Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"Caci maki " part Dua


__ADS_3

Setelah memberi supraeis , Angga dan Sitapun langsung berangkat kuliah . Dua puluh menit telah berlalu Angga dan Sitapun sampai di kampus. Setelah memakirkan motornya Angga dan Sita langsung menuju ke perpustakaan .


"Aneh, masih ada waktu dua puluh menit


lagi kita keperpustakaan yok".


"Ayok" jawab Sita.


Setelah sampai di perpustakaan , Sita dan Angga duduk di bagian paling belakang. Vina yang melihat Sita bercanda membuat dia iri, Vina pun mempropokatori mahasiswa dan mahasiswi untuk mengolok olok Sita .Karna bagi Vina dia tidak bisa dekat dengan Angga maka begitu juga dengan Sita.


"Hai guys, anggakan cucu dari seorang


ustad, masa dia pacaran sama orang


non muslim sih ,itukan dilarang agama


iyakan guys? mau agama Islam, Hindu , katolik , Buddha semua melarang kan guys


kalo menjalin hubungan dengan beda agama?"


"wah bener banget tuh , kita harus memperingatkan mereka"!! jawab salah satu mahasiswa


"Iya betul"


Mahasiswa mahasiswi yang satu agama dengan Sitapun langsung menghampiri Sita dan Angga .


"Hay Sita, kau ini kan anak Tuhan kenapa


kau menjalin kasih dengan yang bukan


satu keyakinan ? bukankah Yesus mengajari kita , kau boleh mengasihinya tapi jangan pernah kau mengambil dia dari Tuhannya?"


"Iya, aku tau itu, asal kalian tau semua manusia itu sudah memiliki takdirnya masing


masing , dan yang namanya jodoh kita tidak ada yang tau, rasa cinta itu tumbuh dengan


sendirinya bukan kita sendiri yang menumbuhkan " jawab Sita


"Rasa cinta memang bukan kita yang menumbuhkan di hati kita , tapi kita bisa


memilih kan? kita bisa menghindarinya !!"


Angga yang melihat dan mendengar orang yang dia cintai di olok olok Angga pun tidak terima, Angga pun memberikan pembelaan pada Sita , Angga memukul meja sampai sampai Sita dan mahasiswa yang ada di perpustakaan pun kaget. Brak..... !! suara meja di pukul dengan keras.


"Hai kalian, trimakasih sudah


memperingatkan kami, kami tidak


merugikan kalian loh? kenapa kalian


ikut campur urusan kami , emang kenapa


kalo kita saling mencintai ? kita cuman manusia biasa yang tidak mampu menolak


apa yang sudah di takdirkan oleh Allah!!"


"Resek, sabar, sabar, jangan kau dengarkan


mereka ayo kita pergi saja dari sini" ajak Sita.


Sitapun beranjak dari tempat duduknya lalu menarik tangan Angga mengajaknya keluar dari perpustakaan. Ternyata diluar perpustakaan pun semua maha siswa, mahasiswi masih membicarakan Angga dan Sita. Angga dan Sitapun tetap berjalan tidak memperdulikan ocehan dari teman temannya.


Angga dan Sitapun sampai di taman kampus lalu duduk di bawah pohon. Anggapun menatap Sita , Angga merasa sakit melihat Sita yang tiab hari menjadi bahan olok olokan temannya.


"Resek, kenapa kau menatap aku seperti


itu?"


"Emm, ngga papa , maafin aku ya ? gara gara setatus kita yang sekarang kau jadi


bahan olok olok kan. "


"ngapain kamu minta maaf , di kisah kita itu


tidak ada yang salah , mungkin ini takdir dari Tuhan yang harus kita jalani, sama seperti yang kau katakan tadi jodoh itu tidak ada yang


tau. kita jalani aja, anggap saja ini adalah krikil krikil yang harus kita lewati. Kita akan hadapi semuanya sama sama kan?"


"Iya aku janji aku ngga akan pernah ninggalin kamu apapun yang terjadi kita akan selalu bersama , tidak akan ada yang bisa misahin kita kecuali Allah".


"Iya , janji"


"janji". jawab Angga sambil melingkarkan kelingkingnya ke jari kelingking Sita.


"sudah waktunya masuk kelas , ayo"


"ya" jawab Sita sambil tersenyum.


Angga dan Sitapun masuk kelas masing masing. Baru juga berpisah lima belas menit


Angga dan Sita udah ngerasain kangen. Bukannya belajar malah mereka sibuk saling cat.


"Resek, kamu lagi ngapain?" tanya Sita


basa basi.


"Lagi nulis materi lah, kenapa?"


"Oh , semangat ya?"


"iya , kamu juga ya"?


"Aku lagi boring ni"


"kenapa?"


"kamu tu selalu muncul di pikiranku


jadi aku ngga bisa konsentrasi".


"Masya sih neik"?

__ADS_1


" Heeem, aku tu bisa berantakan hidupku


kalo kamu ngga ada di dekatku ".


"Lebai, atau lagi ngegombal ni, baru juga sepuluh menit kita pisah iya kan ?"


"haaa, haa, ngga serius ni aku" jawab Sita.


"Bentar lagi aku selesai kok, jadi jangan cat mulu nanti ngga selesai selesai jadinya lama


ngga bisa ngeliatin muka anehmu wk wk"


"kamu resek "


"Resek , tapi sayangkan?"


"Engga , muka jelek"


"Yaudah kalo gitu muka jelek ini mau


liat muka cewe lain aja ".


" No, awas aja kalo sampe buat liat cewe


lain"


"Becanda kok, hati ku cuman buat kamu,


dan mataku ini cuman buat mandang kamu


doang"


"hemm, masya sih, boong banget"


"Sungguh" jawab Angga


"Ternyata seorang Rangga Prawita yang


cuwek bebek bisa ngegombal juga ya?"


"haaaa, haaaa" Angga dan Sita saling kirim emod ketawa.


"Aku selesain dulu ya nulis materinya entar


kalo udah selesai kita langsung ketemu


okke sayang?"


"Okke, semangat ya iloveyou"?


"Loveyou to".


Sita dan Anggapun meletakan hp mereka masing masing, lalu menyelesaikan tugas mereka masing masing. Sepuluh menit kemudian jam istirahat telah tiba semuanya pun berhamburan keluar kelas . Sedangkan Sita memilih untuk keluar belakangan sambil menunggu Angga. Vina yang melihat Sita sendirian diapun menghampiri Sita untuk meluapkan rasa cemburunya.


"Hay kamu!!!"


Sitapun berpura pura tengok kanan kiri dan belakang memastikan Vina bicara pada dirinya atau bukan padahal Sita tau kalau semua temannya uda pada keluar semua.


"ya iya lah, yang di sini kan cuman


kamu doang!!" teriak Vina


"Oh , kirain kamu ngomong sama


meja atau kursi heee abis kamu


engga nyebutin namaku sih" celoteh Sita.


Vinapun langsung menarik rambut indah Sita itu yang terurai .


"Kau pikir aku orang gila apa ngomong


sama benda mati !! denger ya Sita kamu


belum menang karna aku bakal ngerebut


Angga dari kamu , karna cuman aku yang


pantas dampingi Angga secara kita


kita seiman jadi udah pasti aku yang


menang siap siap aja kamu nangis darah


karna Angga bakal jadi milikku seutuhnya


jadi mulai sekarang kamu bersiap siap


aja camkan itu!!!" Teriak Vina


Sitapun cuman diem seribu kata tak membalas perbuatan Vina . Setelah memberi peringatan pada Sita Vina pun pergi bersama dhegeng nya. Lima menit kemudian Angga pun datang , Sita yang melihat kedatangan Angga Sitapun langsung buru buru menghapus air matanya.


"Hay, tuan putriku"?


"Hay"


"Loh , kamu kenapa abis nangis ya?"


"Engga, aku ngga papa kok " jawab Sita berusaha menutupinya.


"kok , matanya merah , sembab gitu"?


"Emm, tadi tu aku kelilipan terus aku kucek kucek".


"Bohong, aku tau kamu berbohong apa


yang di lakuin Vina kekamu ?"


"Engga ngelakuin apa apa Vina , buktinya dia


engga ada di sini kan ?"

__ADS_1


"Aneh, kamu memang anak baik menutupi


rasa sakit mu karna tidak ingin orang lain tau, jelas jelas tadi aku liat Vina keluar dari


sini" gumam Angga .


"Yaudah yuk, kita kekantin"


"ya ayuk " .


Sita dan Angga pun berjalan menuju kekantin.


Setelah sampai di kantin semua maha siswa dan maha siswi membicarakan Sita yang membuat Angga risih.


"Hay guys, liat tu pasangan fenomenal,


seorang keturunan ustad menljalin hubungan


dengan gadis yang non-muslim kakek nya menyiarkan ajaran agama Allah sedangkan


cucunya sendiri jadi kafir"


"haaaa, haa, iya betul banget" jawab yang lainnya .


"Ternyata kepolosan dan kecantikan yang Sita miliki mampu menggoda seorang cucu ustad ternama".


"Aneh, pakelah haesed ini untuk menutup


telingamu?" Angga pun langsung memasangkan ketelinga Sita.


"Trimakasih resek"?


Anggapun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum . Namun mereka semakin menjadi yang membuat Angga marah namun Angga berusaha menahan semua amarahnya. setelah selesai makan Anggapun mengajak Sita pergi.


"Aneh, ayo kita ketaman masih


ada waktu lima belasmenit lagi".


"Ayo" jawab sita.


"Kamu jalan dulu ya ? aku mau ke


kamar mandi dulu "


"Okke".


Sitapun keluar dari kantin sendiri, menunggu Angga di pinggir perpustakaan yang sedang kekamar mandi. Angga ngintip dari pinggir jendela kantin memastikan kalo Sita sudah pergi. Setelah memastikan Sita pergi Anggapun kembali lagi ke tempat duduknya tadi menghampiri orang orang yang menghina Sita sampai membawa bawa keluarganya itu yang membuat Angga lebih marah.



"Sita maafin aku ya ? aku telah


berbohong" gumam Angga sambil


berjalan menghampiri orang orang


yang menghina Sita dan keluarganya.


Setelah sampai di pinggir mahasiswa yang menghina keluarganya Anggapun memukul


meja kantin. Ternyata meski Angga dan Sita sudah pergi mereka tetep saja mengguncingkan dirinya dan Sita ., der suara meja di pukul Angga semuapun kaget lalu terdiam seketika melihat kearah Angga .


"Denger kalian semua, orang kafir itu


orang yang telah meninggalkan


perintah Allah dan mencintai apa


yang telah menjadi larangan Allah


itu baru namanya kafir !!!!!"



"Tapi kau juga menjalin kasih dengan


beda keyakinan kalo kau menikah


dengannya berarti hukumnya


pernikahanmu tidak sah dan kau akan


berjinah seumur hidupmu bukankah


itu juga perbuatan yang dibenci Allah?"



"Iya kalian memang benar, tapi kalian


tidak berhak untuk menghakiminya


manusia tidak ada yang tau siapa jodohnya , manusia juga tidak ada yang tau


apa rencana Allah, manusia hanya


bisa menjalani apa yang sudah di takdirkan oleh Allah".


"Tapi kita diberi untuk memilih, dan kita


bisa menghindarinya".


"kalo Allah berkata kunfayakun maka


apapun bisa terjadi, satu lagi kalian boleh


mencaci maki aku sepuas hatimu tapi


jangan pernah kau membawa bawa keluarga ku apalagi almarhum kakekku,


atau tanganku ini akan menyumpal mulut

__ADS_1


kalian agar tidak bisa bicara lagi caammmmkan itu !!!!" teriak Angga .


__ADS_2