
Dua puluh menit telah berlalu dokter pun h
keluar. Sita dan mama Rani pun langsung beranjak dari tempat duduknya menghampiri
dokter untuk menanyakan keadaan Angga .
"Bagai mana keadaan putra saya dok?"
"putra ibu tidak papa kok , sekarang juga
udah bisa dijenguk, tapi biar suster pinda
kan kekamar rawat ya bu ?"
"yaudah dok, ga papa"
Anggapun keluar dari ruang ICu untuk dipindah kan ke kamar rawat.
"Tante bolehkah aku ikut masuk kedalam?"
"tentu boleh dong sayang , ayo masuk "
"trimakasih Tante"?
"ya".
"assalamualaikum ?"
"waalaikum salam, mamah kok disini
siapa yang kasih tau?"
"tadi Vina, telvon tante Mila kalo kamu
masuk rumah sakit".
"oh Vina ".
"iya, gimana keadaanmu sekarang , apa yang
kamu rasain ?"
"Angga gak papa kok mah, cuman demam doang mah kecil".
Mamah Mila memang ibu yang pengertian setelah ngobrol 2 dengan putranya beliou pun keluar memberikan waktu untuk putra agar bisa ngobrol berdua dengan Sita gadis yang di cintai putranya itu.
"Angga mamah keapotek dulu ya, ada
obat yang harus mama beli , Sita Tante
keluar dulu kamu temani Angga ya ?"
"ya Tante".
Mama Rani pun keluar sedangkan teman teman Angga berpamitan untuk pulang.
"Tante , kami pamit pulang dulu ya , kan
Angga udah ga papa ?".
"oh iya , trimakasih ya atas
pertolongannya ?"
"sama sama Tante, permisi assalamualaikum"?
"waalaikumsalam , hati hati"!
Vina dan Arilpun ikut pulang bareng yang lain.
"resek , gimana keadaanmu ?"
"sesuai janji ku , aku akan baik baik saja ".
"aku tau , kalo kamu akan menepati janjimu".
"lalu , kenapa kau menangis ? dasar cengeng" .
"apa kau bilang aku cengeng ?"
"iya, kenapa ?"
"kamu Cemen "
"cengeng, cengeng , cengeng"
"Cemen, Cemen, Cemen, Cemen ".
Suster pun masuk untuk memeriksa keadaan Angga lalu melerai mereka .
" ada apa ini ribut ribut ,mba tolong
jangan bikin keributan di sini
ya ? silakan keluar !"
"maaf sus dia teman saya, kami udah
biasa kaya gini kok".
"oh, maaf ya mba ,mas, aku pikir kalian
lagi berantem hehe".
"ngga papa kok sus".
"sudah waktunya makan obat mas"
"ya , trimakasih ya sus ?"
"sama sama, permisi jangan lupa diminum obatnya mas".
"aneh , kamu engga pulang ini udah malam loh?"
__ADS_1
"nanti aja ah, aku mau nemani kamu dulu".
"aku udah gak papa kok".
"jadi kamu ngusir aku ni?"
"engga gitu , Masud ku aku tu kasihan
liat kamu pasti cape butuh istirahat ?"
"aku pulang besok aja ah , malam ini aku
nginep disini aja , nemani kamu boleh ya
please ?"
"ya gapapa kalo kamu mau nginep mah"
"mau makan ?"
"iya ".
"emm, sini biar aku suapin aja " kata Sita .
aduh
" Di suapin , bisa bisa copot nih jantung saya kalo di suapin" gumam Angga.
"engga usah aku bisa sendiri kok
"udah deh nurut aja kenapa sih?" jawab Sita.
Sitapun mengambil makanan Angga yang udah di siapkan suster tadi lalu dengan telaten Sita menyuapin Angga.
"ayo buka mulutnya aa ."
"tukan jantungku berdebar debar" gumam
Angga .
Anggapun membuka mulutnya lalu mengunyah makanan yang di suapkan.
Angga pun menatap Sita begitu dalam begitu
juga dengan Sita.
" resek, tau gak sih kamu aku tu hampir
ngga bisa nafas karna aku takut
kehilangan kamu" gumam Sita.
"aneh, rasanya ingin sekali aku
aku mengukapkan seluruh isi
hatiku namun rasanya sulit sekali
membuka mulutku ini karna aku takut
gumam Angga.
Tiba tiba Tante Mila masuk tanpa mengetuk pintu atau pun mengucapkan salam yang membuat Angga dan Sita kaget atas kedatangan Tante Mila .
"ngapain kamu masih disini cewe
pembawa sial !!"
"Tante , tolong jaga mulut Tante kalo
ngomong !! apa masut Tante ngomong
kaya gitu ke Sita?"
"Angga , kamu gak sadar , gara gara dia kamu masuk rumah sakit "!
"justru Sita lah, yang menolong aku Tante !!"
jawab Angga ketus.
"udah Angga, cukup aku ngga papa kok".
"aneh, udah deh gak usah belain Tanteku ,
aku ngga suka kamu di salahin karna emang
bukan salah kamu , Tante mending pulang
aja deh dari pada bikin keributan di sini"! !.
"jadi kamu ngusir tante? Tante kesini tu
karna Tante pingin liat kondisimu , Tante kuatir sama kamu"!!
Mamah Rani pun langsung masuk karna mendengar ada ribut ribut.
"ada apa ini ribut ribut ?" tanya mamah Rani
"mba, liat tu kelakuan anak kesayangan mba
dia berani mengusir tantenya sendiri karna gara gara cewe ini"!
"benar begitu sayang ?"
Angga pun tak menjawab pertanyaan mamahnya. mamah Rani pun mengerti kenapa Angga tak menjawab pertanyaannya .
"Tante , ini semua salah Sinta tolong jangan
marahi Angga , marahi saja Sita Tante"? sahut Sita.
Dengan mendengar perkataan Sita mamah Rannipun jadi paham kenapa putranya seperti itu.
"Milla , tolong keluar dulu saya mau bicara sama Angga dan sita .
__ADS_1
"iya mba".
Tante Mila pun keluar meninggalkan kakak iparnya. mama Rani pun menghampiri putranya .
"sayang , dengerin mamah ya? mau kamu
salah ataupun benar kamu tidak boleh
seperti itu sayang bagai manapun Tante
Mila ada lah orang tua kedua kamu jadi
kamu harus menghormatinya".
"ya, maafkan Angga mah , abis Angga kesal Sita di katain cewe pembawa sial, di salah salahin?"
"iya , mah tau , tapi kamu tidak boleh seperti
itu tidak sopan sayang? dan buat nak Sita tolong jangan salahin dirimu sendiri dan maafin tantenya Angga orangnya emang seperti itu kalo ngomong ceplas ceplos tapi sebenarnya hatinya baik kok".
"iya , Tante Sita gak papa kok Tante , Sita paham kok Tante, seandainya Sita di posi
Tante Mila pasti akan melakukan hal yang sama karna rasa sayang."
"trimakasih ya ?" jawab mama Rani .
"Sita, ternyata kamu anak baik meski kamu
di hina dan di salah salahkan tapi kamu menerimanya dan tak membalas sungguh
mulia hatimu nak tidak salah Angga sangat mencintaimu?" gumam mamah Rani.,
"emm, Tante ijin ya , Sita mau nelvon mommy
dulu ?"
"silakan sayang".
Sitapun mengambil hendvonnya lalu menekan nomor yang akan Sita hubungi.
Tut, tut, tut, suara sambungan telepon.
"halo, sayang" jawab mommy.
"ya mom, Sita mau ngasih tau mommy
kalo Sita ngga langsung pulang kerumah?"
"loh , emang mau kemana sayang?"
"ini mom, Angga masuk rumah sakit
Bandung ?"
"kok bisa?"
"jadi ceritanya Angga itu nolongin Sita yang terperosok ke jurang terus pas Angga nolongin Angga kena ulet bulu sampe demamnya tinggi".
"apa terperosok , kamu ga papa kan sayang?
terus gimana keadaannya nak Angga sekarang?"
"Angga udah engga papa kok mom ".
"syukur deh, sayang kita vc ya mommy
mau liat nak Angga sekalian ngucapin
trimakasih udah nolongin kamu".
"ya mom, kebetulan ada mamanya Angga juga disini".
"ohw , yaudah kasiin hendvonnya ke mamanya Angga".
"Tante, ini mommy katanya mau ngobrol"
"oh , ya sini".
"halo jeng , apa kabar "? sapa mommy
"alhamdulilah baik jeng" jawab mamah Rani.
"jeng, kenapa gak ngasih tau saya pas dapat
kabar ini , kalo ngomong kan kita bisa berangkat bareng ?"
"aduh jeng, maaf ya waktu itu aku gak kepikiran kesitu karna saking paniknya denger Angga masuk rumah sakit"
"jeng , saya mau minta maaf sekaligus berterimakasih".
"udahlah jeng gak usah punya perasaan bersalah ini musibah gak ada yang tau "
"iya, ohya jeng saya mau bicara sama nak Angga bisa?"
"oh iya , kebetulan saya ada di sebelahnya ni?"
"Halo, nak Angga , gimana kabarnya?"
"alhamdulilah Tante, udah mulai membaik".
"syukur deh kalo gitu, Tante cuman mau minta maaf sekaligus berterimakasih karena kamu udah nyelamatin Sita?"
"Tante , jangan ngomong seperti itu Tante,
mana mungkin aku biarin sahabat aku celaka. lebih tepatnya orang yang kucintai ".
gumam Angga .
"yaudah istirahat sana biar cepat sembuh ya?
Tante titip Sita , besok Tante langsung kesana buat nengokin kamu ya ?"
"okke Tante, trimakasih".
__ADS_1
"Tante tutup ya ,selamat malam".