PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN

PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN
r4h4h


__ADS_3

Terlalu rumit apa yang Ayu hadapi belakangan ini. Jika menilik masa lalu rasanya terlalu bodoh untuk mengingat kembali karena hidup ini terus berjalan maju bukan mundur. Sudah ikhlas tapi hati menolak melupakan. Jika di tanya sakit tentu saja sakitnya itu tidak bisa di ukur dan di timbang. Mengharapkan agar semua sudah usai saat telah resmi bercerai ternyata salah besar, justru orang-orang di luar sana menggiring opini berbeda menurut penilaian mata mereka termasuk kejadian kemarin yang tidak di duga dan yang paling menyedihkan adalah saat Tyo menghampiri mama Asih dan dirinya justru Tyo tidak membelanya, bahkan tatapan mata Tyo menyiratkan sesuatu yang entah apa itu tapi begitu menusuk hati Ayu.


Selama perjalanan pulang ke apartemen Ayu lebih banyak diam, otaknya di penuhi pikiran-pikiran tentang yang telah terjadi dan bagaimana harus menghadapi ketiga temannya nanti di kantor? Bayangkan saja ia di labrak dan di maki-maki di depan orang banyak tanpa tahu apa salahnya. Gila ya... Bukankah seharusnya ia yang jadi korban dari mantan suami serta mertuanya dan selingkuhan mantan nya, seharusnya dia yang melabrak mereka dulu di depan umum tapi kenapa sekarang saat sudah jadi mantan saja masih di labrak terus di fitnah lagi?


“Heii.... Kamu mikirin apa sih? Dari tadi bengong. Aku ajak ngomong nggak di jawab” tanya Bayu ketika ia sudah memberhentikan mobilnya di basment apartemen


“Hah.. Eh... Nggak. Nggak ada apa-apa. Sudah sampai ya? Aku turun dulu. Makasih sudah anterin. Lebih baik kamu pulang saja soalnya aku mau langsung istirahat” kata Ayu saat akan keluar dari mobil namun secepat kilat Bayu meraih lengan Ayu menariknya hingga Ayu yang posisinya sudah mau keluar dari mobil langsung hilang keseimbangan dan tertarik hingga keduanya saling berhadapan dan sesuatu yang lembut menyentuh bibir Ayu. Dengan perlahan Bayu memeluk bahu Ayu agar lebih mendekat dan memperdalam ciuman sedangkan Ayu hanya terdiam perlahan menutup mata menikmati ciuman Bayu.


Tidak lama adegan itu terjadi saat Ayu dan Bayu di kagetkan dengan klakson mobil lain yang baru keluar dari parkiran basmen. Keduanya saling melihat dan tersenyum lalu Ayu memilih keluar tanpa berkata apa-apa sedang Bayu tersenyum lebar melihat Ayu yang berjalan setengah lari masuk ke apartemen.


 


Sesampai di depan pintu apartemen ia langsung membuka pintu ingin cepat-cepat masuk namun seseorang langsung menarik bahu hingga Ayu menghadap orang tersebut


“Akh... Mas Tyo? Apa yang kamu lakukan di sini mas? “ tanya Ayu saat terkejut orang yang menariknya ternyata Prasetyo


“Apa yang kamu lakukan dengan Bayu? “ tanya Tyo dengan marah. Matanya memerah menahan amarah sedang tangannya yang memegang bahu Ayu di remas sekuat tenaga seakan kemarahan yang ia tahan ia lampiaskan pada bahu ayu


“Mas lepas, bahuku sakit mas akh..... “ rengek Ayu kesakitan


Tyo yang sadar Ayu kesakitan pun perlahan melepaskan cengkraman nya di bahu Ayu

__ADS_1


“kemana kamu semalam? Kenapa tidak pulang? “ tanya Tyo


“Aku kemana semalam dan apa yang aku lakukan bukan lagi  menjadi urusanmu mas... Aku bukan siapa-siapamu dan kamu tidak punya hak atas hidupku” tegas Ayu


“bagiku kamu masih istriku. Perceraian kita hanya berlaku di atas kertas dan ketukan palu bukan di hatiku Ayu “ tekan Tyo


“Apa kamu bilang mas? Kamu anggap apa aku? Seenaknya kamu selingkuh, giliran kita cerai kamu nggak Terima” tangis Ayu pecah


“Aku nggak sengaja dengan radina. Aku hanya main-main saja dengannya. Lagi pula dia yang mengejar aku, bukan aku yang mengejar dia Ayu. Tolong mengertilah. Aku janji kalau kita balikan aku akan tinggalin radina”


“tidak sengaja kamu bilang mas? Berapa lama kamu bermain dengannya? Mas, aku punya hati, aku punya perasaan dan saat kamu bersama radina apa kamu memikirkan aku? Kamu anggap pernikahan itu sebuah mainan? Dasar laki-laki egois. Minggir kamu mas” teriak Ayu dengan sekuat tenaga mendorong Tyo hingga pegangan Tyo di bahu Ayu terlepas dan secepat mungkin Ayu langsung mesuk ke dalam apartemen lalu mengunci pintu tanpa memperdulikan Tyo..


“Kamu terlambat mas... Kamu yang buat semuanya jadi hancur” Ayu bermonolog.


 


Keesokan harinya saat ia akan berangkat ke kantor Ayu di kejutkan dengan Tyo yang menunggu di depan pintu apartemen


“Ayu, tolong kasih aku waktu untuk bicara. Ada yang harus aku omongin” Tyo memelas


“Mas, aku udah telat mau ke kantor tolong jangan halangi jalanku. Apa tidak cukup kemarin? “

__ADS_1


“iya mas tahu mas salah tapi tolong kasih mas waktu sebentar”


“ya sudah. Kita bicara di ddalam Ayu pun mempersilahkan Tyo masuk ke dalam apartemennya


“silahkan duduk mas. Apa yang ingin mas bicarakan langsung saja to the point”


“Ayu, aku ingin meminta satu kesempatan untuk memperbaiki hubungan kita”


“mas, tidak ada lagi yang harus di perbaiki. Semua sudah berakhir dan aku harap mas mengerti”


“bukankah kamu sangat mencintaiku? Kenapa kamu begitu jahat Ayu? Aku tahu aku salah tapi tolong kasih aku kesempatan”


“dulu. Dulu aku sangat mencintaimu mas, bahkan rasanya mau mati kalau pisah sama kamu tapi ternyata berpisah dari kamu membuat aku sadar ternyata aku baik-baik saja. Kamu memang pandai membalikkan fakta ya mas, yang jahat itu kamu bukan aku. Aku berhak bahagia bukan terkekang denganmu mas”


“kamu bilang begini apa karena Bayu? “


“mas Bayu itu temanku yang membantuku mas”


“teman macam apa yang menciummu di parkiran? Kamu pikir aku tidak melihatnya? Aku tidak suka dan tidak ingin milikku di sentuh laki-laki lain


“pertama ya mas, aku bukan barang milikmu. Aku bukan siapa-siapa kamu lagi. Kedua, aku berhak atas hatiku jika aku melabuhkan hatiku pada mas Bayu. Dan ketiga, berhenti ikut campur urusan pribadiku. Dulu saat jadi istri kamu, rekan bisnis macam apa yang jalan-jalan keluar negri dan menghabiskan waktu dengan suami orang di hotel? Rekan bisnis macam apa yang menyusul suami orang ke Bali? Dan rekan bisnis macam apa yang kedapatan keluar dari ruang pribadi kamu di kantormu mas? Aku mungkin bodoh tapi aku tidak buta. Sampai di sini pembicaraan kita, aku sudah telat dan silahkan kamu keluar dari sini" usir Ayu kemudian menutup pintu.

__ADS_1


Moodnya hancur karena kejadian semalam dan pagi ini hingga akhirnya ia memilih menghubungi Bayu dan minta ijin sehari lagi untuk istirahat.


__ADS_2