
Siang hari nya, Restaurant C, c
''Leon.''
''Iya,'' Menaikan kepala nya menatap Tuan nya.
Sedangkan mereka berdua berbeda tempat, yang dimana Leon berada di sofa dengan laptop di pangkuan nya. Dan untuk Bastian, dia duduk di kursi kebesaran nya dengan sama laptop kesayangan nya.
''Mulai minggu depan kamu yang menghandle Restaurant C, c.'' Ucap Bastian tanpa meoleh ke arah Leon, sang asisten nya.
Leon memicingkan sebelah mata nya karena belum mengerti. ''Maksud nya Tuan.''
''Iya mulai minggu depan, perusahaan cabang aku yang menghandle.'' Lanjut Bastian melirik sejenak lalu beralih lagi ke laptop nya.
''Tuan yakin.''
Leon meragukan keputusan tuan nya untuk ikut bergabung di perusahaan kedua orang tua nya. Mengingat tuan nya tidak memiliki ketertarikan sedikit pun di perusahaan PT Indofood Sukses Jaya Tbk merupakan produsen segala jenis makanan dan juga minuman. Markas perusahaan ini ada di XXX, Indonesia. Indofood telah bertransformasi menjadi perusahaan total food solutions yang kegiatan operasionalnya mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan dimulai dari produksi dan pengolahan bahan baku sampai dengan menjadi produk akhir yang siap dikonsumsi.
Meskipun dalam bidang yang sama, mengarah ke arah makanan. Tuan Bastian lebih tertarik ke arah masakan chef alami tanpa bahan tambahan seperti pemanis atau pengawet.
Sedangkan perusahaan kedua orang tua nya lebih mengarah ke arah makanan dan minuman yang bisa di makan dan juga bisa di minum dalam jangka panjang. Tergantung dengan Ed dan exp. Dalam arti, Tanggal kedaluwarsa, expired date , dan ED memiliki arti yang sama.
Bastian menaikan kedua bahu nya ke atas. ''Harus bagaimana lagi, gak ada pilihan.?'' Pasrah Bastian.
Sedangkan Leon mengangguk-anggukan kepala nya mengerti dengan keputusan yang di ambil oleh tuan nya itu. Sebagai asisten pribadi, Leon hanya mengikuti dan memberi support kepada tuan nya itu.
Tok
Tok
''Masuk.''
''Permisi Tuan Bastian, ini laporan keuangan yang anda minta.'' Ucap manajer Restoran, yang bernama Anggi.
''Taruh saja di meja.'' Jawab Bastian, tanpa melihat lawan bicara nya. Dengan kedua mata masih setia di depan laptop nya.
__ADS_1
''Baik Tuan, kalau begitu saya permisi dulu.''
Hmm
Satu jam kemudian.
''Apa Tuan tidak ingin saya pesan kan sesuatu. ?'' Tanya Leon berinsiatif terlebih dahulu. Mengingat jam makan siang sudah lewat lima belas menit yang lalu.
Tetapi Tuan nya belum ada tanda-tanda ingin menyudahi pekerjaan nya mengecek laporan keuangan bulan yang lalu.
''Tidak perlu hanya tinggal sedikit lagi udah selesai. '' Tolak Bastian.
Dan benar saja, tak selang lama tuan nya menutup map yang berisi laporan keuangan yang di antar oleh manajer keuangan beberapa waktu yang lalu.
''Datang keruangan saya sekarang juga.'' Perintah Bastian, setelah panggilan telepon nya di angkat dari seberang.
Tok
Tok
''Masuk.''
''Maaf Tuan, semenjak ada Restaurant baru di seberang membuat pengunjung berkurang.''
''Kenapa kamu baru bilang sekarang. ? Seharus nya kamu bisa mengatasi nya tanpa saya harus turun tangan, Anggi.'' Geram Bastian kesal.
''Maaf tuan, saya sudah berusaha. Namun hasil nya masih sama.'' Ucap Anggi menundukan kepala nya ke bawah, dia tidak berani menatap tuan nya yang sedang dalam mode marah tersebut.
Bastian terdiam beberapa waktu, dengan berusaha mencari ide.
'' Apa kamu sudah membuat promo bundling produk.''
''Masih dalam tahap tuan.''
''Ok, Kamu bisa menambahkan ide yang lebih kreatif untuk membuat produk kuliner terlihat lebih menarik tapi sesuai dengan tren yang ada di pasaran. Setelah mendapatkan kamu harus memasarkan dengan harga rendah sementara waktu, hitung-hitung sebuah promosi.''
__ADS_1
''Baik Tuan, Kalau begitu saya permisi dulu.''
Hmm
''Leon,''
''Iya Tuan.''
''Gunakan platform media sosial untuk promosi Restaurant C, c.'' Beranjak dari duduk nya, kemudian berjalan keluar dari ruangan nya.
''Siap Tuan.'' Ikut beranjak dari tempat nya.
''Satu lagi Leon.''
''Apa Tuan.?''
''Bawa juga hasil pencarian mu terhadap gadis di Club malam itu.''
''Baik Tuan.''
PARKIRAN.
''Kenapa tidak berjalan mobil nya Leon. ?'' Heran Bastian.
''Kita mau ____''
''Hotel Kencana.''
''Mau ngapain kita pergi ke hotel Bas,? Kita gak lagi ketemu Klien, bukan.'' Heran Leon, jangan heran jika Leon memanggil Tuan Bastian dengan sebutan nama nya saja, karena mereka berdua tidak dalam waktu nya bekerja di kantor atau pun bertemu dengan Klien di luar kantor.
Dengan sebutan nama lah mereka berdua semat kan, jika di luar jam kerja atau di luar dalam urusan pekerjaan.
''Hari ini ada janji makan siang bersama dengan Clara, Leon.'' Membuat Leon mengangguk lemah.
''Bukan nya Nyonya Lidya sudah melarang kamu berhubungan lagi dengan Clara ya Bas.'' Leon ingat betul, Nyonya Lidya sangat marah ketika Bastian keciduk bermesra-mesraan dengan Clara, sang kekasih Bastian yang sudah menjalin hubungan selama satu tahun lebih itu.
__ADS_1
''Tidak akan tau, jika kamu tutup mulut,Leon. Dan sekarang cepat jalan, karena aku sudah telat empat puluh menit yang lalu.'' Titah Bastian tanpa ingin di cegah. Membuat Leon tidak bisa berbuat banyak selain mengikuti kemauan Tuan nya itu.