
Dang Wei dianxia tercengang "kau memakai sifat naluri hewan untuk mengalahkanku..." Xian Lian membulatkan matanya "hal seperti ini tidak tahu ! Bagaimana bisa Sekte Mohang mengaku sebagai penguasa alam ?" merasa bingung sendiri.
Xing merasa Xian Lian yang kebingungan sangat menggemaskan "mereka sudah terlalu lama terlena akan ikatan bersama para hewan alam, hingga melupakan sifat naluriah mereka. Xian er sangat pintar, dengan cara sederhana, mengalahkan kesombongan yang sudah lama terbangun" membelai kepala Xian Lian.
Dang Wei dianxia merenung "hari ini aku kalah... sungguh tidak memperkirakan gadis cilik sepertimu akan menggunakan ini untuk mengalahkanku... Huang Hou niang niang, kau adalah gadis yang sangat menarik. Tapi jangan berbangga diri, aku akan datang lagi dengan persiapan yang lebih baik".
Achang segera memerintah para prajurit untuk mengepung Dang Wei dianxia. Xing tersenyum dingin "Dang Wei dianxia, membuat kekacauan seperti ini... anda tidak mungkin berharap Zhen akan meloloskan anda kan !"
Dang Wei dianxia tidak gentar, tertawa terbahak-bahak "Kaisar Kerajaan Song ternyata hanya seperti itu hahaha..." bersiul. Burung-burung berterbangan masuk, menyerang semua yang ada termasuk Xing dan Xian Lian.
Xing melindungi Xian Lian dalam pelukannya "ingin pergi, tidak semudah itu !" Xing mencekik udara kosong, dengan mata tajam. Udara disekitar berubah dingin dan mencekam.
Terlihat Dang Wei dianxia yang awalnya sudah terbang dengan menunggangi burung, memegang lehernya sendiri "kau... kau..." Xing tersenyum sinis "hanya seperti ini, ingin berbuat ulah !" menghentakkan tangannya. Seketika Dang Wei dianxia jatuh ke tanah dengan leher yang patah dan mati di tempat.
Achang segera memeriksa "Wang Jun, dia sudah tiada..." Xing mengangguk "Xian er, kau baik-baik saja..." melihat Xian Lian yang melamun, melihat angkasa "Xian er, apa kau terluka ?" memeriksa Xian Lian.
Hanya beberapa orang yang merasa terkejut atas hal yang terjadi. Para pejuang sudah mengetahui kekuatan tersembunyi Kaisar Song Jin Xing. Inilah yang membuat lawan Kerajaan Song getar getir.
Xing takut mengejutkan Xian Lian "Xian er..." Xian Lian menunjuk angkasa "dia... dia bisa menaiki burung..." tidak membahas kekuatan Xing. Xing mengerutkan kening, tindakannya tidak mengejutkan Xian Lian yang ternyata memperhatikan hal lainnya.
__ADS_1
Bagi Xian Lian, yang dilakukan Xing hanya hal biasa karena Xing adalah kultivasi Shen Jun. "Xian er... kau tidak terkejut dengan yang kulakukan ?" Xing ingin memastikan. Xian Lian mengerutkan kening "apa yang kau lakukan ?"
Xing menunjuk jasad Dang Wei dianxia "ah maksudmu energi spiritual ?" Xian Lian bertanya santai, diangguki Xing "kau tahu energi spiritual ?" Berganti Xian Lian yang mengangguk.
Xing mengerutkan kening "Xian er, apa kau memiliki energi spiritual ?" Xian Lian mengangguk "Xian er, kau..." Xing terkejut akan pengakuan Xian Lian "kenapa berwajah seperti itu ? Energi spiritual ada beraneka macam dan bisa dikembangkan. Aku sedang mengembangkan kesadaran alam, bukankah sudah mengatakannya padamu" Xian Lian menatap aneh Xing.
Xing terkejut "itu termasuk spiritual ?" Xian Lian mengangguk "tentu saja..." "Niang niang, apa anda juga melakukan seperti yang dilakukan Wang Jun ?" Achang bertanya, merasa ngeri dengan kemampuan tersembunyi Xian Lian.
Xian Lian menatap Xing sesaat, kemudian melihat jasad Dang Wei dianxia. Xian Lian menggerakkan tangannya, mencoba mengangkat Dang Wei dianxia. Xian Lian hanya berhasil menggerakkan dan menggeleng dengan pipi yang dikembungkan "tidak bisa, dia terlalu berat buatku...".
Semua saling melihat "niang niang, apa yang dapat anda lakukan dengan spiritual anda ?" Tabib Yin bertanya. Xian Lian menatap Tabib Yin dengan mata polos "bukankah kalian sudah pernah melihatnya ?" semua menggeleng.
Xian Lian memainkan wajahnya "secepat itu lupa, kalian ini aneh sekali..." berjalan keluar ruangan. Xian Lian menutup mata, terasa semilir angin bergerak di sekitarnya. Sesaat kemudian terlihat daun-daun yang berterbangan, mengelilingi Xian Lian.
Xian Lian merenung, menatap pepohonan "hmm... bagaimana caranya menunggangi burung ? Apa aku harus menurunkan berat badan" masih penasaran dengan para burung.
Xing menghampiri "tidak boleh..." Xian Lian cemberut melihat Xing "tapi aku ingin mengendarai burung..." merajuk dengan imutnya "tubuhmu sudah begini mungil, tidak boleh menurunkan berat lagi. Hmm... mungkin saja Dang Wei dianxia melatih spiritual untuk meringankan tubuhnya" Xing mencari alasan yang bisa diterima Xian Lian.
Xian Lian memikirkan kata-kata Xing "ah aku mau mempelajarinya, harus bisa mengendarai burung" mengepalkan tangan, memberi semangat pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Xing tersenyum, yang lain ikut tersenyum dan menggelengkan kepala akan tingkah Huang Hou niang niang mereka yang menggemaskan. "Niang niang, apa aku bisa melatih spiritual ?" Tabib Yin bertanya.
Xian Lian mengerutkan kening "bukankah kau sudah memilikinya ? Ah kau bisa mengembangkannya tanpa batas..." Tabib Yin tidak mengerti "aku memiliki spiritual ?" menunjuk dirinya sendiri.
"Bukankah kau bisa menebak kesehatan tanpa memeriksa ? Kau bisa merasakan perubahan sekitarkan !" Xian Lian bertanya, membuat Tabib Yin merenung dan mengangguk "nah kau sudah memiliki dasarnya, kembangkan saja..." berbicara acuh tak acuh.
Xian Lian menggosok-gosokkan kedua tangannya "burung... burung... aku mau menangkap burung..." mengangguk dengan wajah penuh tekad "Xing, aku mau keluar istana... Aku mau menangkap burung..." "aaa..." kata-katanya membuat semua terkejut.
Sesaat kemudian, semua tertawa "kenapa kalian tertawa ? Aku mau menangkap burung" Xian Lian menghardik "Ah... tidak mempedulikan kalian..." berbalik dan berjalan menjauhi semua.
"Xian er..." Xing segera mengejar "ah bagaimana kalau niang niang marah ?" Kasim Lu bergidik "kalian sih menertawakannya... Dia adalah Huang Hou niang niang, kesayangan Wang Jun..." protes pada lainnya.
"Tapi tingkah niang niang, benar-benar sangat menggemaskan. Niang niang-ku sangat polos dan menggemaskan. Tidak dapat menahan diri saat melihatnya, apalagi wajah merajuk itu..." Tabib Yin teringat wajah menggemaskan Xian Lian, kembali cekikikan.
Semua tersenyum "niang niang kita ini selalu melakukan segalanya tanpa banyak berfikir" Alu memuji "bahkan tanpa berfikir saja, hasilnya sudah sangat mengejutkan. Bagaimana jika niang niang merencanakan sesuatu ? Aku yakin tidak ada yang dapat meloloskan diri dari tangannya" Kasim Lu berguman.
"Keras dan Lembut ! Spiritual Wang Jun dan niang niang saling bersilangan, pasti dapat memperkuat satu dan lainnya." Achang berkata, menatap jasad Dang Wei dianxia.
Sekte Mohang sudah mendapat kabar kematian Dang Wei dianxia, sementara tidak menunjukkan diri. Xing mengembalikan jasad Dang Wei dianxia ke Sekte Mohang, sebagai peringatan. Sekte Mohang menyimpan dendam tapi tidak berani bertindak gegabah.
__ADS_1
Xing di pusingkan akan keinginan Xian Lian, untuk menunggangi burung. Xing mencarikan burung berbadan besar seperti elang, tapi Xian Lian menolaknya. Yang diinginkan Xian Lian, terbang dengan burung terkecil.
Xian Lian berhasil mematahkan ikatan Sekte Mohang pada beberapa hewan, termasuk kedua burung. Walaupun berhasil, hal ini sangat menguras energi Xian Lian. Xing yang mengetahui Xian Lian memiliki energi spiritual, tidak banyak bertanya. Xing menganggap hal ini adalah anugrah tersembunyi Xian Lian.