
Meskipun menghindari pertemuan nya dengan Ayu namun jangan di sangka Bayu membiarkan Ayu begitu saja tapi ia terus mengawasi Ayu melalui orang-orang suruhannya dan baru-baru ini juga ia menyuruh Ravel ke mall karena Ayu tengah berada di mall saat itu dan akhirnya ia mendapatkan titik terang dari perasaannya. Wanitanya akhirnya mengakui bahwa merindukan Bayu dan sudah ada bumbu cinta di dalam hati Ayu yang sangat Bayu yakini hanya saja perempuan tersebut tidak mau mengakuinya. Kini langkah selanjutnya yang akan Bayu lakukan adalah menemui Ayu. Ia tidak tahan lagi untuk tidak menemui Ayu, cukup sudah beberapa minggu yang menyiksa saat ia hanya dapat melihat Ayu lewat laptop yang terhubung ke CCTV ataupun mendapat kabar melalui orang-orang suruhannya yang memata-matai Ayu.
Tidak apa jika Ayu belum mengakui secara gamblang perasaannya namun akan ia pastikan Ayu akan mengakuinya pada saatnya nanti.
Berjalan menyusuri lorong rumah sakit dengan langkah cepat setengah berlari Ayu nampak ketakutan saat tadi mendapat telepon jika Bayu mengalami kecelakaan. Sesampainya di depan ruangan Bayu, Ayu tidak langsung masuk. Ia terdiam berdiri di depan pintu mengatur nafas, lututnya terasa lemas dan kakinya terasa berat melangkah masuk ke dalam. Bagaimana tidak, di depannya adalah ruangan ICU dan di dalamnya ada seseorang yang punya ruang khusus di hatinya.
Entah bagaimana keadaan Bayu di dalam sana namun yang pasti Ayu ketakutan, takut kehilangan Bayu. Ia belum mengungkapkan isi hatinya kepada Bayu dan sekarang Bayu kecelakaan. Setelah merasa tenang, perlahan Ayu membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan Bayu di rawat. Hatinya mencelos seketika saat melihat keadaan Bayu yang tidak sadarkan diri dan terpasang selang infus serta alat pendeteksi jantung.
“Mas Bayu, kenapa bisa begini mas? “ kalimat pertama yang keluar dari bibir Ayu saat mendekati Bayu yang tidak sadar dan tangis tertahan melihat lelaki tersebut tidak sadar
Tidak ada lagi yang bisa Ayu katakan selain menangis, hatinya hancur seketika padahal tadi rencananya ia akan ke ruangan Bayu usai makan siang di kantor tapi belum juga terlaksana tiba-tiba mendapat telepon dari seseorang yang mengatakan Bayu mengalami kecelakaan dan ia pun segera datang ke rumah sakit
“permisi, saya akan melakukan pemeriksaan terhadap pak Bayu. Mohon ibu tunggu di luar sebentar “ kata seorang perawat pria, Ayu pun keluar meninggalkan Bayu dan perawat tersebut. Setelah beberapa saat perawat tersebut keluar dengan senyum dan menyuruh Ayu untuk menjaga Bayu di dalam
Ayu yang baru sadar jika ini masih jam kantor segera menghubungi Bima dan menjelaskan alasan ia tidak akan kembali lagi ke kantor
“hallo, ayu kamu di mana? Main ngilang aja. Ini tuh masih jam kantor tahu? Di cariin sama ibu Desi” kata Bima saat baru mengangkat telpon dari Ayu
“Bima, maaf aku nggak bisa balik ke kantor. Aku lagi di rumah sakit sekarang”
“kok lo bisa di rumah sakit sih? Siapa yang sakit? Elo kecelakaan? Gimana kondisi llo” tanya Bima panik
__ADS_1
“aku nggak kenapa-kenapa. Aku lagi jagain pak Bayu, tadi kecelakaan terus di telpon suruh datang ke rumah sakit buat jagain pak Bayu”
“loh, kenapa jadi elo yang jagain pak Bayu? Kenapa bukan keluarganya? Hayoo, lo ada main ya sama pak Bayu? “ tuduh Bima. Tentu saja tidak masuk akal seorang bawahan tiba-tiba menjaga bos besarnya di rumah sakit
“nggak kok... Udah, nanti aku jelaskan nanti. Awas ya jangan bilang-bilang sama yang lain” kata Ayu yang hanya di iyakan oleh Bima.
Karena hingga malam Bayu belum sadar juga dan tadi siang juga hanya seorang perawat pria yang masuk memeriksa Bayu, akhirnya Ayu berinisiatif memanggil dokter untuk kembali memeriksa Bayu.
“Dok, tolong periksa pak Bayu dok. Masa dia belum sadar juga? Tadi juga cuman sekali perawat masuk dan memeriksa pak Bayu abis itu tidak ada perawat atau dokter yang masuk untuk memeriksa pak Bayu lagi., saya khawatir sampai sekarang pak Bayu belum sadar juga” ucap Ayu polos sedangkan dokter Richard yang mendengar hal itu merasa lucu bahkan menahan tawa
“Kok bisa Bayu jatuh cinta dengan perempuan macam ini ya? Tapi lucu juga masih polos” kata dokter Richard dalam hati
“baik mbak, tenang saja. Setelah saya memeriksa keadaan pasien saya yang lain saya akan memeriksa pak Bayu. Saya permisi dulu” pamit dokter Richard lalu meninggalkan Ayu
“baiklah mbak, saya periksa pak Bayu dulu. Mbak Ayu tunggu di luar sebentar” kata dokter Richard yang kemudian langsung menuju ruangan Bayu di rawat. Setelah menutup pintu rapat dan memastikan Ayu tidak menguping dokter Richard menampar pelan pipi Bayu
“Dasar edan.... Enak banget elo tidur-tiduran di rumah sakit pake acara pasang infus sama alatonitor jantung lagi” ketus dokter richard
“Bangun lo... Nggak bangun gue suntik obat bius biar tidur beneran lo” kata dokter eichard
“apaan sih... Lagi enak-enakkan di jagain juga pake elo gangguin” kata Bayu yang bangun dari pura-pura tidak sadarnya
“drama elo kelewatan tahu nggak. Kasian si Ayu elo begoin. Mana ada orang kecelakaan muka sama badan elo mulus nggak ada lecet sama biru-birunya”
__ADS_1
“lagian lo kok tahan banget seharian pura-pura tidur? Nggak capek apa? Gue laporin sama tante Erika kelakuan lo baru tahu rasa”
“jangan berani laporin gue. Mau lo gue pecat dari rumah sakit ini? “
“bisa-bisanya lo ngancem gue. Sampe kapan mau pura-pura kayak gini? “
“sampe gue Ayu bilang cinte ke gue”
“mimpi lo.... Mana ada cewek nyatain cinta ke cowok koma”
“gue nggak mau tahu, pokoknya lo bantuin gue. Titik. Udah temuin si Ayu bilang sama dia buat jagain gue karena yang gue perlu itu Cuma Ayu”
“dasar gila” kata dokter Richard lalu segera meninggalkan ruangan sedangkan Bayu kembali pura-pura tidak sadar
Di luar Ayu menunggu harap-harap cemas ingin mengetahui perkembangan Bayu yang di periksa dokter richard
“gimana keadaan pak Bayu dok? “ tanya Ayu saat dokter Richard keluar dari ruangan
“tenang saja mbak, pak Bayu naik-baik saja. Beliau belum sadar karena pengaruh obat. Saya harap mbak Ayu mau menjaga pak Bayu malam ini takutnya nanti ada shock atau pak Bayu terbangun tapi tidak ada orang yang menjaga” jelas dokter richard
“Baik dok, saya masuk dulu. Terima kasih” kata Ayu kemudian masuk ke ruangan Bayu sedang dokter Richard ke ruangan sebelah memeriksa pasien di sebelah kamar Bayu
__ADS_1