Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"Mengejar Cinta Angga"


__ADS_3

Fajar telah tiba adzan subuh telah berkumandang membangunkan seluruh umat Islam mengajak untuk mengerjakan perintah Allah yaitu sholat subuh. Anggapun segera bangun lalu mandi , berwudu untuk sholat.


Setelah sholat selesai Angga melantunkan ayat ayat suci Alquran suara Angga memang indah membuat orang yang mendengarnya terhinobtis. Setelah selesai Anggapun tidur lagi karna hari ini adalah hari minggu tidak ada kegiatan.


Semua orang sudah siap untuk sarapan bersama tinggal Angga saja yang belum muncul di ruang makan. Bi asihpun berniat untuk memanggil Angga namun di hentikan mamah .


"mana Angga kok belum keluar kamar


sudah waktunya sarapan ni?" tanya


papah.


"saya akan panggilkan pak?" jawab bi asih.


"engga usah bi biar aku aja yang manggil"


sahut mamah.


"baik Bu" jawab bi asih.


Nyonya prawitapun langsung beranjak dari tempat duduknya lalu berjalan menuju kekamar putra kesayangannya itu.


tok, tok, tok, tok, suara pintu kamar di ketu dari luar.


"sayang, sayang!!!"


Anggapun langsung bangun mendengar suara mamah yang memanggilnya lalu membuka pintu.


"ya mah " jawab Angga yang berdiri di belakang pintu.


"ayo sarapan papah sudah menunggu"


"mamah sama papah sarapan aja dulu,


Angga mau istirahat aja"


"kamu kenapa sayang kamu sakit?"


mamah pun memegang Angga karna kuatir.


"engga mah, Angga gak papa mah cuman


cape doang, nanti kalo udah lapar juga


Angga makan mah".


"yaudah kalo gitu mamah temani papah


sarapan dulu ya?"


"okke mah".


Mamah pun kembali keruang makan untuk sarapan.


"mana anaknya mah?"


"katanya mau istirahat aja pah,


kita disuruh sarapan dulu".


"tapi anaknya ,gak kenapa kenapa kan?"


"gak papa pah, cuman kecapean"


"oh, yaudah biar istirahat, bi ,bik..!!'


"iya pak"?


"tolong bikinin makanan kesukaan Angga


kamu anterin kekamarnya suruh di makan


katakan juga padanya kalo gak di makan


aku akan marah "!!


"baik pak"


Bi asih pun langsung kedapur bikin nasi goreng kesukaan Angga . Nasi gorengpun matang .bi asih langsung mengantarkan ke kamar Angga.


tok, tok, tok, tok, suara pintu di ketuk dari luar.


" masuk aja pintunya tidak di kunci !"


"mas, ini bibi bawain nasi goreng kesukaan


mas Angga?"


"aduh bibi, ngapain pake dianterin kekamar segala nanti kalo Angga laper juga makan ngambil sendiri"


"tapi ini perintah dari BP mas"


"trimakasih ya bi? sini Angga makan kasihan


bibi nanti di omelin "


"hehehe " Angga dan bi asih tertawa bersama.


"bibi keluar dulu ya mas?"


"ya"


Bi asih pun keluar menu kedapur untuk melanjutkan pekerjaannya. Sedangkan papah dan mamah sedang bersantai di pinggir kolam renang yang terletak di belakang rumah.


Anggapun sudah selesai makannya lalu keluar membawa piring kotor kedapur.


lalu keluar menuju halaman samping rumah .Disitu lah tempat Angga untuk melukis menyalurkan hobinya.


Sedangkan Vina sedang bersiap siap untuk main kerumah Angga.


"sayang ayo cepat sedikit dong udah


siang ni !!!" teriak ibu Nita .


"iya Bu, sebentar lagi Vina selesai kok"!!


Sepuluh menit kemudian Vina pun keluar dari kamarnya tok, tok, tok, suara sepatu Vina yang berjalan turun dari tangga.

__ADS_1


"gimana Bu penampilan Vina ?"


"wau pervek, luar biasa , cantik banget


kamu sayang"


"trimakasih bu "


"udah siapkan? ayo berangkat"!!


"udah dong Bu , ayo"


Ibu Nita dan Vinapun masuk ke mobil lalu berangkat menuju kerumah Angga. kali ini ibu Nita dan Vina diantarkan oleh supir. tiga puluh lima menit telah berlalu Vina dan ibunya pun sampai di kediaman Prawita .


Tingtong, tingtong, tingtong , suara bel berbunyi memberi tahukan bah ada tamu, bi asih pun langsun berlari membukakan pintu.


"Assalamualaikum bi?"


"waalaikumsalam"


"ibu Ranni dan Mila nya ada bi?


saya Nita teman SMA nya Mila dulu"


"oh, ada Bu silakan masuk"


Vina dan ibunyapun masuk .


"silakan duduk Bu,saya panggilkan dulu


ibu Mila "


"trimakasih bi".


"waou , ternyata Angga anak orang kaya,? rumahnya bagus besar lagi"


"iya kamu memang pintar sayang tidak salah pilih".


Bi asih pun pergi kedalam untuk memanggil adik dari majikannya itu.Tok, tok , tok, suara pintu kamar di ketuk dari luar. Mila pun membuka pintu kamarnya.


"ada apa bi ?"


"maaf Bu, ada temanya ibu yang nunggu diluar?"


"sapa bi?"


"namanya Nita "


"oh, tolong bikinin minum dulu ya bi?


sekalian panggilin Abang dan mba Ranni "


"iya Bu".


Bi Anipun memanggil majikannya.


"pak ,Bu diluar ada tamu?"


"sapa bi?"


"temannya Bu Mila "


"ya permisi pak"


Mila pun keluar menemui bestinya.


"hai besti , apa kabar?"


"hai baik , maaf ya lama nunggunya?"


"enggak kok, kita juga baru nyampai"


mamah Ranni pun keluar bersama untuk menemui sahabat adiknya itu. ibuk Nitapun


langsung menyapa mamah Ranni .


"Hay jeng, apa kabar" sapa ibu Nita


"halo , alhamdulilah sehat".


"besti, kenalin ini abangku"?


"hallo bang, saya Nita dan ini anak saya


Vina".


"prawita, senang berkenalan dengan anda."


"oh ya jeng ni aku bawain makanan ,ini yang


masak Vina sendiri loh"


"trimakasih".


"wah ternyata selain cantik ternyata kamu


pinter masak juga hebat jarang jarang loh anak jaman sekarang mau masak" sahut Tante Mila .


"bang, Vina ini teman kuliahnya Angga loh "


"oh ,jadi kamu teman kuliahnya angga ?"


"iya om"


"jeng ngomong ngomong Angga kemana kok


gak keliatan?" kata Bu Nita .


"oh Angga, ada tu lagi ngelukis biar aku panggilin"


"engga usah Tante biar Vina uang kesana


kepingin liat Angga ngelukis soalnya"


"oh, yaudah ayo Tante anter"


"trimakasih Tante"

__ADS_1


Vinapun pergi menemui Angga yang sedang melukis di antarkan oleh mamah Ranni.


"tu Angganya, Tante tinggal ya ?"


"ya , trimakasih Tante"


"hai , angga"!


"Vina, ngapain kamu disini?" jawab Angga terkejut.


"ya main lah, wau lukisan mu bagus banget"


"trimakasih, kamu kesini sama siapa ?"


"sama ibuku, kebetulan ibuku kepingin ketemu Tante Mila jadi aku ikut sekalian"


"ohw"


"ternyata kamu bakat ngelukis juga ya?"


"ya dari kecil aku suka melukis , bahkan aku sempat bercita cita untuk menjadi seorang


pelukis yang hebat , namun sayang itu cuman ada di angan angan ku saja karna


ayah ku memaksa ku untuk meneruskan perusahaanku karna aku anak tunggal."


Disaat Angga sedang bercerita hendvon Angga berdering , Anggapun mengambil hendvonnya yang ada di saku celananya.


"maaf ya aku angkat telvon dulu"


"silakan"


"hallo , aneh kamu von emang udah pulang


dari Greja ?"


"udah makanya aku langsung von "


"oh, ternyata sita yang telvon aku panas panasin ah , kalo dia denger suaraku pasti dia


bakal marah terus berantem terus saling menjauh". gumam Vina sambil tersenyum.


"Angga, lukisannya buat aku aja ya soalnya aku suka , bagus banget lukisannya!!"


"loh , kok kaya ada suaranya Vina ?"


"iya Vina ada disini"


"oh yaudah maaf ya menggagu kamu lagi ngelukis vinakan?"


"engg" Tut, Tut , Tut, Sitapun menutup telvonnya.


"halo, halo , aneh!! "


"ya di tutup lagi telvonnya pasti ngambek ni


aku harus kesana" gumam Angga.


"Vin, sori ya aku harus pergi ada urusan"


"heleh paling juga nyamperin sita " gumam Vina.


"okke pergi aja gak papa kok"


Anggapun langsung meninggalkan Vina. Mengambil kunci motornya lalu pergi tanpa berpamitan. Dua puluh menit kemudian Anggapun sampai di rumah Sita .


Kebetulan Sita ada di halaman depan menyirami tanamannya.


"selamat pagi tuan putri"? sapa Angga.


"ngapain kamu kesini bukannya kamu


sedang bersama Vina kamu lagi ngelukis


diakan?"


"kata siapa aku ngelukis Vina?"


"kata aku jelas jelas tadi Vina ngomong


lukisan kamu bagus terus diminta "! jawab


Sita sambil cemberut.


"engga, aku tu tadi lagi ngelukis samudra yang luas terus tiba tiba Vina dateng dia kerumah karna ikut ibunya. ibunyakan temannya tanteku"


"ohw, asyik dong bisa deket juga kamu Ama Vina?"


"kamu kenapa sih aneh, cemburu ya ?" ledek Angga .


"engga, ngapain aku cemburu"


"terus kenapa aku di introgasi? mukanya


sambil di tekuk gitu lagi"


"engga biasa aja "


"udah gak usah cemmbukur temanku tu cuman aneh seorang aku ngobrol sama Vina itu karna dia anaknya teman tanteku doang"


"Masya sih"


"iya " jawab Angga sambil greget.


"Resek, kita jalan yuk ?"


"kemana "


"ya kemana aja, aku ngikut aja"


"yaudah ayo berangkat"


"tunggu dulu, aku ngambil tas dulu sekalian


pamit sama mommy ya"?


"ya , sana sampein salam ku sekalian ya?"

__ADS_1


"okke "


__ADS_2