
Aldo sudah mengurus kan kepindahan kami ke istananya farhan. Perusahaan tidak bisa tanpa pemimpin terlalu lama. Rapat direktur baru akan di selenggarakan.
Untuk saat ini Dika lah yang akan meneruskan perusahaan.
Nanti ketika Ali sudah dewasa dan siap, dia lah yang akan menjadi pemimpin di sana.
Usia Kami tidak muda lagi , dengan 4 anak.
Aku menikah di usia 27 tahun. Satu tahun pernikahan baru aku punya anak.
Usia anak pertama ku sudah 15 tahun sekarang.
Menolak tua. Usia memang tua tapi Jiwa dan rupa masih sama muda nya. Kata orang masih terlihat seperti 25 tahunan. Haha. Aku memang keturunan awet muda dari keluarga ku.
Hari ini kami sekeluarga pindah ke rumah Farhan.
"Mah, ini rumah siapa?" tanya dini.
"Rumah kita sayang" jawab ku.
"Besar banget. Kok bisa?" tanya Dina.
"Rejeki dari Allah, banyak banyak bersyukur yah dan jangan jadi sombong. Allah gak suka orang yang menyombongkan diri" jawab ku.
"Iya Ma, Allah baik banget ya ma" seru Dina.
"Nikmat nya itu besar, kita saja yang kadang kurang bersyukur" ucap ku.
Aku sampai bingung rumah seluas ini. Harus kemana. Anak anak kamar nya di mana.
Seorang bibi pun muncul menyambut kami. Bibi ini juga terlihat di pemakaman kemarin.
"Masya Allah cantik sekali Bu Mulan ini, ternyata kamu yang selalu beliau ceritakan" Seru bibi.
__ADS_1
"Oh ya saya asisten rumah tangga di sini. Saya mengurus tuan Farhan sejak kecil, saat masih di rumah orang tua nya dulu, hingga pindah kesini Setelah ia dewasa, dia orang nya memang agak keras dan nekat, tapi sebenarnya baik kok, dia hanya kurang kasih sayang" ucap bibi sambil menyeka air mata nya saat mengenang Farhan.
Belum bibi menuntun ku ke kamar Farhan.
"Maaf saya belum bersihkan kamar beliau. Berat rasa nya" ucap bibi.
"Gpp bi, kami pakai kamar lain saja, kamar ini sebaik nya untuk ali saja" seru ku sembari house tour di rumah besar itu.
Ali dan adik adik nya sudah menemukan kamar nya masing masing.
"Yey, Akhirnya punya kamar sendiri, sesak banget kemarin kita satu kamar ber 3 sama bang Ali." seru dini saat menemukan kamar nya.
"Kamu yakin mau pisah kamar sama aku, kamu kan penakut?" tanya dina, kembar an dini.
Dini berpikir sejenak.
"Hemm, yakin dong. Kita kan sudah besar, harus berani" seru dini mantap.
"Kita liat kamar bang Ali yuk" ajak dini.
Dina mengangguk dan mulai melangkah menuju kamar nya Ali.
"Wah keren banget kamar bang Ali" seru dini.
"Sama ajja kok, sama kamar kalian" jawab Ali.
Aydan, anak bungsu ku masih tidur bersama ku dan Dika karena baru berusia satu tahun, masih minum asi.
"Maaf yah bi, anak ku banyak jadi mungkin bibi akan kewalahan" seru ku.
"Ah jangan bilang gitu non, sudah tugas saya di sini, pak Farhan selalu berpesan untuk memperlakukan kalian dengan baik jika nanti kalian sudah pindah kemari. Sejak tahun lalu pak Farhan berulang kali menceritakan tentang Bu Mulan sekeluarga. Jadi tanpa Bu Mulan jelaskan saya sudah tau silsilah keluarga Bu mulan" jelas bibi.
Dika sibuk dengan pak Aldo menghadiri rapat penting. Aldo dengan sabar menemani nya.
__ADS_1
Ali lewat di depan kami seperti orang kebingungan.
"Kenapa mondar mandir Ali, mau kemana?" tanya ku.
"Rumah nya besar banget ma, aku jadi bingung nyari toilet nya di mana" seru Ali.
"Loh di kamar kan ada toilet nya tuan muda" seru bibi.
"Gak ada tuh" jawab Ali.
Aku dan bibi pun mengikuti nya masuk ke truun ke bawah, bibi merasa aneh karena ali malah turun ke lantai dasar.
"Astaga tuan, ini kan kamar pembantu" seru bibi histeris.
"Aku pikir bebas pilih kamar mana saja, karena ku lihat di sini kosong maka nya aku di sini ajja,lagian di sini sudah bagus banget kok" seru Ali.
Dina dini pun muncul tak jauh dari kamar Ali.
"Astaga jangan bilang semua anak anak ini salah tempat" bibi berlari melihat jejeran kamar pembantu.
"Sudah ku duga. Ayo semua beresin barang kalian dan naik ke atas. Bukan di sini tempat nya" seru bibi panik.
Bibi segera memboyong barang barang Ali ke kamar Farhan. Dia segera memanggil art lain untuk membantu nya membersihkan kamar Farhan.
Sementara si kembar juga sudah menemukan kamar asli mereka di lantai 3 rumah ini.
Kamar ku dan Dika ada di lantai 2.
Kamar Ali juga di lantai 2.
Lantai 1 kamar tamu. Lantai dasar kamar pembantu, supir dan lain lain.
Dapur, ruang makan, ruang tengah dan ruang tamu semua ada di lantai 1.
__ADS_1