Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"Supraeis Untuk Sita"


__ADS_3

Adzan subuh telah dikumandangkan membangunkan seluruh umat muslim untuk mengerjakan Sholat subuh. Anggapun langsung berwudhu , lalu berangkat kemasjid untuk sholat berjamaah.


"Mah , ayo kita jamaah di masjid" ajak Angga.


"Maaf sayang, mamah sholat dirumah aja


bareng papah soalnya nanti papa jam


sembilan mau berangkat ke luar kota lagi


mamah harus mempersiapkan kebutuhan


papah".


"Yaudah kalo gitu, Angga berangkat


ke masjid ya mah assalamualaikum?"


"Waalaikumsalam".


Anggapun langsung berangkat ke masjid sendiri. Setelah sampai di masjid Angga pun langsung masuk lalu sholat karna imamnya sudah datang. Dua puluh menit telah berlalu Angga yang sudah selesai sholat jamaah pun


langsung pulang.


"Assalamualaikum?"


"Waalaikum salam sayang" jawab papah


yang sedang membaca koran.


"Pah, jadi papah mau keluar kota


lagi?"


"Iya sayang"


"Kan papah baru pulang dua hari


yang lalu loh, masak udah mau


berangkat lagi sih?"


"Sayang , cabang perusahaan papah yang


di Palembang ini kan baru di rilis sayang


jadi masih butuh pengawasan papah".


"Kenapa ngga Tante Mila aja sih pah, kan


Tante Mila ngga ada kerjaan jadi biar Tante


aja yang ngurus pah jadi papah engga cape bolak balik?"


"Iya, kamu memang benar, tapi nanti kalo


perusahaannya udah berkembang."


saat sedang asyik ngobrol ponsel Angga tiba tiba berdering, Angga pun langsung merogo saku celananya untuk mengambil hendvonnya lalu melihatnya.


"Hem, Sita tumben pagi pagi udah


telvon ada apa ya"? gumam Angga .


"Kenapa engga diangkat telvonnya?"


"Telvon ngga penting pah"


"Oh".


"Angga kekamar dulu ya pah"?


"Iya".


Anggapun langsung masuk kekamarnya lalu mengunci pintu kamarnya.


Setelah meletakkan sajadahnya Anggapun langsung membanting tubuhnya ke kasur,


lalu menelvon Sita balik. Tut, tut, Tut, suara telvon tersambung.Sitapun langsung menjawab telvonnya.


"Hallo"


"Hai sayang, maaf tadi aku ngga angkat


telvonnya"


"Iya ngga papa, kan kamu udah von balik".


"Hemm, kenapa telvon, kangen ya?" goda Angga .


"Ih, ke geeran banget siapa juga yang kangen"


"Terus kenapa pagi pagi telvon"


"Nanti malam , Papi mau ngadain pesta ultaku

__ADS_1


nah aku tu mau ngundang kedua orang tuamu nanti kamu jemput aku ya aku mau kerumahmu?"


"Okke, jam berapa aku jemput ya?"


"Jam sembilan"


"Okke"


"Trimakasih sayang iloveyou"


"loveyou to"


Setelah telvon , Anggapun langsung ganti pakaian lalu keluar untuk sarapan bareng keluarga .


"Assalamualaikum pah, mah, Tante?"


"Waalaikumsalam, tumben hari libur jam


segini udah rapih mau kemana sih kamu


sayang?"


"Angga mau jemput Sita mah, katanya dia


kepingin ketemu mamah "


"Oh , yaudah suruh datang aja mamah


tunggu".


"Iya, mumpung papah belum berangkat"


sahut papah Prawita.


"Emangnya mau ngapain dia kesini" sahut Tante Mila .


"Kepingin main aja Tante "


"Emm aku telvon Vina ah, suruh kesini juga" gumam Tante Mila .


Sepuluh menit kemudian semua telah selesai sarapan Tante Mila pun langsung masuk kekamar untuk menelvon Vina untuk datang kerumah. Tut, tut, tut, suara telvon tersambung . Namun telvon Tante Mila tidak di angkat. Tante Mila pun mengulangi lagi sampai tiga kali namun tetap tidak di angkat oleh Vina . Akhirnya Tante Mila menelvon sahabatnya yaitu ibu nya Vina .


"Hallo"


"Hai besti apa kabar?"


"Alhamdulilah baik, ada apa pagi pagi von?"


"Vina di mana sih aku telvon berkali kali


kok ngga diangkat?"


ngga denger ponselnya bunyi, emang


ada apa? ada yang pentingkah ? biar nanti


aku sampein kedia".


"Begini besti, Vina masih menginginkan Angga untuk bersamanya kan ? terus kamu juga masih menginginkan kita jadi besankan?"


"Iya dong, emang kenapa?"


"Nah, hari ini si cewe kampungan itu


mau kerumah mau ketemu abangku


jadi aku harap Vina juga datang kemari


buat nyari perhatiannya abangku "


"Emm, emang mau ngapain cewe kampungan


itu kesana ?"


"Aku tidak tau dan tidak mau tau, yang penting Vina datang kemari usaha buat dapetin hati abangku masa Vina kalah


sama cewe kampungan itu".


"Okke deh , nanti aku kesana ".


"Okke , besti aku tunggu, yaudah dulu ya


bye"?


"Bye".


Setelah telvonnya mati Nita pun langsung berjalan menuju kekamar Vina , untuk membangunkan anak kesayangannya .


Tok, tok, tok, suara pintu kamar di ketuk namun Vinapun tak memperdulikannya karna yang dia pikirkan hari libur kuliah adalah hari untuk iya istirahat full.


Ibu Nita pun mulai kesal karna putrinya tak kunjung bangun. Ibu Nita pun menggedor pintu kamar anaknya sambil memanggil namanya.


" Dor, dor, dor, Vina, Vin!!! " namun Vina


tetep tidak memperdulikan.

__ADS_1


Ibu Nita pun mulai cemas, takut terjadi sesuatu pada putri kesayangannya.


Ibu Nitapun langsung lari kekamarnya untuk mengambil kunci duplikat pintu kamar anaknya. Setelah mengambil kunci duplikat pintu kamar Vina ibu Nita langsung membukanya cekrek suara pintu di buka Nita pun langsung berlari menghampiri putrinya.


"Vina, Vin, sayang, kamu engga papakan


nak?" teriak ibu Nita sambil menggoyang


goyangkan tubuh anaknya.


"Ada apa Bu? orang Vina gak kenapa


kenapa kok" jawab Vina sambil membuka


selimutnya.


"Astaga Vina!!! jadi kamu gak papa


kenapa ibu panggil gak di jawab?


sampe ibu gedor gedor pintunya


kenapa ngga di respon !!!!" teriak ibu Nita


kesal.


"Lagian ibu ngapain sih bangunin aku pagi


banget ini kan hari libur Bu , waktunya


Vina istirahat tanpa harus di ganggu".


"Apa pagi katamu , liat jamnya udah jam delapan Vin "


"Baru juga jam delapan Bu".


"Gimana mau bisa dapetin Angga kamu aja


males kaya gini, gimana ngga kalah saing


jam segini kamu masih diatas kasur sedangkan sainganmu udah main kerumah Angga".


"What, Sita kerumah Angga pagi pagi gini


mau ngapain dia? terus ibu tau dari mana?" jawab Vina yang langsun bangun dari tempat tidur.


"Ibu ngga tau mau ngapain dia kesana, tadi Tante Mila telvon katanya kita harus kesana


kamu harus bisa mengambil hati papahnya Angga jangan mau kalah sama cewe kampung itu."


"Okke Bu, Vina mandi dulu ya?"


"Okke, ibu tunggu di bawah".


Vinapun langsung lompat dari tempat tidur lalu lari masuk kekamar mandi. Sedangkan ibu Nita menunggu di ruang makan. Lima belas menit kemudian vinapun keluar dari kamar , lalu menghampiri ibunya untuk menanyakan penampilannya.


"Ibu, gimana penampilanku?"


"perfek, anak ibu tu paling cantik"


"Ayo Bu , berangkat"


"Lestgo".


Vina dan ibunya langsung berangkat kerumah Angga. Di perjalanan Vina menanyakan pada ibunya mau beliin makanan buat keluarga Angga .


"Bu, kita beli makanan dulu yuk


buat calon mertua ku?"


"Udah engga usah ibu udah siapin semuanya"


"Emm, trimakasih bu, ibu emang paling


thebest".


Dia puluh menit kemudian Vina dan ibunya pun sampai di rumah BP Prawita. Vinapun memencet bel rumah Angga . Assalamualaikum suara bel berbunyi memberitahukan bahwa ada tamu.


"Pah, mungkin itu Angga sama Sita ayo


kita keluar temui dia pah"


"Ya , ayo "


BP Prawita dan istrinya pun keluar menuju keruang tamu untuk membukakan pintu.


Cekrek suara pintu dibuka, alangkah terkejutnya mamah Rani ternyata yang datang Vina dan ibunya .


"Assalamualaikum, Om, Tante, selamat


pagi?"


"Waalaikumsalam , pagi nak Vina "


"Mau ketemu sama Mila ya?" sahut mamah Rani .

__ADS_1


"Ayo masuk , ngobrolnya di dalem aja jangan


di depan pintu" sambung papa Prawita .


__ADS_2