Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
" Rencana Makan Bersama "


__ADS_3

Setelah memberi supraeis dan ngobrol , Sita melihat jam yang melingkar di tangannya . Ternyata jarum jamnya sudah menunjukan 22. 30 . Sita pun berpamitan.


"Resek , udah jam setengah sebelas aku


pulang dulu ya?"


"Oke , hati hati di jalan ya ?"


"Siap, God night , iloveyou "


"Love you to"


Sitapun berjalan menghampiri Niko dan mamah Rani yang di ikuti Angga .


"Tante, Sita pulang dulu ya? trimakasih


atas bantuannya".


"Sama sama, hati hati di jalan".


"Ya tante, ayo Nik , kita pulang"


"Tante Niko permisi dulu , bro , kita


pulang dulu ya ?"


"Trimakasih ya? aku titip Sita"


"Ya, jangan huwatir aku akan jagain dia


aku antar sampe depan pintu kamar bila


perlu".


"Apaan sih, emang aku anak kecil " sahut


Sita.


Setelah berpamitan Sita dan Niko pun pulang . Lima belas menit kemudian Niko dan Sitapun sampai rumah Sita. Niko menghentikan mobilnya di di luar pagar. Sitapun langsung turun .


" Trimakasih ya Nik? aku masuk dulu"


"Sama sama , kapanpun kamu butuh


bantuan ngomong aja aku selalu siap"


"Trimakasih".


"Udah sana masuk aku liatin kamu, untuk


memastikan kalo kamu tu aman"


"Ngga usah lebai deh , ini loh udah di


depan rumahku "


"Iya aku tau , kan aku jalani amanah dari


Angga ".


"Iya deh , aku masuk ya bye ".


"Bye"


"Sita , aku jagain kamu bukan karna


Angga , tapi karna aku masih


mencintaimu dan suatu saat pasti


aku akan mendapat kan mu lagi".


gumam Niko.


Setelah Sita masuk Niko pun langsung pulang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Adan subuh pun berkumandang memberi tahu seluruh umat muslim sudah waktunya sholat subuh.


Setelah selesai sholat subuh Angga mengambil Al-Qur'an lalu membacanya.Tok, tok , tok, suara pintu kamar diketuk dari luar.


Angga pun mengakhiri bacaan Qur'an nya, lalu membukakan pintu.


"Maaf mas menggangu, ibu udah nungguin


di meja makan ".


"Ya, sampaikan ke mamah , aku


segera turun".


"Baik mas".


Sepuluh menit kemudian Anggapun keluar dari kamarnya , langsung menuju ke ruang makan.


"Assalamualaikum , pagi mah, tante?"


"Waalaikumsalam, gimana keadaan mu

__ADS_1


sayang?"


"Udah agak mendingan kok mah, nanti


Angga masuk kuliah ya mah Angga bosan


di rumah".


"Ngomong aja kepingin berduaan sama si


cewe kampung itu iyakan ?" sahut tante Mila.


"Kalo iya emang kenapa Tante? ada masalah


kah sama tante?"


"Angga cukup, hari ini kamu g bisa masuk kuliah sayang inikan waktunya kamu cek up


ke dokter" sahut mamah Rani .


"Oh iya "


"Udah ayo di habisin setelah itu kita ke


rumah sakit".


"Ya mah".


Sarapan sudah selesai Angga dan mamah Rani pun langsung berangkat menuju ke rumah sakit. Angga menghubungi Sita sambil menunggu mamah Rani bersiap siap. Tut, tut, tut, suara sambungan telepon. Sita yang baru selesai sarapan mendengar hendvonnya berdering langsung mengambilnya.


"Halo "?


"God morning aneh "?


"pagi "


"Kamu udah berangkat kuliah ?"


"Ini lagi siap siap , kenapa emang?"


"Em, ngga papa. Jangan lupa sarapan


ya ?"


"Iya, aku udah sarapan kok ni baru


selesai ".


"Kamu berangkat sama siapa ?"


"Sama Niko tu dia udah datang"


nganterin kamu kuliah"


"Resek, kamu ngomong apa sih kamu


gak perlu minta maaf , yang penting


kamu cepat sembuh nanti kalo udah


sembuh juga bisa berangkat bareng


lagi".


"Yaudah yah, aku mau cek up dulu


kamu hati hati ya di jalan".


"Kamu juga , iloveyou bye"


"Love you to".


Setelah ngobrol dengan Angga Sitapun langsung menuju keruang tamu untuk berpamitan dengan papy dan mommy yang sedang ngobrol dengan Niko lalu berangkat kuliah .


"Ayo Niko, kita berangkat ".


"Kamu udah siap ? di cek dulu siapa


tau ada yang ketinggalan ".


"Udah aku cek semua gak ada yang


ketinggalan kok".


"Em, yaudah ayo , tante, om , Niko sama


Sita berangkat kuliah dulu ".


"Ya , hati hati ya sayang ?"


Sita dan Niko pun berangkat . Niko membukakan pintu mobilnya untuk Sita.


"Silakan my princes ?"


"Aku bisa sendiri kok Nik "

__ADS_1


"Udah , engga usah bengong udah ayo


masuk"


"Trimakasih ?"


"Sita aku bakalan memperlakukan kamu


seperti dulu dan aku yakin pasti lama


kelamaan kamu pasti akan baper dan


kamu kembali padaku lagi" gumam Niko .


Niko pun langsung mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Lima belas menit kemudian Niko dan Sita pun sampai di kampus. Setelah memarkirkan mobilnya , seperti biasanya Sita dan Niko


langsung menuju ke perpustakaan . Saat mau masuk ke perpustakaan tiba tiba Sita di panggil oleh salah satu mahasiswi .


"Sita!!"


Sitapun menoleh lalu berhenti pas didepan pintu perpustakaan.


"Iya, ada apa?"


"Hari ini kita masuk lebih awal , ayo


semua sudah masuk kelas ".


"Oke, trimakasih ya ? atas pemberitahuannya ".


"Sama sama".


"Niko aku masuk kelas dulu ya?"


"Oke , hai kamu tolong jagain Sita ya?"


"Niko jangan berlebihan deh aku malu tau"


Niko menjawab Sita hanya dengan senyuman. Sedangkan Vina memperhatikan tingkah laku Niko dari kejauhan . Setelah Sita


pergi Vinapun menghampiri Niko yang masuk ke dalam perpustakaan. Vina pun masuk ke perpustakaan pura pura meminjam buku lalu duduk di samping Niko .


"Hai Nik? tumben sendirian di mana


princes mu?"


"Siapa maksud mu"?


" Boleh aku duduk ?"


"Silakan, kamu belum menjawab pertanyaan ku"!!


"Maksudku Sita, sepertinya kamu mencintai Sita ?kebetulan aku juga mencintai Angga . Kita bisa kerja sama loh buat memisahkan Angga dan Sita , kamu akan mendapatkan Sita dan aku akan bersama Angga . "


"Ih , ih, kamu ini ngomong apa sih? wajah mu sangat cantik tapi sayangnya hatimu tidak secantik wajahmu pantesan Angga lebih memilih Sita " jawab Niko lalu pergi meninggalkan Vina sendiri.


"Dasar cowok munafik!! liat aja suatu hari pasti kamu membutuhkan aku untuk kerja sama."


Sudah waktunya masuk kelas Niko pun langsung masuk ke kelas. Vina pun masuk kelas , kebetulan duduknya bersebelahan dengan Niko, Vina tidak menyapa Niko berharab Niko yang akan menyapanya terlebih dulu namun malah sebaliknya Niko bersikap acuh padanya. Sedangkan Angga yang berada di rumah sakit untuk cek up pun udah selesai mamah Rani menanyakan keadaan putranya.


"Dokter gimana keadaan putra saya ?"


" Ibu, mas Angga sudah tidak apa apa lukanya yang di kepala juga sudah kering jadi tidak ada yang di kuwatir kan lagi , mas angga juga sudah tidak perlu cek up lagi".


"Trimakasih dokter, kalo begitu kami permisi dulu"?


"Sama sama Bu".


Mamah Rani dan Angga pun meninggalkan ruangan dokter. Saat mau masuk mobil hendvon mamah Rani berdering , mamah Rani pun mengambil hendvon nya yang berada di dalam tas .


"Siapa mah?" tanya Angga .


"Papah sayang, mamah angkat dulu ya".


"Iya"


"Halo, assalamualaikum pah?"


"Waalaikumsalam, mamah lagi ngapain ?


gimana keadaan Angga ?"


"Angga udah gak papa kok pah, ini aku


baru aja cek up"


"Alhamdulilah kalo udah gak papa, oh ya mah , papah hari ini rencananya mau pulang nanti sore jadi mamah engga usah masak kita makan diluar aja sekalian jemput papah di bandara ya ?"


"Iya pah" jawab mamah Rani


"Oh ya mah, sampaikan ke Angga buat ngajak Sita juga ya ? papah ada supraeis buat mereka berdua".


"Supraeis apa pah ?" sahut Angga .


"Rahasia "

__ADS_1


"Ah, papah mah gak asyik lagi main rahasia".


"Kalo di kasih tau sekarang namanya bukan supraeis dong " jawab papah.


__ADS_2