
Xian Lian di dalam kamar, segera menghilang kembali ke Shen Jie “Ming Jie Xing Jun…”
dengan wajah garang menemui Ming Jie Xing Jun. “Aiyo… Xian Lian sudah kembali…”
Ming Jie Xing Jun melihatnya dengan wajah tanpa dosa.
Xian Lian menopang kedua tangan di pinggangnya, melihat Ming Jie Xing Jun dengan
kesal “Xing Jun, kau membohongiku kan !” “eh… apa maksud kata-katamu ? aku
kapan membohongimu ?” Ming Jie Xing Jun masih mempertahankan wajah tak
bersalahnya.
“Kau mengatakan Kaisar itu tidak bisa jatuh cinta ! Begitu banyak selir di Istana
pun tidak membuatnya tergerak sama sekali. Apa yang terjadi sekarang ?” Xian
Lian menghardik Ming Jie Xing Jun dengan kesal. Ming Jie Xing Jun menutup mata
dan telinganya.
Ming Jie Xing Jun menarik tangan Xian Lian untuk duduk bersamanya “aiya Xiao Zhu
Zhong-ku, aku tidak membohongimu… Sini dengarkan ! kehadiranmu yang membuat
perubahan pada kultivasi Shen Jun. Akupun tidak tahu apa yang terjadi, tapi
kutukan hukuman itu mulai meluntur” Ming Jie Xing Jun menjelaskan.
Xian Lian masih tidak percaya, menatap sinis Ming Jie Xing Jun “lihatlah…” Ming Jie
Xing Jun membuka kitab di tangannya “nah kau lihat, semua kisah di belakangnya
terhapus dengan sendirinya, kau sudah membuat perubahan pada kultivasi ini !”
Xian Lian mengerutkan keningnya “kalau begitu, masalahmu sudah selesai kan ! Aku
tidak perlu kesana lagi ! Lagipula, aku sedang terluka, aku mau kembali ke Tian
Xing He memulihkan diri…” “aaa… jangan… jangan… Xian Lian, kau sudah
membantuku, maka bantulah aku sampai tuntas ya…” Ming Jie Xing Jun berkata
dengan nada permohonan.
Kerutan di wajah Xian Lian semakin dalam “Xian Lian, saat ini kultivasi Shen Jun sudah
menyukaimu, membuat kutukan hukuman itu mulai retak. Jika ingin membuat kutukan
hukuman itu hancur, maka kultivasi Shen Jun harus merasakan cinta sejatinya.
Saat kultivasi Shen Jun sudah merasakan cinta sejati padamu, kau baru bisa
meninggalkannya. Kultivasi Shen Jun akan merasakan penderitaan kehilangan cinta
sejati dan menyelesaikan kultivasinya. Kutukan kultivasi hancur, Shen Jun sudah
akan kembali ke Shen Jie” Ming Jie Xing Jun berbicara dan menjelaskan dengan
senyuman yang paling manis.
Xian Lian mengerutkan wajahnya “ha… Xing Jun, bukankah kau yang mengatakan aku tidak
__ADS_1
mengerti cinta ! Bagaimana aku tahu kapan Kaisar memberikan cinta sejatinya ?
sekarang saja, aku sudah kebingungan dibuatnya…” kembali ke wajah kesalnya.
Ming Jie Xing Jun menggaruk kepalanya, juga ikut pusing “benar juga… bagaimana
baiknya ? hmm…” berdehem dan berfikir berdua. “Setelah membuatnya merasakan
cinta sejati, masih harus mematahkannya… Xing Jun, kau ganti orang sajalah…”
Xian Lian memasang wajah bingungnya.
Ming Jie Xing Jun mengangguk dengan wajah bingungnya “Jika tidak seperti itu, Shen Jun
akan semakin lama kembali… Xian Lian, biasanya kau paling banyak akal, kau
cobalah memikirkannya…” dengan nada memohon.
Xian Lian bergidik “Xing Jun, jika masalah lain yang ku mengerti, kau datang dan
meminta bantuanku, aku mungkin masih bisa mencarikan solusinya. Ini… masalah
cinta, aku sama sekali tidak mengetahui apalagi memahaminya, bagaimana
membantumu ?” pusing dan menggaruk kepalanya sendiri.
Ming Jie Xing Jun menatap Xian Lian, berusaha memikirkan solusinya “tidak bisa ganti
orang… Shen Jun begitu pintar, pasti dengan segera mengetahui perbedaannya.”
“Ah Xing Jun, aku tidak mau main lagi… Lukaku mulai sakit lagi, aku mau pulang
ke Tian Xing He…” Xian Lian berdiri dan hendak berlalu.
selama ini kau hanya bertingkah apa adanya dan ternyata berhasil membuat
kultivasi Shen Jun menyukaimu !” Xian Lian mengangguk “memang seperti itu… Aku
bahkan tidak tahu dialah Kaisar kultivasi Shen Jun itu”.
Ming Jie Xing Jun menepuk kedua tangannya “bagus Xian Lian, kau kembalilah ke Fan
Jian, ke sisi kultivasi Shen Jun. Tidak perlu melakukan hal yang bertentangan
dengan keinginanmu. Kau lakukan saja apa adanya, tanpa beban, yang penting kau
berada di sisinya. Jika memakai cara itu, kultivasi Shen Jun bisa menyukaimu.
Harusnya dengan hal yang sama, juga akan mendatangkan cinta sejati pada
kultivasi Shen Jun” menatap Xian Lian dengan mata berbinar.
Xian Lian tampak memikirkan kata-kata Ming Jie Xing Jun “aiyo Xian Lian, jangan
berfikir lagi, menolong orang kan harus melakukannya hingga tuntas. Kau sudah
lama disini, kembalilah, nanti kultivasi Shen Jun akan panik mencarimu…” Ming
Jie Xing Jun merajuk pada Xian Lian.
Xian Lian cemberut “ayo… ayo… jangan cemberut lagi… Ah bawalah ini, akan bermanfaat
untuk lukamu…” Ming Jie Xing Jun memberikan sebuah kotak saleb dan botol pil
__ADS_1
penghilang racun. Xian Lian berdehem “huh… baiklah…”.
“Nanti kalau kultivasi Shen Jun bertanya kau kemana, katakan saja membuat saleb dan
obat untuk lukamu.” Ming Jie Xing Jun memberikan alasan pada Xian Lian untuk
diberikan ke kultivasi Shen Jun. Xian Lian kembali ke Fan Jian dan langsung
tertidur kelelahan.
Beberapa menit di Shen Jie, sudah berlalu beberapa hari di Fan Jian. Xian Lian sudah
menghilang 3 hari, mengejutkan Xing. Xian Lian yang tertidur, tidak mengetahui
Xing yang sudah memporak-porandakan Istana untuk mencarinya. Tidak ada yang
melihat Xian Lian keluar Istana, jadi Xing hanya bisa mencarinya di sekitar
Istana.
Xing yang bersedih, kembali ke kamar Xian Lian, terkejut melihat Xian Lian yang
sedang tidur di atas ranjangnya. Xing menitikkan air mata, dengan tangan
gemetar membelai wajah Xian Lian “Lian, kau dari mana ? kau membuatku ketakutan
!” tertidur kelelahan di sisi ranjang Xian Lian.
Kasim Lu menutup pintu kamar Xian Lian, membiarkan keduanya tidur. Kasim Lu menghela
nafas lega “biarkan Wang Jun beristirahat. Tuan Lian sangat mempengaruhi emosi
Wang Jun…” berbicara dengan Achang dan Alu.
Achang mengangguk “jika saja Tuan Lian adalah seorang gadis, akan sangat baik huh…
Sekarang seperti ini, Kasim Lu menurutmu, bagaimana baiknya ?” Ketiganya masih
menganggap Xian Lian adalah seorang pria.
Kasim Lu kembali menghela nafas, juga bingung dengan hal ini “haih aku juga tidak
tahu… terlihat dengan jelas, Wang Jun sudah memiliki rasa pada Tuan Lian. Tapi
Tuan Lian adalah seorang pria… Huh Wang Jun begitu tampan dan pintar, walau
Tuan Lian pun memiliki pesona dan wibawanya sendiri, tapi keduanya… huh…”
Alu menggaruk kepalanya “begitu banyak selir, Wang Jun bahkan tidak melirik sekilas
pun pada mereka. Sekarang muncul Tuan Lian yang begitu sempurna, sudah
menyelamatkan Wang Jun dua kali, memiliki kemampuan luar biasa, pintar, ahli
senjata, tampan, dan memiliki aura luar biasa. Aku saja terpesona padanya,
apalagi yang mulia…”.
Achang memukul pundak Alu “diamlah, kalau tidak bisa berbicara dengan benar.
Bagaimanapun hal ini adalah salah ! Bagaimana Kerajaan Song memiliki penerus
jika Wang Jun tidak tertarik pada wanita ? Apa otakmu itu tidak bisa memikirkan
__ADS_1
akibatnya cih…” menghardik Alu.