PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN

PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN
aktivitas


__ADS_3

pagi ini Tyo terbangun dari tidurnya namun seperti biasanya istrinya sudah tidak ada di sampingnya. sejak tiga bulan yang lalu Ayu bekerja di perusahaan Ravel sebagai sekretarisnya jadi Ayu harus berangkat kantor pagi-pagi sebelum suaminya bangun namun sebelum bekerja ia sudah menyiapkan pakaian untuk suaminya dan keperluan lain suaminya.


"Mbok, Ayu udah berangkat ya? " Tanya Tyo pada simbok


"Iya Pak. Ibu sudah berangkat dari setengah jam yang lalu" Jawab inem.


"Oh gitu... Mbok, aku nggak jadi sarapan yah. Aku berangkat dulu. Kalau Ayu nelpon bilang aja aku udah berangkat yah mbok"


"Oh iya Pak... "


Buru-buru Tyo berangkat ke kantor karena hari inii ada meeting penting dengan klien nya.


_____________


Di kantor setelah selesai meeting dengan klien nya Tyo kedatangan sahabatnya Sandy. Sandy lah yang sering jadi teman curhat Tyo tentang rumah tangganya bahkan Sandy pun mengetahui Tyo punya perempuan lain, Radina.


"Kenapa muka lu kayak gitu? Habis gak dapat jatah dari bini lu? "Sembur Sandy saat ia masuk ruangan Tyo.


" Tau aja pikiran gue"


"Lo kan punya yang satu lagi. Napa gak di pake aja? "


"Beda rasa San... "


"Lah.... Emang bedanya di mana suii? "


"Ya beda aja... Gue sama istri gue ngelakuinnya karena cinta. Beda sama Radina, cuman kebutuhan dua orang aja" Jelas Tyo


"Nah... Lo kan lagi pengen, itu kan kebutuhan elo, ya lo pake aja tuh Radina. Lumayan kan? "

__ADS_1


"Elo datang ke sini cuman mau ngomongin itu? Mending pulang deh lo"


"Ya kan gue ngasih saran. Daripada muka lo kayak jeruk asem mendingan pake saran gue dong... Lagian yah, Ayu lagi datang bulan sampe gak layanin elo? "


"Bini gue ninggalin gue... "


"Hah... Serius lo? Ayu udah ninggalin elo? Sukurin.. Bisa dong gue deketin bini lo" Canda Sandy


"Brengsek ya lo. Coba aja, gue bunuh lo" Kata Tyo dengan wajah yang dingin.


"Iya, maaf. Kan bercanda" Sandy tahu Tyo sifat Tyo jika menyangkut istrinya


"Lo bikin mood gue tambah hancur tau gak. Tadi pagi pas gue bangun istri gue udah gak ada. Udah berangkat ngantor dia. Gue jadi nyesel ngasih ijin istri gue buat kerja deh San"


"Yah siapa suruh elo kasih ijin istri lo kerja. Nah kan lo yang uring-uringan. "


"Terus elo maunya gimana? Elo nggak kasihan apa ngurung bini elo di rumah? Sedang elo aja sibuk kerja sama sibuk ama Radina. Gue jadi aneh sama elo deh... Minggu kemarin elo keluar kota juga bareng Radina kan? Napa sekarang elo masalahin bini elo? Gue gak ngerti jalan pikiran lo bro"


"Gue rindu istri gue San" Terang Tyo.


"Gini nih.... Saran gue sama kayak sebelum-sebelumnya. Putusin Radina, buat istri lo sedikit kebebasan. Jangan egois lo jadi laki-laki. Jangan sampe elo nyesel"


Sedari Tyo dan Sandy bersahabat sejak duduk di bangku SMA, mereka saling berbagi cerita tentang hidup mereka, saling berbagi nasehat. Sandy juga sudah sering memberi nasehat agar Tyo meninggalkan Radina sejak ia mengetahui hubungan keduanya namun tetap saja Tyo tidak mau.


Setelah memberi saran singkat, Sandy pun berpamitan karena ia ada urusan di luar.


________


"Ayu, keluar yuk... Udah waktunya makan siang " Ajak Ravel

__ADS_1


"Iya bentar pak." Jawab Ayu yang sedang menyusun schedule Ravel


"Aduh... Perut gue udah keroncongan sayang..... Itu kerjaan nanti di lanjutin kelar makan siang, yuk... " Rengek Ravel


"Iya iya... Bawel banget sih jadi bos"


"Di ajakin makan malah di bilang bawel. Ya udah ayok. Makan di mana? "


"Di kantin aja bos... "


Di kantin,,


"gimana? Kamu gak apa-apa kerja sama aku? Suami kamu gak komplain? " Tanya Ravel


"Sejauh ini nggak sih. Aku nikmatin aja kerja sekarang. Dari pada diam di rumah" Jawab Ayu dengan senyum


"Iya juga sih... Udah jadi istri penurut eh datang lagi mertua nanyain yang gak penting. Yah mending kerja sama aku aja bisa ketemu temen tiap hari lagi"


"Kamu gimana? Nggak mau nikah? "


"Ntar kalo udah ada yang cocok. Coba aja dulu kamu mau sama aku, pasti sekarang udah jadi nyonya Ravel hahaha.... "


"Ih... Siapa juga yang mau sama bences. "


"Bences-bences gini juga bos kamu... Banyak yang mau juga kok, secara aku ganteng bos lagi"


"Ketinggian kamu... "


"Andai kamu tahu aku pernah menaruh hatiku untuk kamu Ayu... Namun aku lebih menghargai persahabatan kita di banding perasaanku" Batin Ravel

__ADS_1


__ADS_2