
Tiga puluh menit telah berlalu Anggapun sampai di kampus,Angga memakirkan motornya .Lalu mencari sita,Angga mengunjungi tempat tempat vavorit bereka buat becanda sambil mengerjakan tugas namun sita tidak ada.Tempat terakhir yang belum Angga liat adalah perpustakaan dan benar Sitapun berada di sana namun Angga sangat kaget Sita sedang bercanda dengan Aril tanpa Vina padahal setahu Angga sita kurang suka dengan Aril.Anggapun masuk dan menghampiri sita.
"hai aneh, aku mencarimu kemana
mana ternyata kamu disini?"sapa
Angga.
"untuk apa kau mencari aku!"jawab sita
ketus.
"aku ingin bicara, berdua saja sama
kamu bisa?"
"kalau mau bicara silakan disini saja".
"aku tidak bisa, harus berdua penting
soalnya"jawab Angga
"maaf aku g bisa aku ada jam kuliah
pagi jadi aku harus pergi".
Sitapun keluar pergi meninggalkan Angga di perpustakaan .Anggapun berusaha menghentikan sita namun Angga telah di halangi Aril.
"aneh tolong kasih aku waktu sebentar
saja untuk menjelaskan semuanya!"
teriak Angga.
Arilpun menarik tangan Angga saat Angga akan mengejar sita.
"stop Angga, sita udah g mau ngomong
sama kamu lagi jadi jangan ganggu
dia!!!"
Anggapun tak memperdulikan perkataan Aril , dihempaskan tangan Aril lalu Angga berlari keluar mengejar sita .
"aneh , tunggu aku!!!!"teriak Angga .
Namun , sita tak memperdulikan Angga dia tetap saja berjalan menjauhi Angga.
"resek, maafin aku sebenarnya aku
kangen aku g bisa jauh dari kamu"
gumam sita.
"aneh, kenapa kau selalu menghindari
aku, Semarah itukah kamu sampai
sampai kau tak mau memaafkan aku"
gumam Angga .
Disaat Angga berhasil mengejar sita tiba tiba Vina muncul di hadapan Angga dan berpura pura jatuh dan memeluk Angga, agar sita melihat kalo Angga memeluknya.
buruk suara buku jatuh berantakan dilantai karna Vina menabrakkan dirinya ke Angga . Anggapun menangkap tubuh Vina yang hampir jatuh kelantai Sitapun menengok kebelakang Sitapun menangis lalu berlari meninggalkan Angga.
"kamu ngga papa"?tanya Angga sambil melepaskan Vina.
"aku gapapa, trimakasih ya"jawab Vina
Anggapun melihat sita berlari sambil menangis Angga berusaha mengejarnya namun lagi lagi di hentikan oleh Vina.
"udahlah Angga , gausah dikejar lagi
kasih waktu sita buat sendiri dulu"
"tapi aku harus menjelaskan kalo kita ga
ada hubungan apa apa!!"jawab Angga
ketus.
"kenapa harus di jelaskan toh kalian cuman sahabat kan ?"tanya Vina
"ya kita memang sahabat tapi...."Angga menghentikan perkataannya.
Anggapun pergi menuju kelasnya meninggalkan Vina sendirian.Disaat mau masuk kelas Angga melihat Aril yang sedang
menenangkan sita sambil menghapus air mata sita.
"aneh , kenapa dadaku sesak melihat
kau menangis, seharusnya aku yang
ada disana menghapus air matamu.
Aneh , maafin aku karna salah paham
ini kamu jadi meneteskan air mata_
mu terus"gumam Angga .
waktunya pulang Anggapun menunggu sita di parkiran .sita keluar dari kelas namun sudah ada Aril yang menunggu.
"hai sit, pulang bareng aku yuk?ajak Aril
"trimakasih aku naik taxi aja"jawab sita.
"mendingan bareng aku soalnya Angga
udah nungguin kamu tu di depan"
"tidak usah aku udah pesan taxi"
"benerni gak papa "?
"iya, bisa ga sih kamu jangan maksa !"jawab sita.
"okke"
"maaf ya ril aku ngomongnya aga ketus"
"ya , gak papa" jawab Aril.
Sitapun berjalan menuju pintu gerbang tiba tiba Angga muncul di depan sita.
" Aneh , pulang bareng aku yuk?"ajak
Angga.
"gausah aku udah pesan taxi"jawab sita.
__ADS_1
Taksi pun tiba .
"mba sita ya?"tanya supir taxi
"iya pak "
Sitapun naik ke taxi ,Tiba tiba muncul ide di kepala Angga.
"kalo aku ikut naik taxi ini aku bisa
menjelaskan semuanya ke aneh yes,
kamu memang cerdas Angga"gumam
Angga.
saat taxi mau jalan anggapun langsung masuk ke dalam taxi membuat sita kaget dan di saat sita mau keluar Anggapun menarik tangan sita lalu menyuruh supir taxi untuk mengemudikan taxinya.Disaat Angga menarik tangan sita, Sitapun jatuh ke pelukan Angga membuat jantungnya berdetak sangat kencang.
"aduh jantung ku kenapa tidak bisa di
kondisikan saat berdekatan dengan
resek, gawatni kalo sampe resek
mendengarnya"gumam sita.
Sitapun langsung bangkit dari pelukan Angga
membenarkan posisi duduknya.
"ngapain kamu pake ikut naik taxi
segala".
"suka suka aku lah mau naik apa aja
karna itu hak ku"jawab Angga
"iysih, hakmu tapikan kamu bawa motor.
kamu juga bisa pesan taxi lain kenapa
harus taxi ini yang aku pesan?"
"karna aku maunya taxi ini bukan yang lain"
jawab Angga
"kenapa emang ?"
"karna di sini ada kamu"jawab Angga
"aneh sampai kapan sih kamu akan marah sama aku, aku kangen tau"
Sitapun kaget dengan apa yang telah dia dengar barusan ternyata bukan hanya dia yang kangen tapi Angga juga,
hati Sitapun berbunga bunga .
"gombal "jawab sita
"sungguh aku tu kangen aneh , aku ga
mau kamu nyuwekin aku terus"
"abisnya aku kesel, orang udah janji kalo
istirahat kita akan kekantin bareng , kamu
Vina ganjen tu"
"kamu cemburu ya hayo ngaku"goda Angga.
"enak aja, sori ya suruh cemburu aku tu cuman kesel, kecewa!"
"masyasih"goda Angga lagi.
"iya, ngapain sih aku cemburu sama Vina,
lagian Kitakan cuman teman"
"oh gitu"?
"resek sebenernya emang aku cemburu liat
kamu meluk Vina"gumam sita.
"sekarang aku mau minta maaf kekamu, aku tu
ga ada hubungan apa apa sama Vina dan tentang suprais kemarin itu bukan aku yang bikin
dan satu lagi yang Vina meluk aku itu aku juga kaget kenapa tiba tiba Vina meluk aku"
"bener kamu ga bohong kan?"
"buat apa aku bohong, ayo tatap mataku apa ada kebohongan di mataku?
"mana mungkin aku menatap mata mu,
sedekat ini bisa berabe nanti, lagian gak mungkin lah Angga bohong"gumam sita .
"ya aku memaaf kamu!!!"teriak sita
"sungguh"?
"iya"jawab sita .
"mana kelingkingnya"?
"ni kelingkingku"
Anggapun melingkarkan kelingkingnya ke kelingking sita
"janji ya gak akan marah lagi gak akan terpengaruh sama apa yang kita lihat
tanpa ada keterangan dari yang ber sangkutan"
"okke,janji.
Akhirnya Angga dan sita sudah baikan
dua puluh lima menit telah berlalu akhirnya Angga dan Sitapun sampai.
"kiri pak"?Angga menyuruh supir taxi
untuk berhenti.
Anggapun turun dulu lalu membukakan pintu taxi untuk sita.
"silakan tuan putri"?goda Angga
"trimakasih"jawab sita.
__ADS_1
setelah turun semua Anggapun merogo saku celananya lalu memberikan sejumlah uang kepada supir taxi namun di hentikan oleh sita.
"biar aku yang bayar resek kan aku
yang pesan taxinya?"
"udah gak usah biar aku aja"
supir taxipun menerima uangnya.
"mas ini uangnya kebanyakan"?
"udah sisanya buat bapak aja"jawab
Angga.
"trimakasih mas"
"trimakasih lah kepada Allah BP , karna
Allah yang memberikan rezeki, saya
hanya pelantara."
"yaallah trimakasih atas rezeki yang
engkau berikan kepada hamba.
lapangkanlah rezeki mas ini dan
mba ini ".
"aamiin, nama saya Angga BP dan
ini sita teman saya" jawab Angga.
"oh,mas Angga dan mba sita serasi
pasangan yang ideal"kata supir taxi
"Ah,BP bisa aja kami cuman teman kok"
"sekarang teman , nanti jadi demen,yaudah
permisi ya mas"jawab supir taxi.
"Resek , mampir dulu ya terus sekalian kita
latihan buat acara besok"?
"emmm, mampir ga ya?goda Angga pura pura mikir.
"mampir pisss"paksa sita manja.
"okke, deh mampir"jawab Angga.
"trimakasih ya"?Sitapun tertawa lepas.
Ting tong,Ting tong, Ting tong, bel rumah di pencet yang memberitahukan tuan rumah kalo ada tamu. Bi Anipun lari keruang tamu untuk membukakan pintu , ckrek suara pintu di buka .
"eh mas Angga"sapa bi Ani
"Hay bi"jawab Angga
"bikinin jus jeruk ya bi, sama bawain
makanan buat resek ini"?
"siap mba" jawab bi Ani.
momypun keluar untuk menemui Angga.
"tumben pulang agak awal"?sapa
momy.
"iya mom soalnya disuruh latihan
buat acara besok"
"oh"
"selamat siang Tante"sapa Angga.
"siang,cie ,cie,cie, yang udah baikan
udah ga ada yang galau lagi ni"
goda momy.
"ih, apaan sih mom"jawab sita
Angga dan momypun tertawa .
"makanan datang, silakan di cicipi mas"?
kata bi Ani
"trimakasih ya bi"?jawab Angga dan sita .
"yaudah, momy permisi dulu ya takut
nanti ganggu kalian?"kata momy
"jangan di liatin doang makanannya ayo dimakan malah bengong "?
"aku bukannya ga mau makan tapi aku
alergi udang"gumam Angga.
"ni aku suapin, ayo buka mulutmu"?
"kalo di suapin mah aku ga bisa nolak
soal alergiku mah bodo amat nanti
pulang langsung minum obat" gumam Angga .
akhirnya Anggapun membuka mulutnya .
"enakkan? udang ini makanan favorit
keluarga ku"
"oh, iya enak."
Anggapun mulai merasakan gatal gatal di tubuhnya namun Angga berusaha menahannya karna Angga ga mau sita tau Angga alergi udang apalagi dia tau kalo udang adalah makanan kesukaan sita.
********
Trimakasi atas dukungan dan supportnya
__ADS_1
untuk karya receh ku ini.❤️❤️