
Saat ini Ayu tengah memperhatikan Tyo yang masih tertidur mungkin masih kelelahan akibat ulah mereka semalam yang bergulat di atas tempat tidur. Ah.. Mengingat kejadian semalam membuat wajah Ayu merona sambil senyum-senyum sendiri. Bagaimana tidak, semalam Tyo memperlakukan Ayu bak pengantin yang baru menikah, Mereka larut dalam percintaan yang panas. Jangan tanyakan perasaan Ayu saat ini karena ia tengah berbunga-bunga ternyata saran mama untuk liburan sangat baik.
Buktinya, sudah tiga hari Ayu dan Tyo berada di pulau Dewata Bali menghabiskan waktu hanya berdua saja dan juga hubungan antara Ayu dan Tyo yang sempat renggang juga kini sudah tidak ada lagi bahkan tiga hari belakangan ini Tyo bahkan jarang menerima telepon jika tidak terlalu penting.
"Morning sayang" Ucap Tyo yang baru saja terbangun mendapati Ayu yang tengah memandanginya kemudian mengecup pipi Ayu
"Eh mas udah bangun? " Tanya Ayu setengah kaget karena tadi Ayu tengah memandangi wajah Tyo sambil menghayal.
"Mas, aku ke kamar mandi dulu ya mau mandi"
"Mandi bareng aja sayang" Tyo pun langsung beranjak dari tempat tidur sambil menggendong Ayu ala bridal style menuju kamar mandi.
Setelah acara mandi bersama selesai mereka pun memakai pakaian santai dan setelahnya ke kafe dekat hotel tempat mereka menginap.
Drrttt dddrrrttt drrttt
Getar ponsel di atas nakas yang membuat Ayu segera meraihnya. Di lihatnya layar ponsel yang tertera nama penelpon berinisial R
"Mas, nih ada yang nelpon" Ucap Ayu
"Siapa sih yang nelpon? Abaikan aja" Kesal Tyo.
Padahal kemarin Tyo sudah menginstruksikan pada sekretarisnya jika ada yang berkepentingan agar bisa di handle oleh sekretarisnya saja karena ia tidak mau di ganggu selama beberapa hari ke depan
"Mas, siapa tau penting. Ponsel mas dari tadi nggak berhenti getar di angkat aja gih" Memberikannya pada Tyo
__ADS_1
"Ganggu orang aja" Sewot Tyo lalu mengambil ponsel tanpa melihat si penelpon dan segera menonaktifkan ponsel nya.
"Sayang, ayo cari makan. Aku dah laper" Ajak Tyo lalu keduanya pun segera beranjak dari kamar sambil bergandengan tangan.
Sepanjang jalan menuju lobi hotel Ayu dan Tyo saling bercanda, tertawa bersama layaknya pasangan muda yang tengah jatuh cinta hingga akhirnya senyum Tyo seketika hilang saat ia melihat seseorang yang sangat ia kenal.
"Sayang, tunggu di depan ya aku mau ke toilet udah kebelet nih"
"Okey.. Aku duluan mas. Aku tunggu di depan ya, jangan lama-lama " Ucap Ayu.
Ayu pun berjalan meninggalkan Tyo sedangkan Tyo memperhatikan Ayu yang berjalan semakin menjauh meninggalkan lobi hotel. Setelah di rasa Ayu sudah jauh, Tyo menuju seorang wanita yang berada di receptionist hotel.
"Ikut aku" Kata Tyo lalu segera menarik paksa lengan wanita tersebut sampai ke tempat sepi
"Mas, sakit mas..." Keluh Radina yang merasa sakit di lengannya akibat remasan dan tarikan kuat dari Tyo
"Kamu yang apa-apan mas? Aku nyariin kamu, telpon aku nggak di angkat, chatt aku nggak di baca aku ke kantor katanya kamu lagi liburan semua yang aku tanyain nggak ada yang mau bilang kamu ke mana. Aku hampir gila karena kamu mas" Rengek Radina setengah menjerit
"Pulang sekarang. Aku nggak mau kamu ada di sini. Kamu merusak mood aku"
"Kamu kenapa sih mas tiba-tiba berubah kayak gini? Plis mas jangan giniin aku. Aku butuh kamu" Lirih Radina
"Tolong mengerti keadaanku. Tinggalkan tempat ini dan jangan cari aku dulu, plis" Pinta Tyo.
"Mas, kamu anggap apa aku mas? " Ucap Radina. Rasanya hatinya hancur mendengar perkataan Tyo yang meminta untuk pergi
__ADS_1
"Aku sedang bersama Ayu tidak mungkin aku dapat bersama denganmu di tempat yang sama dengan Ayu. Tolong jangan begini sayang" Bujuk Tyo lalu memeluk Radina.
"Tidak apa mas, aku kuat aku bisa kok satu hotel sama kamu sama istri kamu mas, aku nggak apa-apa kok yang penting aku bisa lihat kamu mas, aku tahan kok" Ucap Radina
"Terserah kamu saja kalo begitu. Cuman, jangan sampai kamu mengganggu liburanku smaa Ayu, okey? " Tegas Tyo yang kemudian di angguki oleh Radina
"Aku tinggal dulu, Ayu sudah menunggu lama di luar" Ucap Tyo yang kemudian segera melepas pelukannya
"Mas, aku kangen" Manja Radina kemudian tanpa aba-aba langsung mencium Tyo.
Tyo yang semula hendak pergi malah tertahan dengan ciuman tiba-tiba Radina yang kini berubah menjadi ******* dan saling membalas pangutan hingga akhirnya Tyo sadar jika Ayu telah menunggunya sedari tadi. Ia pun segera melepas ciuman itu dan langsung pergi meninggalkan Radina sendiri.
'Sial kenapa Radina harus muncul di sini sih'
"Sayang, maaf lama " Ucap Tyo menghampiri Ayu
"Mas ngapain aja sih, lama banget" Rajuk Ayu
"Mas kebelet sakit perut makanya lama. Jangan cemberut dong nanti cantiknya ilang loh" Bujuk Tyo
"Dah laper banget yah?" Tanya Tyo
" Iya, nungguin mas lama banget. Cacing di perutku udah pada demo tau. Udah yuk jalan mas"
Ayu dan Tyo pun segera menuju kafe dekat hotel dan memesan makanan sedangkan dari kejauhan ada seorang pria yang menatap kesal pasangan suami istri tersebut dengan tangan mengepal.
__ADS_1
"aku pasti akan membongkar perselingkuhanmu. dan akan aku pastikan Ayu akan meninggalkanmu" ucap pria tersebut dengan marah