
Clara calista, wanita berparas cantik dengan lekuk tubuh yang ideal memiliki darah blasteran membuat semua laki-laki tertarik dengan kecantikan nya.
Sebagaimana tidak, Clara yang berdarah blasteran Indonesia-Jerman memiliki paras dan postur yang menawan. Dengan body gitar spanyol menjadi dambaan semua kaum laki-laki. Wajah yang cantik dengan bola mata berwarna hitam kehijauan, hidung mancung, bibir yang tebal seperti milik Kylie Jenner menjadi idaman.
Sedangkan bola mata hijau yang ditemukan di Eropa Utara, Eropa Tengah dan sering ditemukan di keturunan Celtic atau Jerman.
Melangkah anggun di lorong Apartemen tempat tinggal nya, dengan gaun minim yang terbuka. Clara membawa langkah kaki nya keluar dari gedung tersebut seperti bak model yang berjalan di atas catwalk, Mengabaikan sepasang mata-sepasang mata yang menatap diri nya dengan sorot mata takjub.
Apa lagi kaum para laki-laki yang sempat berpapasan dengan diri nya berjalan.?
Begitu cepat otak mesum laki-laki tersebut langsung bekerja dengan baik. ? Yang di mana, laki-laki tersebut berulang kali menelan saliva sendiri, sehingga ketara jakun tersebut bergerak naik turun. Mungkin, membayangkan jika tubuh Molek Clara berada di bawah kungkungan nya.?
Sedangkan Clara tak memperdulikan hal itu, bagi Clara situasi seperti ini sudah menjadi hal umum setiap hari nya.
Mengingat semalam Clara memiliki janji dengan sang Mama di sebuah Restoran sambil sarapan pagi. Dengan santai, Clara menyetir mobil nya ketempat lokasi restoran tersebut.
Membelah jalan kota yang masih di sebut pagi hari, sebab jam masuk kerja kantor telah berlalu. Mobil merah yang di kendarai oleh Clara dengan cepat tiba di restoran tempat sepasang ibu dan anak itu janji bertemu.
__ADS_1
Segera turun dari dalam mobil nya, setelah parkir rapi di tempat parkiran. Dengan melangkah santai Clara mencoba segera masuk ke dalam restoran tersebut. Hal yang sama di lakukan oleh Clara iyalah, dengan cara yang sama mengabaikan hal yang tak penting bagi untuk nya. saat mendengar bisik-bisik orang-orang yang berpapasan dengan diri nya.
''Sorry Ma, Mama sudah menunggu ku begitu lama.'' Ucap Clara seraya menarik kursi di depan Mama nya duduk.
''Tidak masalah, Mama juga baru sampai.'' Sahut Mama Indri cepat. ''Mama juga sudah memesankan sarapan pagi sekaligus minuman kesukaan kamu.'' Imbuh Mama Indri kembali.
Clara mengangguk pelan, kemudian meletakan tas selempang milik nya di atas kursi yang kosong di sebelah samping nya.
''Hal apa yang ingin Mama bicarakan dengan Clara.? Kenapa kita berdua harus bertemu. ? Kenapa tidak melalui telephone saja. ?'' Kesal Clara menggebu.
''Apa kah kamu sudah positif hamil. ?'' Pertanyaan dari sang Mama Indri, kini mampu membuat Clara bungkam seketika.
Kemudian bergerak pasti, Clara memijat pelipis nya yang mendadak terasa pusing tiba-tiba. Clara bingung sendiri, jawaban apa yang pas buat sang Mama agar Mama nya itu tak marah dengan nya.?
Bagi Clara, semua permintaan sang Mama nya itu tidak masuk akal. Bagaimana tidak, seorang ibu kandung nya sendiri menjerumuskan anak nya ke sebuah pernikahan tanpa ada cinta di dalam nya.?
''Belum.'' Satu kalimat yang keluar dari mulut Clara membuat Mama Indri murka.
__ADS_1
Sang Mama Indri berdiri cepat, saat mendengar jawaban dari sang putri nya Clara, yang bagaimana Jawaban nya tak sesuai dengan keinginan nya.
Brak.
''Bodoh, dasar anak bodoh.'' Bentak Mama Indri dengan marah.
''Ma, kalau belum di kasih bagaimana. ? Apa lagi Bastian belum berani melawan kedua orang tua nya. ?'' Bela Clara, meskipun ada sedikit kebohongan di dalam nya.
''Maka nya kamu harus segera hamil, Mama gak mau tau ya, pokok nya kamu harus segera hamil anak Bastian.'' Titah Mama Indri tidak boleh di bantah.
''Clara.'' Panggil Mama Indri pelan, ketika tidak mendapat kan respon dari sang anak.
''Iya.''
''Apa kamu tidak mendengar apa yang Mama bilang tadi.?'' Geram nya.
''Akan aku usahakan Ma.'' Jawab Clara akhir nya, meskipun dengan berat hati Clara masih mengiyakan.
__ADS_1
...****************...
Teler beratπππ