Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"Angga pulang Kerumah "


__ADS_3

Adzan subuh telah di kumandangkan memberi tahukan seluruh umat muslim sudah waktunya untuk sholat subuh.


Mamah Rani dan suaminya yang tidur di sofa kamar Angga dirawat pun langsung bangun lalu mandi, setelah itu kemasjid untuk sholat subuh. Lima belas menit kemudian papah Prawita dan mamah Rani pun selesai sholat subuh lalu kembali ke kamar Angga .


"Assalamualaikum?" sapa mamah .


"Waalaikumsalam mah, mah Angga


hari ini mau pulang aja mah ".


"Loh, Sayang kamu kan baru sadar


jadi tinggal lah beberapa hari lagi"


jawab papah.


"Angga udah ngga papa kok pah , mah


Angga udah sembuh , udah ngga ada lagi


yang sakit Angga rawat jalan aja pah please "


"Ok , kalo gitu papah temuin dokter dulu


mau nanya udah boleh pulang apa belum ya?"


"Makasih pah".


"Mamah keluar dulu ya? mau beli makanan


buat papah".


"Ok mah".


Mamah Rani pun pergi untuk beli makanan. ketika mamah Rani sudah benar benar pergi, Anggapun mengambil ponsel miliknya yang terletak di laci meja . Lalu menghubungi seseorang ya , Seseorang yang sangat dia cintai. Tut, tut, tut, suara sambungan telepon


Sinta yang lagi ganti pakaian langsung mengambil ponselnya yang terletak di meja riasnya .


"Halo ?"


"Hay my baby , good morning ?"


"Kenapa telfon ?"


"Kok ngomongnya gitu sih? apa kamu


ngga mau di telfon aku ? yaudah kalo


gitu matiin aja telfonnya ! "


"Jangan di matiin dong!! aku tu becanda


aku seneng kok kamu telfon aku".


"Aku tau kok, makanya sengaja aku


pancing biar kau mengakui


perasaanmu, hehe hehe".


"Dasar nyebelin!!!"


"Sayang, seandainya kamu tau sedetik


saja aku tidak mendengar suaramu


aku tu terasa hampa ".


"Hem, ceritanya ngegombal nih? "


"Engga, sungguh yang aku katakan ini


bener apa adanya, apa kau merasakan


hal yang sama sepertiku?"


"Ya, bahkan di setiap hembusan nafasku


hanya maudy"


"Ha....Maudy , siapa Maudy? "


"Hanya mau di cintai kamu".


"Hehe, hehe, ternyata kamu udah pinter


ngegombal ya?"


" Hehe hehe, Ya kan kamu yang ngajarin ".


"Apa kamu mau kesini lagi?"


"Emm, ke sana engga ya ?"


"Seandainya , engga kesini juga ngga


papa, soalnya hari ini aku mau pulang".


"Jadi.., hari ini kamu sudah boleh pulang?"


"Iya "


"Jam berapa pulangnya? tungguin aku ya?


lima belas menit lagi aku kesana".


"Emm ok".


"Yaudah aku tutup dulu ya? aku mau siap siap


kesana "


"Ok, love you?"


"love you to, bye seu "


"bye".


Dua menit kemudian mamah Rani pun masuk kekamar Angga dan membawakan sarapan buat papah Prawita .



"Assalamualaikum, kenapa nih anak


mamah senyum senyum sendiri?"



"Waalaikumsalam mah, emm Angga itu


senyum sama mamah kan mamah


yang masuk kesini ".



"Masya ' bukan karna ada yang lain?


emm, pasti abis ada yang telvon iya


kan?" goda mamah Rani .

__ADS_1



"Ih, mamah mah resek suka godain


Angga ".



"Mamah beberkan? tu... kan mukanya


merah hehe".



"Iya, Sita mau kesini mah , mau nemani


Angga pulang"



"Oh, jadi ini yang bikin anak mamah


senyum senyum sendiri".



"Assalamualaikum , mas Angga di


periksa dulu ya?"



" waalaikumsalam, Silakan dok"



"Gimana dok, apa sudah boleh pulang


anak saya ?"



"Karna mas Angga sudah tidak ada


yang di rasakan lagi , jadi boleh


pulang hari ini tapi harus ingat


banyak istirahat ya?"



"Siap dok" jawab Angga .



"Saya permisi dulu BP, Bu"



"Oh ya, silakan, trimakasih ya dok?"



"Ya Bu ".



"Pah nih mamah beliin sarapan buat


papah, ayo makan dulu"



mana ?"



"Sengaja mamah cuman beli satu


soalnya mamah mau sarapan di


rumah aja"


Papah Prawita pun langsung membuka makanan yang sudah di beli istrinya itu lalu


memakannya. Setelah makan satu suapan ,


papah Prawita pun menyendok makanan lalu


menyuapi istrinya itu.


"Mah, ayo makan aak...,aak?"



"Tidak pah , itu buat papah aja


mamah belum lapar".



"Ayo buka mulutnya, atau papah


paksa ni "



"Ayo mah, buka mulutnya kasihan


papah pasti pegel tu tangannya ".



"Iya iya, emang ya kalian berdua


paling jago kalo buat maksa mamah".


Setelah selesai sarapan mamah Rani pun bersiap siap untuk pulang kerumah , sedangkan papah Prawita pergi ke bagian adminitrasi untuk membayar semua biaya selama Angga dirawat. Sitapun telah sampai


di rumah sakit, lalu langsung menuju ke kamar Angga dirawat.


"Selamat pagi Tante?"



"Pagi nak Sinta".



"Jadi bener Angga mau pulang


hari ini?"



"Iya, ini mau pulang , ayo sayang mamah


bantu berdiri?"


__ADS_1


"Engga usah mah, Angga bisa sendiri kok".



"Ok , pelan pelan nak".


Angga pun setelah menurunkan kaki nya Angga pun langsung berdiri. Namun di saat mau berdiri ternyata Angga hampir jatuh karna masih lemas .Melihat Angga mau jatuh Sitapun langsung berlari untuk memapah Angga , jadi Angga jatuh di pelukan Sita. Angga pun menatap Sita hingga membuat Angga tenggelam di bola mata Sita yang indah itu, begitu juga sebaliknya.


"Uhu , uhu ,emm " mamah Rani pura pura batuk


Yang membuat Angga dan Sita saling mengalihkan pandangannya lalu Angga


melepaskan tangannya yang memeluk Sita.


"Trimakasih sayang"



Sitapun tersipu malu karna Angga memanggil dirinya sayang di depan ibunya. Sitapun mencubit lengan Angga .



"Aou , sakit tau kenapa kau mencubit


aku?"



"Kenapa kau manggil aku sayang di


depan ibumu aku malu tau" jawab Sita


bisik bisik.



"Dasar preman , cewe tu kalo di panggil


sayang seharusnya itu seneng ini malah


marah dasar aneh "



"Udah udah kalian ini kalo ketemu


pasti berantem Mulu"



"Abisnya Sita ni yang mulai duluan mah'


dasar aneh"


"Kamu resek "


"kamu aneh, udah aneh nyebelin lagi!!"


"Kamu lebih nyebelin lagi"!!


"Udah ah berantemnya jadi pulang ga nih?"


"Jadi " jawab Angga dan Sita bareng.


"Ternyata kalian bisa kompak juga ya?"


"Iya Angga tu ikut ikutan Sita Tante bukannya


kompak".


"Enak aja Lo tu yang ikut ikutan aku,


kan mamahku nanyanya ke aku iyakan


mah ?"


"Emm , engga mamah bukan cuman


nanya kamu tapi nanya ke nak Sita juga".


"Wek, dengerin tu dasar resek nyebelin"


"Iya , iya mentang mentang , calon mantunya


jadi di belain mulu"


"Udah ah , ayo pulang pasti papah udah


nungguin "


"Emm, tante, biar Sita aja yang dorong Angga "


"Oh, ya boleh "


Sitapun langsung mendorong Angga yang duduk di kursi roda.


"Aneh"


"Iya "



"Trimakasih ya?"


"Untuk apa berterimakasih?"


"Trimakasih udah datang disini"..


"Ya , aku akan selalu ada untuk kamu


mau susah ataupun senang janji"


"Janji, iloveyou"


"Love you too"


Lima menit kemudian Angga , Sita dan mamah Rani pun sampai di parkiran mobil.


Sitapun membantu Angga berdiri sedangkan


sopir papah Prawita memasukan kursi rodanya ke bagasi mobil.


"Loh mah , papa mana ni?"



"Maaf mas BP tadi pergi kekantor


karna ada masalah di kantor yang


harus BP selesaikan"


"Kok BP ngga ngabarin saya Udin ?"


"Tadi tu , BP telfon saya suruh kesini Bu, terus


pas saya sampai di sini BP langsung pergi


tanpa berkata apa apa terus aku liat muka


BP panik banget Bu"

__ADS_1


"Ada apa ya ? papah ngga biasanya seperti ini loh" gumam mamah Rani .


__ADS_2