PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN

PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN
ubibl


__ADS_3

Seorang laki-laki beristri bisa mempunyai wanita lain di luar tapi ia hanya akan menempatkan hatinya pada istrinya sedangkan wanita di luar sana hanya sebagai mainan, pemuas nafsunya. Lagi pula pria mana yang tidak akan tergoda bila terus di dekati wanita cantik dan seksi seperti Radina? Itu permainan umum seorang lelaki hingga ia akan sadar saat pemilik hatinya meninggalkannya dan tidak mau memberi ia kesempatan seperti yang Tyo rasakan sekarang. Meskipun Radina hamil anaknya namun tidak sedikitpun hatinya di miliki Radina dan sialnya meskipun telah mencoba berkali-kali untuk belajar menerima Radina namun hatinya belum terpaut padanya meskipun sering kali mama Asih menasehati Tyo untuk mulai menerima Radina.


Tentu saja tidak sedikit cara yang di lakukan mama Asih hingga akhirnya ia mendesak Prasetyo untuk segera menikahi Radina.


“Tyo, sampai kapan kamu terus mengharapkan mantan istri kamu? Bukannya ada Radina dan calon anak kamu yang sekarang harusnya kamu perhatikan? Mama perhatikan kamu seakan tidak peduli dengan Radina dan kehamilannya” tanya mama Asih saat mama mengunjungi Tyo di kantornya.


Tentu saja Tyo tidak bisa menolak atau mengumpat andai saja itu bukan mamanya sudah dia tendang sejak tadi. Ia terlalu pusing mendengar kecerewetan mamanya yang selalu membahas Radina dan janinnya. Bahkan di setiap pembicaraan mama Asih jika itu masalah Radina pasti akan di sangkut pautkan dengan Ayu. Mama Asih juga sering menjatuhkan Ayu, membicarakan kekurangan Ayu semasa menjadi menantu mama Asih hingga Tyo sering di bikin risih.


“Mama maunya Tyo gimana lagi ma? Bukankah Tyo akan menikahi Radina sebentar lagi? Terus di mana lagi kesalahan Tyo? Setiap kali mama bicara itu hanya tentang Radina. Apa tidak ada topik yang lain lagi? “ keluh Tyo. Sudah di pusingkan dengan pekerjaan malah di buat lelah juga dengan omelan mamanya


“Kamu temani Radina check up dan tolong Tyo kamu buka hati untuk Radina. Mama nggak mau dia stress. Sudah Cuma itu pesan mama, mama pergi dulu mau arisan sama teman-teman mama” kata mama Asih lalu meninggalkan Tyo


“Jeng, aku dengar anak kamu Tyo nggak lama lagi mau nikah ya? “ tanya ibu Desi


“iya nih jeng... “ jawab mama Asih sambil tersenyum canggung

__ADS_1


“Terus mantumu gimana? Memangnya Ayu setuju Tyo nikah lagi? “ tanya ibu Ratna


“Ah.. Emm Tyo sama Ayu sudah cerai kurang lebih mau jalan dua bulan jeng Ratna dan kebetulan Tyo sudah dapat pengganti Ayu jadi rasanya tidak baik menunggu lama jadi saya maunya cepat di nikahkan biar Tyo ada yang ngurusin” jawab mama Asih yang masih canggung takut salah ngomong karena tahu benar teman-teman arisannya tukang gosip


“oh begitu toh.. Kok bisa cerai? Bukannya mantu jeng Asih itu sudah cantik, baik dan kelihatannya lembut sekali loh. Kalau boleh tahu kenapa bisa cerai? “ tanya ibu Ratna lagi


“biasalah jeng masalah rumah tangga. Mungkin sudah tidak ada kecocokan lagi makanya cerai. Yang gugat cerai juga Ayu bukan Tyo. Saya saja sampai kaget kok bisa Ayu cerein Tyo tapi mau gimana lagi, kita sebagai orang tua nggak bisa ikut campur masalah keluarga anak-anak kita kan? “ kata mama Asih yang sudah mulai jengkel dengan pertanyaan-pertanyaan teman-teman arisannya. Dan juga walaupun ia tahu alasan anaknya bercerai mana mungkin ia kasih tahu teman-temannya apa lagi yang bikin salah itu Tyo anak kesayangan mama Asih sendiri.


“oh gitu ya.. Tapi kok aku dengar Tyo selingkuh ya jeng makanya di gugat Ayu? “ ungkap ibu Sinta yang sejak tadi hanya diam kini menimpali percakapan rekan-rekan arisannya


“iya loh teman aku yang cerita. Jeng Ratna sama jeng Desi ingatkan sama jeng Erika yang dulu pernah aku kenalin? Nah kebetulan jeng erika itu kenal sama Ayu” ungkap ibu Sinta


“apa benar jeng Asih? Nggak nyangka banget si Tyo kok bisa kayak gitu “ timpal ibu Ratna


“Iya jeng, padahal apa sih kurangnya Ayu? Sudah cantik, kalem, baik dan keliatannya sayang banget sama suami eh malah di selingkuhin” kata ibu desi

__ADS_1


Braaakkkkkk


Dengan marah mama Asih memukul meja dengan keras. Habis sudah citra baik yang ia bangun selama ini dan bahkan rahasia yang ia simpan selama ini akhirnya terbongkar


“Kalian punya hak apa membicarakan anak saya? Kalau memang Ayu itu sempurna seperti yang kalian katakan, mana mungkin anak saya akan selingkuh? Buktinya bahkan sampai mereka berpisah, saja Ayu tidak hamil-hamil” kata mama Asih lalu pergi meninggalkan kelompok arisan ibu-ibu yang selalu kepo dan setiap pertemuan ada saja cerita baru yang mereka bawakan tapi kali ini berbeda langsung di ceritain di depan orangnya.


Ibu-ibu tersebut terdiam kaget dengan yang baru saja terjadi namun saat mama Asih telah pergi mereka pun membicarakan mama Asih dan Prasetyo


“Jeng Sinta berani juga ternyata sama jeng Asih” kata ibu Desi kagum.


Selama ini mereka memang selalu segan dengan mama Asih di karenakan mama Asih lebih kaya dan juga citra baik yang di ciptakan mama Asih nyaris menutupi kekurangan mama Asih sehingga mereka tidak memiliki celah untuk menjatuhkan dan bahkan tidak ada keburukan yang mereka ketahui tentang keluarga mama Asih hingga beberapa hari yang lalu teman dekat ibu Desi menceritakan kronologi perceraian Ayu dan Tyo dan keikutsertaan mama Asih yang menjadi bagian dari aoenyebab perceraian Ayu dan Tyo.


“iya, nggak sangka juga aku ternyata jeng Asih sama Tyo punya andil dalam perselingkuhan Tyo” kata ibu Sinta


“Hah?? Duh jiwa kepo ku meronta jeng. Cus ceritain seditail-detailnya” kata ibu Desi penasaran dan akhirnya mereka pun membicarakan Tyo si pelaku utama, ibu Asih sebagai pendukung sang anak selingkuh dan Ayu sebagai korban

__ADS_1


__ADS_2