Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati
"Makan Bersama "


__ADS_3

Angga dan mamah Rani pun sampai di rumah . Angga dan mamah Rani masuk kerumah , beristirahat sejenak lalu menjalankan sholat Dzuhur . Setelah sholat Angga berpamitan untuk menjemput Sita.


"Mah, Angga jemput Sita dulu ya? kita


nanti ketemu di les toran aja ya ?"


"Iya, hati hati di jalan"


"Ya mah, assalamualaikum ?"


"Waalaikumsalam"


Anggapun langsung mengeluarkan mobilnya dari garasi . Mang Udin melihat Angga mengeluarkan mobil dia langsung berlari menghampiri Angga .


"Mas, mau kemana biar mamang aja yang


nganterin?"


"Engga usah mang, aku mau jemput


temanku mang Udin nanti anterin


mamah aja jemput papah".


"Siap mas" jawab mang Udin lalu membuka pintu gerbang.


Angga mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi. Dua puluh menit kemudian Angga sampai di kampusnya , Angga memarkirkan mobilnya . Angga sengaja tidak turun dari mobil atau menghubungi Sita karna ingin memberikan supraeis. Setelah lima belas menit menunggu didalam mobil akhirnya Sita keluar bersama Niko yang sedang berjalan menuju parkiran ternyata Sita melihat mobil Angga. Angga pun langsung keluar dari mobilnya.


"Loh ,itukan mobilnya resek , apa iya dia


ada di sini? diakan tadi ngomong mau


ke rumah sakit " gumam Sita.


Disaat Sita mau mendekati mobil Angga Niko telah memanggilnya .


"Sita !! ayo masuk ngapain kamu di situ?"


"Em, iya sebentar" jawab Sita


Sitapun langsung balik arah berjalan menuju ke mobil Niko . saat berjalan menuju mobil Niko Anggapun keluar dari mobilnya lalu memanggilnya, Sitapun menghentikan langkahnya lalu menoleh kearah sumber suara yang memanggil nama sayangnya.


"Aneh!!"


"Resek , kamu disini ?" jawab Sita lalu


menghampiri Angga .


"Iya , aku kesini buat ngasih supraeis


ke kamu gimana terkejut ngga ?"


"Em biasa aja, ngapain kamu kesini


bukannya tadi kamu ngomong nya


mau kerumah sakit ?"


"Iya, tadi abis pulang dari rumah sakit


papa telvon ngajakin makan malam


di luar terus aku di suruh ngajak


kamu".


"Em, emangnya ada apa suruh ngajak


aku ?".


"Kangen kali sama calon


menantunya".


"Masya sih neik "


Angga dan Sita pun tertawa bersama , sedangkan Niko yang melihat kebahagiaan Angga dan Sita merasa cemburu . Niko meremas tangan nya sendiri . Angga dan Sita pun berjalan menuju ke mobil Niko untuk berpamitan , sedangkan Niko yang melihat Angga dan Sita menghampirinya Niko berusaha menenangkan dirinya lalu membuka pintu mobil untu menyambut Sita dan Angga sambil tersenyum.


"Angga , kamu ngapain kamu kesini ?


gimana keadaanmu ?"


"Alhamdulilah , udah mendingan, aku


kesini mau jemput Sita ada acara"


"Oh, iya silakan"


"Trimakasih ya bro udah jagain Sita selama


aku sakit " ucap Angga sambil


mengulurkan tangannya.


"Tidak masalah bro Sita kan juga


temanku " jawab Niko lalu berjabat


tangan dengan Angga .


"Kita duluan ya Nik bye" sahut Sita.


"Iya bye".


Sita dan Angga pun meninggalkan Niko lalu berjalan menuju mobil . Sedangkan Vina yang sejak tadi memperhatikan dari kejauhan lalu menghampiri Niko yang di tinggal Sita. Vina mendekati Niko lalu mengejeknya.


"Hehe, hehe, sepertinya ada yang


kebakaran hatinya ni , gimana rasanya


melihat orang yang di cintai berjalan


dengan laki laki lain ? sakitnya ku di

__ADS_1


sini melihat kau dengan nya, udah lah


Niko terima aja tawaranku . Aku yakin


kalo kita kerjasama aku yakin kita


akan mendapatkan apa yang kita


inginkan ".


"Masya , sayangnya aku sama sekali


tidak tertarik dengan tawaranmu, aku


tidak butuh permainan kotor dari mu


untuk mendapatkan Sita " jawab Niko


lalu masuk mobil.


"Sial lagi lagi aku gagal buat


mempengaruhi Niko " gumam


Vina .


Dua puluh menit telah berlalu Angga dan Sita telah sampai dirumah . Angga turun lebih dulu membukakan pintu mobil untuk Sita .


"Silakan tuan putri"


"Trimakasih "


"Kamu mau ikut masuk atau nunggu


di teras ?"


"Em aku , masuk aja deh calon mertua


ada kan ?"


"Em , engga mereka masih di Bali


sebenarnya mau pulang kemaren


tapi ada halangan jadi ya gak jadi


pulang".


"Yaudah aku gak jadi masuk , nunggu


di sini aja , kalo aku masuk aku pasti


bengong kaya sapi ompong ,


nungguin kamu ganti ".


"Yaudah terserah kamulah , aku


"Oke ".


Sita masuk kedalam untuk ganti pakaian sedangkan Angga menunggu di teras sendirian. Sepuluh menit kemudian Sitapun keluar sudah siap untuk berangkat. Sedangkan Angga mematung karna terpesona melihat kecantikan Sita .


"Masya Allah cantik banget seperti


ini Sita apa bukan sih ?" gumam Angga .


"Resek , gimana penampilanku?" tanya Sita.


Namun Angga tak menjawabnya karna tidak mendengar suara Sita . Sita pun mengulangi ucapannya lagi dengan suara agak lantang yang membuat Angga kembali tersadar.


"Resek !! gimana penampilanku !!"


"Biasa aja kali nanyanya engga usah


teriak gitu sakit tau telingaku"


"Aku tuh udah nanya kamu tiga kali loh,


tapi kamu tidak dengar jadi aku ngomongnya aku tinggikan nada suaraku


kenapa bengong terpesona ya em, em" goda


Sita sambil memainkan alis matanya keatas kebawah.


"Iya, Masya Allah hari ini kamu cantik banget".


"Em , trimakasih " jawab Sita.


"Ayo berangkat " ajak Angga.


"Ya"


Saat Angga mau mengemudikan mobilnya tiba tiba hendvonnya berdering Angga langsung mengakat nya.


"Halo , assalamualaikum ?"


"Waalaikumsalam mah".


"Kamu di mana sayang ? ni mamah


sama papah udah ada di les toran


nungguin kamu "


"Ini Angga lagi di jalan mah , sepuluh menit lagi Angga nyampe kok "


"Ok, mamah dan papah tungguin "


"Assalamualaikum"?


"Waalaikumsalam " jawab mamah Rani .


"Ada apa ?" tanya Sita.

__ADS_1


"Mamah ngasih tau kalo papah nungguin


kita "


"Oh".


Sepuluh menit telah berlalu Angga dan Sitapun sampai di les toran yang di pilih oleh papah Prawita untuk makan malam bersama. Angga pun masuk , diikuti Sita dari belakang .


Mamah Rani yang melihat Angga dan Sitapun langsung melambaikan tangannya. Angga dan Sita menghampiri mamah dan papah. Sitapun mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan orang tua Angga .


"Masya Allah cantik sekali kamu nak Sita"



"Iya dong menantu siapa dulu ?" sahut


papah Prawita.


Sitapun tersipu malu , pipinya memerah mendengar kata menantu dari papah Prawita .


"Maaf , om , tante , Sita terlambat pasti


udah lama ya nunggunya "



"Oh engga , om baru datang kok , oh ya


kalian mau makan apa ?" tanya papah


Prawita.



"Kita ngikut papah aja deh " jawab Angga .


papah Prawita pun memanggil pelayan.


"Mba aku mau pesan sambal ayam


kecombrang 4, terus minumnya


jus jeruk dua, sama cove 2"



"Mohon di tunggu ya BP?"


Lima menit kemudian makanan pun sudah siap , papah Prawita mempersilakan untuk makan. Ketika sedang menyantap makanan di pertengahan papah Prawita memberi tahukan supraeis nya yaitu akan melamar Sita untuk putranya.


"Sita om mau nanya orang tua mu udah


pulang belum ? denger denger orang


tua mu ke Bali ya ?"



"Iya , mereka pulangnya besok om,


sebenarnya mau pulang kemaren


tapi ada halangan jadi di undur ".



"Oh, tolong sampaikan ke orang tua mu


om kepingin ketemu, kapan kira kira


bisa ketemu ".



"Emangnya kenapa om mau ketemu


orang tua saya ?"



"Ya buat ngomongin hubungan kalian lah


om mau melamar kamu buat Angga ".



Angga pun kaget mendengar ucapan papah nya hingga tersedak .


"gem , gem, apa pah melamar Sita ? " sahut Angga .


"Makannya pelan pelan sayang , sampai tersedak gitu ayo minum " sahut mamah Rani .


"Iya , kenapa emang toh kalian saling mencintai kan? kalian sudah lama menjalin hubungan sudah saling memahami kekurangan masing masing lalu nunggu apa lagi ?"


"Tapi pah, kita masih kuliah kita mau mengejar cita cita kita dulu"


Sita menatap kearah Angga, Sita mulai di kuasai rasa prasangka buruk.


"Kenapa Angga menjawab seperti itu


apa dia tidak pernah serius dengan


hubungan ini ?" gumam Sita.



"Sita maaf kan aku , bukannya aku tidak


serius dengan hubungan kita tapi gimana


kalo sampai papah ku tau kalo kita beda


agama pasti papah ku akan memisahkan kita aku tidak mau kehilangan dirimu " gumam Angga yang seolah olah mendengar kata hati Sita yang prasangka padanya.

__ADS_1


__ADS_2