Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"camping"


__ADS_3

Adan subuh telah berkumandang membangunkan umat Islam untuk mengerjakan sholat subuh. Anggapun bangun, lalu masuk kamar mandi untuk mandi lalu sholat.


Setelah selesai sholat Angga mempersiapkan peralatan untuk kemah, lalu


keluar untuk sarapan bersama keluarga besarnya.


"assalamualaikum , mah, pah , Tante ?"


"waalaikumsalam sayang" jawab


mamah Ranni.


"loh sayang , kamu mau kemana bawa


tas besar kaya gitu?"


"Angga mau camping pah , acara


kampus".


"oh, camping di mana ?"


"di daerah Bandung pah ".


"papa pesan kamu hati hati ya ?"


"iya "


Angga melihat jam tangan yang melingkar di tangan kiri Angga ternyata jarum jam tangan sudah menunjukan angka 06.30.


Anggapun langsung berpamitan karna himbauan dari kampus berangkat camping


jam 07. 30. Sedangkan Sita sudah siap dari jam 06.30 namun Angga belum juga menampakkan batang hidungnya.


"sayang , papy anter aja yuk?"



"engga usah py , bentar lagi juga Angga


dateng soalnya udah janjian kemaren"



"ini aja udah jam 06. 30 belum datang".



"sabar papy"?


"pah , mah, Tante, Angga berangkat dulu


ya ? assalamualaikum"


"waalaikumsalam hati hati sayang "!


"iya mah".


Angga mengambil kunci motornya lalu berangkat menuju kerumah Sita untuk menjemputnya. Lima belas menit kemudian Anggapun sampai dirumah Sita ternyata Sita sudah menunggunya di depan rumah.


"nah itu orang nya" sita menunjuk kan jarinya ke Angga.



"akhirnya Dateng juga ,kamu ngapain


aja sih lama banget?" tanya sita



"maaf tadi tu aku ngobrol dulu sama papah


ku pas mau berangkat".



"oh"



"selamat pagi om, Tante?" sapa Angga .


"pagi nak Angga " jawab papy Sita.


"yaudah Pi, mom, Sita langsung berangkat ya


soalnya udah siang ni?"


"sayang, barang kamu kan banyak gimana kalo papy anterin aja biar motor nak Angga


ditinggal disini?"


"gimana resek"?


"aku ingikut ajadeh "


"yaudah py , Sita mau dianter".


Sitapun membuka bagasi mobilnya memasukkan barang barangnya namun


di hentikan oleh Angga.


"biar aku aja yang masukin barangnya


kamu masuk aja ke mobil?" perintah


Angga.


"engga papa resek, biar aku aja cuman


masukin barang ke bagasi mah gak usah


dibantuin"


"jadi orang gak usah ngeyel kenapasih,


sekali kali nurut gitu loh?"


"udah udah ini kenapa jadi berantem


kapan mau berangkatnya kalo kalian


berantem?" sahut mommy


"Abis resek, ni mom yang nyari gara gara duluan"?

__ADS_1


"kamu ngeyel "?


"kamu nyebelin ".


"stop , jadi berangkat gak ni" ! sahut papy.


"jadi dong py?"


"yaudah , ayo masuk"


Sitapun membuka pintu mobil, menatap kearah angga sambil berkata


Wek Wek.


"Om , maaf biar Angga yang bawa mobilnya,


soalnya gak pantes masa om yang nyupirin


kita ".


"yaudah ni , kamu yang bawa".


"aku ngga mau kalo Angga yang nyupirin


karna aku gak mau deket deket dia titik".


"kamu kenapa sih sayang kaya anak kecil


aja deh, Angga melarang kamu memasukan barang itu tandanya dia perhatian sama kamu"?


"emangnya aku anak kecil yang apa apa harus di bantuin"?


"iya deh, aku yang salah maafin aku ya? aku


tu niatnya cuman mau bantuin kamu doang


gak bermaksud nhetemehin kamu?" sahut Angga.


"Sekali aja kalian gak berantem bisa gak sih?"


sahut papi.


Anggapun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi lima belas menit kemudian Anggapun sampai di kampus benar saja disana mobil bus yang akan mengantar mereka sudah datang . Sita dan Anggapun mengeluarkan barang barangnya dari bagasi lalu memindahkan ke bus.



"trimakasih ya om sudah mengantarkan


kami?"



"sama sama nak Angga , seandainya


tadi kamu menolak pasti kalian


terlambat"?



"iya, sita langsung kesana ya Pi?"


"ya, sekalian papy pamit ya?"


"okke dah papy"


"aneh kamu kenapa mukanya di tekuk gitu?


kamu masih marah ma aku , kan aku udah


minta maaf?"


"bukan itu".


"terus kenapa dong "?


"aku sedih gak satu bus sama kamu ."


"oh, kan nanti kita ketemu di lokasi ".


"iya tapi .." sita menghentikan perkataannya.


"yaudah ,nanti aku akan ngomong ledekan biar aku di gantikan orang lain saja jadi kita


bisa satu bus".


"bener ya resek ".


"iya, udah sana kamu masuk dulu ke bus


aku mau ngomong dulu ledekan"?


"okke" jawab Sita.


Sitapun langsung masuk ke bus. Mata Sitapun melihat kesana kemari mencari


tempat duduk yang masih kosong. Akhirnya


Sitapun memilih tempat duduk yang berada di nomor tiga dari depan namun yang sebelah sudah ada yang menepati.


"ya, yang sebelah udah ada yang nepatin


kira kira kalo tak suruh pindah mau ngga


ya? aku coba dulu ah" gumam sita.



"Hay Mona, boleh gak aku duduk di sebelah


situ"


"oh bole silakan". jawab Mona .


"untung dia mau kan aku jadi bisa duduk


bersebelahan sama resek".


Setelah Angga minta ijin kedosen agar dirinya di gantikan oleh mahasiswa lain, akhirnya Dekanpun mengijin kan Angga untuk di ganti.


Anggapun langsung berlari menuju kebis yang di tumpangi Sita. Namun disaat Angga mau naik ke bus Aril telah di beritahu oleh salasatu dosen bahwa posisi Angga telah di gantikan oleh mahasiswa lain. Aril pun langsung duduk di sebelah Sita.


"ngapain kamu duduk di sini ini kursi


buat duduk Angga "?

__ADS_1



"terserah aku mau duduk dimana aja


toh ini bukan mobil pribadi yang bisa


di pesan tempat duduknya". jawab Aril


Sitapun langsung mengajak tukaran tempat duduk dengan mahasiswa yang ada di belakangnya namun Aril pun memberikan kode ke mahasiswa itu agar tidak mau tukeran tempat duduknya.


"say, mau gak kita tukeran tempat


duduknya?"



"maaf sit, tapi aku nyamannya duduk


disini".



Angga yang duduk di belakang samping kirinya Sita melihat kalo Sita tidak nyaman


duduk di sebelah Aril . Anggapun mengirim pesan ke Sita berusaha untuk menghiburnya agar tidak bt. Klunting suara notivikasi Sita pun melihat hendvonnya.


"Cie, cie , cie yang duduk bersebelahan


dengan pangerannya?"



"Resek , ngga usah jilid deh kamu


tau dari mana aku duduk berdampingan


sama Aril"?



"ya tau lah apasih yang gak di ketahui


oleh Angga?"


"Hem , resek gimana kamu udah ngomong belum sama dekan, di ijinkan ngga?"


"udah, di ijinkan dong".


"terus sekarang kamu dimana?"


"di belakang sebelah kirimu".


Arilpun mulai kesal karena melihat Sita sibuk dengan hendvonnya tanpa memperdulikan Aril yang duduk di sebelahnya.


"ih ! sebenernya sita lagi cat sama siapa


sih" gumam Angga.



"Sitapun menengok kebelakang sambil


tersenyum".


"udah kamu tenang aja aneh ga usah bt


aku ada di sini ".


"ya tapi kita gak bisa becanda ".


"kan kita bisa becanda lewat cat"


"iya".


"Aneh , lihat tu pangeranmu sepertinya


dia kesel liat kamu sibuk sama hendvonmu"?


"bodoamat"


"ha, ha, " Angga tertawa.


"kenapa ketawa?"


"engga papa lucu aja liat muka nya Aril yang kesel gitu"!!


"iya kaya moster yang lagi marah, ha ha ha".


"engga boleh gitu aneh , kasihan tau liat tu


mukanya aril sampe bt gitu".


Duajam telah berlalu merekapun sampai di tempat tujuan. Angga dan Aril pun turun lebih dulu karna mereka duduk di pinggir. Disaat mau turun tidak sengaja Sita telah kedorong oleh mahasiswa lainnya dan hampir jatuh.


Aril dan Anggapun langsung menangkap sita namun Angga duluan yang menangkap tubuh sita karna posisi Angga yang lebih dekat.


"Sita maafin aku ya aku gak sengaja "



"ya gapapa"



"trimakasih resek , untung ada kamu


hehe".



"kebiasaan deh kalo jalan itu hati hati"


jawab Angga sambil menarik hidung


Sita.



"ih , namanya juga gak sengaja kenapa kamu marah kalo gak iklas tu gak usah nolongin"! jawab sita ketus.



"maksudku tu kalo jalan hati hati


bukannya gak iklas nolongin nya "!

__ADS_1


Sitapun berjalan meninggalkan Angga sendiri.


__ADS_2