Pria Banci Itu Suami Ku

Pria Banci Itu Suami Ku
Bab 10. Tragedi pesta ulang tahun


__ADS_3

Sebagian teman yang melihat ikut tertawa.


Apa yang salah dengan pakaian ku. Ku pandangi sekitar memang tidak ada yang berhijab, rata rata memakai dress selutut.


Aku diam saja sambil menunggu dika selesai ngobrol dengan teman teman nya.


Karena lelah, aku pun menghampiri Dika.


Ternyata teman yang tadi mengejek ku sudah ada nimbrung bersama Dika.


"Eh guys, ada yang salah kostum di acara mu, kasian banget, eh itu dia" kata aulia ke Dika,Reni dan kawan kawan lain.


Sontak Dika menatap ku.


"Maksud kalian dia?", tunjuk Dika.


Ku pikir Dika akan malu mengakui ku.


"Maaf teman teman, dia istri ku" lantang suara Dika membuat mereka terdiam.


Dika mendekati ku lalu memperkenalkan ku pada mereka.


"Apa? Istri mu?" pekik mereka.


Ternyata rata rata mereka tidak menghadiri pesta pernikahan kami waktu itu, maka nya nya mereka tidak tau siapa istri nya Dika.


"Tipe mu model begitu? tau begitu kan kamu sama di Reni ajja, dia kan selalu setia menunggu mu sejak sekolah dulu, reni yang selalu menerima kekurangan mu meski kau rada kemayu" tegas Aulia.


"Nama nya jodoh" jawab Dika.


"Kau cinta sama dia?" tanya Aulia.


Dika hanya diam.


"Aku ingat benar, cinta pertama mu itu kan si Reni dik, kalian dekat tapi gak pernah jadian" protes Aulia.


"Apaan sih Lia, itu kan masa lalu" jawab reni yang tidak enak dengan ku.


Aku tidak menanggapi.


"Kalau gak cinta kenapa kamu menikah sih?" tanya Aulia.


"Karena jodoh" aku pun akhir nya bersuara.


Dika berusaha menenangkan ku agar tidak terpancing emosi.


Aulia dan kawan kawan menatap ku dari atas hingga ke bawah.


"Norak" bisik Aulia ke teman yang lain nya.

__ADS_1


Aulia memang tim Dika Reni saat mereka dekat.


Meski tidak sampai jadian. Dika memang pernah cinta dengan Reni. Reni pun sama, bahkan hingga saat ini ia belum move on dari Dika. Meski cinta Dika mengungkapkan tidak mau pacaran saat itu. Membuat Reni kesal dan akhir nya memutuskan untuk kuliah dia luar kota.


Setelah kuliah nya selesai Reni mendapat kabar bahwa dika menikah, ia sangat terpukul saat itu, tapi tidak bisa berbuat apa apa.


Reni sebenarnya cemburu melihat Mulan menikahi dika tanpa pacaran. Dika memang banyak yang suka meski banyak yang tau juga dia adalah seorang banci, karena Dika orang nya sangat baik dengan siapa pun.


Aulia dan kawan kawan punya ide untuk memisahkan Dika dengan Mulan di acara itu. Mereka mengatur rencana licik untuk Mulan.


"Mulan, maafkan kami yah sudah mengatai kami salah kostum, ini minuman sebagai tanda permintaan maaf kami, di terima yah" ujar Aulia.


Dika tersenyum mendengar mereka berubah. Aulia lalu menjauhkan Mulan dari Dika.


"Di minum dong" paksa Aulia.


Aku yang polos pun akhirnya menurut saja.


Ku teguk minuman itu, Alhamdulillah cuma sirup biasa. Aku kira wine yang seperti waktu itu.


Beberapa menit kemudian kepala ku rasa nya pusing sekali dan rasa nya ngantuk berat.


Aku yang terkulai lemas lalu mereka bawa ke dekat kolam renang belakang rumah Reni.


Di tempat pesta.


"Apa aku terlambat Kembali? jika aku lebih cepat kembali apa kau akan menikahi ku?" tanya Reni ke Dika.


Memang sejak dulu hanya pada Reni Dika bersikap sebagai lelaki.


"Laki laki banyak Dika, tapi gak ada yang seperti kamu, maafkan aku belum bisa melupakan mu" tangan Reni mulai menggenggam tangan Dika.


Dika diam saja, tidak menolak genggaman tangan itu, mungkin karena ia masih ada rasa dengan Reni.


Reni adalah satu satu nya wanita yang membuat dika berdebar jatuh cinta, mengingat dia juga penyuka sesama jenis.


Bahkan dengan Mulan istri nya, Dika belum merasakan debaran itu.


Reni terus menggandeng manja tangan Dika. Menyuapi Dika kue. Sesaat Dika terhanyut pada cinta pertama nya itu, ia lupa pada istri nya.


Setelah makan malam pesta itu pun berakhir.


Dika merasa mabuk, akibat minuman yang dia minum. Mungkin wine? Dika di giring masuk ke rumah megah nya Reni.


Orang tua Reni tidak tinggal di sana. Mereka sudah pulang. Reni tinggal di sana hanya dengan pembantu.


Orang tua nya mendirikan rumah megah itu sebagai hadiah ulang tahun dan sukses nya kuliah Reni. Anak sultan.


Reni juga baru beberapa hari tinggal di rumah itu. Maklum anak semata wayang.

__ADS_1


Apa pun yang Reni minta pasti di kasih, Reni tidak pernah merasakan hidup susah sejak kecil.


Dika di bopong ke kamar Reni.


Reni lalu membuka sepatu Dika. Dika rebah karena mabuk.


Sementara aku baru sadar di tepi kolam.


"Aku ada di mana?" tanya ku pada diri sendiri.


"Eh kamu sudah bangun. Tadi kamu tiba tiba pingsan. Pulang lah. Acara sudah selesai" ujar nya.


"Dika mana?" tanya ku.


"Sudah pulang, dia mengira kamu pergi pulang duluan karena gak nyaman" jawab Lia bohong.


Segala jejak dan motor Dika sudah mereka sembunyikan.


Aku terpaksa pulang sendiri, ku lihat handphone tidak ada Dika menghubungi ku. Jika memang dia sudah pulang harus nya dia sadar kenapa aku tidak ada di rumah.


Kepala ku masih sakit akibat minuman itu. Aku tidak tau sirup apa yang mereka berikan. Dengan langkah terhuyung aku pun keluar, mencari taksi untuk pulang.


Sesampai nya di rumah aku tidak menemukan Dika. Namun karena kepala ku sakit akhir nya aku tertidur di depan tv.


Di rumah Reni.


Reni melepaskan seluruh baju Dika.


Obsesinya untuk memiliki Dika belum surut. Ia juga berterima kasih kepada Aulia dan kawan kawan yang selalu mendukung nya.


Reni juga membuka baju nya sendiri dan segera mengambil foto mereka tanpa busana di balik selimut.


Dika tertidur.


Reni mencium pipi Dika dan memeluk nya


"Tidak ada yang boleh memiliki kamu sayang, kamu milik ku" bisik Reni.


Dia akan mengarang cerita bahwa dika telah tidur dengan nya. Reni tersenyum bangga.


Sebentar lagi Dika dan istri nya pasti bercerai, dan aku akan memiliki mu seutuh nya. Batin Reni.


Keesokan hari nya.


Pagi itu dika terbangun, di lihat nya diri nya sedang tidur di tempat asing bersama seorang wanita tanpa busana. Dika terkejut bukan kepalang.


Apa yang terjadi. Dika tidak ingat sama sekali.


Reni pura pura baru bangun.

__ADS_1


"Sudah bangun sayang?" tanya Reni.


__ADS_2