
Diperjalanan pulang arilpun menelfon bestinya yaitu Vina.
"Halo"
"ya ril, kenapa von"?
"Lou uda pulang belum?gwe mau cerita
ni".
"udah,ni bentar lagi nyampe rumah gimana pdktnya berhasilkan"?
"apanya yang berhasil yang ada gwe di cuwekin".
"ha,kok bisa gimana ceritanya kok bisa dicuekin lou".
"ya,bisalah ini semua gara gara si Angga songong tu,lagi asyik asyik ngobrol malah dia telvon sita.Akhirnya aku dikacangin sita."
"ha,ha,ha,itu sih derita Lo ril"
"elo teman guwe bukan sih Vin?bukannya kasih semangat malah ngetawain parah Lo!!!!"arilpun kesal karena merasa di tertawakan bestinya lalu Aril mematikan telvonnya.
"bukannya a...halo ril,ya marah pasti dia ".Dasar cowok lembek gitu aja ngambek gimana bisa nyaingin Angga buat dapetin Sita gumam Vina. Vina pun sampai di rumahnya.
" kiri pak, "Vina menghentikan taxi yang di tumpangi ya ,vinapun membayar taxi lalu turun.
"Assalamualaikum"Vina mengucapkan salam lalu masuk kerumah.
"waalaikumsalam "jawab ibu Nita dan Tante Mila.
"sini sayang ,ibu kenalin sama besti ibu dulu waktu masih SMA.vinapun tersenyum lebar dan menghampiri ibunya.
"Mila,kenalin ini putri sematawayangku"
"wah,cantik ya putrimu seandainya anakku laki laki pasti kau akan ku jadikan menantu,siapa namamu?"tanya Tante Mila.
vinapun mengulurkan tangannya lalu mencium tangan Tante Mila sambil menyebutkan namanya.
"Vina Tante"
"kamu kuliah di mana?"tanya Tante Mila lagi
"saya ,kuliah di universitas Esa unggul Tante"
"wah hebat kamu bisa kuliah disana ,keponakan Tante juga kuliah di sana ".
"sapa namanya Tante sapa tau bisa jadi temannya Vina ?"
"namanya Angga sayang"
"masut Tante,rangga Prawita bukan ?"
"iya,kamu kenal?"
"jelas kenal dong Tante,siapa yang tidak kenal dengan Angga dia itu anak yang di idolakan cewe cewe di kampus"
"bagus dong,bisa jadi besti mu "?
"ya,kebetulan kami juga berteman Tante" yes,mungkin ini petunjuk dari Allah ,kalo aku bisa deket dengan keluarga Angga melalui tantenya gumam Vina.
"Vina kekamar dulu ya Bu, Tante,mau istirahat".
"ya ,silakan "jawab Tante Mila.
Sesampainya dikamar Vina langsung membanting tubuhnya di kasur sambil tertawa.
"yes,akhirnya keberuntungan di pihak gwe,Aril harus tau berita ini aku telvon ah"gumam vina.vina mengambil hendvonnya lalu mencari nomernya Aril .
Tut,Tut,Tut,suara bahwa telvonnya tersambung .
"kenapa von gw ,mau ngetawain gwe
lagi!!! tanya Aril
"Gak asik Lou ril,tadi gwe cuman becanda "
"terus ada apa von?"
"gwe mau cerita nih "jawab Vina.
"apa "?
"Ril,ternyata tantenya Angga itu bestinya ibuku waktu di SMA loh"
"terus apa hubungannya dengan gwe"
"ya ga ada hubungannya sama Lo,tapi ini adalah ke beruntungan gwe.Gwe bisa manfaatin tantenya Angga buat deketin keluarga besar Angga".
"Bagus ,dengan seperti itu kamu bisa dapetin Angga".
"Dan sita jadi milik gwe"
"betul,tu cerdas makanya jadi cowok tu jangan lembek".
"wah,kurang asem ngatain gwe lembek".
"udah ya ,aku cuman mau ngomong itu doang bye"
"ok,bye".
Malam ini adalah malam Minggu malam yang panjang malam yang indah buat anak mudah kata orang jaman dulu.
"kira kira aneh lagi ngapain ya?apa dia keluar sama keluarganyakan ini malam Minggu malam miliknya keluarga dan muda mudi,gwe telvon aja kali ya?" gumam Angga.
Tut,Tut,Tut,suara telfon yang berarti telah tersambung dan sedang menunggu jawaban.
Mendengar hendvonnya berdering Sitapun langsung mengambil hendvonnya yang berada di meja riasnya.
"yes akhirnya Angga telvon,halo"
"Hay,lagi ngapain kamu?"tanya Angga
__ADS_1
"aku....u,lagi nungguin kamu telvon resek
dan akhirnya kau telvon juga"gumam
sita".
"halo aneh, halo,apa kamu baik baik aja?"tanya Angga yang kuatir karena tiba tiba suara sita hilang saat mau jawab pertanyaannya.
"ya,aku ga papa".
"terus kenapa kamu diem,tadi mau ngomong apa sih aku,aku apa"?
"oh,tadi tu aku mau jawab lagi duduk liat bulan dari jendela kamar ".jawab sita ngeles.
Disaat Sita sedang asyik bergurau dengan Angga tiba tiba Pintu kamar sita di ketuk .Tok,tok,tok,suara pintu di ketuk dari luar.
"masuk"jawab sita
"mba diluar ada mas Aril "
"Aril,ngapain sih kesini Mulu ngomong aja kalo aku udah tidur bi?"jawab sita.
"baik mba" bi Anipun pergi menemui Aril dan menyampaikan pesan sita.
"maaf mas Aril ,mba sitanya udah tidur."
"oh,yaudah bi ,tolong sampaikan salam ku katakan padanya klo aku kesini ya?"
"ya,mas"
"trimakasih bi ,permisi".
"cie,cie,cie,ada yang diapeli ni suit suit"goda Angga.
"apaan sih,ga usah julit deh mau ngajakin perang lou?
"haha,ya enggaklah mana ada yang berani sama preman aneh kaya lou".
"wah,kurang asem ngatain gwe preman ".
"kalo asem minum madu sama gula jadinya manis,lagian kamu kenapa ngga mau nemuin Aril kasianloh".
"males aja ,karna yang g di harabkan buat main kesini malah main sedangkan yang di tunggu tunggu ga datang "jawab sita nyindir.
"sapa emang yang di tunggu kamu?"tanya Angga penasaran .
"itu,teman gwe yang paling rese hahaha"jawab sita sambil tertawa.
"oh,maaf ya tuan putri aku ga bisa main kesana malam "
"kenapa"?
"ya gapapa karna aku ga mau ada vitna".
"oh,ok".
"aneh,gimana kakimu udah sembuh belum ?tiga hari lagi ada pentas seni di kampus ,aku harap kamu udah sembuh dan kita bisa kaloborasi ".
"kalo belum sembuh ya udah ga usah di paksain buat masuk kuliah".
"ya,ya,bawel,eh besok gwe waktunya cekap nanti gwe tanyain deh ke dokternya udah boleh belum kalo jalan tanpa menggunakan kursi roda lagi"
"ok,ya udah. Udah malam gwe tutup ya telvonnya , kamu istirahat ya? bye semoga mimpi yang indah . Aneh seandainya kamu tau tanpa ada kamu di sampingku hari hariku tu seperti malam yang gelap gulita."gumam Angga.
"Ok bye,malah aku berharap mimpiin kamu resek karna aku kangen udah tiga hari ga ketemu kamu apa kamu juga kangen sama aku?"gumam sita.
Setelah telvonan Angga dan Sitapun langsung tidur. kring,kring ,kring suara alarm yang berdering membangunkan Angga tepat di jam 04.30. Anggapun bangun lalu mandi terus mengambil air whudu untuk menjalankan sholat subuh.Di dalam doanya Anggapun menyelipkan doa untuk kesembuhan sita.
"Yaallah sembuhkan lah kaki sahabatku sita izinkanlah dia untuk bisa berjalan seperti sediakala aamiin". setelah berdoa Anggapun membuka kitab suci alqur 'an lalu membacanya.Belum selesai membaca alqur' annya ,tiba tiba terdengar pintu kamarnya di ketuk.
tok,tok,tok,"mas ,udah di tunggu BP sama yang lainnya untuk sarapan"!!
"iy bi,sebentar lagi aku keluar"
bi asihpun pergi menuju meja makan untuk menyampaikan pesan dari Angga.
"Bu,kata mas Angga bentar lagi"
"oh,yaudah sana kamu sarapan juga ya "?
"ya Bu,trimakasih"bi asihpun pergi ke dapur untuk sarapan. Lima menit telah berlalu Anggapun keluar menuju meja makan untuk sarapan pagi.
"Assalamualaikum pa,ma,Tante,"sapa Angga.
"Waalaikumsalam sayang "jawab papa serentak .Anggapun mulai sarapan ,namun udah tiga hari ini Angga agak murung kurang bersemangat tidak seperti biasanya itu semua terjadi sejak sita kakinya patah. Cuman mamahnya saja yang bisa mengerti dirinya.Mamapun mulai basa basi untuk menanyakan keadaan sita.
"sayang?"ini adalah panggilan kesayangan mamah.
"ya mah,"jawab Angga sambil mengunyah
makanannya.
"gimana keadaan temanmu yang katanya
patah kakinya"?tanya mamah.
"emm,belum sembuh mah,katanya sih hari
ini mau cekap "
"oh,kamu udah nengokin dia lagi belum?"
"belum mah,soalnya Angga takut ganggu
istirahatnya".
"sayang,kalo kita sakit terus teman kita nengokin pasti kita seneng banget itu malah menjadi dorongan buat dia agar semangat untuk sembuh apa lagi kalo di bawain sesuatu yang dia sukai"mamah tersenyum ke Angga sambil menaik naikkan alisnya yang indah itu.Anggapunn tidak menjawab cuman mengagukkan kepalanya.
"bener juga apa yang dikatakan mamah
nanti aku dijalan mampir beli bunga
__ADS_1
mawar putih duluah terus mampir kerumah sita buat supraisin dia,trimakasih ya mah atas nasihatnya emang cuman mamah seorang yang bisa ngertiin Angga"gumam Angga.
Kini muka yang tadinya di tekuk karna suram kini berubah menjadi cerah bagaikan matahari yang muncul dari gelapnya mendung dan mengeluarkan sinarnya untuk menyinari bumi.Anggapun selesai makan lalu berpamitan untuk berangkat kuliah.
"pah,mah,Tante,Angga berangkat kuliah dulu ya"?Anggapun berjabatan tangan dengan papa,dan tantenya dulu sambil mencium tangan mereka. Anggapun berlari menghampiri mamahnya yang sedang meletakan piring kotor kedapur.
"mah Angga berangkat kuliah dulu ya?"
Angga mencium mamah sambil mengucapkan sesuatu."Iloveyou mah"
"iloveyouto"balas mamah.
Anggapun mengambil kunci motornya lalu berangkat kuliah.Di pertengahan perjalanannya Angga menghentikan motor tepat didepan toko bunga yang terletak tidak jauh dari rumah sita.Angga membeli satu buket bunga mawar putih dan di selibkan sebuah kartu ucapan. Angga kembali melanjutkan perjalanannya ,lima belas menit telah berlalu Anggapun sampai di kediaman Pranowo.
tintong,tintong,tintong,suara bel yang memberi tahu penghuni rumah kalo ada tamu.bi Anipun keluar membukakan pintu.
"eh,mas Angga mau ketemu mba sita ya"?
"husttt, jangan kenceng kenceng nanti sita
denger, sitanya adakan bi"?jawab Angga
"ada mas,kebetulan belum berangkat kerumah sakit .kenapa harus bisik bisik mas?tanya Biani
"Aku mau kasih suprais buat sita".
"oh,ok mas aku panggilkan mba sita dulu "
"ok,trimakasih ya bi".
Bi Anipun mengagukkan kepalanya lalu meninggalkan Angga sendiri.
"mba di luar ada orang yang nyari mba
sita"kata bi Ani
"Sapa bi"?tanya sita
"engga tau mba, bibi baru liat orangnya"
"suruh masuk aja bi"sahut momy
"tidak mau masuk Bu katanya cuman mau ketemu mba sita sebentar aja"jawab bi Ani.
"sapa sih,bikin orang penasaran aja"Sitapun meminum segelas air putih lalu keluar untuk menemui orang yang mencari dirinya saat sita membuka pintu sita telah di kaget kan dengan kemunculan Angga.
"Suprais" kata angga sambil menyodorkan satu buket bunga.
"ha, dasar resek nyebelin"jawab sita sambil membuang mukanya pura pura kesal.
"tuan putri maafkanlah aku sebagai tanda permintaan maaf ku terima lah bunga ini".rayu Angga
"rayuanmu ngga mempan"jawab sita.
"aneh kamu ga kasihan sama aku pegel ni tanganku ayo ambil bunganya"pinta Angga memelas.
"sayang udah maafin aja kasihan tu pangerannya"sahut momy
"ya,ya ,ya ,di maafin tapi ini karna momy yang minta loh"jawab sita
"yes,di maafin"
semuapun tertawa bahagia melihat sita yang memaafkan Angga.
"nah ,gitu dong mba mau maafin mas Angga"?
"kamu juga harus di hukum bi karna kerjasama sama Angga untuk ngerjain aku"
"udah ,udah jangan pada berantem pagi pagi malu sama tetangga entar di kira berantem beneran".sahut papi .
"ayo ,nak Angga masuk kita sarapan yuk"ajak momy?
"trimakasih Tante,kebetulan Angga udah sarapan Angga langsung berangkat kuliah aja soalnya udah kesiangan ni"jawab Angga.
"ok ,kalo gitu hati hati ya"?
"berangkat dulu ya?,bye "Angga melambaikan tangannya.
"bye,hati hati ya?"jawab sita sambil membalas lambaian tangan Angga.
Sitapun masuk kerumah ,lalu menuju kekamarnya untuk ganti baju bersiap siap untuk cekap.setelah ganti saat mau mekup tanpa sengaja sita menyenggol bunga dari Angga yang iy Tarok di meja riasnya hingga jatuh dan akhirnya sita tau kalo ada suratnya.
"ih ,ada suratnya toh"gumam sita lalu diambil surat itu lalu di baca.Di situ tertulis ucapan agar sita sabar,dan tetep semangat.
Angga juga menulis puisi di kertas ucapan itu.
"Resek,ternyata kamu romantis juga."gumam sita.
Tanpa berfikir panjang Sitapun langsung menelpon Angga.Anggapun,menghentikan motornya karna hendvonnya berdering.
"halo"jawab Angga
"resek,trimakasih ya"?
"untuk apa berterimakasih"
"yang pertama untuk supportnya,yang
ke dua untuk bunganya,ketiga untuk
puisinya".
"ya sama sama,gwe tutup ya vonnya soalnya gwe
buru buru ni masuk awal soalnya"
"ok,gwe cuman mau ngomong itu doang kok hati hati ya bye"?
"ya bawel bye"jawab Angga lalu menutup telvonnya.
********
__ADS_1
Trimakasih buat yang udah support dan mau mampir di karyaku😁