
Adzan subuh telah di kumandangkan memberi tahukan seluruh umat muslim sudah waktunya untuk sholat subuh.
Mamah Rani dan suaminya yang tidur di sofa kamar Angga dirawat pun langsung bangun lalu mandi, setelah itu kemasjid untuk sholat subuh. Lima belas menit kemudian papah Prawita dan mamah Rani pun selesai sholat subuh lalu kembali ke kamar Angga .
"Assalamualaikum?" sapa mamah .
"Waalaikumsalam mah, mah Angga
hari ini mau pulang aja mah ".
"Loh, Sayang kamu kan baru sadar
jadi tinggal lah beberapa hari lagi"
jawab papah.
"Angga udah ngga papa kok pah , mah
Angga udah sembuh , udah ngga ada lagi
yang sakit Angga rawat jalan aja pah please "
"Ok , kalo gitu papah temuin dokter dulu
mau nanya udah boleh pulang apa belum ya?"
"Makasih pah".
"Mamah keluar dulu ya? mau beli makanan
buat papah".
"Ok mah".
Mamah Rani pun pergi untuk beli makanan. ketika mamah Rani sudah benar benar pergi, Anggapun mengambil ponsel miliknya yang terletak di laci meja . Lalu menghubungi seseorang ya , Seseorang yang sangat dia cintai. Tut, tut, tut, suara sambungan telepon
Sinta yang lagi ganti pakaian langsung mengambil ponselnya yang terletak di meja riasnya .
"Halo ?"
"Hay my baby , good morning ?"
"Kenapa telfon ?"
"Kok ngomongnya gitu sih? apa kamu
ngga mau di telfon aku ? yaudah kalo
gitu matiin aja telfonnya ! "
"Jangan di matiin dong!! aku tu becanda
aku seneng kok kamu telfon aku".
"Aku tau kok, makanya sengaja aku
pancing biar kau mengakui
perasaanmu, hehe hehe".
"Dasar nyebelin!!!"
"Sayang, seandainya kamu tau sedetik
saja aku tidak mendengar suaramu
aku tu terasa hampa ".
"Hem, ceritanya ngegombal nih? "
"Engga, sungguh yang aku katakan ini
bener apa adanya, apa kau merasakan
hal yang sama sepertiku?"
"Ya, bahkan di setiap hembusan nafasku
hanya maudy"
"Ha....Maudy , siapa Maudy? "
"Hanya mau di cintai kamu".
"Hehe, hehe, ternyata kamu udah pinter
ngegombal ya?"
" Hehe hehe, Ya kan kamu yang ngajarin ".
"Apa kamu mau kesini lagi?"
"Emm, ke sana engga ya ?"
"Seandainya , engga kesini juga ngga
papa, soalnya hari ini aku mau pulang".
"Jadi.., hari ini kamu sudah boleh pulang?"
"Iya "
"Jam berapa pulangnya? tungguin aku ya?
lima belas menit lagi aku kesana".
"Emm ok".
"Yaudah aku tutup dulu ya? aku mau siap siap
kesana "
"Ok, love you?"
"love you to, bye seu "
"bye".
Dua menit kemudian mamah Rani pun masuk kekamar Angga dan membawakan sarapan buat papah Prawita .
"Assalamualaikum, kenapa nih anak
mamah senyum senyum sendiri?"
"Waalaikumsalam mah, emm Angga itu
senyum sama mamah kan mamah
yang masuk kesini ".
"Masya ' bukan karna ada yang lain?
emm, pasti abis ada yang telvon iya
kan?" goda mamah Rani .
__ADS_1
"Ih, mamah mah resek suka godain
Angga ".
"Mamah beberkan? tu... kan mukanya
merah hehe".
"Iya, Sita mau kesini mah , mau nemani
Angga pulang"
"Oh, jadi ini yang bikin anak mamah
senyum senyum sendiri".
"Assalamualaikum , mas Angga di
periksa dulu ya?"
" waalaikumsalam, Silakan dok"
"Gimana dok, apa sudah boleh pulang
anak saya ?"
"Karna mas Angga sudah tidak ada
yang di rasakan lagi , jadi boleh
pulang hari ini tapi harus ingat
banyak istirahat ya?"
"Siap dok" jawab Angga .
"Saya permisi dulu BP, Bu"
"Oh ya, silakan, trimakasih ya dok?"
"Ya Bu ".
"Pah nih mamah beliin sarapan buat
papah, ayo makan dulu"
mana ?"
"Sengaja mamah cuman beli satu
soalnya mamah mau sarapan di
rumah aja"
Papah Prawita pun langsung membuka makanan yang sudah di beli istrinya itu lalu
memakannya. Setelah makan satu suapan ,
papah Prawita pun menyendok makanan lalu
menyuapi istrinya itu.
"Mah, ayo makan aak...,aak?"
"Tidak pah , itu buat papah aja
mamah belum lapar".
"Ayo buka mulutnya, atau papah
paksa ni "
"Ayo mah, buka mulutnya kasihan
papah pasti pegel tu tangannya ".
"Iya iya, emang ya kalian berdua
paling jago kalo buat maksa mamah".
Setelah selesai sarapan mamah Rani pun bersiap siap untuk pulang kerumah , sedangkan papah Prawita pergi ke bagian adminitrasi untuk membayar semua biaya selama Angga dirawat. Sitapun telah sampai
di rumah sakit, lalu langsung menuju ke kamar Angga dirawat.
"Selamat pagi Tante?"
"Pagi nak Sinta".
"Jadi bener Angga mau pulang
hari ini?"
"Iya, ini mau pulang , ayo sayang mamah
bantu berdiri?"
__ADS_1
"Engga usah mah, Angga bisa sendiri kok".
"Ok , pelan pelan nak".
Angga pun setelah menurunkan kaki nya Angga pun langsung berdiri. Namun di saat mau berdiri ternyata Angga hampir jatuh karna masih lemas .Melihat Angga mau jatuh Sitapun langsung berlari untuk memapah Angga , jadi Angga jatuh di pelukan Sita. Angga pun menatap Sita hingga membuat Angga tenggelam di bola mata Sita yang indah itu, begitu juga sebaliknya.
"Uhu , uhu ,emm " mamah Rani pura pura batuk
Yang membuat Angga dan Sita saling mengalihkan pandangannya lalu Angga
melepaskan tangannya yang memeluk Sita.
"Trimakasih sayang"
Sitapun tersipu malu karna Angga memanggil dirinya sayang di depan ibunya. Sitapun mencubit lengan Angga .
"Aou , sakit tau kenapa kau mencubit
aku?"
"Kenapa kau manggil aku sayang di
depan ibumu aku malu tau" jawab Sita
bisik bisik.
"Dasar preman , cewe tu kalo di panggil
sayang seharusnya itu seneng ini malah
marah dasar aneh "
"Udah udah kalian ini kalo ketemu
pasti berantem Mulu"
"Abisnya Sita ni yang mulai duluan mah'
dasar aneh"
"Kamu resek "
"kamu aneh, udah aneh nyebelin lagi!!"
"Kamu lebih nyebelin lagi"!!
"Udah ah berantemnya jadi pulang ga nih?"
"Jadi " jawab Angga dan Sita bareng.
"Ternyata kalian bisa kompak juga ya?"
"Iya Angga tu ikut ikutan Sita Tante bukannya
kompak".
"Enak aja Lo tu yang ikut ikutan aku,
kan mamahku nanyanya ke aku iyakan
mah ?"
"Emm , engga mamah bukan cuman
nanya kamu tapi nanya ke nak Sita juga".
"Wek, dengerin tu dasar resek nyebelin"
"Iya , iya mentang mentang , calon mantunya
jadi di belain mulu"
"Udah ah , ayo pulang pasti papah udah
nungguin "
"Emm, tante, biar Sita aja yang dorong Angga "
"Oh, ya boleh "
Sitapun langsung mendorong Angga yang duduk di kursi roda.
"Aneh"
"Iya "
"Trimakasih ya?"
"Untuk apa berterimakasih?"
"Trimakasih udah datang disini"..
"Ya , aku akan selalu ada untuk kamu
mau susah ataupun senang janji"
"Janji, iloveyou"
"Love you too"
Lima menit kemudian Angga , Sita dan mamah Rani pun sampai di parkiran mobil.
Sitapun membantu Angga berdiri sedangkan
sopir papah Prawita memasukan kursi rodanya ke bagasi mobil.
"Loh mah , papa mana ni?"
"Maaf mas BP tadi pergi kekantor
karna ada masalah di kantor yang
harus BP selesaikan"
"Kok BP ngga ngabarin saya Udin ?"
"Tadi tu , BP telfon saya suruh kesini Bu, terus
pas saya sampai di sini BP langsung pergi
tanpa berkata apa apa terus aku liat muka
BP panik banget Bu"
__ADS_1
"Ada apa ya ? papah ngga biasanya seperti ini loh" gumam mamah Rani .