PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN

PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN
atas nama pernikahan


__ADS_3

Bangkai jika di sembunyikan lama kelamaan juga pasti akan tercium bau busuknya. Demikian pula dengan kebohongan yang di ciptakan Prasetyo terhadap istrinya. Semakin lama semakin membuat Ayu merasakan ada kejanggalan bahkan ada kebohongan dari suaminya. Tapi atas nama cinta dan pernikahan, sebisa mungkin Ayu menepis perasaan tersebut. Bukan sekali dua kali Ayu merasa ada yang di tutup-tutupi oleh Tyo namun apalah daya seorang wanita yang hanya terus memikirkan keberlangsungan pernikahan meskipun akhir-akhir ini hubungan suami-istri juga tidak seperti dulu lagi.


Seperti saat ini, Ayu meminta ijin atasannya untuk pulang lebih cepat agar ia bisa memasak makan malam untuk Tyo. Beruntungnya atasan Ayu adalah sahabatnya jadi tentu saja Ravel mengijinkannya.


Sekitar tiga puluh menit untuk sampai ke rumah dan Ayu langsung berkutat di dapur. Setelah selesai memasak ia pun segera bersiap. Mandi, berdandan sederhana dan tak lupa juga sedikit merapikan tempat tidur dan menaruh pengharum ruangan kesukaan ia dan Tyo. Aneh juga mandi dahulu lalu merapikan tempat tidur tapi itulah kebiasaan Ayu. Pukul tujuh malam biasanya Tyo pulang. Sengaja memang Ayu tidak menelpon Tyo dengan maksud memberi kejutan. Namun yang di tunggu-tunggu juga tidak kunjung tiba hingga pukul sembilan malam. Di lihatnya jam yang menempel di dinding ruang makan, dengan keadaan kecewa dan makanan yang sudah dingin Ayu tetap menanti dengan kesabaran.


"Apa yang terjadi antara kita mas? Kenapa semua berubah? " Batin Ayu. Bulir air mata perlahan menggenang di pipi mulusnya. Sekuat tenaga Ayu mencoba untuk memendam perasaannya yang hancur. Bagaimana tidak, sesaat yang lalu Ayu menghubungi Tyo namun yang mengangkat telpon adalah seorang wanita. Ingin ia melempar semua makanan yang ia buat tadi bahkan membanting semua yang ada di depannya namun ia lebih memilih bersabar dan menunggu sampai suaminya pulang dan bertanya.


Hampir jam dua belas malam dan Ayu tetap menunggu Tyo. Sedikitpun ia tidak beranjak dari ruang tamu, menanti hingga Tyo tiba di rumah dan yang di tunggu akhirnya sampai


"Sayang? " Ucap Tyo yang kaget saat berbalik setelah menutup pintu


"Belum tidur? " Tanya Tyo sembari mendekati Ayu namun Ayu tidak menjawab pertanyaan Tyo.

__ADS_1


Ayu hanya diam menatap dan mengamati suaminya. Mencium bau parfum yang menempel di baju suaminya.


"Sayang, dengar tidak? Aku tanya, kenapa belum tidur? " Tanya ulang dari Tyo memecah lamunan Ayu.


"Nggak. Lagi nungguin mas" Ucap Ayu


"Iyakah??? Hhmm..." Senyum Tyo. Ia kemudian duduk di sebelah Ayu dan mencium pipi Ayu lalu memeluk dengan penuh kerinduan


"Mas udah makan apa belum? "


"Nggak. Ya sudah mas mandi dulu gih. Aku siapin air hangat dulu ya mas" Segera beranjak


"Tunggu sebentar lagi. Aku masih ingin seperti ini" Tahan Tyo lalu memeluk Ayu

__ADS_1


"Mas... Akk.... " Belum sempat Ayu melanjutkan perkataannya namun Tyo segera membungkam mulut Ayu dengan ciuman yang berubah menjadi ******* kecil.


"Kita pindah ya... " Ucap Tyo di sela ciuman. Mereka pun masuk ke kamar dan melanjutkan aktifitas keduanya. Ingin sebenarnya Tyo langsung menelanjangi Ayu namun ia takut jika nanti asisten rumah tangga mereka melihat keduanya sedang berbagi kenikmatan di ruang tamu.


"Mas... Akh.. Mas.. " Erang Ayu di sela-sela rangs**gan Tyo. Keduanya kini berada di kamar tanpa sehelai benang dan Tyo yang sedang bersiap untuk penyatuan tapi tiba-tiba telepon berdering.


"Mas, siapa yang nelpon? " Tanya Ayu. Tanpa menjawab Tyo segera melesatkan rudal juara nya ke gawang Ayu dan mencapai kepuasan setelah beberapa kali sentak.


lelah dengan pekerjaan kantor di tambah dengan aktivitas bersama Ayu di ranjang membuat Tyo kelelahan dan langsung mandi agar ia bisa cepat tidur. namun setelah selesai mandi dan berganti pakaian telepon kembali berdering. Tyo yang melihat Ayu tertidur pun keluar dari kamar dan mengangkat telepon


"hallo... " suara di sebrang


"halo... ada apa? " tanya Tyo

__ADS_1


"aku kangen mas"


"iya. ya sudah tidur dulu. aku juga mau tidur, capek" segera Tyo mengakhiri panggilan tersebut namun yang tidak di ketahui nya bahwa Ayu menguping pembicaraan Tyo


__ADS_2