
Setelah puas menghabiskan waktu di halaman belakang bersama, mereka pun bersiap untuk makan siang di sebuah restoran. Sebenarnya bukan makan siang lagi karena jam sudah menunjukkan pukul dua lewat.
Tyo melajukan mobilnya menuju ke restoran tersebut. Dua puluh menit kemudian mereka sampai ke restoran F, Tio pun memarkirkan mobilnya setelahnya Tyo dan Ayu masuk ke restoran F dengan Tio yang merangkul mesra pinggang Ayu. Mereka berdua seperti sepasang kekasih yang tengah di mabuk cinta membuat pengunjung lain yang melihatnya merasa iri. Setelah memilih tempat mereka pun memesan makanan dan menunggu hingga pesanan mereka tiba.
"Sayang, maaf ya belakangan ini kita nggak bisa barengan" Memegang tangan Ayu dan mengecupnya mesra
"Nggak apa-apa mas. Ayu ngerti kok mas sibuk sama kerjaan."
"Makasih ya sayang kamu selalu pengertian sama mas. Mas cinta sama kamu Ayu"
"Ayu juga cinta sama mas" Terukir senyum indah di bibir Ayu saat suaminya menyatakan cinta untuknya. Pernyataan yang belakangan ini sangat Ayu rindukan. Ia berharap hingga akhir hidupnya ia dan suaminya akan terus seperti ini, saling mencintai dan saling menyatakan cinta.
__ADS_1
"Makasih sayang. Kamu memang istriku yang baik" Tersenyum Tio mendengar balasan cinta dari Ayu.
Tyo merasa beruntung bisa menikahi seorang Ayu yang selalu pengertian dan sabar dengannya bahkan selalu mensuportnya. Ia pun meraih kembali tangan Ayu dan mengecup mesra punggung tangan istrinya membuat Ayu bahagia mendapat perlakuan romantis dari suaminya.
"Sayang, habis dari sini kamu mau ke mana lagi? Khusus hari ini aku pengen ngajak kamu jalan-jalan. Sudah lama juga kan kita nggak jalan kayak gini" Tanya Tio.
"Ke mana aja kamu ngajak aku pasti mau kok mas..."
"Baik nyonya ku tercinta.. Akan hamba ikuti kemauan nyonya" Kata Tyo sambil membungkukkan sedikit badannya ala-ala pelayan kerajaan dan di sambut gelak tawa keduanya.
"Hahahaha.... Kamu bisa aja mas"
__ADS_1
"Udah ih malu di liatin orang tau.." Protes Ayu yang melihat tingkah konyol Tio.
Setelah menunggu beberapa menit pesanan makanan Ayu dan Tio pun datang dan mereka pun menyantap makanan tersebut dengan sesekali Ayu dan Tio bergantian saling menyuapi satu sama lain di selingi canda dan tawa di antara ke duanya.
Setelah selesai makan, Tio menuju kasir dan membayar tagihan makanan setelahnya mengajak Ayu keluar dari restoran tersebut dan melanjutkan jalan-jalan mereka.
Namun tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat kemesraan mereka berdua sejak awal. Kebetulan ia juga datang ke restoran tersebut untuk menemui seseorang.
Di lihatnya pasangan suami-istri yang tengah beradegan romantis. Sebersit rasa iri dan tidak suka melihat mereka namun ia sadar diri siapalah dirinya yang pantas merasakan perasaan tersebut. Sebisa mungkin ia mengalihkan pandangan dari Tyo dan Ayu namun tetap juga ia harus menikmati penglihatannya yang membuat hatinya tidak karuan.
Jika saja orang yang ia tunggu sedari tadi tidak penting mungkin saat itu juga ingin sekali ia beranjak dan keluar dari restoran tersebut.
__ADS_1
"Seandainya aku yang menggantikannya, mungkin aku adalah orang yang paling bahagia mendapatkanmu" Batinnya bermonolog