
Beberapa hari berlalu dan Tyo semakin jarang pulang ke rumah tepat waktu, pun sangat sulit untuk menghubungi Tyo yang beralasan tengah sibuk menangani proyek besar hingga membuat Ayu bosan di rumah. Tyo juga melarang Ayu untuk membawakan bekal makan siang lagi untuknya dengan alasan ia sering makan di luar bersama clien. tentu saja sebagai istri yang pengertian Ayu memahami pekerjaan Tyo hingga ia selalu mendukung suaminya. Toh suaminya mencintainya jadi tidak mungkin suaminya bermain api di belakangnya. Begitulah cara Ayu berpikir dan selalu meyakinkan diri nya.
"Mas Tyo sekarang tambah sibuk, aku kesepian di rumah. Mungkin sebaiknya aku jalan ke Mall saja sebentar." Batin Ayu bermonolog.
Ia pun segera mengambil tas selempang dan kunci mobil lalu pergi ke mall. Jika di tanya penampilan Ayu, ia hanya memakai kaos putih polos, celana selutut dan sendal di tambah dengan polesan lipstik nude untuk bibir seksinya dan rambut yang terurai. Kesannya ia seperti anak ABG saja apa lagi bentuk tubuh nya yang sintal dan dada yang sedikit besar menambah kesan seksi dan tentu saja membuat siapa pun yang melihat menyangka ia belum menikah.
Sesampainya di mall Ayu pun memarkirkan mobil di tempat parkir dan masuk ke dalam mall.
Tidak ada yang Ayu beli, entah itu sepatu, baju, tas, ataupun kosmetik karena baginya apa yang ia punya sekarang pun sudah banyak di rumah dan tidak perlu menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang belum ia butuhkan jadi ia hanya jalan-jalan mengelilingi mall hingga akhirnya ia merasa lapar.
Ayu pun memutuskan untuk masuk ke dalam sebuah restoran dan memesan nasi goreng seafood dan es lemon tea.
Sambil menunggu makanan datang ia kembali mencoba menghubungi Tyo namun lagi-lagi tidak di angkat. Setidaknya sudah sepuluh kali Ayu menelpon Tyo tapi tetap saja di matikan. Akhirnya Ayu mengirim pesan teks
[Mas, kamu masih sibuk? Aku telp tidak, di angkat dari tadi]
[Kalau udah nggak sibuk, tolong telp balik aku ya mas, i love you]
Setelah mengirim pesan teks tersebut Ayu kemudian menghubungi Ravel sahabatnya.
"Hallo.... " Suara Ravel dari sebrang sana
"Hallo vel, kamu lagi ngapain? " Tanya Ayu
"Ini lagi jalan sama teman. Kamu di mana sekarang? "
"Aku lagi di mall XX sendirian. Ya sudah deh maaf ya ganggu"
"Eh, tunggu.. Tunggu.. Aku juga lagi di mall XX ini... Ya sudah aku samperin kamu ya.."
"Ya sudah. Aku di resto AA, aku tunggu ya.. " Panggilan telepon pun berakhir.
Sembari menunggu Ravel dan temannya, datang waitress membawakan pesanan Ayu namun Ayu urungkan niat untuk makan lebih dulu.
__ADS_1
"Mending aku tunggu Ravel aja deh" Batin Ayu.
Tak berapa lama Ravel dan temannya pun masuk ke restoran AA
"Ravel... Sebelah sini!!! " Ucap Ayu memanggil Ravel. Ravel dan temannya pun segera menghampiri suara tersebut yang tak lain adalah Ayu.
"Hai Ayu... Lama nggak ketemu makin cantik aja nih" Ucap Ravel menggoda Ayu dan Ayu pun hanya menanggapinya dengan senyum
"Ayu, kenalin teman aku. Sebenarnya rekan bisnisku, Bayu" Kata Ravel memperkenalkan rekan bisnisnya
"Saya Bayu" Ucap Bayu
"Saya Ayu, temannya Ravel" Mereka pun berjabat tangan dan Ayu mempersilahkan Ravel dan Bayu untuk duduk.
"Wuidih...... Ada nasi goreng nih, mau dong Yu.... " Ucap Ravel
"Enak aja... Pesan sana gih, ini punya aku tau.... " Kata Ayu dengan memonyongkan bibir. Bayu yang melihat Ayu pun hanya tersenyum sedangkan Ravel memanggil pelayan restoran untuk memesan.
"Dia lagi sibuk sama kerjaannya. Dari tadi juga aku nelpon tapi nggak di angkat. " Jawab Ayu dengan senyum.
Ravel dan Ririn sangat tahu sekali kelakuan suami dari sahabat mereka yang terlalu over protective. Biasanya jika Ayu keluar rumah suaminya akan menemaninya bahkan Tyo sering cemburu kepada Ravel yang sering menggoda Ayu tapi mereka mengerti jika Tyo sangat mencintai Ayu. Ravel dan Ririn juga menjadi saksi bagaimana dulu Tyo mengejar-ngejar cinta Ayu hingga mereka menikah.
"Oh, ya udah deh.. " Ucap Ravel kemudian.
"Vel, kamu nggak nelpon Ririn? Aku udah kangen sama Ririn pengen ketemu. Udah berapa bulan kita nggak bareng"
" Ririn lagi sibuk sama kerjaannya, tadi sempat kontekan tapi katanya sibuk. Lagian kamu juga sih mau-mau aja di kurung terus di rumah sama suami kamu. Emang kamu nggak bosan apa? Atau suami kamu takut lagi kamu di ambil orang? " Canda Ravel yang membuat keduanya terkekeh sedangkan Bayu hanya menyimak saja pembicaraan dua sahabat tersebut.
"Hahahha.... Bisa aja kamu." Kata Ayu di selat kekehan nya.
"Bentar ya aku permisi ke toilet" Kata Ravel sambil meninggalkan Ayu dan Bayu.
"O iya, maaf ya jadi kelupaan sama kamu" Ucap Ayu merasa tidak enak hati.
__ADS_1
"Nggak apa-apa kok. Lagian saya sama Ravel juga sudah selesai urusannya. Tadi mau pulang tapi di ajak Ravel ketemu temennya" Kata Bayu sambil menatap Ayu.
Kini hanya ada Ayu dan Bayu dan suasana menjadi canggung apa lagi sedari tadi Bayu hanya menatap Ayu hingga Ayu menjadi tidak enak di tatap seperti itu. Untuk memecah keheningan Ayu pun meminum es lemon tea yang di pesannya tadi. Tak berapa lama pesanan Bayu dan Ravel pun sampai. Mereka hanya memesan es jeruk dan lemon tea karena Bayu dan Ravel tadi sebenarnya sudah makan sebelum bertemu dengan Ayu. Dan setelah itu Ravel yang baru kembali dari toilet pun duduk di sebelah Bayu dan mereka bertiga ngobrol hingga lupa waktu.
"dia sangat manis" Batin Bayu.
___________
Di kantor,
Beberapa hari ini Tyo memang tengah di sibukkan dengan pekerjaan proyek pembangunan hotel. Ia memenangkan tender besar bernilai triliunan rupiah hingga ia sering telat pulang ke rumah. Pertemuannya dengan Radina juga belakangan ini sangat jarang meskipun Radina sering datang ke kantornya tetapi Tyo sering menolaknya. Lagi pula Tyo sudah bertekad tidak ingin berhubungan kembali dengan Radina.
Drrrttt ddrrrtttt drrrttt
Getar ponsel Tyo. Ia melihat sebuah panggilan telepon dari Radina namun ia enggan menerima panggilan tersebut. Namun sayangnya getar ponsel nya tak kunjung berhenti hingga akhirnya setelah beberapa kali panggilan tak terjawab Tyo pun mengangkat telepon Radina
"Radina, ada apa kamu menelpon ku? " Tanya Tyo dengan nada suara marah
"Mas, aku rindu kamu mas. Aku pengen ketemu" Jawab si penelpon
"Aku lagi sibuk. Tolong kamu ngertiin aku. Aku lagi nggak mau di ganggu"
"Kamu nggak bisa gitu dong mas. Pokoknya aku mau ketemu, kalau nggak aku mau ke rumah kamu saja" Ucap Radina
"sialan .... " batin Tyo geram
"Ya sudah, ketemu di mana? " Tanya Tio
" Di rumah ku saja mas"
"Ya sudah aku ke sana sekarang" Ucap Tyo kemudian mengakhiri sambungan telepon. Ia pun segera bergegas ke rumah Radina.
TBC,
__ADS_1