
Sita dan Niko pun ngobrol banyak menceritakan kehidupan masing masing setelah lama berpisah. Setelah selesai makan dan ngobrol Niko pun menawarkan jasa untuk mengantarkan Sita pulang.
"Abis ini kamu mau kemana? "
"Aku mau menemui temanku lagi
yang sedang koma aku mau pamit
pulang dulu" jawab Sita.
"Emm, boleh aku ikut ? sekalian aku
mau liat temanmu "?
"Boleh dong ayu kesana".
"Okke".
Niko dan Sitapun lasung berjalan menuju kamar angga di rawat. Setelah sampai didepan kamar Angga Sita bertemu dengan mamah Rani yang mencemaskan dirinya.
"Tante, ngapain mondar mandir seperti
orang bingung apa terjadi sesuatu pada
Angga "?
"Sita, alhamdulilah akhirnya kembali juga
dirimu , kamu tidak papakan nak ?"
"Sita ga papa Tante".
"Tante hubungin kamu berkali kali tapi
hapemu ngga aktif, tante takut terjadi
sesuatu padamu?"
"Emm, maaf Tante ponsel Sita mati, Sita
lupa tadi tidak di cas"
"Sita, kata suster tadi kamu di perlakukan
tidak baik oleh Mila ya? tolong maafin Mila ya?"
"Tidak papa Tante, Sita paham kok
seandainya Sita berada di posisi tante
Mila pasti Sita akan melakukan hal yang sama"
"Sita kamu memang anak baik
pantas saja Angga jatuh cinta padamu?"
"Oh ya, tante kenalin ini Niko teman SMA Sita"
"Halo tante , kenalin saya Niko temannya Sita"
"Hai, saya Rani ibu dari teman dekatnya Sita".
"Tante, saya mau pamit pulang dulu, nanti sore saya balik lagi kesini"
"Ya , tidak papa sayang kamu istirahat saja
di rumah ya?"
"Tante , saya mau pamit dulu sama Angga "
" Oh, iya silakan sayang"
Sita dan mamah Rani pun masuk kekamar , untuk berpamitan dengan Angga ,sedangkan
mamah Rani masuk untuk mengajak yang lain keluar untuk memberi waktu Sita agar bisa ngobrol sama Angga .
"Maaf jeng, Vina , bukannya Tante ngusir kamu , kita keluar dulu yuk , nungguin ya
di luar aja biar Angga tenang bisa istirahat
kalo rame rame gini kan jadi keganggu Angga ya".
"Oh iya, gapapa kok tante, yang di katakan
tante itu benar kok, ayo mah kita keluar biar
Angga istirahat".
Semuanya pun keluar kecuali Sita. Ini lah yang membuat Mila marah, merasa kalo kakak iparnya itu pilih kasih antara Vina dan Sita.
"Sita!! kamu tidak dengar apa kata
mamahnya Angga !!"
__ADS_1
"Mila, tolong rendahkan nada bicaramu
itu, kita semua keluar kecuali Sita ,
biarkan Sita untuk menemani Angga
sebentar" sahut mamah Rani .
Setelah semuanya keluar Sitapun langsung menghampiri Angga, lalu duduk di samping Angga sambil menggegam tangan Angga .
"Sayang , aku yakin kamu bisa dengar
apa yang aku katakan, sayang, cepat
sembuh ya ? aku kangen , ayo buka
matamu untuk aku, apa kamu tega
melihat aku sendirian? kalo kamu
tidak membuka matamu lalu siapa
yang akan menjaga aku, kamu tau
sayang , hari hariku sangat hampa
tanpa adanya dirimu di sisiku, aku kangen masa masa kita berantem seperti
tom and Jerry . kamu tau sayang, seandainya bisa ingin sekali aku menggantikan posisimu biar aku yang
merasakan semua yang kamu rasakan.
Sayang , aku pulang dulu ya sebentar, nanti sore aku akan datang lagi kesini I love you"
ucap Sita sambil mencium tangan Angga .
Setelah berpamitan dengan Angga Sitapun keluar berpamitan dengan mamah Rani dan lainnya.
"Tante Sita pamit pulang dulu ya? "
"Ya kamu hati hati ya dijalan?"
"Iya tante"
"Sita biar aku yang nganter kamu pulang
ya? Kitakan searah"
"Ya boleh kalo kamu tidak keberatan"
"Tante, Niko pamit dulu ya? mari semuanya"
"Iya, hati hati, tante titip Sita tolong jagain
dia ya?"
"Siap Tante, tante jangan kuatir saya jamin
Sita akan baik baik saja sampai rumah".
"Wah siapa laki laki ini ya?" gumam Vina .
Niko dan Sitapun pergi. Setelah sampai di parkiran Niko pun membukakan pintu mobilnya untuk Sita.
"Silakan my princes"
Sitapun bengong sesaat sambil menatap Niko. Sita jadi inget masa masa indah bersama Niko dan panggilan itu adalah panggilan sayang dari Niko.
"Sita .., ayo masuk kenapa bengong"?
"Emm, tidak papa kok" jawab Sita lalu masuk ke mobil.
"Sita, maaf ya ? kalo kamu tidak nyaman
dengan panggilanku barusan".
"Oh, tidak papa kok"
"Sita, boleh aku nanya sesuatu kekamu?"
"Ya , ngomong aja"
"Sebenernya kamu ada hubungan apa sama
Angga soalnya aku liat kamu tadi kelihatan sedih dan cemas sekali melihat keadaan Angga ?"
"Kenapa kamu bertanya seperti itu?"
"Ya nanya aja kalo ngga mau jawab juga
ngga papa itukan hakmu".
"Angga adalah orang yang sangat spesial buat aku, dia adalah orang yang membuat
__ADS_1
aku percaya akan ketulusan cinta pokoknya dia segala galanya buat aku, dia juga orang
yang mampu mengobati lukaku yang sangat
dalam yang di gores oleh seseorang".
"Sita, maafkan aku ya, jujur seandainya kamu
mau ngasih aku kesempatan sekali lagi aku akan perjuangkan kamu karna jujur aku masih
sangat mencintaimu dari dulu sampai sekarang."
"Maaf Niko, yang lalu biarlah berlalu, meski kita tidak bisa seperti dulu Kitakan masih bisa
berteman "
"Iya "
"Tidak sita aku tidak mau hanya berteman, aku maunya kita seperti dulu, karna kamu hanya milikku selamanya, aku akan merebut mu dari Angga ". gumam Niko.
Lima belas kemudian Niko dan Sita pun sampai di rumahnya. Sitapun mengajak Niko untuk mampir kerumahnya, untuk bertemu dengan papy dan mommy nya.
"Ko , mampir ya pasti papy dan mommy
seneng banget ketemu sama kamu?"
"Okke deh".
Sita dan Niko pun keluar dari mobil, lalu memencet bel rumah Sita. Ting tong, ting tong, suara bel berbunyi memberi tahukan
bahwa ada tamu. Bi Ani pun langsung membukakan pintu.
"mommy sama papy udah pulang belum
bi?"
"Udah mba , mommy ada di kamar"
"Okke, biar aku yang manggil , bibi
tolong bikinin minum buat teman ku ya?"
"Ko, silakan duduk , aku manggil papy dulu
ya?"
"Okke"
"Sebenernya siapa sih ni orang
kok hatiku mengatakan kalo dia
laki laki ngga bener ya?" gumam bi Ani.
"Silakan di minum mas"
"Ya, trimakasih bi"
"Sama sama" .
Bi Ani pun pergi meninggalkan Niko sendirian di ruang tamu . Sitapun mengetuk pintu kamar mommy , tok, tok, tok, suara pintu kamar di ketuk dari luar. Mommy pun membuka pintu.
"Loh sayang, bukannya kamu nungguin
Angga ? kenapa pulang? gimana
keadaan Angga ?"
"Sita pulang dulu sebentar mom, nanti
balik lagi kesana Angga belum ada
perubahan".
"Kasihan sekali nak Angga "
"Mom, py, aku ada supraeis buat mommy
dan papy".
"Apa tu?"
"Ayo ikut Sita"
Mommy dan papy pun ikut kemana Sita
berjalan. Setelah sampai di ruang tamu Sitapun menunjukan supraeis nya ke mommy
dan papy.
"Supraeis !!" teriak Sita.
"Niko...."!! teriak mommy dan papy bersamaan.
__ADS_1
"Selamat sore om , tante"? sapa Niko