
Dua hari setelah penyebaran undangan acara hotel. Kini telah tiba hari yang telah ditunggu keluarga Pranowo. Sitapun menelvon Angga untuk menanyakan akan datang atau tidak.
Tut, Tut, Tut, Tut suara sambungan hendvon.
Angga yang sedang sibuk memilih pakaian dilemarinya pun langsung mengambil hendvonnya yang berdering memberitahukannya ada panggilan masuk.
"ternyata aneh, pasti mau nanya
berangkat apa engga ? aku prank ah"
gumam Angga .
"halo"
" Hay resek, kamu berangkat ngga aku
tunggu ni ?"
"aneh, maaf kayanya aku ga bisa
datang deh "
"loh , kenapa ? "
"tiba tiba kepalaku pusing nih"
" ha pusing ! udah kedokter belum ?"
"aku gak perlu kedokter istirahat juga
nanti sembuh ."
" yaudah istirahat aja cepet sembuh ya ?"
"trimakasi".
"bye"
"bye"
Sitapun menutup telfonnya.
" maafin aku aneh " gumam Angga.
mommy dan papy pun sudah siap berangkat namun Sita tak kunjung keluar dari kamarnya .Mommy pun memanggil Sita namun tak ada jawaban akhirnya mammy kekamar Sita. Tok, tok, tok, tok, suara pintu kamar di ketuk dari luar.
"masuk, pintunya tidak di kunci"
"loh, sayang kenapa belum siap?
kita harus datang lebih awal dari
tamu loh."
"iya mom sita tinggal ganti pakaian doang
kok"
"kenapa mukanya di tekuk gitu,terus kok kaya gak semangat gitu kenapa ayo cerita
ke mommy ?"
"Angga mom"
"kenapa dengan Angga ?"
"Angga gak bisa datang mom dia sakit
sedangkan aku gak bisa nengokin aku
kuatir dia kenapa kenapa" jawab sita sambil meneteskan air matanya.
mommy pun memeluk Sita untuk menenangkan putrinya itu sambil menghapus air mata putrinya itu.
"sayang , gak akan terjadi apa apa sama Angga , kita kan bisa nengokin dia setelah
acara selesai.mommy janji setelah acara selesai mommy akan anterin kamu kesana."
"bener ya mom ?"
"iya, ayo sekarang ganti baju, mommy
tunggu ya?"
Mommy pun keluar . Lima belas menit kemudian Sitapun keluar dari kamar ,udah siap untuk berangkat ke hotel. Sedangkan Angga masih sibuk memilih pakaian sampai sampai semua pakaian yang ada di lemarinya keluar semua. Tok ,tok , tok, tok, tok ,Suara pintu di ketuk dari luar.
"masuk aja "!
"astaqfirullah , kenapa ini bajunya di ke
luarin semua sayang ?"
"mah ,Angga tu lagi cari baju yang cocok
biar Angga keliatan beda gitu loh mah "
"sini mamah bantu pilihan , nah ini pasti cocok di pake kamu ?"
"ini mah , okke Angga ganti dulu ya ?"
Anggapun masuk kamar mandi untuk ganti
lima menit telah berlalu Anggapun keluar untuk menunjukan penampilannya ke mamah.
"waou , keren banget anak mamah keliatan
beda "!
"bener mah , Angga pantas pake ini "?
__ADS_1
"iya sayang ngapain sih mamah bohong"
"oh ya , sayang kamu mau berangkat bareng mamah ngga soalnya papa gak bisa datang
ada proyek baru di luar kota ?"
"emm, mamah berangkat aja dulu sama
Tante biar dianterin sopir soalnya Angga
mau mampir dulu ke suatu tempat."
"okke "
"satu lagi mah, jangan ngomong kesiapa
siapa kalo aku akan datang ya mah? soalnya aku mau bikin suprais buat Sita"
"okke sayang ".
Mamah pun keluar dari kamar Angga lalu berangkat ke hotel untuk menghadiri undangan dari keluarga Pranowo . Dua puluh
lima menit telah berlalu mamah Ranni dan Tante Mila pun sampai, langsung di sambut oleh keluarga Pranowo.
"Hay jeng , selamat datang " sapa mommy
sambil cipika cipiki
" maaf ya jeng suami ku gak bisa
datang ada kerjaan di luar kota soalnya"
" ya gak papa jeng, lain kali kan bisa kenalan "
"oh ya , mana sita kok gak keliatan?" tanya mamah Ranni .
"sita tadi sih pamit mau kekamar mandi "
"oh"
" oh iya jeng emangnya Angga sakit apa kok
gak bisa dateng"?
"ha sakit, sapa yang ngomong Angga sakit?"
"tadikan Angga telvon sita ngomong kalo lagi
sakit"?
"engga , itu Angga itu mau kasih suprais
buat Sita jeng, tapi jangan bilang keSita ya
soalnya aku gak boleh cerita "?
"apa !!! jadi gak sakit? dasar anak anak ya bikin orang kuatir aja , tau gak jeng Sita tu sampai nangis loh denger Angga sakit tu liatin anaknya sampai murung gitu dari tadi
gak terlihat senyum."
"iya ya kasihan nak Sita."
"selamat malam Tante?" sapa Sita
sambil mencium tangan mamah Ranni .
"malam sayang , waou cantik sekali kamu
sayang ?"
"ah, Tante bisa aja mujinya berlebihan ?"
"bener sayang , kamu keliatan lebih cantik"
" trimakasih Tante , ohya Tante gimana
keadaannya Angga ?"
"Angga baik baik aja dia cuman ke capean "
"oh, yaudah Tante silakan di lanjut ngobrol nya Sita permisi dulu "
"oh ya silakan".
Sitapun pergi naik keatas ruftof untuk menenangkan diri. Sitapu duduk menyendiri menatap bulan purnama yang indah menerangi seluruh dunia. Namun hatinya tetap gelisah memikir kan Angga, akhirnya dia berusaha menghubungi Angga.
Tut, Tut, Tut , suara sambungan telvonnya, namun Angga tak menjawabnya. Angga sengaja tak mengakat telvonnya karna dia sedang berada di jalan menuju ke hotel.
"resek kenapa kamu tidak mengakat telvonku jangan jangan terjadi sesuatu
padamu? aku harus kerumah Angga untuk
memastikan kalo dia gak papa " gumam Sita.
Disaat sita mau berdiri tiba tiba Aril muncul di sebelahnya yang membuat sita kaget.
"hai sit?" sapa Aril .
"Aril ! kok kamu disini ?"
"iya papa ku adalah rekan bisnis papamu jadi
keluarga ku di undang "
" oh "
"sit maafin aku ya? yang waktu itu?"
"sudah lah ril ,sebelum kamu minta maafin
aku sudah memaafkan mu?"
"sungguh kau sudah memaafkan ku?"
"iya "
"trimakasih ya ?"
"ya ,maaf ya ril aku harus pergi "!
__ADS_1
"kemana ?
"aku mau nengokin Angga lagi sakit"
"biar aku yang nganterin ya ?"
"engga usah aku bisa pergi sendiri"!
Tanpa disengaja Aril melihat kebawah dan disitu ada Angga yang sedang naik tangga menuju ke rutof.
"loh itukan Angga ,aku kerjain ah kalo dia liat aku peluk sita pasti dia bakal ngira kalo aku udah jadian " gumam Aril.
Aril pun menarik tangan Sita yang membuat Sita jatuh ke pelukan Aril dengan sengaja Arilpun memeluk Sita dengan erat. Angga pun kaget melihat kejadian itu Angga sempat salah paham.
"Aneh !!!" teriak Angga.
Sitapun menoleh kearah Angga.
"resek!"
Anggapun langsung berlari turun kebawah lagi meninggalkan Sita dan Aril .
"resekkk , tunggu !! " teriak Sita.
Namun Angga tak memperdulikan panggilan Sita dia terus berjalan. Sitapun berlari mengejar Angga sambil berteriak memanggil Angga. Anggapun tidak memperdulikan Sita hatinya hancur berkeping keping setelah pikirannya menguasai hatinya.
"resek pasti salah paham ni " gumam
sita.
"resek tunggu !!!" teriak sita
Namun Angga tetep saja berpura pura tak mendengar teriakan sita. Anggapun memakai helemnya. disaat Angga mau menjalankan motornya Sitapun berpura pura jatuh, untuk mencari simpati Angga karna sita tau Angga tidak akan tega melihat Sita kesakitan.
"bruk aou !!" teriak sita
Anggapun langsung melompat dari motornya untuk menolong Sita yang menjerit kesakitan .
"aneh ! kamu gak papa, mana yang sakit?"
"aduh kakiku sakit banget!!"
"kaki yang mana "?
" yang kanan ?"
"ini "?
" iya "
"kenapa kamu lari ngejar aku jadi jatuh kan !!" teriak Angga yang kesal melihat Sita kesakitan.
"udah gak usah Melo gitu wajahnya orang
aku pura pura jatuh ,haha" Sita pun tertawa
"wah kurang asem , aku kuatir beneran malah kamu cuman pura pura, rasain ni aku tarik hidungnya biar panjang kaya Pinokio" haha merekapun tertawa bersama.
"abisnya kamu di panggil bukannya nengok malah lari ninggalin aku !"
"orang kamu lagi pelukan sama Aril ya
aku pergi takut ganggu."
"heleh ngomong aja cemburu "
" engga sapa juga yang cemburu"
"yang cemburu itu tadi orang yang lari bukan kamu kok"
Anggapun langsung tertawa sambil mendorong pipi Sita.
"dengar ya resek, yang kamu lihat tadi itu tidak seperti yang kamu pikirkan tadi itu tiba
tiba Aril narik tangan ku lalu meluk aku sumpah aku aja kaget"
" oh jadi kamu sengaja ril mau bikin aku cemburu " gumam Angga.
"iya aku percaya ,ayo bangun aku bantu
pegangin tanganmu?"
"aduh aou kaki ku sakit banget yang kiri"
"udah deh gak usah ekkting aku gak bakalan percaya".
"resek serius ni aku gak bohong sakit beneran!"
Anggapun langsung menggendong Sita lalu membawanya ke kursi pos satpam .
"kamu duduk dulu disini ya ? biar aku urut
dulu kaki mu, kayanya kau beneran
terkilir"?
Disaat Angga melepaskan sepatu Sita, Sitapun menjerit kesakitan.
"aou, sakit pelan pelan?"
"ini juga pelan melepas sepatunya".
"sekarang aku akan urut kakimu kalo
sakit gigit saja bahuku ?"
"urut aja , aku akan tahan rasa sakit nya
dan aku gak akan menggigitmu"
"udah siap"
"ya udah"
Anggapun langsung mengurut kaki Sita yang terkilir . Sitapun menjerit kesakitan.
__ADS_1
"aaoouuu !!!! " teriak Sita