Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"Supraeis Untuk Sita"


__ADS_3

Setelah masuk kedalam rumah, Vina dan ibunya pun langsung memberikan buah tangan yang di bawa.


"Jeng, ini ada makanan buat jeng


sekeluarga"


"Emm, engga usah repot repot bawa


makanan segala kalo main".


"Engga merasa di repotkan kok jeng,


itu yang bikin Vina loh"


"Oh, trimakasih ya Vin ?"


"Sama sama Tante" jawab Vina .


"Oh ya, kalian kesini mau ketemu Mila kan?"


"Iya jeng, soalnya udah lama engga ketemu"


jawab ibu Nita .


Bi Asihpun keluar membawa minum dan cemilan untuk Vina dan ibunya .


"Silakan di minum Bu , non Vina ?"


"Trimakasih bi" jawab Vina .


"Em bi, tolong panggilan Mila ya? katakan


padanya kalo ada temannya" sahut


mamah Rani .


"Baik Bu".


Saat bi Asih baru mau jalan masuk untuk memanggil adik dari majikannya ternyata orangnya sudah keluar dari kamarnya. Bi Asih pun ber temu adik majikannya di ruang keluarga .


"Ibu, ada tamu yang nungguin ".


"Oh, udah datang toh temanku?"


"Iya Bu"


Tante Mila pun langsung keruang tamu untuk menemui sahabatnya itu. Sedangkan mamah Rani langsung pergi meninggalkan Vina dan ibunya . Untuk ngobrol sama adek iparnya.


"Emm, Om, tante, Angga kemana ya kok


engga keliatan?"


"Oh , Angga lagi jemput temannya katanya


mau main kesini".


"Oh, emang mau ada acara apa Om "


"Engga ada acara apa apa cuman mau


main kesini aja"


"Oh".


"Hai besti, apa kabar?" sapa Tante Mila .


"Halo, alhamdulilah sehat"


"Udah lama ya nunggunya?"


"Baru sampai kok "


"Maaf ya jeng, saya tinggal mau berberes soalnya papahnya Angga mau berangkat


keluar kota ".


"Oh iya , silakan jeng , engga papa kok"


Mamah Rani pun mengajak suaminya masuk kekamar.


"Ayo pah, siap siap udah jam delapan lebih


nih "


"Iya mah".


Papah Prawita dan istrinya pun meninggalkan Vina dan ibunya yang masih ngobrol dengan Tante Mila . Ketika sedang asyik ngobrol Vina yang mendengar suara motor Angga berhenti di depan rumah langsung keluar untuk menyambut Angga sekaligus menjadi kompor. Anggapun mengajak Sita masuk kerumahnya.


"Aneh, ayo masuk"


"Ya".


Ketika Angga dan Sita mau masuk ke dalam rumah tiba tiba Vina nongol di depan pintu yang membuat Angga dan Sita terkejut.


"Hai, Angga , Sita" sapa Vina


"Vina ngapain dia pagi pagi


udah datang kerumah Angga" gumam


Sita.


"Hai" jawab Sita sambil tersenyum.


"Ngapain kamu pagi pagi kesini?" tanya


Angga .


"Ya buat ketemu kamu lah Angga?


ngapain coba aku kesini pagi pagi

__ADS_1


kalo bukan buat ketemu kamu".


"Yes muka Sita mulai bt kayanya


hatinya mulai kebakar" gumam Vina .


"Mau ngapain ketemu aku? maaf ya aku gak


ada waktu buat ngobrol sama kamu!! ayo


aneh kita masuk" jawab Angga sambil menarik tangan Sita untuk masuk.


"Assalamualaikum" ? Angga mengucapkan salam.


"Waalaikumsalam" jawab ibu Nita .


"Loh, Angga kok Vina di tinggal , dia nungguin


kamu udah lama loh kenapa ngga diajak masuk sekalian?" sahut Tante Mila .


"Kan engga ada yang nyuruh buat nungguin aku, lagian dia juga bisa masuk sendiri tanpa harus diajak" jawab Angga agak sewot.


"awas kamu, berani beraninya kamu


nyuwekin anak saya " gumam ibu Nita .


"Maaf ya Tante, aku kedalam dulu mau menemui mah dulu ayo aneh"?


"mari Tante" sahut Sita.


"Oh , iya silakan" jawab Nita .


Angga dan Sitapun masuk ke ruang keluarga . Angga menyuruh Sita untuk duduk , sedangkan Angga kekamar untuk memanggil mamah dan papahnya.


"Aneh kamu duduk aja dulu di sini ya?


biar aku panggil mamah dan papah".


"Oke"


"Oh ya, lupa , kamu mau minum apa ?"


"Engga usah , udah kamu panggil aja mamah papahmu , kan katanya papamu


mau keluar kota kan?"


"Iya, tunggu bentar ya?"


"ya".


Angga pun langsung berjalan menuju kekamar ibunya untuk memberi tahukan kalo Sita sudah datang. Tok, tok, tok, suara pintu di ketuk dari luar.


"Siapa"? tanya mamah Rani .


"Angga mah".


"Tunggu bentar ya nak , mamah lagi


"Oh, iya mah".


Angga pun kembali lagi keruang keluarga menemani Sita yang sedang menunggu orang tuanya. Sepuluh menit kemudian mamah Rani dan papah prawitapun keluar dari kamarnya untuk menemui Sita.


"Selamat pagi om , tante?" sapa Sita lalu


menjabat dan mencium tangan kedua orang tua Angga .


"Pagi nak Sita , maaf ya lama nunggunya?"


"Engga kok tante, Sita baru nyampe kok" jawab Sita.


"Ohya, gimana kabarnya orang tuamu?katanya ke Bali ya" ?


"Iya , tapi udah pulang Tante"


"Oh, kenapa tadi engga di ajak kesini aja"?


"Maaf Tante dirumah masih sibuk jadi


engga bisa ikut. Emm Tante, sebenarnya


kedatangan Sita kesini cuman mau nganterin


undangan ini".


"Undangan apa ?"


"Acara ulta saya Tante, saya harap Tante


sekeluarga bisa hadir".


"Maaf ya nak Sita, om ngga bisa datang karna


om harus pergi buat ngurus kerjaan di luar kota ni om udah siap mau berangkat".


"Oh, ya engga papa om ,semoga om selamat sampai tujuan ya aamiin".


Papah prawitapun melihat jam yang melingkar di tangannya . Ternyata jarum jam tangannya sudah menunjukkan di angka 08.25, berarti papah Prawita sudah waktunya untuk berangkat ke bandara.


"Em , udah jam setengah sembilan papah


harus berangkat ke bandara takutnya


ketinggalan pesawat"


"Yaudah ayo berangkat , Angga anterin ke


bandara"?


"Engga usah sayang kan kamu lagi


ada temannya"

__ADS_1


"Em, engga papa om, Sita juga mau ikut


nganterin ke bandara bolehkan?"


"Boleh dong sayang" jawab mamah Rani .


Akhirnya mamah Rani , Angga , dan Sita pergi ke bandara untuk mengantarkan papah Prawita . Sedangkan Vina dan ibunya tidak ikut .


"Jeng maaf ya , kami tinggal dulu kita


mau ke bandara nganterin papahnya


Angga soalnya waktunya udah


mepet"



"Oh iya , engga papa jeng silakan kalo


mau pergi, semoga selamat sampai


tujuan ya bang?"



"Aamiin, trimakasih doanya".



"Emm, pah biar Angga aja yang bawa


mobilnya".



"Okke"


Setelah memasukkan koper ke bagasi mobil Angga pun langsung masuk ke mobil lalu mengemudikan mobilnya. Sedangkan tante


Mila , Vina , dan ibunya , dirumah merencanakan sesuatu untuk mengacaukan acara ultanya Sita.


"Gimana sih besti, katanya kamu mau


deketin Vina sama Angga dan


papahnya?"



"Iya Tante, kenapa malah cewek


kampung itu yang jadi lebih dekat


dengan orang tua Angga ?" sahut Vina .



"Tenang besti, sabar aku sudah


merencanakan sesuatu buat


memisahkan mereka biarkan dulu


mereka menikmati kebersamaannya


karna sebentar lagi mereka akan saling


membenci jadi kalian jangan kuwatir".



"Apa rencana tante?"



"Kamu tidak perlu tau sayang , biar ini


menjadi urusan Tante kamu tinggal


menunggu hasilnya. karna kita harus


main cantik buat misahin mereka".



"Okke Tante , Vina tunggu kabarnya


tapi Vina ngga mau ada kata gagal"



"Tenang aja rencana tante pasti berhasil".



"Terus gimana nanti malam apa Tante juga


akan datang ke acaranya Sita?"


"Iya dong sayang karna tante akan rusak


acaranya"


"Tante memang isthebest love you Tante"


"Love you to, Tante akan lakuin apa aja buat


deketin kamu sama Angga , karna Tante kepingin kamu yang akan menjadi keponakan


Tante".

__ADS_1


__ADS_2