Pra Nikah Dan Perselingkuhan

Pra Nikah Dan Perselingkuhan
Bab 47


__ADS_3

Dalam perjalanan, asmara mau pun hidup, selalu ada kisah menarik yang mengiringi. Manis dan pahitnya pengalaman, akan memberikan banyak kenangan berharga. Meski, tak semua berjalan mulus, namun setiap cerita yang hadir akan memberikan kesan yang membekas. Dengan masa lalu itu, kita juga bisa lebih memahami mengenai banyak hal penting yang hadir dalam hidup. Maka dari itu, jangan sesali apa yang sudah terjadi. Karena setiap hari akan selalu ada nilai penting yang bisa kamu ambil.


Masa lalu mengajarkan arti untuk memahami, mengikhlaskan, dan melaju menuju masa depan.


Sekuat tenaga, Maya mendorong kuat tubuh Bastian dari atas tubuh nya. Usai membisikan sesuatu yang tak di mengerti oleh Maya. Tiba-tiba suami nya itu sudah tak bergerak dan ternyata sudah tak sadarkan diri tepat di ceruk leher nyA.


Usaha Maya ternyata tidak sia-sia, kini tubuh suami nya itu sudah terlentang tepat di samping diri nya jatuh setelah di tarik oleh Bastian.


Berhasil duduk, lalu Maya menyentuh letak jantung nya berada. ''Detak jantung nya berdebar sangat cepat dan tubuh nya berkeringat. Ada apa dengan diri nya. ? Ada apa dengan jantung nya. ? Apa mungkin, diri nya terkena penyakit jantung seperti ibu ?.'' Batin Maya bertanya-tanya, dia yang merasa diri nya sedang tidak baik-baik saja detik ini.


Lamunan Maya buyar, ketika saat pintu kamar nya berbunyi. Merapikan sebentar pakaian yang dia pakai sebelum membuka pintu tersebut.


''Selamat pagi, sarapan pagi nya yang sudah di pesan.'' Ucap nya membuat Maya terdiam dengan raut wajah bingung.


''Maaf, sarapan pagi nya di dalam kamar atau di taruh di mana. ?'' Tanya nya bingung sendiri, pemilik kamar nya terlihat bingung dengan berdiri di tengah pintu yang belum terbuka dengan sempurna.

__ADS_1


''Hah, hmm masuk saja.'' Memberi jalan bagi pengantar sarapan pagi nya.


''Kalau begitu saya permisi dulu.'' Pamit nya, usai meletakan sarapan pagi nya di atas meja.


Usai kepergian wanita mengantar sarapan pagi itu, kini Maya justru menatap intens hidangan yang berada di atas meja kecil di kamar nya.


Menghela nafas panjang kemudian mengangkat bahu nya ke atas, seolah bersikap acuh dengan siapa yang memesan sarapan pagi nya itu.


Mengingat penampilan sang suami yang kusut, sambil berjalan sempoyongan. Maya sangat yakin, kalau bukan suami nya yang memesan sarapan itu.


...****************...


Biasa nya Monitor pasien akan mengeluarkan suara secara teratur, jika di anggap aman atau stabil. Jika tidak suara Monitor lebih nyaring dan khas jika salah satu tanda vital tidak normal atau berada di luar batas aman.


Monitor rumah sakit memiliki beragam kabel dengan sensor kecil di bagian ujung. Sensor ini kemudian dipasang di tubuh pasien dengan cara ditempelkan di kulit atau dijepit di salah satu jari.

__ADS_1


Ketika sudah dipasang, sensor ini akan membawa informasi tanda vital pasien ke monitor.


Tanda vital yang tertera dalam alat monitor ICU antara lain tekanan darah, suhu tubuh, saturasi oksigen, detak jantung, serta frekuensi pernapasan.


Beberapa jenis monitor rumah sakit bahkan mampu menunjukkan seberapa besar tekanan pada otak dan seberapa banyak karbondioksida yang diembuskan.


''Tidak ada perubahan.'' Ucap dokter spesialis jantung, dengan menatap Monitor di samping brankar pasien.


''Kita sudah berusaha kemampuan kita, kalau maha pencipta sudah berkehendak lain kita harus bagaimana lagi.'' Balas nya, seraya menghela nafas panjang.


''Alat Monitor pun sudah menunjukan kondisi nya saat ini. Sudah tidak ada cara lain lagi selain memberi kabar duka ke pada keluarga nya.''


''Sudah kamu catat sus, jam, menit, detik pergi nya pasien. ?''


''Sudah Prof.''

__ADS_1


''Baiklah, kalian urus pasien nya, biar saya saja yang menyampaikan ke pada keluarga nya. ''


''Baik prof.''


__ADS_2