
Angga langsung masuk kamar . Ganti pakaian lalu berwudhu untuk menjalankan sholat Isyak. Sholat Isyak pun selesai Angga langsung membanting kan tubuhnya di kasur
lalu berfikir kira kira apa yang akan di tanyakan oleh papahnya kenapa mukanya kelihatan sangat serius, padahal tadi baru makan bersama dengan Sita dan semuanya baik baik saja . Adzan subuh telah berkumandang mengajak seluruh umat Islam untuk menjalankan sholat subuh. Angga bangun mandi , berwudhu , lalu sholat subuh. Setelah sholat selesai Angga mengambil Al-Qur'an lalu membacanya . Hendvon Angga berdering , Angga pun menyelesaikan ngajinya lalu mengambil hendvonnya.
"Sita , tumben subuh udah telfon ada apa
ya ? halo "
"Resek , aku ganggu ngga ? aku mau
ngomong ni penting "
"Engga , kenapa emang ? tumben subuh
telvon ?"
"Hari ini aku mau kau mengantar aku kerumah omnya Tomy yang di Batam itu,
yang dulu ketemu di rumah Tomy pas pengajian".
"Mau ngapain ?"
"Nanti aku ceritain , sekarang aku lagi siap siap , kamu yang telvon Tomy ya ? kita ajak
dia "
"Ok "
"Yaudah , aku cuman mau ngomong itu
bye , iloveyou ".
"Loveyou to ".
Setelah telvonnya mati Angga langsung bersiap siap untuk berangkat menjemput Tomy, bahkan Angga tidak sarapan . Angga mengambil kunci mobilnya lalu mengeluarkan mobilnya dari garasi , lalu masuk lagi kerumah, menghampiri bi Asih yang sedang menyiapkan makanan untuk sarapan .
"Bi, nanti kalo mamah dan papah
nyariin aku , tolong sampe kan
ke mereka kalo aku udah berangkat
kuliah ya bi ".
"Loh mas, kok pagi banget berangkatnya
biasanya juga jam tujuh baru
berangkat?"
"Aku ada urusan yang harus di
selesaikan , jadi nanti ngomong
aja gitu ke papah ya ".
"iya , sarapan dulu mas bibi udah
masakin nasi goreng kesukaan
mas Angga ".
"Aku sarapan di luar aja bi , udah
terlambat soalnya, assalamualaikum ? "
"Waalaikumsalam, hati hati mas".
Angga langsung menuju kerumah tomy . Angga mengemudikan mobil sambil telvon Tomy memberi tahukan bahwa Angga sedang menuju kerumahnya untuk menjemputnya menemani Sita dan dirinya ke Batam . Tut, tut, tut, suara sambungan telvon.
"Halo, tumben pagi pagi telvon ada apa ?"
"Tom, sekarang kamu siap siap ya ? aku
lagi di jalan menuju ke rumahmu , kita
akan pergi ke Batam kerumah om mu".
"Ha, mau ngapain kita kesana ? kok
mendadak gini sih , kenapa gak cerita
kalo kita mau kesana ".
__ADS_1
"Udah , kamu siap siap aja dulu ngga
usa banyak pertanyaan soalnya aku
juga baru di telvon Sita tadi".
"Apa Sita, jadi Sita yang ngajak kesana?"
"Iya "
"Yaudah aku siap siap dulu "
"Okke , waktumu cuman sepuluh menit
loh, aku sampe rumahmu harus udah
selesai"
"Iya , bawel".
Sepuluh menit telah berlalu Angga pun sampai di rumah Tomy. Angga memanggil Tomy , Tomy pun langsung keluar menemui Angga .
"Udah siap kamu?"
"Udah ".
"Yaudah masuk ni, kamu yang bawa
mobilnya "
"Kerumah Sita , terus kita ke restoran ".
"Ngapain kita ke restoran ?"
" Tidur !! ya buat makan lah , kamu belum
sarapan kan ?"
"Belum "
"Yaudah jalan ngapain bengong "
"Iya, iya , Angga , sebenarnya Sita mau ngapain sih ngajakin kita kerumah om ku?"
"Jadi, dulu Sita pernah ngajakin aku kerumah
om mau , mau belajar tentang Islam ".
"Loh , di sini kan banyak ustad dan ustazah
ngapain harus jauh jauh kerumah om ku".
"Aku juga ngga tau kenapa Sita memilih om mu "
Tomy pun menghentikan mobilnya di depan restoran . Lalu mereka masuk untuk beli makanan . Setelah selesai sarapan Tomy dan Angga melanjutkan perjalanan nya menuju kerumah Sita. Dua puluh menit telah berlalu Angga dan Tomy sampai di rumah Sita , ternyata Sita sudah menunggu mereka di teras . Sitapun berpamitan kepada papy dan mommy lalu berangkat.
"Hai , Sita apa kabar ?" sapa Tomy.
"Halo, kabarku baik" jawab Sita.
"Alhamdulilah kalo gitu".
Angga turun , membukakan pintu mobil untuk Sita .
__ADS_1
"Silakan tuan putri ?"
"Trimakasih " jawab Sita sambil tersenyum.
"Hem , waduh berarti aku akan jadi obat
nyamuk nih?" celoteh Tomy
"Apaan sih tom, mana ada siang siang
ada nyamuk " jawab Sita .
" Em , Sita boleh aku nanya sesuatu ?"
"Iya , silakan ".
"Sebelumnya maaf ya ? jangan tersinggung,
kenapa kamu milih om ku buat belajar tentang Islam padahal di sini kan banyak
ustad dan ustadzah ".
"Engga tau kenapa setiap mendengar ceramah dari om mu itu langsung nusuk ke
hatiku , hatiku langsung bergetar "
"Oh , jadi gitu ? "
"Ya ".
"Aku mau nanya sesuatu kepada kalian".
"Iya silakan " Jawab Angga dan Tomy serentak .
"Apakah kalian pernah melihat Allah? seperti
apa dia ? dan bagai mana wujudnya ?"
"Kenapa kau bertanya seperti itu ?"
"Karna sudah sering sekali aku bermimpi bahkan hampir tiap malam ".
"Mimpi apa ?"
"Aku mimpi ada seorang laki laki yang di kerumuni banyak orang mereka menyanjungnya , memuja nya namun, dia berlari terus saja berlari lalu dia berhenti ketika bertemu denganku dan mengatakan kalo dia lelah karna terus berlari dia ingin istirahat , kenapa mereka tak mempercayainya ."
"Masya Allah , sungguh Allah menyayangimu
Sita " jawab Tomy .
"Kenapa kau ngomong begitu , apa arti dari
mimpiku ? apa kamu tau ?"
"Makna dari mimpimu adalah orang yang kalian Angga sebagai tuhan kalian itu bukan lah Allah yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya ". jawab Tomy .
" Sekarang aku akan menjawab pertanyaanmu , jadi sebelum kamu yang bertanya dulu sudah ada yang pernah bertanya sepertimu "
"Siapa dia ?"
"Aisyah istri dari nabi Muhamad "
"Apa yang ditanyakan istri Rasulullah dan apa
jawaban Baginda Rasulullah?"
"Ya rasulallah, sungguh aku beriman kepada Allah dan aku percaya Allah itu ada , lalu melanjutkan pertanyaannya ya Rasulullah, apakah anda waktu mi,Raj ke langit untuk menerima perintah sholat apakah anda sempat melihat tuhan anda ? bagaimana bentuknya ? dan seperti apa tuhan anda? lalu
Rasullullah menjawab Allah itu cahaya diatas cahaya sangat terang sekali lalu bagaimana
saya bisa melihatnya".
"Jadi , nabi Muhammad belum pernah melihatnya?" sahut Sita.
"Bukan hanya nabi Muhammad saja , dulu nabi Musa AS juga pernah bertanya langsung kepada Allah SWT ingin mengetahui Allah secara langsung , waktu itu nabi Musa berada di gunung Tursina gunung tertinggi yang terletak di Mesir, di situlah Musa menerima taurat selama Empat puluh hari ".
"Lalu apa Allah menunjukkan wujudnya kepada Musa?" tanya Sita lagi.
"Iya, karna Allah tidak pernah mengecewakan
hamba nya maka Allah menjawab pertanyaan Musa, wahai umatku lihatlah di sekelilingmu jika kau ingin melihat ku , maka Musa langsung melihat di sekelilingnya batu yang paling besar, gunung yang paling besar, air, pepohonan , sinar , semuanya hancur karna tidak mampu menerima kedatangan allah seketika Musa pun pingsan karna menyaksikan semua itu . Setelah beberapa menit kemudian Musa pun sadar lalu berkata
ya Allah maafkan lah aku sungguh aku beriman kepadamu , bahkan didalam sholat selalu menyebutkannya Allah hu Akbar yang berarti Allah maha besar ".
"apa kamu paham sita ?" sahut Tomy
"Ya aku paham , Allah diatas segala galanya ".
"Iya ". jawab Tomy .
__ADS_1