
Hal pertama yang perlu dilakukan Maya adalah, menyiapkan mental jika dia pecat tiba-tiba, yang di mana dia sudah berani melanggar aturan kerja di perusahaan PT Indofood Sukses Jaya Tbk merupakan produsen segala jenis makanan dan juga minuman.
Turun dari mobil taksi, Maya melirik sekilas jam yang melingkar di tangan kiri nya.
''Mampus, udah jam delapan lebih pula.'' Gumam Maya, melangkahkan kaki melewati pintu kantor dengan perasaan cemas. Karena, pagi ini merupakan pagi yang pertama kali bagi nya telat datang ke kantor dengan waktu yang cukup lama.
Tanpa memperdulikan keadaan nya sekitar, Maya lebih fokus berjalan menuju ke ruangan nya.
''Mentang-mentang menjadi sekretaris dua, dia datang seenak jidat nya.'' Ucap salah satu dari dua orang berjalan melewati Maya yang sedang melangkah masuk menuju ruangan nya.
''Benar sekali, masa jam segini baru datang.'' Timpal teman nya.
''Mungkin, di dalam rumah nya dia tidak memiliki jam dinding ooopps.'' Sinis nya.
''Huss, jangan terlalu keras-keras, nanti dia dengar bisa di adu kan sama atasan kita.''
__ADS_1
Maya yang masih sempat mendengar nya, dia hanya bisa menggeleng lemah. Dan tetap menuju ruang kerja nya, saat melewati pintu ruangan Bu Sindy. Maya mencoba memperhatikan isi dalam ruangan tersebut. Dan ternyata.
Ekhem. ''Jam berapa sekarang Ini.?''
''Please, jangan di pecat, jangan di pecat. '' Bukan nya menjawab, Maya justru sibuk merapalkan doa di dalam hati nya.
Ekhem Ekhem.
Maya mencoba menatap Bu Sindy dengan rasa takut, takut kalau dia langsung di pecat atau di tendang di perusahaan Ini.
''Eh, Bu Sindy.'' Maya tersenyum kaku.
Maya yang masih ingin bekerja di perusahaan ini, dia mencoba memohon berulang kali untuk mengasih kesempatan lagi. Namun, usaha nya kali ini, memang kenyataan nya hanya sia-sia.
''Bu Sindy, kasih satu kali lagi kesempatan untuk ku,'' Mohon Maya, yang tak ingin menyerah.
__ADS_1
''Kamu sudah tau bukan, alasan meeting di adakan pagi-pagi sekali.'' Membuat Maya, menggeleng pelan.
''Karena di pagi hari, waktu yang sangat tepat untuk berpikir. Di karenakan suasana hati dan pikiran masih sangat fresh untuk membuat perencanaan yang baik. Orang-orang yang sukses adalah mereka yang berhasil membawa dirinya lebih produktif di pagi hari. Jadi, ketika kamu berpikir untuk bekerja lebih produktif termasuk dalam mencapai penjualan yang lebih baik, maka Anda harus memulainya dengan meningkat kan produktivitas kamu di pagi hari.'' Omel Bu Sindy panjang lebar.
''Kamu memang tidak cocok dalam bekerja menjadi sekretaris Maya.'' Imbuh Bu Sindy lagi.
''Bahkan saya meragukan gelar akademik kamu yang di sebut Sarjana Administrasi Bisnis (S.A.B).''
Maya tak mampu membela diri nya sendiri, memang kenyataan nya seperti itu.
Dari pada dia memalukan diri nya sendiri dalam kinerja yang tak mumpuni dalam segala hal, lebih baik dia menerima keputusan dari Bu Sindy meskipun dengan berat hati.
''Saya terima keputusan dari Bu Sindy, dan saya ucapkan terima kasih atas pengalaman yang Bu Sindy berikan selama saya bekerja di perusahaan ini.''
''Ya udah sana pergi, dan ingat, kamu tidak mendapatkan sesuatu dari perusahaan ini. Apa lagi kamu bekerja belum ada sebulan.?''
__ADS_1
Maya mengangguk, ''Iya, saya sudah mengerti Bu Sindy.''
''Bagus. ''