Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"Sebuah pengakuan"


__ADS_3

Hari berganti hari , Angga dan Sita makin dekat .Seperti Romeo dan Juliet yang tidak bisa di pisahkan oleh siapapun . Ini lah yang membuat Vina makin benci kepada Sita , karna Vina merasa tersaingi . Pada suatu hari Vina telah merencanakan sesuatu bersama Aril dan dia merasa kalau rencananya kali ini bakal berhasil. Vinapun menelvon Aril sahabatnya itu.


"Halo, ngapain kamu telvon aku


bukannya kamu udah lupa sama


aku?"


"Jangan ngomong gitu lah ril , Kitakan


besti, bukannya aku lupa sama kamu


tapi aku tu lagi deketin keluarganya


Angga ".


"Emmm, kenapa kamu von aku


pasti karna kamu butuh aku kan?"


"Bukan itu , aku cuman mau nanya


kamu masih cintakan sama Sita?"


"kenapa emang?"


"Aku ada cara ril , biar kamu bisa dapetin


Sita dan aku akan bersama Angga ".


"okke, apa rencana mu?"


"kita bicarakan besok pagi aja


kamu jemput aku ya ? nanti sekalian


aku kasih tau rencananya, kamu jemput


aku lebih awal ya?"


"okke".


"yaudah aku cuman mau ngomong


itu doang bye".


"Bye".


Adzan subuh telah berkumandang , mengajak umat Islam untuk menjalankan Sholat subuh. Anggapun bergegas wudhu lalu sholat subuh sendiri. Setelah sholat selesai Angga membaca Alquran nya. Setelah selesai membaca Qur'an, Angga ganti baju lalu keluar kamar untuk sarapan pagi sebelum berangkat kuliah. Setelah selesai sarapan Angga berpamitan untuk berangkat kuliah.


"pah, mah, Tante , Angga berangkat


kuliah ya? assalamualaikum ?"


"waalaikumsalam, hati hati sayang" jawab mamah Rani .


Dua puluh menit Angga telah sampai dirumah Sita . Ting tong, Ting tong, suara bel memberi tahukan bahwa ada tamu . Bi Ani pun langsung berjalan kearah ruang tamu untuk membukakan pintu , namun di hentikan oleh Sita.


"Bi, biar aku aja yang buka , itu pasti


Angga ".


"ya mba".


"Aku berangkat dulu ya bi?"


"ya, hati hati mba ".


Sitapun keluar membukakan pintu , cekre.


"good morning, tuan putri"?


"pagi, ayo berangkat"


"pamit dulu sama orang tua?"


"Engga usah, mommy sama papy


ke Bali lagi semalam"


"Loh kok malam perginya, kenapa


ngga nunggu pagi aja?"


"iya soalnya omaku tu ngomong harus berangkat malam itu juga".


"Oh, kamu kok gak ikut?"


"Sebenernya aku diajak tapi aku ngga mau".


"kenapa , kan kamu udah lama engga ke sana?"


"karna aku engga mau jauh dari kamu


resek" gumam Sita.


"ya engga papa, toh cuman sebentar momy sama papy ke Balinya ".


"Oh"


"Ayuk berangkat udah siang ni".


"Lestgo".


Dua puluh menit telah berlalu Angga dan Sitapun telah sampai di kampus. Aril dan Vina sudah sampai duluan dikampus . Vina yang melihat Sita sudah datang , vinapun langsung memberikan kode pada Aril dan temannya untuk menjalankan rencananya.


"Resek, aku masuk kelas dulu ya?"


"Okke , aku tunggu kamu di


perpustakaan ya?"

__ADS_1


"okke bye"


"bye"


Angga dan Sitapun berpisah Angga menuju keperpustakaan, sedangkan Sita berjalan menuju ke kelas karna hari ini Sita masuk pagi. Disaat mau masuk kelas Sitapun di tarik oleh Vina .


"Sita, sini kamu!!!"


"Ada apa?"


Plak, plak , suara tangan Vina mendarat di pipi kanan kiri Sita. Sitapun memegang pipinya yang sakit karna di tampar.


"Kamu sudah aku peringatkan jangan


pernah dekati Angga !!! jauhi dia , karna


Angga milikku paham"!!! bentak Vina


Sambil mendorong Sita.


"Hai Sita, kamu itu tidak pantas sama Angga . mana mau Angga sama kamu


secara Angga keturunan seorang ustad


dan keluarga terpandang !!" sahut teman teman Vina .


"Sita , sadar diri dong , kamu itu beda dengan


Angga!! jadi kamu tidak pantas untuknya" sahut mahasiswi dan mahasiswa yang lain.


"Dasar pelakor, mukanya aja polos ternyata


perebut tunangan orang " sahut mahasiswi lainnya.


"Tuhan , apakah aku salah berteman sama orang yang beda agama? begitu bencinya mereka kepadaku , apakah salah kalau aku


mencintai dia? tuhan kalo memang rasa ini


muncul di hatiku karna kehendakmu aku iklas


tuhan , mereka mencaci maki aku, tapi kalo


engkau tidak mengijinkan maka hilangkan lah


rasa cinta yang ada di hatiku ini" gumam Sita


sambil menghapus air matanya yang mengalir deras.


Seperti rencana Vina , Arilpun datang menjadi pahlawan kesiangan. Arilpun langsung menghampiri Sita lalu menghapus air mata Sita dengan saputangannya.


"Sita kamu tidak papa?"


Sitapun tak menjawab pertanyaan Aril . Sita hanya menggelengkan kepalanya.


"Hai, kalian semua jangan pernah menghina Sita atau kalian akan berhadapan denganku!!"


teriak Aril .


lupakan semua yang pernah terjadi diantara


kita. tolong maafin aku , sekarang kita teman


maukan kamu berteman denganku".


Ada mahasiswa yang merasakasihan melihat Sita di caci maki oleh Vina the geng dan mahasiswi lainnya. Mahasiswa itupun langsung keperpustakaan untuk memberitahukan ke Angga .


"Angga, bestimu tu dihujat habis habisan".


"Besti ku, siapa ?" jawab Angga .


"Sita lah siapa lagi coba , masa


sama bestinya lupa".


"Siapa yang buli Sita?"


"Itu tunangan mu sama gengnya"


"tunangan, aku gak punya tunangan"


"Pantas aja temannya di buli orang sama


tunangannya kaya gitu ngga mau mengakui".


"kalian dengerya, aku itu belum tunangan".


"pasti maksud mereka Vina". gumam Angga .


Anggapun langsung berlari menuju ke halaman kampus ternyata benar Angga telah melihat Sita yang sedang berdiri tanpa membela diri sambil menghapus air matanya.


Amarah Angga pun mulai memuncak melihat Vina dan teman teman .


"Stoppp, hentikan semua ocehan kalian !!" teriak Angga .


"Angga " gumam Vina .


"Jangan pernah kalian membuli Sita atau kalian akan berhadapan denganku!!!"


"wah, ini dia cowok yang tidak bisa menghargai seorang perempuan !!" teriak


salah satu mahasiswi.


"Hai ,di jaga ya mulutnya kalo ngomong".


"Emang benerkan yang kita omongin buktinya


udah punya calon tunangan aja masih suka anter jemput cewek lain terus calon tunangannya di cuwekin lagi" sahut sala satu


mahasiswa.


"Tampangnya emang kalem, terus Soleh tapi

__ADS_1


kok masih mau ya jalin hubungan dengan orang yang beda agama".


Anggapun mulai geram dengan ucapan dari teman temannya yang membuat dia hampir tidak bisa mengontrol emosinya.


"Kalian semua denger ya, aku belum pernah


tunangan, emangnya kenapa kalo aku


mencintai gadis yang beda agama denganku apa urusannya dengan kalian?"


"Angga , agama kita melarang menjalin hubungan cinta dengan beda agama"


"kalian bisa berkata seperti itu, membawa bawa ajaran agama sekarang giliran aku yang


ngomong tentang agama!!! bukankah agama kita juga melarang pertikaian , jangan kau mencaci maki orang karna itu sama saja kalian memakan daging saudaramu sendiri!!!" teriak Angga .


Semuapun terdiam mendengar ucapan Angga . Angga pun menarik tangan Vina ketengah di dorong ke pinggir Sita berdiri.


"Dan buat kamu Vin , aku ngomong sama kamu untuk terahir kalinya, Kamu taukan kalo fitnah lebih kejam dari pembunuhan lalu kenapa kau fitnah aku ? kenapa kau katakan kesemua orang kalo kita sudah tunangan kenapa"?


"Angga , aku itu mencintaimu keluarga kita juga sudah sepakat untuk menikahkan kita,


ayolah Angga jangan naif , kamu juga mencintaiku kan ? buktinya kau nyanyikan lagu takdirkan dia untukku, itu lagu buat aku kan?"


"jangan ke geeran kamu, aku nyanyi lagu itu bukan buat kamu Vin, tapi buat Sita".


Sita dan Vina pun kaget mendengar ucapan Angga.


"Jadi, waktu itu Angga nyanyi buat aku


apa itu artinya, Angga juga cintai aku " gumam Sita.


"Engga, pasti kamu bohong kan karna


kamu tidak mau menyakiti perasaan Sita?"


"Yang aku katakan bener Vin , Asal kamu tau ya , aku mencintai Sita, bahkan sangat sangat mencintainya, di mataku Sita adalah gadis yang sangat sempurna meskipun dia


bukan muslim tapi akhlaknya lebih baik dari kamu yang seorang muslim, dialah gadis idaman bagi saya aku sangat mencintainya dari lubuk hatiku yang paling dalam seandainya hatiku bisa dilihat di situ hanya ada Sita".


"Angga , kamu lagi becanda kan?"


"tidak "


"kamu gila Angga , apa kata orang orang cucu


seorang ustad mencintai gadis yang beda agama"!!


"Aku tidak peduli dengan cibiran orang".


"Dan buat kamu Sita, yang aku katakan semua ini benar, dari pertama kita ketemu , seringnya kita berantem sejak itulah aku jatuh cinta padamu, terserah kamu mau percaya atau tidak itu hak mu yang penting yang aku katakan itu bener tulus dari hatiku Iloveyou"


Anggapun langsung pergi menyendiri di taman kampus. Sedangkan Sita masih bengong , Sita tidak percaya kalo Angga memiliki perasaan yang sama dengannya.


"what, jadi Angga memiliki perasaan yang


sama denganku, aku harus bicara sama Angga" gumam Sita.


Sitapun mencari Angga kekelas, kekantin, dan keperpustakaan. Namun Angga tidak ada akhirnya Sita mencari ketaman ternyata viling Sita benar Angga sedang duduk termangu di bangku taman sendirian Sitapun menghampirinya.


"Angga , siap siap aja kamu untuk


kehilangan Sita , kenapa sih mulut ini


harus mengatakan yang sebenernya " gumam Angga .


"Resek , ternyata kamu disini aku


cari kamu kemana manaloh ?"


"kenapa nyari aku ?"


"Aku mau ngomong sama kamu?"


"aku tau, kamu mau mutusin persahabatan


Kitakan? yaudah cepet ngomongnya biar gak


terasa sakit"


"Engga, aku bukan mau ngomong itu"?


"udah ngomong aja langsung engga papa aku


iklas kalo persahabatan kita putus karna aku


mencintaimu"!!.


"Angga, Ilove you"


"apa ?"


"aku cinta sama kamu!!!"


"Engga, ini pasti aku halu"


"engga, aku cinta , aku sayang sama kamu


resek"


"kamu bohong kan ?"


"Tidak , resek iloveyou , Ilove you Angga,


i loveyou"


"jadi kamu juga " Angga menghentikan ucapannya.


"iya resek, aku juga mencintaimu sejak pertama kali kita ketemu, tapi aku berusaha


memendam perasaanku karna aku takut

__ADS_1


cintaku bertepuk sebelah tangan karna kita berbeda".


__ADS_2