
Di sisi tempat yang berbeda, khusus nya di salah satu ruangan Dokter spesialis jantung di rumah sakit Merdeka. Bastian sedang menjalani rangkaian pemeriksaan jantung, sekaligus menjawab beberapa pertanyaan dari sang Dokter yang selama ini telah menangani kesehatan jantung nya itu.
Beberapa kali sang Dokter mulai melemparkan pertanyaan gejala-gejala jantung bermasalah dan di jawab Bastian dengan jawaban iya atau tidak.
Tidak lupa, sang Dokter juga mengecek bekas operasi jantung yang telah di lakukan beberapa tahun yang lalu. Dan hasil nya, semua itu baik-baik saja.
''Dari segi hasil pemeriksaan kesehatan jantung kamu, semua baik-baik saja. Tidak ada yang perlu di khawatirkan.'' Ungkap sang Dokter, yang masih mencoba lebih teliti lagi di layar monitor detak jantung.
''Normalnya, detak jantung saat berolahraga pada orang dewasa berusia 20 - 35 tahun adalah 95 - 170 kali per menit. Sementara, untuk usia 35 - 50 berkisar 85 - 155 kali per menit. Selanjutnya, pada usia di atas 60 tahun kecepatannya antara 80-130 kali per menit.''
''Dan untuk denyut jantung normalnya ada pada rentang 60-100 kali per menit.''
''Ada satu hal yang kamu harus tau, detak jantung atau denyut jantung setiap beda orang hasil nya akan berbeda. Contoh nya seperti tensi darah, meskipun di dunia medis, usia segini normal nya harus segini. Tetapi, terkadang usia nya dewasa tensi darah nya di bawah normal nya. Dan, hal itu tidak di permasalahkan jika orang tersebut tidak mengeluhkan sesuatu.'' Jelas sang Dokter.
''Dan untuk keluhan mu yang kamu ajukan tadi, ku pikir hal itu ke arah ketika kamu melihat orang yang dicintai maka jantung akan mulai berdetak lebih cepat, hal ini karena adanya hormon adrenalin yang keluar.''
''Dr Ho menjelaskan bahwa saat melihat orang yang dicinta maka otak akan mengirimkan sinyal ke kelenjar adrenal yang berfungsi mengeluarkan hormon seperti adrenalin, epinefrine dan norepinefrine. Hormon ini akan mengalir melalui darah dan menyebabkan jantung berdebar lebih cepat dan kuat.''
__ADS_1
''Dan untuk hormon seperti adrenalin, epinefrine dan norepinefrine. Tidak perlu saya jelaskan, soal nya akan memerlukan waktu yang cukup rumayan panjang. Yang terpenting inti nya kamu mulai tertarik dengan gadis itu dan kemungkinan besar ada hubungan nya dengan jantung pemilik sebelum nya. Dari segi yang kamu ceritakan, kalau kamu sebelum nya sudah memiliki kekasih dan tidak pernah melirik siapa pun selain kekasih mu itu. Kemungkinan besar tebakan saya benar, pemilik jantung sebelum nya memiliki hubungan yang cukup erat dengan gadis____, siapa tadi saya lupa. ?''
''Gadis Club malam.''
''Nah, gadis itu yang saya maksud.''
DEG, Bastian terdiam membeku. Dengan perlahan Bastian mencoba menyentuh bagian dada nya, dan lebih tepat nya letak jantung nya berada.
DEG, ''Gadis masa lalu pemilik jantung ini.'' Batin Bastian.
''Tunggu, mau kemana tuan Bastian.?'' Tegur sang Dokter yang ikut beranjak dari tempat duduk nya.
Bastian berlari menuju tempat parkiran di mana mobil nya berada. ? ''Jangan pernah hal itu terjadi, hanya Clara yang aku ingin kan, bukan dia.'' Racau Bastian, sepanjang jalan menuju parkiran.
Sedangkan sang Dokter yang melihat Tuan nya sudah pergi menjauh. Dia hanya menghembuskan nafas berat nya.
Di tengah sibuk menyetir, Bastian menyempatkan untuk menghubungi sang kekasih nya Clara Calista. Hanya Clara, yang mampu membuat hidup Bastian lebih berwarna dari sebelum nya.
__ADS_1
''Kamu ada di mana. ?''
''Di apartemen, sayang. Ada apa, tumben jam segini menghubungi aku.?'' Sahut Clara.
Bukan nya menjawab, justru Bastian melayangkan pertanyaan kembali. ''Kamu lagi gak kerja.?''
''Enggak, lagi cuti tiga hari sayang. Apa kamu mau dat_____?''
''Aku kesana sekarang.''
Tut, panggilan pun berakhir dengan cepat. Perasaan Bastian kali ini benar-benar sedang kacau, kalau sudah seperti ini, dia hanya membutuhkan olahraga di atas ranjang. Setelah kegiatan hal itu, yang selama ini mampu membuat Bastian lebih tenang.
Sesampai nya di Apartemen milik sang kekasih nya, Bastian menekan tombol berulang kali tanpa senggang. Hingga akhir nya, pintu Apartemen itu terbuka dari dalam, keluarlah sang kekasih nya dengan penampilan yang selama ini dia sukai. Tanpa ba bi bu, Bastian menyerang bibir sang kekasih nya tanpa jeda dan juga dengan begitu brutal.
Sedangkan untuk Clara, dia sudah mengerti apa yang di ingin kan oleh sang kekasih nya itu jika berkunjung. Clara juga yang sangat menginginkan hal itu, dengan senang hati Clara melayani Bastian sang kekasih nya itu hingga lelah di atas ranjang.
...****************...
__ADS_1