
Caihong Xian Lian adalah dewi muda yang baru saja menjelma. Caihong Xian Lian sendiri,
tidak tahu wujud dirinya yang sebenarnya. Ada yang mengatakan Xian Lian adalah
dewi bunga, karena wajahnya yang bersih dan cantik. Ada juga yang mengatakan
Xian Lian adalah siluman rubah karena wajahnya yang bisa menipu mata para lelaki.
Berbagai macam asumsi, tapi tidak satupun memiliki bukti yang kuat untuk
memastikan asal usul Xian Lian.
Caihong Xian Lian adalah gadis yang pintar, ceria, dan polos. Disebabkan asal usulnya
yang tidak jelas, banyak kumpulan dewa dewi yang tidak menerimanya masuk di Sekte
mereka. Xian Lian hanya bisa belajar dari sekolah umum dan beberapa dewa dewi
yang mau berteman dengannya. Xian Lian tidak berkecil hati, belajar dari dasar
dan meningkatkan kemampuannya sendiri.
Berkat sifatnya yang ceria dan bersahabat, Caihong Xian Lian mengenal beberapa dewa
dewi yang memiliki posisi di Jiu Zhong Tian. Xian Lian suka melihat berbagai
macam buku di perpustakaan, baik kisah, sejarah, sihir, formasi, dan lainnya. Tentu
saja kitab-kitab yang bisa di dapatkan dan di bacanya bersifat umum. Xian Lian
mengembangkan sendiri kemampuannya, diluar dari dasar semua Sekte yang ada.
Suatu hari, Dewa yang mengatur kultivasi para dewa dewi, Ming Jie Xing Jun, terlihat
melamun dan berkali-kali menghela nafas. Di tangan Ming Jie Xing Jun, ada
sebuah kitab kultivasi. Xian Lian yang sedang berada tidak jauh darinya, terus
mengamati dan tertawa melihat tingkah Ming Jie Xing Jun.
Ming Jie Xing Jun yang mendengar suara tawa, tersadar dan mencari asal suara “Xian
Lian, kau di sini !” tersenyum dan melambai-lambaikan tangannya, memanggil Xian
Lian untuk mendekat padanya.
Xian Lian segera mendekat dan duduk di dekat Ming Jie Xing Jun “Xing Jun… ada
masalah apa, yang sanggup membuat Ming Jie Xing Jun kita yang tampan ini,
mengerutkan kening dan menghela nafas terus-terusan ?” memberikan senyum
manisnya pada Ming Jie Xing Jun.
Ming Jie Xing Jun teringat masalahnya dan menghela nafas kasar, melihat kitab di
tangannya dan kembali menghela nafas. Xian Lian melihatnya dan bertanya dengan wajah
polosnya “ada apa Xing Jun ? apa membuat kisah baru lagi ? Coba katakan,
mungkin aku bisa membantu anda” mempertahankan senyuman manisnya.
__ADS_1
Ming Jie Xing Jun mempertimbangkan saran Xian Lian “sudahlah… tidak usah…” berbalik
dengan wajah cemberut. “Aiya Xing Jun, daripada anda terus memasang wajah
cemberut seperti itu, kenapa tidak mengatakannya ?” Xian Lian semakin penasaran
dengan kitab yang di pegang Ming Jie Xing Jun.
Ming Jie Xing Jun menghela nafas untuk kesekian kalinya “Haih Xian Lian ya, kau ini
masih dewi yang sangat muda yang belum terbuka, bahkan belum akil balig. Kau
bahkan tidak mengerti arti perasaan, bagaimana kau bisa membantuku ?” melirik
Xian Lian dengan wajah cemberutnya.
Wajah Xian Lian berubah cemberut, menunjuk ke tumpukan kitab-kitab di belakangnya “tapi kan aku sudah membaca hampir semua kitab anda… walau tidak memiliki pengalaman dan tidak pernah
mengalaminya, tapi dari kitab-kitab anda, setidaknya aku juga memahami sedikit
alur kisahnya…” mencucu.
Ming Jie Xing Jun tidak dapat menahan senyumnya, merasa terhibur dengan tingkah Xian Lian yang menggemaskan. Ming Jie Xing Jun menepuk pundak Xian Lian “Xian Lian kita yang paling pintar…”
tersenyum “huh… aku berada dalam dilema…”.
Xian Lian memposisikan dirinya, duduk dengan manis “ini adalah kultivasi Shen Jun yang
menghukum dirinya sendiri. Harusnya semua berjalan dengan baik, hanya saja Tian
Jun mencariku dan mengharapkan kehadiran Shen Jun sesegera mungkin. Setiap Jun
Wang ini, bukanlah dewa dewi yang bisa aku yang hanya seorang Xing Jun kecil
Xian Lian.
Xian Lian mengangguk-anggukkan kepalanya. Kening Xian Lian perlahan mengkerut dan
menatap Ming Jie Xing Jun “menghukum diri sendiri ?” Ming Jie Xing Jun
mengangguk “haih sejak dahulu, masalah cinta adalah yang paling suci sekaligus
yang paling rumit. Aku saja tidak memahaminya dengan baik, apalagi kau gadis
kecil…” mengejek Xian Lian.
Xian Lian mengangguk-anggukkan kepalanya “ooo… ehm Xing Jun, masih berapa lama masa
hukuman Shen Jun itu ?” Ming Jie Xing Jun menatap kitab di tangannya “sesuai
dengan permintaan Shen Jun, hukuman ini paling tidak masih akan berlangsung
hingga 3 putaran kultivasi lagi, terlepas dari 6 kultivasi yang sudah beliau
selesaikan” menjawab tanpa melihat Xian Lian.
Xian Lian penasaran “kesalahan apa yang dilakukan Shen Jun, hingga menghukum diri
sendiri sekejam itu ?” Ming Jie Xing Jun tersenyum mendengar pertanyaan Xian
Lian “cinta abadi yang tidak bisa bersatu dan berjalan bersama…”.
__ADS_1
Xian Lian menggelembungkan pipinya “jika memang cinta abadi, bukankah sekejam atau
seberat apapun hukumannya, tidak akan sanggup menghilangkan rasa cintanya ?” semakin
tidak mengerti.
Ming Jie Xing Jun mengangguk-anggukkan kepalanya “hukuman ini hanya untuk mengurangi
rasa sakit akan penyesalan dan kehilangan Shen Jun saja…” “penyesalan ?” Xian
Lian menatap intens Ming Jie Xing Jun. “Ya… penyesalan karena tidak dapat
menyelamatkan kekasihnya, hanya bisa melihatnya Ling Luo…” Ming Jie Xing Jun
menjawab dengan wajah sedih.
Xian Lian memainkan wajahnya “Xing Jun, hukuman apakah yang Shen Jun jalani saat ini
?” “tidak pernah merasakan cinta, apapun bentuknya. Segala perhatian akan
meninggalkannya tanpa menumbuhkan rasa apapun” Ming Jie Shen Jun menjawab
spontan.
“Shen Jun ini termasuk dewa yang kasihan…” Xian Lian ikut bersedih “hmm… bagaimana
agar Shen Jun bisa menyelesaikan kutukan hukuman kultivasinya ? tanpa menunggu
saat yang ditentukan ?” bertanya dengan rasa ingin tahu yang tinggi pada Ming
Jie Xing Jun.
Ming Jie Xing Jun memegang dagunya “hmm… satu-satunya cara adalah membuat kultivasi
Shen Jun merasakan cinta, paling tidak ketertarikan antar lawan jenis. Hal ini
bisa mematahkan lajur kutukan hukumannya. Jika kultivasi Shen Jun bisa
merasakan cinta sejati, maka kutukan akan retak, kemungkinan bisa
menghancurkannya, maka Shen Jun bisa kembali ke Shen Jie” berfikir kemungkinan
cara menghancurkan kutukan hukuman.
Xian Lian memainkan wajahnya “Shen Jun kultivasi ! bukankah jika setingkat Shen Jun
yang kultivasi, biasanya akan memegang posisi tinggi di setiap kultivasinya ?”
Ming Jie Xing Jun mengangguk “beliau adalah Kaisar Kerajaan Song di Fan Jian”.
“Ah, sebagai Kaisar, pastinya memiliki banyak istri dan selir kan !” Xian Lian
dengan mata besarnya, melihat Ming Jie Xing Jun yang mengangguk padanya.
Xian Lian menepuk kedua tangannya “nah kalau seperti itu, ini bisa dicoba” Ming Jie
Xing Jun mengerutkan keningnya “apa yang bisa dicoba ?” Xian Lian dengan senyum
nakalnya melihat Ming Jie Xing Jun “hanya perlu membuat Kaisar ini tertarik
pada salah satu selirnya. Begitu banyak pilihan, setidaknya jika semua
__ADS_1
menyerbunya, pasti akan ada yang menarik minatnya” memainkan alisnya.