Powerfull Majesty

Powerfull Majesty
Bab 12 - Lian adalah seorang gadis !!!


__ADS_3

        “Lian, kau…” Xing memapah Xian Lian, melihat darah di pakaiannya yang berantakan.


Pakaian Xian Lian sedikit terbuka, Xing bisa dengan jelas melihat gundukan


payudara Xian Lian di dalamnya “Pergi, jangan menyentuhku…” Xian Lian meronta


dan berguman dengan lirih.


        Xing segera tersadar “Lian, kau seorang gadis…” tidak sadar akan kebahagiaan yang


terdengar dalam suaranya. Xian Lian menelan ludah susah payah dengan bibir


pucatnya “kenapa kalau seorang gadis ? pergi dari sini !” Xing segera memeluk


Xian Lian “tidak, aku tidak akan meninggalkanmu…”.


        “Argh… kau menyentuh lukaku…” Xian Lian berteriak kecil dengan tubuh gemetar, menahan


sakitnya. Xing segera melerai pelukan “biarkan aku melihatnya…” membuka pakaian


Xian Lian “lukamu terkena air jadi membuka kembali… kemarilah…” menarik Xian


Lian menjauhi jalur air.


        Xing membantu memerban luka Xian Lian “kita tidak bisa keluar dengan kondisimu


seperti ini !” Xian Lian menggeleng “tidak perlu, kau pergilah… aku tidak mau


mereka melihatku seperti ini…” berkata dengan kesadaran yang sudah menurun.


        Xing melihat Xian Lian yang sudah tidak sadarkan diri, kembali memeriksa lukanya


“sudah 3 hari… Lian mengobati dirinya sendiri 3 hari ini. Maaf Lian, aku


terlambat menemukanmu…” memeluk Xian Lian.


        Xing membelai wajah Xian Lian “ternyata perasaanku tidak salah… Lian adalah seorang


gadis hahaha… Lian, aku tidak pernah merasakan hal seperti ini pada gadis


manapun… Aku akan mempertahankanmu di sisiku, apapun yang terjadi. Kau sudah


menyelamatkanku 2 kali, aku akan membalasmu dengan diriku” mengecup singkat


bibir Xian Lian.


        Xing tercengang “bibir ini…” mengusap lembut bibir mungil Xian Lian dan tersenyum


“kau yang menyelamatkanku pertama kali dengan bibir ini. Lian, kau sudah mengambil


ciuman pertamaku, kau harus bertanggung jawab padaku… Lian… Lianku…” memeluk


Xian Lian.


        “Tuan… Tuan…” terdengar panggilan Achang dari luar gua. Xing segera menyahut “Achang,


Lian berada disini dan terluka. Tidak bisa membawanya keluar dengan kondisi


pintu gua sesempit ini”. Achang melihat situasi pintu gua yang memang sangat


sempit “Tuan, bertahanlah, aku akan membesarkan pintu gua…” Xing menyahut dan


mengiyakan.


        Achang memanggil bantuan dan membesarkan jalan masuk ke gua. Sementara Xing merapikan

__ADS_1


pakaian Xian Lian dan menggendongnya keluar “segera kembali ke Istana, panggil


tabib…” menggendong sendiri Xian Lian hingga ke Istana.


        Xing merawat sendiri Xian Lian, mengingat Xian Lian yang tidak ingin identitasnya


sebagai seorang gadis, diketahui. Xian Lian sadar kembali 2 hari berikutnya


“Kau sudah sadar…” Xing segera memapahnya.


        Xian Lian bangun dan memegang bahunya “masih sakit ?” Xing bertanya dengan lembut.


Xian Lian mengangguk “Ini Istana ?” Xing mengangguk “jangan banyak bergerak…


lukamu cukup parah hingga menembus bahumu…” memapah Xian Lian.


        Xian Lian bersandar dan tersenyum lemah “aku mana selemah itu !” Xing tersenyum “kau


sangat kuat, hanya aku yang tidak sanggup melihatmu kesakitan…” membelai wajah


Xian Lian. Xian Lian terkejut, sementara Xing tidak dapat menahan diri, memeluk


Xian Lian “apa yang kau lakukan ?” Xian Lian tidak sanggup memberontak.


        Xing membelai punggung Xian Lian “biarkan seperti ini sejenak Lian… Aku sangat takut


tidak dapat menemukanmu saat itu. Aku hampir gila mencarimu…” menghela nafas


lega ‘Lian, jika saat itu tidak dapat menemukanmu… aku tidak tahu akan seperti


apa ! Aku pasti akan menghancurkan Sekte Mohang’ membatin.


        Xian Lian juga membelai punggung Xing “sudah… bukankah aku baik-baik saja !” Xing


mengangguk dan melerai pelukan “jangan seperti itu lagi… Lian, aku bukanlah


bagiku, mati di medan pertempuran daripada melarikan diri” cemberut menatap


Xian Lian.


        Xian Lian tersenyum “aku tahu… Apa boleh buat, kedua shushu itu sungguh berisik di


telingaku… Lagipula, kalian keluar dari Istana karenaku. Jika sesuatu terjadi


pada kalian, akan menjadi kesalahanku. Aku tidak akan bisa mengambil tanggung


jawab itu” memberikan senyuman manisnya.


        Xing tersenyum “maka kau jangan pergi dariku, aku tidak akan mengejarmu hingga


keluar Istana…” menggoda Xian Lian. Xian Lian cekikikan “sudah kukatakan jangan


terpesona padaku… Setelah luka ini sembuh, aku akan pergi… Kau kembalilah


menjadi Kaisar-mu itu hihihi…”.


        Xing menggeleng, langsung memeluk Xian Lian “tidak, jangan pergi… jangan pergi…”


merasa takut dan dadanya sakit “Lian, aku menyukaimu… tinggallah disisiku… Aku


tahu usiamu masih kecil, aku bisa menunggumu, tapi jangan pergi dariku…”


        Xian Lian terkejut “suka ?” ‘bukankah Ming Jie Xing Jun mengatakan Kaisar tidak bisa


mencintai ? begitu banyak selir di Istana, tidak seorangpun yang disukainya.

__ADS_1


Apa yang terjadi ?’ mengerutkan kening.


        Xing mengangguk “aku menyukaimu Lian…” ‘aku belum tahu menyukaimu sampai sedalam apa


, tapi aku tahu aku tidak bisa kehilanganmu’ Xian Lian mendorong Xing “Apa itu


suka ? bukankah kau tidak menyukai semua selirmu ? Apa yang terjadi sekarang ?”


bertanya dengan wajah kebingungannya.


        Xing membelai wajah Xian Lian “suka… senang melihatmu tersenyum dan tertawa bahagia…


sedih disaat melihatmu bersedih… khawatir dan sakit hati saat melihatmu


terluka… frustasi saat tidak melihatmu… takut kehilanganmu… saat bertemu


denganmu, dada ini berdebar-debar… selalu merindukanmu saat tidak melihatmu di


sisiku… Lian, aku tidak tahu sudah menyukaimu sejauh mana ! Ini juga pertama


kali bagiku. Tapi aku tahu, aku tidak bisa kehilanganmu, Lian” menaruh tangan


Xian Lian di dada kirinya.


        Xian Lian menyimak kata-kata Xing dengan seksama, melihat tangannya yang berada di atas dada


Xing, merasakan jantung Xing yang berdebar-debar. Xian Lian mengerutkan kening


‘apa yang sebenarnya terjadi ? aku harus kembali dan bertanya pada Ming Jie


Xing Jun’ “kau… kau… kau menjauhlah… Kau membuat kepalaku semakin pusing…”


mendorong Xing menjauh.


        Wajah Xing berubah sedih “Lian, kau tidak menyukaiku ?” Xian Lian mengerutkan kening,


melihat wajah sedih Xing “aku tidak tahu… aku tidak tahu apa itu suka !” Xing


tersenyum dengan wajah sedihnya “tidak masalah Lian, aku bisa menunggu… maukah


kau belajar menyukaiku ?” bertanya selembut mungkin, takut mengejutkan Xian


Lian.


        Xian Lian terdiam “aku tidak tahu… kau… kau keluarlah… aku mau istirahat…” Xing


mengangguk “baik, tolong fikirkan kata-kataku… Lian, aku menunggumu !” mengecup


kening Xian Lian dan keluar dari ruangan.


        Setelah menutup pintu kamar Xian Lian, Xing menghela nafas panjang ‘Lian, kuharap kau


tidak mengecewakanku… Ini pertama kalinya aku jatuh cinta, aku hanya ingin


bersamamu sepanjang sisa hidupku. Lian, kaulah yang mengambil semua pertama


kaliku. Kau juga yang sudah menyelamatkanku 2 kali, aku akan menyerahkan


hidupku padamu. Lian, hidupku adalah milikmu, kuharap kau mau menerimaku. Jika


tidak, aku tidak bisa membayangkan akan jadi apa diriku !’ menunduk.


        Xing mengangkat kepala, melihat pintu ruangan Xian Lian yang tertutup “sebelum itu


semua, aku akan mengurus semua yang sudah melukaimu…” matanya menajam dan

__ADS_1


berlalu dari ruangan Xian Lian.


__ADS_2