Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
" Acara ulangtahun "


__ADS_3

Adzan subuh telah berkumandang untuk mengaja seluruh umat muslim untuk menjalankan sholat. Anggapun langsung bangun lalu mandi , berwudhu terus menjalankan ibadah sholat subuh.


Setelah selesai sholat subuh , Angga mengambil kitab suci Al'quran membacanya.


Tiga puluh menit telah berlalu Anggapun selesai membaca al'quran . Waktunya sarapan Anggapun keluar dari kamarnya bukan untuk sarapan tapi untuk berangkat kuliah.


"Assalamualaikum ,mah , pah, Angga


langsung berangkat kuliah ya?"


sapa Angga sambil mencium tangan


mama Mila dan papah.


"waalaikumsalam, sarapan dulu


sayang ?" jawab mamah.


"Angga buru buru mah , nanti sarapan di kantin kampus aja".


"yaudah hati hati bawa motornya !!" jawab papah Prawita .


"iya pah ."


Anggapun keluar menuju garasi langsung menghidupkan motornya untuk menuju kerumah Sita. Sebelum mengemudikan motornya Angga berusaha menghubungi Sita beberapa kali namun hasilnya sama Sita tidak menjawab telvonnya.


Angga pun mengemudikan motornya dengan kecepatan tinggi, lima belas menit Angga pun sampai di rumah Sita. Ting tong, ting tong, tingtong, suara bel rumah berbunyi memberi tahukan bahwa ada tamu. Mendengar bel berbunyi, bi Ani yang sedang bersih bersih pun langsung lari menuju ruang tamu untuk membuka pintu.


"Eh mas Angga , mau jemput mba Sita


ya?"


"iya, Sitanya adakan bi?"


"Hem, mba Sitanya udah berangkat mas


naik taxi".


"Oh, yaudah permisi ya bi"?


"ya".


"Aneh kenapa kamu berubah, kenapa kamu


menjauh dariku ?" gumam Angga .


Anggapun langsung berangkat menuju kampus. Dengan kecepatan tinggi Angga tak membutuhkan waktu lama untuk sampai di kampusnya , setelah sampai Angga memakirkan motornya lalu mencari Sita. Setelah di cari dari sudut kesudut kampus ternyata gak ketemu. Akhirnya Angga pun masuk keperpustakaan menunggu Sita disana karna perpustakaan karna disitulah tempat Sita biasa menyendiri.


Hampir tiga puluh menit Angga menunggu Sita di perpustakaan sambil berusaha menghubungi Sita melalui telvon dan pesan singkat namun hasilnya masih sama seperti kemaren , jangankan membalasnya di buka pun tidak sama Sita.


Jam pelajaran telah dimulai namun Angga tak masuk kekelas dia tetap menunggu Sita di perpustakaan . Akhirnya penantian Angga pun berbuah manis, Sita ternyata menyendiri diatas ruftof untuk menghindar dari Angga .


"Sudah waktunya belajar pasti resek sudah masuk kelas, aku nunggu jam pelajaran di perpus aja deh kayanya udah aman." gumam Sita


Sitapun turun dari rutof langsung menuju keperpustakaan. Setelah sampai di perpustakaan alangkah kagetnya Sita melihat Angga yang sedang duduk di kursi bagian paling depan. Angga sengaja duduk di depan


agar dia tau kalau Sita datang.


"Aneh, akhirnya kesini juga kamu


dari mana kamu aku mencarimu?"


"Resek "


Sitapun berbalik badan langsung lari keluar lagi Anggapun beranjak dari tempat duduknya lalu lari mengejar Sita sambil memanggil manggil Sita.


"Aneh, aneh, aneh stop!!!!" teriak Angga.


Namun Sita tak menghiraukannya Sita tetap terus berlari meninggalkan Angga . Akhirnya Anggapun lebih mempercepat lagi larinya dan akhirnya Anggapun berhasil mengejar Sita .Anggapun meraih tangan Sita lalu memegangnya erat erat. Dengan nafas ngos ngosan Anggapun menggoda Sita agar tersenyum.


"Aneh, ternyata kamu larinya lebih cepat


dari seekor kancil ya? cape tau ngejarnya?"


"sukurin, siapa juga yang nyuruh ngejar


aku!!!" jawab Sita ketus.


"ya , gak ada yang nyuruh sih, kamu dari


makasih aku nyariin kamu loh?"


"bukan urusanmu !!" jawab Sita masih dengan suara lantang.


"Aneh, kalo kancil itukan imut, lucu ya?


tapi kamu kok jutek banget serem tau"

__ADS_1


"bodoamat , lepasin aku !!!"


"muka cantikmu ilang tau kalo manyun gitu?"


"resek, kenapa sih udah aku jutekin kamu masih tetep gak mau pergi" gumam Sita.


"bodoamat !!!! lepasin tanganku!!! kalo engga di lepasin aku bakal".


"bakal apa?" jawab Angga


Sitapun menginjak kaki Angga sekuat mungkin.


"Aou, sakit tau dasar preman aneh".


"bodoamat wk".


Ternyata gombalan Angga tidak mampu meluluhkan hati Sita. Akhirnya Angga mengalah melepaskan tangan Sita karna malu diliatin mahasiswi lainnya. Sitapun langsung pergi meninggalkan Angga. Disaat mau masuk kelas Sita di hentikan oleh Vina dan Aril .


"Sita , tunggu !" teriak Vina.


" ya Vin , kenapa?"


"Emm , ini aku cuman mau kasih


undangan acara ultaku besok malam"


"oh, trimakasih ya ?"


"sama sama, datang ya aku tunggu


loh"


"ya akan aku usahain tapi gak janji".


Sitapun langsung masuk kelas. Satujam telah berlalu waktunya pulang, Angga pun sudah menunggu Sita di depan kelas. Sitapun keluar dan kaget tiba tiba ada yang memegang tangannya dari samping.


"Lepasin aku !!!"


"Engga, kita harus bicara"


"engga , aku gak mau bicara sama


kamu titik"!!


"kamu kenapa si aneh!! apa salahku?"


lepasin aku!"


"aku gak akan lepasin kamu sebelum


kamu jawab pertanyaanku. perasaan


kemaren baik baik aja terus tiba tiba


kamu diemin aku , kamu jahuin aku


kenapa!!! kita udah janji loh kalo ada


masalah kita selesain baik baik kita


juga janji kalo kita ngga akan saling


ninggalin. kamu lupa Ama janji kita!!!


coba jelasin apa salah ku?"


kata Angga .


"Ok fine, kalo kamu ngga mau lepasin


tanganku aku akan tetap disini berdiri".


"okke sapa takut".


Angga dan Sitapun saling diem, tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Akhirnya Anggapun menghilangkan rasa egoisnya


tangan Sitapun dilepaskan. Namun disaat Sita lengah Anggapun langsung mengakat


tubuh Sita yang seksi itu ketaman .


"turunin aku resek"!


"engga!"


"malu tau diliatin ".


"bodo amat."

__ADS_1


"okke , Vine aku akan menjawab pertanyaanmu tapi turunin aku dulu"


"okke, tapi janji dulu kalo kamu gak akan lari"


"iya janji".


Akhirnya Anggapun menurunkan Sita . Lalu duduk bersebelahan di kursi taman. Sitapun menatap Angga dengan tajam, seolah olah tergambar di bola mata Angga kalo dia sangat mengharapkan kejujuran dari dirinya.


Sedangkan Sita sendiri tak mau ada keributan antara Angga dan tantenya, Sita bimbang.


"Sebaiknya aku kasih tau ngga ya?


aku gak bisa bohongin Angga,


sebenarnya juga aku gak bisa jauh dari


kamu resek, tapi di sisi lain aku gak


mau kalo kamu bertengkar sama


Tante Mila " gumam Sita.


"Okke aku akan kasih tau kamu , tapi


kamu harus janji sama aku kalo kamu


engga akan marah sama orang yang


ngasih tau ke aku".


"ngasih tau? ngasih tau apa?"


"kamu janji dulu kalo kamu gak akan


marah kedia ".


"iya , aku janji".


Sitapun memperlihatkan hendvonnya ke Angga lalu memperlihatkan semua cat dari Tante Mila . Alangkah kagetnya Angga setelah membaca cat Tante Mila yang di kirimkan ke Sita, dia sangat marah karna tantenya ikut campur dengan kehidupannya namun Angga menahan amarahnya dan membuangnya karna Angga sudah berjanji tidak akan marah .


"Jadi, gara gara ini kamu jahuin dan


diemin aku?"


"iya"


"terus kamu percaya dengan apa yang


tanteku katakan ?"


"Resek, semua orang pasti akan percaya


karna ada Voto Voto kamu, keluargamu,


keluarga Vina ".


"Aneh, kita udah bikin kesepakatan loh


kalo kita tidak akan percaya sama berita


yang ada tanpa ada konfirmasi dari yang


bersangkutan , kamu lupa itu!!!"


"maafin aku resek , abis Vina juga


posting Voto yang sama di medsosnya".


Anggapun membisu sesaat untuk menahan amarahnya, menarik nafasnya lalu istifar.


"Resek, kamu marah ya ?"


"astaqfirullah, ya enggalah ngapain aku


marah".


"kok tadi diem pas aku minta maaf".


"tanpa kau minta maafpun aku sudah maafin, denger ya aneh aku gak ada hubungan apa apa sama Vina. Itu Voto


acara syukuran atas dibukanya cabang baru


perusahaan papaku. Aku juga gak tau kalo Vina dan ibunya diundang".


"wah keren, selamat ya resek, atas perusahaan baru papamu"


"Trimakasih".

__ADS_1


__ADS_2