura pura haluskan
agar bisa berhenti dansa Ama guwe" gumam Angga.
Anggapun melihat kearah Sita , Angga melihat Sita seperti bt . Anggapun merencanakan sesuatu yaitu menyanyikan lagu untuk Sita Anggapun pergi kearah qibod yang telah di siapkan oleh ajudan ajudan orang tua Vina .
"Teman teman mohon perhatiannya , aku
akan menyanyikan sebuah lagu yang
berjudul ,Takdir kan. spesial buat dia
yang ada disana.
Anggapun mulai memainkan qibod. Sitapun tersenyum manis mendengarkan Angga mulai menyanyi. Sedangkan Vina yang beranggapan kalo Angga menyanyi untuknya diapun langsung menghampiri Angga berdiri di sebelah Angga yang bermain qibod sambil bernyanyi. Sepuluh menit Anggapun selesai bernyanyi semuapun bertepuk tangan.
"Angga terimakasih ya lagunya ini
sangat berarti untukku" kata Vina.
Anggapun hanya tersenyum lalu pergi menghampiri Sita.
"cie, cie, yang ngado lagu spesial"?
Anggapun menarik hidung Sita.
"aou sakit tau?"
"sukurin "
"cie, cie"
"Apaan sih, orang aku nyanyi bukan buat
Vina kok . Itu buat orang yang aku sayangi
selama ini jadi jangan sotoi ya?"
"Sebenernya , sapa sih orangnya aku kenal gak?"
"kenal"
"ada di sini ga orang nya kenalin dong?"
"kamu g perlu kenalan"
"Ih sapa sih penasaran ni aku?"
"Aneh, elo orangnya , Lo yang guwe cintai
selama ini" gumam Angga.
"perhatian perhatian tibalah waktunya untuk
memotong kue untuk mba Vina di persilakan".
Vinapun naik keatas panggung untuk meniup lilin dan potong kue. Semua pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Setelah tiup lilin vinapun memotong kuenya.
"kue pertama ini spesial aku kasih untuk
orang yang aku cintai ".
"kira kira cowok beruntung itu sapa ya?"
"Angga kue pertama ini untuk kamu" jawab Vina .
Angga dan Sitapun kaget Angga tidak menyangka kalo Vina mencintai dirinya. Hati Sitapun hancur seketika mendengar pernyataan Vina . Sita berusaha tenang menyembunyikan air matanya di kelopak mata agar tidak menetes. Terima, terima , terima, teriakan dari teman teman . Lagi lagi Anggapun menatap kearah Sita dulu dia melihat ada kesedihan diraut wajah Sita. Mamah Rani yang melihat Sita langsung menghampiri lalu menggenggam tangan Sita berusaha memberi kekuatan hati dan memberitahukan bahwa Angga mengagab Vina hanya sebagai sahabat saja .Sitapun menatap mamah Rani lalu mengagukkan kepala.
"Ayo resek naik terima kue itu !!" teriak Sita.
Angga pun kaget mendengar perkataan Sita. Angga menatap ke arah Sita mamah Rani pun memberikan kode dengan memeluk Sita. Sita pun menatap Angga sambil mengagukkan kepalanya sambil tersenyum. Dengan berat hati Anggapun naik keatas panggung untuk menerima kue pemberian Vina .
"Aneh aku lakuin ini karna kau yang
menyuruh aku" gumam Angga .
Setelah sampai diatas panggung Anggapun langsung menerima potongan kue pertama dari Vina . Sambil memberikan kue ultahnya Vina pun mengulangi perkataannya tadi membuat Angga jadi kesal namun Angga berusaha menyembunyikan rasa kesalnya.
Vina memberanikan diri untuk mengukabkan
perasaannya karna dia berfikir kalo Angga sebenernya mencintainya setelah Angga bernyanyi tadi .
"Angga, iloveyou"
Terima, terima, terima teriakan dari teman teman.Namun Angga tidak memperdulikan teriakan teman temannya, setelah menerima kue Anggapun turun lalu meletakkan kue itu di meja terus menarik tangan Sita mengajaknya pulang.
"Aneh ayo kita pulang "
"Tapi acaranya belum selesai gak enak
sama Vina "
"kamu mau ikut pulang apa ngga kalo
engga aku mau pulang sendiri"!!.
Mendengar perkataan Angga yang aga tinggi nadanya akhirnya Sita ikut pulang Sita tau kalo Angga lagi kesal dan tidak nyaman disitu.
"okke, ayo kita pulang, tapi aku
pamitan dulu ke Vina ya?"
__ADS_1
"Engga usah pamitan ".