PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN

PERNIKAHANKU HANCUR KARENA PERSELINGKUHAN
ss aq1


__ADS_3

Panik.... Itu yang Ayu rasakan sekarang. Bagaimana tidak, saat ia masuk ke ruangan Bayu sedang kejang-kejang hingga Ayu segera berlari keluar memanggil tim medis untuk menangani keadaan Bayu. Sudah setengah jam berlalu namun tim medis belum selesai menangani pasien.


“Bagaimana jika mas Bayu tidak selamat? Ya Tuhan tolong jangan kau ambil mas Bayu Tuhan... Semoga ia di berikan kesempatan untuk bisa sembuh. Aku berjanji jika ia sembuh nanti apa pun keadaannya, walaupun ia cacat aku akan menerimanya dan menutupi kekurangannya” sepenggal doa pendek permohonan Ayu.


Mulut Ayu komat kamit sedari tadi membacakan doa, ungkapan dan permohonan kepada sang Khalik agar Bayu bisa melewati masa kritisnya namun tanpa ia ketahui pasien beserta tim medis yang berada di dalam ruangan tengah mengadakan rapat. Tadi setelah Bayu kembali ke kamar inap ia di telpon oleh Sekretaris pribadinya bahwa pekerjaan di kantor sudah menumpuk, banyak laporan yang harus di periksa dan file-file yang harus di tanda tangani oleh karena itu Bayu menyuruh bawahan nya membawa file-file tersebut untuk dia periksa dan tanda tangani juga dengan dewan direksi untuk datang rapat di rumah sakit tetapi memakai seragam perawat dan di haruskan semua datang meskipun sudah pukul sebelas malam. Bayu juga menyuruh dokter Richard untuk berpura-pura memeriksanya dan datang bersama bawahannya ke ruangan ia di rawat dan inilah jadinya.. Dari awalnya setengah jam berlalu hingga kini sudah satu setengah jam berlalu namun mereka belum keluar dari ruangan tersebut. Ayu pun di buat semakin ketakutan karena lamanya pemeriksaan yang di lakukan dokter Richard dan tim medis lainnya yang sebenarnya adalah pegawai Bayu di kantor.


“Mbak Ayu, mbak... “ panggil dokter Richard yang telah keluar dari ruangan Bayu. Jajaran direksi dan orang kepercayaan Bayu juga telah pulang


“Hhhmmmm... Emmm...” perlahan Ayu membuka matanya mengumpulkan kesadaran karena menunggu di luar terlalu lama akhirnya Ayu tertidur tadi. Setelah melihat dokter Richard yang berdiri di depannya Ayu segera bangkit dari duduknya dan dengan panik bertanya


“dokter, bagaimana keadaan mas Bayu? Tolong dokter selamatkan mas Bayu dok” panik Ayu


“memangnya mbak pikir Bayu itu sakit apa? Dia itu Cuma pura-pura saja biar kamu yang kena serangan jantung akibat ulah usilnya itu” dalam hati dokter Richard.


“dok? Dokter kenapa diam saja? Gimana sama mas Bayu dok? “ tanya Ayu lagi sambil menarik baju dokter richard


“Eh.. Nggak apa-apa kok. Tadi Cuma shock saja dan pak Bayu di nyatakan koma untuk sementara waktu. Saya harap mbak terus ada di samping lak Bayu dan menyemangati nya agar pasien tidak tertekan. Jika boleh sering-sering di ajak komunikasi karena itu semua bisa mempengaruhi pasien agar bisa sadar” jelas dokter richard


“Baik dok. Kalau begitu saya masuk ke dalam dulu “ pamit Ayu

__ADS_1


Saat berdua di dalam ruangan tersebut Ayu tidak bisa tidur lagi dan memilih untu mengajak Bayu ngobrol seperti yang di sarankan dokter Richard tadi


“Mas, beberapa minggu ini kemana saja? Kenapa menghindariku? Apa mas Bayu marah padaku? Maaf mas jika ada salahku yang bikin mas mulai menjauhiku” ucap Ayu lirih


“Kamu nggak punya salah apa-apa sayang... Aku terpaksa menghindarimu agar kamu mempunyai waktu untuk merenungi perasaanmu pada ku” kata Bayu dalam hati


“selama kamu menghindariku belakangan ini jujur saja aku kesepian. Sering aku menunggu telepon darimu atau pun mengecek apakah ada pesan yang kamu kirimkan padaku tapi ternyata tidak. Aku juga sempat datang ke rumah mas tapi kata mbok Siti mas nggak pulang ke rumah utama. Aku tanya alamat rumah mas tapi nggak di kasih sama mbok Siti” bergetar bibir Ayu menahan tangis


“Maaf jika aku kelewatan sayang... Aku janji ini yang pertama dan terakhir” ucap Bayu dalam hati


“Tadi sebenarnya aku mau nekat ke ruangan kamu, aku sudah siapin ketapel yang aku pinjam sama anak kecil di lampu merah buat ngadepin pak Wendra Sekretaris songong kamu itu sama ketiga Sekretaris perempuan kamu yang sombong itu. Masak kemarin dulu aku mau ke ruangan kamu malah di marahin pak Wendra. Ia sih emang nggak boleh sembarangan masuk ruangan pemimpin tapi kan aku.. “ ungkap Ayu tertahan mengucap kalimat terakhirnya


Pagi harinya Ayu terbangun dari tidurnya dan yang membuat ia kaget bagaimana bisa ia tidur di tempat tidur pasien sambil memeluk pasien yang sedang koma? Perasaan semalam ia duduk kursi samping tempat tidur pak Bayu, tapi kenapa pagi ini dia bisa terbangun dengan posisi seperti ini? Astaga.... Ia pun segera beranjak dari tempat tidur lalu ke westafel mencuci muka. Setelahnya ia berpamitan pada Bayu untuk ke kantor dan nanti siang saat jam makan siang ia akan kembali lagi untuk melihat perkembangan pak Bayu.


Setelah Ayu pergi barulah Bayu bangun dari pura-pura komanya. Bangun di pagi hari dan ada seorang wanita yang sangat di cintainya tidur di sampingnya sambil memeluknya semalaman membuat Bayu senyum-senyum sendiri. Semoga di semogakan agar menjadi kenyataan bahwa, di setiap paginya sat ia bangun ada Ayu di sampingnya, amin....


“girang amat lo berhasil menipu Ayu “ seloroh dokter Richard saat memasuki ruangan dan melihat Bayu yang sedang senyum-senyum sendiri


“enak ya di peluk semaleman sama yayang? “

__ADS_1


“elo ngapain masuk ruangan ini tanpa seijin gue? “ tanya Bayu tidak suka


“seorang dokter harus rutin memeriksa pasien yang lagi koma karena kecelakaan. Tapi sialnya pas gue masuk tadi pagi elo malah keenakan tidur sambil di peluk Ayu “


“ngapain aja kalean berdua semalam? “


“mau tau apa mau tau banget? “ Bayu balik bertanya


“nggak deh, gue masih polos” kata dokter Richard


“Polos apaan yang udah merawanin banyak cewek? Dasar penipu lo”


“sialan... Buka-buka kedok gue”


“udah sana pergi.. Gue juga siap-siap pulang di suruh papa”


“kasian amat anak satu-satunya sibuk banget ngurus warisan ortu”


“iya nih... Mama gue, sih nggak mau nambah jadinya gue yang di bebanin. Udah ah gue berangkat dulu. Kamar ini jangan di isi pasien, bentar siang gue kesini lagi. Awas llo kata Bayu setelahnya meninggalkan ruangan dan pulang ke rumah utama

__ADS_1


__ADS_2