
Angga dan Sita mencari Vina dari ujung ke ujung namun belum juga ketemu. Anggapun menanyakan ke salah satu mahasiswi yang lewat di depannya.
"Maaf mba, liat Vina engga ya?"
"Vina , tadi pas aku kekamar mandi
sih dia ada disana "
"Oh, trimakasih ya mba?"
"ya".
"Aneh, ayo ikut aku".
"kemana?"
"ya nyamperin Vina lah emang mau
kemana lagi kan aku mau minta
penjelasan"
"Ha, kamu mau masuk ke kamar mandi
cewe ? kamu gila ya?"
"Ya enggalah, maksud aku kita kearah
kamar mandi kita tungguin dia di luar
paham piktor !!"
"ya kali aja kamu mau masuk buat
ngeliat calon tunangan wk wk wk"
"Hadeh ngga usah mulai deh, nanti
nangis lagi emm dasar cengeng"
Anggapun berlari , Sita mengejar Angga karna dikatain cengeng .
"Resek.., jangan lari kamu dasar
cemeennn beraninya kabur!!!"
Disaat Angga mau belok kearah kamar mandi tiba Vina muncul dihadapannya yang membuat mereka tabrakan. Anggapun menangkan tubuh Vina yang hampir jatuh.
Vinapun menikmati momen langka itu dia memegang erat lengan tangan Angga erat erat seolah olah tak mau melepaskannya . Sedangkan Sita merasa cemburu melihat Angga memeluk Vina dia menatap Angga dalam dalam.
"kenapa Angga menatap Vina begitu
dalam apa Angga mulai baper?" gumam Sita.
Sitapun berjalan mendekati Angga dan Vina . Angga pun sadar langsung melepaskan tangannya yang membuat Vina jatuh kelantai.
bruk , suara Vina yang jatuh duduk diantara.
"aou, kenapa kamu lepasin tanganmu
jadi jatuhkan sakit tau?"
"Bodoamat, sekarang aku mau nanya
sama kamu?"
"kamu jadi cowok ngeselin banget ya?
mau nanya apaan sih?"
"Apa yang kamu katakan ke Sita tadi?"
"wah , ternyata cewe nyebelin ini ngadu
sama Angga ? gumam para sahabat
Vina .
"Bantuin aku berdiri dulu baru aku
jawab pertanyaanmu?"
"Ih, ogah banget , kamu kan bisa
berdiri sendiri gak usah manja deh !!!"
"Resek udah bantuin dia berdiri
kan kamu yang nabrak dia?" sahut Sita.
"Ih, males banget aku , tanganku nanti kotor"
"segitu bencinya kamu keaku sampai ngga
mau bantuin aku berdiri?"
"Vin , udah deh ngga usah drama engga usah
sok sok an teraniaya, aku tu bukannya benci
sama kamu tapi aku tu gak suka sama kelakuanmu?"
"emangnya apa yang aku lakuin sampe kamu
engga suka sama aku?"
"Ngapain coba kamu ngomong ngomong kalo kita akan tunangan , pake ngancam Sita buat
jahuin aku segala!! kamu denger ya Vin ngga ada yang bisa mutusin persahabatan ku sama Sita terus yang kedua kata siapa kalo kita bakal tunangan?"
"Angga , emang kita bentar lagi kita mau
tunangan orang tua kita sudah sepakat".
"Itu cuman kamu dan orang tua tapi tidak
dengan diriku , aku peringatan jangan pernah
ganggu Sita lagi camkan itu!!".
__ADS_1
"Ayo aneh kita pergi dari sini"
Anggapun menarik tangan Sita pergi meninggalkan Vina .
"okke, Angga kamu bisa menolak aku
tapi kamu tidak bisa menolak perintah
papahmu, kita liat aja siapa yang bakal
menang aku atau kamu" gumam Vina .
"Resek, hari ini Tomi berangkat ngga?"
"kenapa nanyain Tomi ?"
"Emm, aku ada sesuatu yang ingin aku
tanyain kedia".
"Soal apa ? "
"Kepo" jawab Sita sambil tersenyum.
"Okke, ngga papa kalo gak mau kasih
tau" jawab Angga sambil cemberut.
"kamu ada nomer telvonnya Tomi kan
bagi dong?"
"Engga , aku gak punya nomernya Tomi"
"katanya mau tau , yang mau aku tanyain
ke tomi? ayo telvon dia".
"kan aku udah jawab aku gak punya
nomernya dia".
"Ternyata Angga kalo lagi ngambek
ngegemesin banget " gumam Sita.
"Cie, cie kayanya ada yang cemburu nih?"
"Aku cemburu? Sori ya ,ngga ada kata cemburu di kamusku"
"Masya sih? udah ngga usah ngambek, aku
tu cuman mau nanyain nomer telvonnya
omnya Tomi ".
"kenapa ngga ngomong dari tadi kalo ngomong kan langsung aku kasih nomernya
omnya Tomi , tapi kenapa kamu minta nomer
omnya Tomi ?"
"Ngga tau kenapa akhir akhir ini aku tu
juga bingung aku ngga bisa menyampaikan
keorang. kamu tau ngga pas kita dengerin ceramah pas papanya Tomi ? ngga terasa
keringat dinginku keluar terus seluruh tubuhku bergetar anehkan?"
"Eemm, yaudah ni aku share nomernya"
"okke , trimakasih resek".
"iya".
Sitapun langsung menghubungi omnya Tomi , namun sayang sekali telvonnya tidak diangkat oleh omnya Tomi .
"Tidak diangkat resek".
"coba telvon sekali lagi".
Sitapun mencoba menelvon lagi , tut, tut, Tut,
suara telvon yang tersambung.
"sama tidak diangkat".
"Emm, mungkin lagi sibuk beliou,
gimana kalo kita kerumah Tomi ,
kita nengokin dia terus minta tolong
kedia untuk menelvon ya?"
"Wah ide bagus itu, ayo kita kesana "
"lessttgo".
Angga dan Sitapun langsung berangkat kerumah Tomi . Lima belas menit telah berlalu Angga dan Sita sampai dirumah Tomi . Tingtong , tingtong ,tingtong, suara bel rumah yang berbunyi memberi tahukan pemilik rumah kalo ada tamu. Tomi yang sedang duduk nonton televisi pun langsung membukakan pintu . Cekrek, suara pintu dibuka.
"Angga, Sita , ternyata kalian. Ayo masuk".
"Trimakasih" jawab Sita.
"Hai bro, gimana keadaanmu?" sahut Angga
sambil memeluk sahabatnya.
__ADS_1
"Alhamdulilah baik , tapi aku belum
bisa masuk kuliah".
"ya gak papa aku ngerti kok" jawab Angga .
"Oh ya, Tomi, selain buat nengokin kamu , kedatangan kami kesini tu, karna aku mau
minta bantuanmu?"
"Bantuan? "
"iya".
"katakan apa yang bisa aku bantu?"
"Tolong telvon Ommu yang kemaren ceramah
disini, tadi aku udah berusaha menghubunginya tapi tidak dijawab".
"Oh, baru saja omku berangkat menuju bandara mau pulang ke Bangka , mungkin
beliou sudah terbang jadi ngga bisa angkat
telvon".
"Jadi, kemaren Ommu masih disini belum
pulang? kenapa kamu ngga cerita"?.
"Mana aku tau kalo kamu kepingin ketemu
sama omku . Tapi tenang saja omku pulang ke Bangka cuman tiga hari saja karna ada ke
pentingan abis itu balik lagi kesini".
"Besok kalo udah datang kesini kasih
tau aku ya?"
"Okke"
Ini adalah kehenda dari Allah, om dari Tomi tidak jadi pulang ke Bangka karna penerbangannya ditunda sampai besok. Disaat Tomi, Angga , dan Sita, sedang asyik bercanda tiba tiba bel rumah berbunyi.
"Tom , ada tamu tu"?.
"iya sapa ya? aku buka pintu dulu ya"?
"okke".
Cekrek suara pintu dibuka.
"Assalamualaikum?"
"waalaikumsalam, loh om kok
balik lagi kenapa?"
"penerbangannya di tunda sampai besok
pagi".
"oh".
Tomi pun masuk kerumah sambil membawakan koper omnya. Setelah sampai diruang keluarga Tomi pun memperkanalkan temannya.
"Oh, ternyata ada tamu?"
"Iya, kenalin om ini teman teman
Tomi ?"
"Assalamualaikum ustad , saya Angga
dan ini teman saya Sita".
"waalaikumsalam, jangan panggil saya ustad karna saya bukan ustad panggil saja
seperti Tomi panggil saya" jawab omnya Tomi sambil tersenyum .
"Oh ya , om sebenernya teman saya kesini
ingin bertemu sama om . Sita ini kepingin
ngobrol sama om , tapi pas dia kesini om udah berangkat ke bandara."
"Iya om, alhamdulilah om tidak jadi pulang ke
Bangka jadi kita bisa ketemu" sahut Angga .
"Inilah yang namanya takdir, Allah telah mengijinkan kita untuk bertemu".
"Om ada yang ingin saya tanyakan ke om"?
"Silakan, apa yang mau kau tanyakan?"
Sitapun langsung mengatakan semua yang telah iya alami selama ini dan menanyakan kenapa semua itu terjadi pada dirinya. Setelah mendengarkan semua pertanyaan dari Sita , omnya Tomi telah menjawabnya dan menjelaskan semuanya bahwa itulah hidayah dari Allah untuknya. Setelah mendengarkan penjelasan dari omnya Tomi , ternyata Sita masih bimbang karna hati dan pikirannya tidak klop. Hati Sita berkata iya benar yang dikatan omnya Tomi tapi pikirannya berkata kalo itu tidak di masuk akal. Akhirnya Sita mengajukan sebuah pertanyaan lagi untuk yang terakhir kalinya.
"katanya tidak boleh menyembah benda
buatan manusia seperti berhala (patung)? tapi kenapa umat Islam menyembah Ka'bah?" tanya Sita.
" Ka'bah adalah kiblat arah umat Islam ketika mereka sholat. Perlu dicatat walaupun kaum muslim mengarah ke ka'bah ketika mereka sholat mereka tidak menyembah Ka'bah mereka hanya menyembah Allah SWT, mereka bersujud hanya kepada Allah. Dan ingat pada zaman nabi, seseorang boleh mengumandangkan adzan diatas Ka'bah.
__ADS_1
Sekarang aku mau tanya, penyembahan mana yang boleh berdiri diatassesembahannya?".
Sitapun tak menjawab pertanyaan dari omnya Tomi , Sitapun terdiam seribu bahasa.