
"Aku hamil sayang" seru Reina.
Farhan diam saja.
"Kau tidak senang?" seru Reina.
Farhan menatap nya sinis.
"Kau yakin itu anak ku?" tanya Farhan.
"Iya jelas dong sayang, kan kita pernah bercinta sebelum menikah", seru Reina bangga. Meski pun setelah menikah ia justru tidak pernah melakukan nya.
"Aku sudah beri tahu mama viona, dan dia senang sekali mendengar nya", kata Reina.
Farhan masih diam.
"Baik lah, nanti kita periksa kandungan mu ke dokter" seru Farhan.
Reina terlihat panik.
"Eh, aku sudah periksa ku, kandungan ku baik baik saja kok" seru Reina.
"Jadi kamu gak mau periksa?" tanya Farhan.
"Em, baik lah" jawab Reina akhir nya.
Mereka pun bergegas menuju dokter kandungan.
Setelah di periksa.
"Selamat pak Farhan, kandungan nya sehat sudah menginjak bulan ke 3" seru dokter.
"Baik lah, terima kasih dokter" seru Farhan.
Usia pernikahan mereka memang sudah 3 bulan. Mungkin saat itu langsung jadi. Pikir Farhan.
Fakta nya. Dokter itu di bayar oleh reina, usia sebenarnya dari kandungan sudah 4 bulan lebih.
Namun Farhan merasa aneh karena kenapa Reina tidak memberitahu kehamilannya dari dulu. Kenapa baru sekarang di usia kandungan sudah 3 bulan.
Apa dia baru sadar kalo hamil?
Farhan menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
Reina tersenyum menang. Ia akan jadi menantu kesayangan mertua nya.
"Sayang , pengen makan sate" seru Reina manja.
Farhan menatap nya sinis.
"Beli saja sendiri", seru Farhan.
"Ini anak mu loh yang mau" ujar Reina manja.
Farhan seperti berpikir. Lalu ia menyuruh supir nya untuk membeli sate di luar.
__ADS_1
"Ih kok suruh supir sih, aku mau nya kamu yang jalan sendiri pergi beli sate nya" jelas reina.
"Jangan melunjak kamu!" pekik Farhan.
Reina hanya tersenyum ringan.
"Ya udah kalo gak mau, jangan salahkan nanti anak kamu kalo udah lahir ileran . Masa anak CEO ileran, iuuu" seru Reina.
Farhan men decak kesal. Ia lalu mengambil jaket nya dan pergi keluar.
Bukan sekedar belikan sate, ia jalan jalan sekalian, menikah dengan Reina membuat nya gak nyaman di rumah.
Sesampai nya kembali.
"Kok lama sayang", seru reina sedang tiduran di sofa sambil nonton tv.
"Nda usah banyak bacot, nih" Farhan meletakkan makanan itu ke meja samping sofa.
"Makasih ya sayang" ucap Reina.
Farhan tidak menanggapi. Ia lalu ke kamar nya.
Keesokan hari nya Farhan berangkat kerja.
"Eh suami genteng ku sudah mau berangkat kerja, hati hati ya sayang" seru Reina yang lagi makan buah di ruang makan.
Farhan tidak menjawab. Ia kehilangan selera makan di rumah nya sendiri.
Farhan menyuruh supir untuk segera ke kantor.
Ia lalu memanggil Bu anye untuk membelikan sarapan untuk nya.
"Kamu tau kabar Mulan?", tanya Farhan pada Bu anye.
"Eh, gak tau pak, kami kehilangan kontak nya, seperti nya ia mengganti nomor ponsel" seru Bu anye.
"Hm, baik lah kalo begitu" ujar Farhan.
Bu anye segera pergi membelikan sarapan untuk bos nya.
"Si bos kan udah nikah juga, kenapa masih nyariin si Mulan sih, gagal move on kali yah, hihi" seru Bu anye.
"Yang benar?" seru cs lain mulai bergosip.
"Tajam amat tuh telinga kalo dengar gosip" protes Bu anye sambil sedikit berlari menjauh dari yang lain, ia pun keluar kantor atas perintah pak Farhan.
......🌺🌺🌺......
Setahun kemudian.
Berkat kesabaran, usaha dan doa.
Dika pulang kerja di sambut meriah oleh Mulan dan Helmi.
"Selamat ulang tahun sayang" seru Mulan.
__ADS_1
Ia sendiri yang membuat kue.
Mereka lalu duduk menikmati kue dan hidangan yang Helmi pesan dari luar, spesial untuk Dika.
"Ini kado untuk kamu" seru Mulan sambil memberikan kotak kecil ke dika.
"Apa ini sayang, makasih yah" seru nya terharu.
"Coba deh di buka" seru Mulan tidak sabar.
Dika segera membuka kotak itu, isi nya testpack dua garis merah.
"Kamu hamil lagi? Alhamdulillah" pekik Dika langsung memeluk istri nya
Mulan menangis, akhir nya ia hamil lagi ,Mereka pun menangis haru termasuk Helmi. Bibi juga menangis haru terbawa suasana.
Ketika doa kita belum di ijabah jangan putus asa. Allah hanya ingin kita lebih bersabar lagi. Tidak akan pernah kecewa hamba yang percaya dan menggantungkan harapan nya hanya pada Allah. Terima kasih Allah yang maha baik.
Usia ali sudah 1 tahun, akhir nya Ali punya adik.
"Makasi yah sayang, aku bahagia banget", seru Dika.
"Kamu salah, makasi nya sama Allah, karena dia lah yang memberi kita nikmat sebesar ini", seru ku.
......🌺🌺🌺......
Anak Reina juga sudah lahir dengan selamat. Seorang anak perempuan.
Bu viona sedikit kecewa karena ia berharap cucu laki-laki sebagai penerus perusahaannya mereka.
"Tidak apa apa, lahir kan lagi anak laki laki Setelah ini" seru Bu viona.
Reina tersenyum masam. Bagaimana bisa, Farhan saja sudah tidak pernah mau lagi menyentuh nya.
Jika aku menggoda nya ia mengancam akan menceraikan aku. Bagiamana cara nya agar aku bisa melahirkan anak nya. Batin Reina.
Farhan menatap tidak tertarik pada anak nya.
"Ayo Farhan, gendong anak pertama kamu"
seru Bu viona.
Farhan terpaksa menuruti mama nya.
Ia pun mulai menggendong anak itu.
"Wah comel sekali papa muda ini" seru Bu viona.
"Aku sudah tidak muda lagi mah" protes Farhan.
"Bagi mama kamu tetap lah anak kecil mama" seru nya.
Reina tersenyum menang melihat Farhan menggendong anak nya.
Anak itu di beri nama Felicia.
__ADS_1