PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN

PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN
Memperhatikan


__ADS_3

Aku tak tahu mengapa perasaan ini tiba-tiba sakit melihat sepasang suami-istri  itu yang begitu harmonis. Ingin aku menggantikan posisi laki-laki itu namun siapalah aku. Bahkan mungkin ia juga sudah melupakanku sejak awal. Sial... Kenapa juga harus dia?


Sudah hampir setengah jam Bayu menunggu namun yang di tunggu tak kunjung tiba. Sudah dua kali pula pelayan restoran menghampirinya dan menanyakan menu makanan yang ingin ia pesan namun ia belum mau memesan makanan hingga orang tersebut tiba. Seorang perempuan yang sangat Bayu cintai memintanya bertemu di restoran F katanya ada sesuatu yang penting yang ingin di bicarakan.


Sebenarnya Bayu enggan bertemu karena ia masih Punya pekerjaan yang harus di selesaikan.


Meskipun ini hari minggu namun statusnya sebagai CEO perusahaan menuntutnya untuk tetap bekerja. Yah, Bayu adalah seorang pebisnis tambang batu bara, memiliki beberapa hotel bintang empat dan lima serta beberapa restoran dan masih ada beberapa perusahaan lagi di luar pulau jawa bahkan luar negeri.


"Mama gimana sih. Aduh...." Dengan kesal Bayu menatap benda pipih di tangannya dan menekan nomor untuk ia hubungi namun yang di hubungi juga tak menjawab panggilan tersebut.


Akhirnya ia pun beranjak untuk keluar dari restoran tersebut namun saat ia berbalik menuju pintu, ia melihat sepasang suami-istri yang baru masuk ke dalam restoran saling merangkul dengan mesra.


Tatapannya tertuju pada wanita tersebut yang baru kemarin berkenalan dengannya.


Wanita tersebut adalah Ayu, namun siapa pria yang merangkulnya? Alis Bayu berkerut mengingat sosok pria yang berjalan menggandeng Ayu, ah... Ternyata suaminya. Ia ingat candaan Ravel tentang suami Ayu, ya itu suaminya, pasti.


Akhirnya Bayu pun kembali ke tempat duduknya.


Di liriknya benda kecil berbentuk bulat itu yang menunjukkan pukul tiga sore, setidaknya ia masih punya waktu setengah jam lebih untuk menunggu mamanya. Ah... Sebenarnya itu hanya alasan saja menunggu mama tercintanya, tetapi lebih tepatnya ia ingin lebih lama melihat wanita cantik yang kini sedang asik bercanda dengan suaminya.


Bayu pun memesan makanan dan minuman sembari memperhatikan wanita tersebut dan menunggu mamanya.


Saat ia melihat lelaki itu mencium punggung tangan Ayu, hati Bayu kenjadi panas. Ingin rasanya ia menghampiri Ayu dan membawanya namun sadarlah ia siapa dirinya untuk Ayu.


Begitu pun saat di lihatnya sepasang suami-istri tersebut saling mrnyuapi. Ingin rasanya ia merebut wanita itu dan menggantikan posisi laki-laki tersebut.


"aduh Bayu.. Bayu.. Kamu udah gila kali ya.. Masa sukanya sama istri orang sih..." Batin Bayu protes


"Tapi dia benar-benar cantik. Matanya, aku suka saat ia memandangku seperti kemarin. Meneduhkan sekali" Lagi batin Bayu membela diri.


Bayu memang telah jatuh hati kepada Ayu sejak Ravel mengenalkan temannya kepada Bayu. Hanya saja mengapa harus Ayu yang sudah bersuami? Bahkan baru kemarin Bayu mengenalnya namun sudah membuat hati Bayu tidak karuan.

__ADS_1


Bagaimana dengan gadis lain yang selama ini berkenalan dengannya? Tentu saja ia tidak memiliki ketertarikan bahkan merekalah yang sering berbuat sesuatu untuk mendapat perhatian Bayu tapi Bayu tidak pernah melirik mereka. 


Kini hati Bayu serasa panas melihat kemesraan sepasang suami-istri tersebut. Sudah banyak doa-doa yang ia ucapkan dalam hati sambil melihT pemandangan romantis di depan matanya


"semoga kalian bertengkar"


"Semoga kalian berpisah"


"Aku harap kau jadi milikku" 


entah sudah berapa banyak doa dan harapan yang ia ucapkan namun hanya tiga hal tersebut yang ia ucapkan berkali-kali hingga tak terasa Ayu dan Tio berlalu meninggalkan restoran.


Makanan yang Bayu pesan pun tidak ia sentuh barang sedikit karena terlalu sibuk memperhatikan mereka berdua dan pikiran yang hanya terfokus pada nama Ayu dan wajah Ayu yang tersimpan di otaknya saat memperhatikan Ayu tadi hingga tiba-tiba ia di kagetkan dengan seorang wanita yang menepuk bahunya


"Bayu..." Sapa Erika mama Bayu


"Astaga mama..." Ucap Bayu yang kaget.


"Kamu kenapa sih dari tadi mama panggil-panggil tapi nggak dengar"


"Eh... Anak ini memang bener-bener ya.... Minta di sentil ini. Kamu kenapa? Mikirin apa sampe segitunya hah?" 


"Nggak.. Lagian kenapa mama baru sampe? Bayu udah nungguin sejam sampe karatan mama baru sampe"


"Maafin mama deh... Jalan tadi macet"


"Huh... Alesan.. Pasti mama baru abis arisan terus ngerumpi bareng teman-teman mama sampe lupa janjian sama anak sendiri. Bener kan?" Protes Bayu. Ia tahu kebiasaan mamanya kalau sudah ketemu teman-temannya sampai lupa waktu


"Hehehe.... Tau aja anak mama yang manis ini." 


"Tau gitu juga nggak bakalan aku datang. Lagi pula apa yang mau mama omongin? Katanya serius banget?"

__ADS_1


"Hmm... Kasih tau nggak ya?"


"Ma, waktu Bayu udah nggak banyak nih.. Kerjaan Bayu belum selesai."


"Hah ini nih punya anak sibuknya minta ampun makanya sampe sekarang juga nggak laku-laku. Umur kamu berapa si nak sampe nggak ada yang suka sama kamu?"


"Udah deh ma, kalau ngomongnya tentang nikah-nikahan mending Bayu pulang aja. Capek di kejar terus sama mama tau nggak"


"Dasar nih anak satu ini ya emang bener-bener deh.. Bayu, kamu itu udah dua puluh sembilan tahun masa' kamu nggak kepikiran buat nikah? Mama sama papa aja dulu nikah masi muda banget masa' kamu yang udah mau kepala tiga belum nikaH juga sih?"


"Ya ialah mama sama papa nikah muda, orang mama sama papa di jodohin kok. Kalau aku maunya nikah sama pilihan aku ma bukan main jodoh-jodohan. Udah cukup ya ma, mama jodohin aku"


"Bayu, kakak kamu aja nikahnya umur dua puluh tiga. Noh Siera udah mau punya adik masa' pamannya belum nikah juga? Jangan-jangan kamu gay yah? Ya ampun, mama nggak mau ya Bayu kalo sampe itu beneran"


"Apaan sih ma... Aku normal ma, normal..."


"Lah, terus kenapa belum kawin juga nak? Kamu mau nunggu sampe mama sama papa itu tua banget pake banget baru kamu mau nikah? Atau jangan-jangan ada seorang gadis yang udah kamu suka tapi dianya nggak mau?"


Bayu yang mendapat pertanyaan tersebut hanya bisa diam. Pikirannya kembali berkelana 


"apakah aku bisa memilikinya?" Batin Bayu


sedangkan mamanya yang melihat tingkah aNaknya membenarkan pertanyaannya. Sepertinya memang anaknya sedang mengalami masalah hati pikirnya.


"Siapa gadis itu sayang?" Pertanyaan mama Erika membuyarkan lamunan Bayu


"Nggak ma. Bayu hanya mengaguminya saja kok"


"Kamu yakin? Pengen cerita sama mama?"


"Hmm.... Dia sudah bersuami ma..."

__ADS_1


"Oh.... Sabar ya Bayu. Mama doain mudah-mudahan dia pisah sama suaminya dan kamu bisa memilikinya" Ungkap mama Erika memberi semangat untuk anaknya dengan senyuman


TBC


__ADS_2