
Setelah sampai dirumah Anggapun langsung meminum obatnya.
"Assalamualaikum"salam Angga sambil
membuka pintu .
"waalaikumsalam"jawab mamah .
"Sayang,kenapa mukamu merah
semua kaya gitu sampe bentol
bentol?"
"Angga abis makan udang mah".
"kamukan alergi udang sayang,kamu
tau itukan kenapa kamu masih makan
udang juga"!!teriak mamah sambil
menangis karena cemas.
"udah mah, jangan nangis Angga ga papa
kok , minum obat juga nanti sembuh"
jawab Angga.
"Sayang, janji sama mamah ya?lain kali
jangan makan udang lagi.Mamah
takut kamu kenapa kenapa?"
"Iya mah, Angga janji gak akan makan
udang lagi".
"Ayo, sekarang istirahat"
"iya, mah".
Anggapun setelah minum obat langsung tidur pulas .Sampai sampai tidak makan malam dan tidak sholat isya. Kring
kring, kring, kring, suara alarm berbunyi yang
memberi tahukan bahwa fajar telah tiba.Anggapun kaget lalu bangun.
"Astaqfirullah, ya Allah aku lupa belum
sholat isya , maafkan aku yaallah"
gumam Angga.
Anggapun bangun lalu mandi ,setelah mandi Angga mengambil air whudu untuk menjalankan sholat subuh. Setelah sholat Anggapun keluar untuk sarapan pagi bareng keluarga.
"Assalamualaikum mah, pah?"sapa
Angga.
"waalaikumsalam sayang" jawab papa.
"muka mu kenapa merah merah gitu?"
tanya papa.
"emmm,ini alergiku kambuh pah"jawab Angga
"pasti kamu makan udang ,udah tau alergi
kenapa kamu masih memakannya cari penyakit kamu!" teriak papa.
Anggapun diem menundukkan kepalanya karna merasa salah.
"sudah udah masih pagi gausah ribut
waktunya untuk sarapan"
"mah,kenapa semalam engga bangunin
Angga, Angga semalam gak sholat
isya karna ketiduran".
"mamah mana tau sayang ,kan biasanya
juga tanpa di suruh udah sholat ."
"iya, engga papa kan ga sengaja ninggalin
sholatnya Allah memaafkan "sahut papa.
Sarapan pun selesai Angga berpamitan untuk berangkat kuliah.
"pah ,mah, Tante,Angga berangkat
dulu ya? assalamualaikum".
"waalaikumsalam, hati hati sayang "
jawab mamah.
Angga mengambil kunci motornya lalu berangkat menuju kerumah Sita untuk menjemputnya.Tigapuluh lima menit telah berlalu Anggapun sampai di kediaman Pranowo .
"Ting tong, tingtong, tingtong, suara bel di pencet menandakan ada tamu. Bi Anipun langsung menuju keruang tamu untuk membukakan pintu namun di hentikan oleh Sita.
"biar aku aja bi, itu pasti resek".
"baik, mba".
Sitapun membukakan pintu ckrek, suara pintu di buka.
"Hay, resek" ? sapa Sita.
"halo, udah siap?" tanya Angga.
"udah dong" jawab sita sambil
tersenyum.
"lestgo , kita berangkat oh ya , lupa
pamitan dulu sama orang tua mu?"
"papy sama momy udah berangkat
kehotel , soalnya mau miting buat
acara ultanya hotel papy"
"oh ,gitu"
"ya"jawab Sita.
"tunggu dulu kenapa mukamu merah merah
gitu?"
"oh ini, mungkin karna kena sinar matahari"jawab Angga bohong.
"ini tu bukan karena sinar matahari ,tunggu
bentar ya?"
"kamu mau kemana?"
"ngambil sesuatu "
"ok"!!
Sitapun masuk kerumah untuk mengambil sesuatu. lima menit telah berlalu Sitapun keluar membawa sesuatu.
"kamu bawa apa"tanya Angga .
" ini namanya bedak "jawab sita
"terus buat apa kamu bawa bedak?"
"udah diem, gausah nanya mulu"
Sitapun menarik Angga lalu membedaki muka Angga.
"ih,mau ngapain kamu, jangan bilang
kamu mau mekup pin aku"?
"kalo iya emang kenapa" jawab sita
sambil tertawa.
"ngga aku gak mau,enak aja emangnya
aku badut apa"?
__ADS_1
Sitapun menarik baju Angga yang berusaha melarikan diri karna mengira Sita akan mekupin Angga .Yang membuat muka Angga dan Sita berhadapan sangat dekat, mungkin hanya satu senti saja jaraknya.
"waduh jantung ku , kenapa selalu
berdetak kencang , bila
berdekatan dengan mu aneh" gumam
Angga.
Sitapun merasakan hal yang sama saat berdekatan dengan Angga.
"kenapa jantung ku tidak bisa di
kondisikan di saat berdekatan
dengan resek. Gawat ni kalo resek
mendengarnya" gumam Sita.
Sitapun langsung melepaskan baju Angga. Lalu berpura pura membuka bedaknya.
"kenapa di lepaska Hem,baper ya,
ga tahan ya , liat ketampananku? "goda Angga sambil tersenyum
"aduh gawat, apa Angga mendengar
detak jantungku hingga berkata
seperti itu?" gumam Sita.
"engga biasa aja tuh, udah diem jangan
bawel nurut aja ini tu bedak buat
ngilangin mukamu yang merah merah
plus biar ga gatal".jawab sita ngeles.
Selesai membedaki Angga , Sitapun meletakkan bedaknya di atas meja lalu mengajak Angga berangkat.
"udah selesai, ayo berangkat" ajak sita.
"ayo" jawab Angga.
Anggapun memberikan helem kesita , sambil naik ke motor Sita telah memakai helemnya. Diperjalanan mereka bercanda ria , hingga tidak terasa tiga puluh menit telah berlalu merekapun sampai di kampus.
Disaat mau keperpustakaan Aril dan Vinapun melihat Angga dan Sita yang menuju ke perpustakaan sambil bercanda .
"Itukan , Angga sama Sita, kenapa mereka
bareng lagi , merelakan kemaren
berantem?"
"kok bisa sih mereka dekat lagi"!! teriak
Aril yang kesal melihat Angga dan sita dekat lagi sambil mengepalkan tangannya.
"tenang Ril, sekarang pake caraku,aku
udah ada ide pelan pasti berhasil"
"apa idemu?" tanya Aril .
Vina lalu membisikan rencananya ke telinga Aril.
"okke , aku setuju". jawab Aril.
Angga dan Sitapun masuk keperpustakaan mereka belajar bersama tiba tiba Angga kepingin minum , Anggapun berpamitan kesita untuk beli minuman.
"Aneh , aku kekantin dulu ya , mau beli
air minum kamu disini aja jangan kemana
mana ?"
"siap komandan" jawab Sita sambil bercanda.
Akhirnya Angga keluar untuk membeli makanan. Disitulah Aril dan Vina menjalankan rencananya. Vinapun menyuruh sala satu maha siswi untuk membohongi Sita.
"Hai Rin , aku ada tugas buat kamu ni aku
kasih tips?"
"okke , trimakasih tipsnya"
Rini pun masuk keperpustakaan untuk menyampaikan berita bohong yang diperintahkan Vina dan Aril.
"Sita, kamu di panggil Angga tu di
"kenapa gak kesini aja Angga kan dia
yang nyuruh aku nunggu disi"?
"ya aku ga tau aku cuman di suruh
Angga untuk menyampaikan kekamu"
jawab Rini.
"okke deh, trimakasih ya?"
Sitapun keluar dari perpustakaan menuju kebelakang perpus.Disebelah perpus adalah gudang tempat penyimpanan barang barang keperluan kuliah yang sudah tidak ke pakai.Aril dan Vinapun menelpon temannya yang sudah siap untuk membantu rencana Vina dan Aril.
"halo target sudah menuju ke lokasi"
"okke siap"jawab teman Aril.
Disaat Sita mau belok ke belakang perpus Sitapun ,di tarik teman Aril yang menunggunya ,lalu di masukkan ke gudang.
"eh apa apaan ni "?tanya sita.
Sitapun memberontak namun karna satu perempuan melawan dua laki laki Sitapun
tidak berhasil menyelamatkan diri.
Setelah di masukan ke gudang Sitapun di tinggal sendirian lalu pintu gudang di kunci dari luar.Sitapun menggedor gedor pintu gudang untuk minta tolong namun sia sia tidak ada yang mendengarnya.
dor,dor,dor,dor suara pintu gudang yang yang di pukul pukul.
Teman Aril pun menelpon untuk laporan kalo tugasnya udah selesai.
"ril,semua udah beres "
"okke,bagus waktunya rencana kedua"
Arilpun berpura pura lewat depan gudang untuk membebaskan Sita dari gudang. Sedangkan Sita masih berusaha untuk keluar dari gudang.
Dor,dor,dor,dor,. "tolong, tolong,tolong "teriak Sita.
Arilpun berpura pura mendekati gudang itu dan akhirnya Sita melihat Aril dan memanggilnya.
"Aril,ril,ril,tolong aku" !!teriak Sita.
"sita,kamu ga papa,kenapa kamu bisa
terkurung di gudang?"tanya Aril .
"Ada orang ,yang narik aku dari belakang
lalu mengurungku di sini".
"siapa orangnya?"
"aku tidak tau"!!!jawab sita.
"kamu minggir dulu aku mau dobrak pintunya!!!"
"okke"jawab sita.
Arilpun memberi kode ketemuannya disaat Aril sudah berhasil membuka pintunya agar Aril di dorong kedalam lalu di kunci dari luar.
"Akhirnya bisa di buka here,trimakasih
Ril "!!!! teriak sita
Tiba tiba saja Aril jatuh tersungkur ke dalam karna ada yang mendorongnya.Der,suara pintu di banting untuk di tutup dari luar dan di kunci kembali.
"stop, jangan tutup pintunya!!!!!"teriak sita.
"Aril,maafin aku "?
"kenapa minta maaf" tanya Aril pura pura bloon.
"ya , karna nolongin aku kamu ikut terkunci
di sini"?
"udah gak usah minta maaf aku suka kok terkunci disini selamanya juga gak papa asal bareng kamu"
"apa"?
"becanda sit" jawab Aril .
__ADS_1
Dua jampun berlalu Sita dan Aril masih dikunci di gudang.Sedangkan Angga ke bingungan mencari Sita yang tak kunjung ketemu karna saat dia kembali keperpus Sita sudah tidak ada.
"Apakah ini saatnya untuk mengukapkan
perasaanku mumpung sita lagi panik"
gumam Aril .
"Sita tenanglah nanti juga kita bisa keluar"
kata Aril yang pura pura menenangkan Sita.
"gimana aku bisa tenang kita terkurung di sini
hampir dua jam loh till"!!!! teriak Sita.
"iya aku tau , kan kita udah berusaha tapi belum berhasilkan"?
Akhirnya Sitapun menyerah dan tenang, mulai pasrah menunggu orang lewat untuk membebaskannya.Setelah tenang Aril pun mengukapkan perasaannya ke Sita
"sit,boleh aku berkata sesuatu?" tanya Aril.
"mau nanya apa ,ngomong aja?"jawab sita.
"sit,sebenarnya...."
"ya,sebenernya kenapa?"
"dari pertama kali kita bertemu aku tu sudah
jatuh cinta sama kamu,aku tu suka sama kamu maukah kau menjadi pacarku"?
"emmm, maaf ya ril aku tidak bisa menerima
cintamu , karna aku mau fokus kuliah ga mau pacaran kita berteman saja ya?"
Sedangkan diluar ada teman Aril yang menjaga.Anggapun tanpa sengaja melihat ke arah gudang dan melihat orang di depan gudang dan sangat mencurigakan sekali gerak geriknya.Anggapun menghampiri orang itu namun sebelum Angga sampai di depan gudang orang itu lari karna melihat kedatangan Angga.
"Hay ,kalian berenti jangan lari!!!!" teriak Angga.
Suara Anggapun terdengar oleh Sita dan disaat Sita mau teriak memanggil Angga Aril telah membungkam mulut Sita dari belakang.
"Aril, kenapa kau membungkam ku
itu Angga kita bisa minta tolong
padanya."
"oh ,jangan jangan ini alasan kamu
menolak citaku karna kamu mencintai
Angga songong itukan!!!!" teriak Aril.
plak, Sitapun menamparar Aril.
"jangan pernah kau jelek jelekan
Angga di depanku"
"jadi benar dugaan ku, kau
menolak aku Karna Angga ,apa
yang kau harabkan dari
seorang Angga kekampus saja
naik motor.Atau karna Angga
ganteng.Bahkan aku lebih dari
dia!!!!!!!!"teriak Aril.
"jelas aku milih Angga karna Angga
lebih dari segala galaunya dari kamu
dan satu lagi dia tidak sombong
seperti kamu!!!!" jawab sita ketus.
Arilpun kesal mendengar perkataan Sita yang membuatnya marah, dan membuat Aril
tidak bisa mengendalikan dirinya Arilpun menarik tangan sita dengan erat lalu mencium Sita.membuat sita ketakutan dan menangis histeris . Hingga tangisannya itu terdengar dari luar. Angga yang mau berlari mengejar orang suruhan Arilpun tidak jadi karna mendengar tangisan dari dalam gudang.
"loh itu kok kaya suara aneh nangis
ya ?" gumam Angga.
Anggapun mendekati gudang "ya itu suara aneh" gumam Angga.
"aneh, aneh aneh,apa kah itu kau"!!!!
dor, dor,dor suara pintu di gedor dari luar.
namun tidak ada jawaban.
"itu suara resek, tapi aku takut mau teriak, resek, iya aku disini tolongin aku"gumam sita
Anggapun berlari mencari penjaga kampus untuk meminta kunci cadangan .Dari situ lah Aril menggunakan kesempatan itu untuk kabur dan tetap mengurung sita di gudang.
"awas kau kalo sampai ngadu ke Angga
apa lagi ke dekan aku bakal bikin perhitungan"ancam Aril .
Arilpun langsung kabur .Disaat Angga menuju ke gudang Arilpun menabrak Angga.,dengan prilakunya yang sombong itu tanpa merasa bersalah Arilpun pergi meninggalkan Angga .Anggapun melanjutkan perjalanannya.
Setelah sampai di gudang lalu Angga membuka pintu gudang betapa kagetnya Angga ternyata benar kata hatinya kalo sita di kurung di gudang.
"Aneh ,kau tidak papa?" tanya Angga.
Namun Sita tak menjawab malah langsung berlari memeluk Angga sambil menangis terisak. Anggapun mengajak sita keperpustakaan ,Angga memberikan air minum yang agga beli tadi namun sita tak menerimanya sambil menangis Sitapun menangis sambil memukuli pipinya .
"stop aneh, kenapa kau memukuli dirimu
sendiri"!
namun sita tetap memukuli pipinya.Lalu Angga memegang kedua tangan sita
"stop, kenapa kamu, aneh tatap mataku ayo
katakan kenapa kau mukulin dirimu sendiri dan siapa yang ngiring kamu"!
Akhirnya Sitapun menatap mata Angga dan mengatakan semua.
"aku jijik sama diriku sendiri resek"jawab
Sita sambil menangis.
"ya, jijik kenapa"?tanya Angga yang bingung
"tadi didalam gudang Aril telah mencium pipiku "jawab sita .
"jadi, Aril yang ngelakuin ini semua?"
"iya"
"kurang ajar kamu Ril katanya kamu mencintai Sita tapi kenapa kau membuat
dia menangis"gumam Angga sambil mengepalkan tangannya erat erat karna marah .
Anggapun merogo saku celananya untuk mengambil sapu tangan miliknya untuk sita.
"Sebelah mana yang dicium Aril"?
"kanan"
Anggapun mengusap pipi Sita dengan Sapu tangannya.
"Aneh kenapa dadaku sesak sekali
melihat kau menangis, aku harus bikin perhitungan sama Aril" gumam Angga.
"udah jangan nangis lagi kan yang di cium
Aril udah aku hapus pake air matamu
dan sapu tanganku"kata Angga sambil
menghapus air mata sita.
"trimakasih resek" jawab sita sambil memeluk Angga.
Waktunya pulang Anggapun menunggu Aril di parkiran dan setelah sepuluh menit menunggu Arilpun datang juga. Dan disaat Aril mau masuk ke mobil bersama Vina Anggapun menarik Aril keluar. lalu menonjok Aril .
plak ,plak.
"apa apaan ni kenapa kau mukul aku"!!!
"itu buat balasan karna kamu membuat sita menangis, dan satunya buat pengecut seperti kamu beraninya sama perempuan!!!!".
"Apa pengecut katamu,kau pikir aku takut sama kamu"!!
"buktikan kalo kau bukan pengecut ,plak "Aril kena tonjok lagi.
__ADS_1
Dan disaat Aril dan Angga akan saling menonjok Sitapu melerainya
"stob!!!!" teriak Sita.