
Mama, mommy, Rangga, dan Sitapun mencari tempat makan didekat tempat belanja tadi .
"mah, kita makan di cave itu aja yu
itu cave baru kayanya tempatnya enak
buat ngobrol"? ajak Angga.
"gimana jeng apa kita kesana aja"? tanya
mamah ke mommy.
"kalo aku sih ngikut aja" jawab mommy
"okke deh, kita kesana" jawab mamah
Akhirnya mereka setuju buat makan di cave yang di tunjukan Angga. Setelah masuk kecave mereka memesan minuman .
"kamu mau pesan apa aneh?"
sapa Angga.
"seperti biasa "?
"kok manggilnya aneh sih?" tanya mamah.
"iya mah, soalnya dia tu kelakuannya suka
aneh alias gajelas" jawab Angga
"dari pada kamu resek"
"kamu aneh"
"kamu resek"
"stop kok jadi berantem si" ?
"mereka udah biasa kok jeng kaya gitu
aneh dan resek adalah panggilan sayang
mereka" sahut mommy
"oh ,gitu ".
" iya".
Pesanan pun datang, jus jeruk adalah minuman kesukaan Angga dan Sita entah sebuah kebetulan atau ini memang takdir Allah mereka banyak kesamaan dari hobi dan prinsip.
"Aneh, kita nyanyi yuk itung itung
latihan buat besok ?"
"okke" jawab sita.
"mah, Tante , kita mau nyanyi nanti
kasih nilai ya?"
"siap " jawab mamah dan Tante.
Angga dan Sitapun berdiri menuju ke atas panggung cave untuk bernyanyi.
"mas boleh gak pinjem gitarnya?" sapa
Angga kesalah satu anggota band
cave.
"oh ya, silakan mas" jawab pemain gitar.
Anggapun memainkan gitar ,memetik
senar gitar yang mengalunkan melodi yang indah , yang membuat pengunjung terpukau akan suara indahnya yang diiringi
gitar.
"kita mau bawain lagu apa?"
"kita caver lagunya Al-Ghazali aja
kesayangan"
"aku pilih lagu ini karna aku gak bisa
tanpa adanya kamu ". gumam Angga.
"okke" jawab. sita.
Dengarlah cinta
hatiku remuk redam
jika tak ada kamu
menemani aku
Dengarlah cinta
kumemanggil namamu
Di setiap malam ku
Ku memikirkan mu
Aku sepi, sepi, sepi ,sepi
jika tak ada kamu
Aku mati, mati, mati, mati.
jika engkau pergi.
Semua pengunju telah terhinobtis dengan suara Angga dan Sita . Sepuluh menit telah berlalu selesai sudah Angga dan Sita bernyanyi. Suara gemuruh tepuk tangan dari pengunjung cave membuat Angga dan Sita senang bahkan sampai di tawari buat jadi vokalis band cave.
Sita dan Anggapun kembali duduk di tempatnya.
"sayang, suara kamu keren banget top
markotop" kata mommy dan mamah
sambil mengcungka dua ibu jarinya.
"iya, sayang pasti besok kalian menang"?
shahit mommy.
Disaat mereka sedang asyik ngobrol tiba tiba pemilik cavepun menghampiri Angga dan Sita.
"selamat sore Bu,Adek adek? maaf
menggagu waktunya, perkenalkan
saya Rudi pemilik cave ini"
"saya Rangga dan ini Sita teman saya
dan ini orang tua kami".
"ada apa ya pak?" sahut mommy .
"begini Bu, saya mau mengajak kerja
sama dengan putra Putri ibu untuk
menjadi vokalis band kami? karna suara
putra Putri ibu sangat bagus?"
"maaf pak, putra putri kami masih kuliah
jadi kami tidak mengijinkannya ."
" oh baiklah ,kalo begitu permisi Bu
__ADS_1
maaf menggagu waktunya".
Anggapun melihat jam yang melingkar di tangannya yang menunjukkan sudah jam 17.00 .Anggapun mengajak ibunya untuk pulang karna sudah sore.
"mah, ayo pulang udah jam lima ni?"
"ya ,Ayuk"
"Tante ,aneh aku pulang duluan ya?"
"okke" jawab sita.
"jeng , kita duluan ya? kapan kapan main kerumah ya?"
""
" okke, jeng hati hati ya"?
"reseeekk!!!"
"ya"
"hati hati dijalan ya?"
"ya, bye "
"bye"
Angga dan mamah pun masuk ke mobil lalu pulang. Dua puluh lima telah berlalu Angga dan mamah pun sampai di rumah.
"akhirnya sampai juga"?
"iya mah"
"sayang ternyata mamah dan anaknya
baik , sopan , ramah lagi?"
"iya mah"
"kamu tidak salah pilih sayang kejarlah,
nyatakan lah perasaanmu padanya?"
"apaan sih mah, Angga tu cuman teman"
"iya, teman tapi mesra,kamu cintakan sama dia ?"
"enggaklah"
"mulut kamu bisa bohong tapi matamu
berkata lain, sampai kapan sih sayang
kamu memendam cintamu , perasaanmu?"
Anggapun masuk kekamarnya untuk menghindari pertanyaan mamahnya. karna Angga malu untuk mengakuinya.
"Angga masuk kamar duluya mah?"
"yaudah sana"
Anggapun masuk kekamarnya lalu membanting badannya di kasur.
"yang di katakan mamah emang bener
aku harus mengukapkan perasaan ku
tapi aku udah berjanji kalo aku dan Sita
cuman berteman selamanya, jadi biarla
aku pendam saja perasaan ini?" gumam
Angga .
Setelah menjalankan sholat magrib Anggapun seperti biasa membaca ayat suci alqur an. Setelah selesai Angga langsung mengambil hendvonnya untuk menelvon Sita. Tut,tut, tut , suara sambungan telvon,
Sita yang sedang makan malam pun langsung mengambil hendvonnya karna berdering memberi tahukan bahwa ada panggilan masuk.
"Sita , angkat telvon dulu ya mom ,Pi ?"
"Angga Pi"
"ohw"
"halo"
"Hay, aneh lagi ngapain kamu?"
"aku lagi makan malam"
"oh, maaf menggagu silakan dilanjut"
"engga papa kok, lagian aku udah
selesai makannya".
"emmm, oh ya besok jangan lupa besok
acara kampus "!
"iya, aku gak lupa kok"
"besok aku jemput lebih awal ya ?"
"okke".
"yaudah aku cuman mau ngomong itu"
"oh, jadi kamu telvon aku cuman mau
ngomong itu doang ,ngga ada yang lain?"
"iya"
"resek padahal aku berharab kau akan lebih lama lagi nelvonnya"? gumam Sita.
"oh, yaudah bye"
"Aneh, padahal aku berharab banget kamu mencegah aku untuk mengakhiri telvonnya,
karna aku kepingin lebih lama lagi mendengar
suaramu? gumam Angga .
"bye". jawab Angga .
Jarum jam telah menunjukkan pukul , 21.00 . Anggapun langsung membanting tubuhnya di kasur untuk tidur.
__ADS_1
Waktu subuh pun telah tiba Angga bangun seperti biasa setelah mandi Anggapun mengambil air whudu untuk menjalankan sholat subuh. Setelah solat Anggapun , tidak
tidak pernah lupa untuk membaca kitab suci alqur an walau hanya sebentar.
Setelah baca ayat suci Alquran , Anggapun keluar untuk sarapan bareng keluarga .
"assalamualaikum, selamat pagi pa,
mah, Tante ?"
"waalaikum salam, pagi sayang "
jawab papah.
"sayang, hari ini ada acara di kampus
ya ? " tanya mamah.
"iya mah, nanti mamah dateng ya? "
"insyaallah sayang nanti mah datang
sama Tante"
"trimakasih ya mah,Angga tunggu loh"
"iya ".
"yaudah Angga berangkat dulu ya,
assalamualaikum ?"
"waalaikumsalam" jawab mamah.
"mah , maaf ya ? papa gak bisa hadir
ada miting penting soalnya tolong
sampaikan Angga nanti ".
"ya , pah". jawab mamah.
Tiga puluh menit telah berlalu Anggapun sampai di rumah Sita.
tingtong, tingtong ,tingtong ,suara bel rumah yang memberitahukan bahwa ada tamu.Bi Anipun berlari untuk membukakan pintu.
"Eh mas Angga, mau jemput mba Sita
ya?"
"iya bi, sitanya belum berangkatkan ?"
"belum kok mas lagi sarapan"
"oh, yaudah aku tungguin di sini aja bi"
"ayo masuk aja mas ,ikut sarapan
sekalian"?
"ngga usah bi , tadi udah sarapan kok"
"tak panggilin mba sita dulu ya mas"?
"ya, trimakasih ya bi"?
Bi Anipun masuk kedalam untuk memberitahukan ke Sita bahwa ada Angga didepan .
"mba ada mas Angga tu didepan
nungguin"?
"oh, udah datang Angga"?
"kenapa engga di suruh masuk sih bi?" sahut mommy
"udah Bu, tapi mas Angganya engga
mau"
"ya udah , nanti papy ,mommy Dateng
ya ? keacara kampusnya Sita soalnya
wali murid di harabkan untuk datang"
"okke sayangi"
"bener ya mom, Sita berangkat dulu bye"?
" bye , sayang hati hati "!
"ya, mom !"
Sitapun keluar untuk menemui Angga yang sudah menunggunya di teras.
"Hay resek, maaf ya lama nunggunya?"
"ya ga papa, kamu gak lupakan kostumnya? "
"engga dong ,ini udah aku masukin tas "
"yaudah ayo berangkat"
__ADS_1
"ayo".