Pra Nikah Dan Perselingkuhan

Pra Nikah Dan Perselingkuhan
Bab 8


__ADS_3

Momy Siu mengucapkan.


Selamat Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1444 H Tahun 2023. Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Taqabbal Ya Karim.


Mohon maaf lahir dan batin sahabat-sahabat halu ku🙏🙏🙏


...****************...


...****************...


Jangan menilai seseorang dari luar. Seperti setiap mawar yang indah memiliki duri. Semakin seseorang tampak bagus di luar, semakin kamu harus meragukannya isi dalam nya.


Malam hari nya.


Hotel Kencana


Erang-an dan desah-an memenuhi sudut kamar yang mendominasi warna biru tersebut.


Tidak cukup dengan satu pelepasan, sepasang lawan jenis itu masih asik menjemput surga dunia tanpa ada ikatan yang sah di antara mereka.


Hampir pukul delapan malam mereka berdua masih juga belum keluar dari kamar hotel, yang mereka sewa untuk menyalurkan hasrat yang terlarang.


Nafas yang memburu, dahi berkeringat tubuh yang basah setelah aktifitas yang mereka berdua lakukan.

__ADS_1


''Sudah hah hah, aku sudah capek.'' Bisik Clara yang baru ambruk di atas tubuh Bastian dengan nafas terengah-engah.


Kegiatan ini, Clara yang lebih aktif berada di atas. Sedangkan Bastian menikmati setiap gerakan yang di lakukan oleh sang kekasih.


Hubungan tanpa di restui oleh kedua orang tua nya membuat Bastian pantang menyerah menjalin hubungan bersama Clara Calista. wanita cantik nan indah, dengan body gitar spanyol menjadi dambaan semua kaum laki-lali membuat Bastian sangat sulit untuk melepaskan sang kekasih meskipun sudah di larang keras dari pihak keluarga nya.


Apa lagi, Clara sang kekasih nya sangat pintar memuaskan diri nya di atas ranjang. Membuat Bastian sangat sulit untuk melepaskan tubuh kekasih nya yang sudah bikin candu.


Bastian melirik sekilas ke arah jam dinding yang barada di samping tempat tidur nya. ''Baru tiga jam, kenapa sudah capek.?'' Membuat Clara tersenyum tipis.


''Tiga jam, bahkan lebih. Kamu selalu protes honey.'' Jawab Clara dengan suara serak bercampur menggoda.


''Kamu tau bukan, sejak tadi pagi aku belum beristirahat sama sekali.'' Mengecup basah leher sang kekasih Bastian. Dengan jemari manis nya menari sensual di dada bidang sang kekasih membuat Bastian memejamkan kedua mata nya, menikmati setiap gerakan lembut yang menggoda serta bibir nya mengerang tertahan.


''Aku suka dengan sentuhan mu Honey.'' Desis Bastian tertahan.


Tanpa ba bi bu Bastian mengembalikan tubuh sang kekasih nya yang mula berada di atas tubuh nya. Kini menjadi berada di bawah kungkungan nya. ''Bukan nya tadi kamu bilang sudah capek bukan.''


Clara mengangguk cepat. ''Iya. ''


''Biarkan aku yang mengambil alih permainan ini.''


''Lakukan lah.''

__ADS_1


''Pasti nya, besok pagi kamu akan kesulitan untuk berjalan honey.''


''Aku tunggu honey, Cup.'' Kini pertempuran meraka berdua di mulai dengan sedikit brutal.


Mengabaikan deringan ponsel yang sejak tadi terus berbunyi, yang minta di angkat.


Lelah nya berbunyi, kini layar canggih tersebut terlihat padam tersendiri.


Hingga beberapa waktu kemudian, layar canggih tersebut kembali menyala.


''Angkat dulu honey, nanti bisa di lanjut lagi. Siapa tau panggilan itu dari kedua orang tua mu.?''


''Ok, baiklah,'' Menggeser tombol hijau di layar sentuh nya.


''Jangan bergerak dari posisi mu Clara.!.'' Menahan tubuh sang kekasih yang sempat bergeser.


''Iya hallo Leon.'' Jawab Bastian.


''Sekarang kamu berada di mana Bas.? Aku capek menunggu kamu di Club sendirian.''


''Aku masih berada di hotel bersama Clara, Leon.'' Jujur Bastian tanpa di tutup-tutupi.


''Kapan kamu datang kesini nya, Bas, ? Untuk membahas gadis yang kamu cari tau beberapa hari yang lalu.'' Malas Leon, jika bukan dia di gaji, dia sangat malas datang ke sebuah Club malam sendirian seperti ini.

__ADS_1


''Ok, tunggu aku sebentar lagi aku akan segera datang kesana.'' Putus Bastian yang merasa kasian dengan sahabat baik nya itu.


''Ok, aku tunggu gak pake lama.'' Jawab Leon, kemudian panggilan tersebut berakhir.


__ADS_2