
“Tapi menurutku apa yang dikatakan oleh Ibu Selir Duan ada benarnya. Bukankah selama ini kita semua tahu bagaimana sikap Ayahanda pada kedua Jia’er dan Juan’er. Bahkan Ayahanda juga ingin menobatkan Meng’er sebagai Putra Mahkota tepat di hari ulang tahun mereka pekan depan? Apakah hal itu masih bisa kita ragukan, jika Ayahanda Kaisar telah memutuskan mengenai calon penerusnya kelak?” ucap Yun Mai Li dengan antusias karena adik laki-laki nya akan diangkat sebagai pewaris tahta oleh Sang Ayah.
“Li’er jangan berkata seperti itu, saat itu Ayahanda mu berbicara seperti itu hanya bercanda, belum tentu serius.” Ucap Selir Agung Han berpura-pura menegur putrinya yang Ia sayangi itu.
“Haha, Putri Yun Mai Li memang selalu bersemangat. Tentu saja Yang Mulia Kaisar mengatakan hal tersebut, karena Putra kami yang lain masih sangat kecil untuk mengemban tugas yang begitu berat.” Ucap Sang Selir Duan dengan penuh canda tawa.
Tapi dibalik itu semua ada makna tersembunyi dibalik setiap kata yang dia ucapkan. Terlebih lagi saat ini sorot matanya seolah menunjukan tatapan penuh arti pada Putri pertama Yun Mai Li. Namun tidak disadari oleh semua orang.
Karena tatapan itu segera Ia sembunyikan dengan cepat dibalik wajahnya yang penuh senyuman yang begitu menawan.
“Bukankah memang begitu seharusnya? Lagi pula Ayahanda tidak akan pernah melihat Yun Yi Juan dan saudari kembarnya Yun Yi Jia itu, yang merupakan anak pembawa sial yang membuat Ibunya sendiri mati ketika melahirkan mereka berdua. Dan yah, selain adik ku Yun Shao Meng, siapa lagi yang memiliki kualifikasi untuk menjadi Pangeran Mahkota.” Ungkap Putri Yun Mai Li dengan sangat bangga. Dan bahkan tanpa pikir panjang dirinya dengan begitu gamblangnya mencetuskan hal yang begutu besar dihadapan orang-orang yang bahkan kemungkinan besar sangat membencinya dan juga Ibu serta adiknya yang selalu dirinya banggakan itu.
Dan itu semua membuat para Selir dan Putri yang lain yang juga hadir di sana terdiam dan tidak bisa berkata-kata.
Sehingga mereka semua hanya dapat menyimpan kemarahan serta umpatan yang begitu buruk dalam hati mereka masing-masing.
Bahkan tidak sedikit pula Selir dan Gundik Sang Kaisar yang turut hadir di sana, merasa sangat geram dan juga memiliki niat membunuh pasa Sang Putri pertama Yun Mai Li.
Namun mereka semua hanya bisa diam dan pasrah karena Sang Selir Agung Han sendiri, juga membiarkan saja putrinya itu mengungkapkan fakta yang akan terjadi beberapa hari lagi.
Terlebih lagi mereka semua juga telah mendengar sendiri dari Sang Kaisar mengenai apa yang baru saja dikatakan oleh Sang Putri pertama memanglah benar adanya.
Jadi mereka tidak ingin menimbulkN masalah yang tidak diperlukan. Dan Mereka para selir yang memiliki seorang putra, tentu saja mereka akan merencanakan tindakan secara tersembunyi untuk menggagalkan penobatan Sang Pangeran Mahkota dimasa depan.
Karena menurut para Selir disana Yun Shao Meng boleh saja menjafi seoeang Pangeran Mahkota. Namun tidak untuk menjasi seirang Kaisar dari Negeri Bulan Perak ini dimasa depan.
Dan selain itu ti lndakan yang dilakukan oleh putri pertama Yun Mai Li itu sama halnya dengan dirinya menegaskan bahwa status ibundanya akan menjadi yang teratas di istana Harem Kekaisaran ini. Dan juga dirinya lah yang paling sesuai sebagai Putri Mahkota Kekaisaran Bulan Perak saat ini.
Namun yang tidak pernah Sang Putri Pertama sadari dari apa yang dirinya lakukan saat ini hanya akan membuat masalah yang besar baginya di kemudian hari. Karena dengan melakukan ini lah dirinya sama dengan sedang mencari masalah dengan musuh di saat yang tidak tepat. Karena keadaan bisa saja berbalik kapan saja.
Terlebih lagi mereka tidak akan pernah menduga bahwa di lain sisi, saat ini seorang Pangeran yang disebut sebagai pembawa sial itu, kini tengah berada di salah satu rumah makan terkemuka di Kekaisaran Bulan Perak.
Yah, Pangeran itu adalah saudara kembar dari Putri Yun Yi Jia, yakni Pangeran Yun Yi Juan yang juga telah kembali dari Sekte untuk acara ulang tahun nya yang ke empat belas.
Namun, disaat Sang Pangeran Yun Yi Juan mulai memasuki Ibukota Kekaisaran,dirinya justru mendengar adanya berita yang membuatnya begitu terkejut dan bahkan tidak ingin mempercayai isu yang telah menyebar luas di seluru penjuru Ibukota dari para penduduk yang sedang bergosip, mengenai adik kembarnya yang telah menghilang karena dihadang kawanan perampok ketika di perjalanan kembali menuju Istana Kekaisaran.
Dan berita itu benar-benar membuat dirinya sangat terpukul. Juga merasa sangat marah secara bersamaan. Karena dirinya tahu, jika kejadian buruk yang menimpa adiknya itu bukanlah sesederhana seperti yang orang-orang itu katakan.
__ADS_1
Namun dirinya yakin jika semua ini juga merupakan perbuatan seseorang yang ingin menyabotase dan mencelakakan adiknya itu dengan sengaja.
Karena selama perjalanannya dirinya sendiri juga mengalami begitu banyak hambatan yang dilakukan secara sengaja oleh para biang masalah yang membuatnya dan adiknya terpisah dan hidup dengan kesengsaraan seperti selama ini.
Sehingga saat itu juga Sang Pangeran Yun Yi Juan memutuskan untuk tidak langsung kembali ke Istana Kekaisaran, melainkan dia memutuskan untuk segera melakukan persiapan yang matang untuk mencari keberadaan adik kembarnya yang dikabarkan telah hilang dan mati di hutan gelap.
“Brengsek, ini pasti disengaja oleh mereka. Tidak, aku harus segera menemukan Jia’er secepatnya. Hanya dia lah satu-satunya keluarga yang aku miliki. Aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku juga pasti akan menuntut balas pada mereka semua yang telah membuat kami menjadi seperti sekarang ini.” Gumam Yun Yi Juan sambil menggerakkan giginya dan mengepalkan tangannya untuk menahan amarahnya yang sudah sangat memuncak.
Yang seakan dirinya tidak sabar lagi untuk menghancurkan kehidupan semua orang yang telah menindas mereka selama ini. Dan menyaksikan atau lebih tepatnya dia akan membuat kehidupan orang-orang tak tahu diri itu dipenuhi dengan penderitaan dan juga kesakitan yang nyata selama sisa hidup mereka.
Apalagi setelah dirinya mengetahui kebenaran mengenai kematian Ibunda Permaisuri nya itu bukan disebabkan karena mengalami distorsia atau kesulitan dalam proses melahirkan dirinya dan juga Jia’er.
Melainkan diracuni oleh seseorang, itu adalah dendam terbesar yang selama ini tersimpan dalam hatinya.
Dan ditambah dengan hal yang menimpa adik kembarnya itu. Bagaimana mungkin dirinya tidak semakin membenci seluruh anggota keluarga Kekaisaran Bulan Perak terutama Sang Kaisar Yun Hao Yan Sang Ayahandanya sendiri yang telah membuang dan mengabaikan dirinya dan juga adik perempuannya itu begitu saja setelah mereka menginjak usia tiga tahun.
Dan bahkan dengan teganya Sang Kaisar membiarkan mereka hidup di luar istana dengan ditemani oleh pelayan dan orang-orang yang setia terhadap mendiang Ibunda Permaisuri nya. Tanpa diberikan fasilitas apapun yang selayaknya didapatkan oleh para keturunan Keluarga Kekaisaran. Selain itu tidak ada satupun seorang pelayan atau pengawal pria sama sekali, hanya sekwdar untuk menjaga atau melindungi mereka berdua.
Bahkan kehidupan mereka semasa kecil, selalu saja dalam keadaan kekurangan dan bahkan bisa dikatakan tidak memiliki apa-apa.
Sehingga ketika mereka masih sangat muda mereka harus terbiasa dengan hanya memakan sayuran liar yang mereka cari di dalam hutan. Dan jika mereka beruntung mereka juga akan dapat merasakan buah-buahan liar yang mereka temukan.
Dan ketika usianya telah genap tujuh tahun, tiba-tiba saja dirinya kembali dipaksa untuk berpisah dengan adik kembarnya yang paling Juan sayangi.
Dan harus menuruti perintah Ayahnya yang mengirimnya untuk belajar di sebuah Sekte paling terpencil dan tidak diminati oleh kalangan bangsawan dan juga anak pejabat.
Bahkan seorang anak pedagang dan rakyat sipil biasa yang tergolong mampu pun sangat jarang yang berniat memasuki sekte tersebut.
Karena selain tempat dan lingkuangannya yang kumuh dan sebenarnya tempat itu juga tidak bisa disebut sebagai sebuah Sekte ataupun Akademi.
Melainkan hanyalah sebuah pondok usang yang sering digunakan oleh anak-anak miskin dan juga anak yatim belajar.
Dan masternyapun hanyalah seorang seorang pria paruh baya yang memang mengabdikan diri dan menjalani hidupnya dengan melakukan hal-hal yang dirinya inginkan.
Seperti halnya mengajar anak-anak dari keluarga miskin dan juga yatim piatu yang ingin berusaha mengubah hidup meteka di masa depan dengan belajar dan juga menimba ilmu dari pria paruh baya itu.
Namun hal itu tidak masalah bagi Sang Pangeran Yun Yi Juan. Karena dengan kepergiannya ke sekte kumuh itulah, Ia justru sangat beruntung sehingga dirinya bisa bertemu dengan seorang Master yang sangat kuat. Dan Beliau juga berkenan menjadikannya sebagai murid pribadinya dan satu-satunya.
__ADS_1
Bahkan Gurunya yang sangat hebat juga baik hati dan mampu membuatnya begitu nyaman dan bisa merasakan bagamana rasanya sebuah kasih sayang dari sebuah Keluarga.
Dan bahkan berkat Guru nya juga lah, dirinyapun menjadi semakin semangat dan juga giat berlatih keras agar dirinya bisa menjadi yang terkuat, untuk terus berjuang demi mendapatkan keadilan bagi dirinya sendiri dan juga adik kembarnya.
Dan setelah enam tahun kemudian atau lebih tepatnya kurang dari satu tahun yang lalu, disaat dirinya tengah mengembara mengikuti Sang Guru, Akhirnya dirinya tanpa sengaja bertemu sesoaok pria paruh baya yang saat itu sedang kesakitan akibat mengalami kecelakaan ketika sedang dalam perjalanan pencarian seseorang yang telah hilang selama bertahun-tahun.
Namun Pangeran Yun Yi Juan juga tidak pernah menyangkan sebelumnya. Jika orang yang selama bertahun-tahun ini di cari oleh Paman Gu yang dirinya temui dan bantu saat itu ternyata adalah Ibu kandungnya sendiri.
Dan dirinya baru mengetahui mengenai hal itu ketika tanpa sengaja Paman Gu itu melihat patahan sebuah liontin pasangan yang ditinggalkan oleh mendiang Ibundanya kepada dirinya dan juga sang adik kembarnya yang selama ini mereka gunakan sebagai bandul kalung.
Dan semenjak saat itulah Pangeran Yun Yi Juan baru bisa mengetahui latar belakang dan juga asal-usul identitas asli dari mendiang ibundanya.
Dari apa yang diceritakan oleh Sang Paman Gu, yang merupakan salah satu orang kepercayaan Sang ibundanya dan juga seorang kepala pasukan pengawal bayangan yang didirikan oleh mendiang ibundanya semenjak usia mudanya.
Dan saat ini kepemimpinan dari para pasukan bayangan yang dibangun oleh ibunya itu saat ini diserahkan kepada dirinya selaku keturunan dari Sang ibundanya. Yang mana dimasa depan akan ia kelola langsung bersama Sang adik kembarnya.
Dan semenjak saat itu pula Paman Gu menjadi bawahan setianya, yang selalu mengikuti dirinya kemanapun dirinya pergi.
Dan tentu saja hal itu juga sesuai dengan kehendak Guru nya yang selama ini bahkan sangat protektif dengan keselamatannya dan juga sanga Adik. Yang mana hal itu membuatnya semakin menghormati Guru nya itu.
Bahkan yang tanpa dirinya sangka dengan pelatihan yang selalu Guru nya ajarkan padanya itu mampu membuat dirinya yang saat ini baru hampir menginjak usia 14 tahun telah berhasil meningkatkan kultivasi nya hingga di ranah ungu level puncak. Yang mana itu tampak sangat mustahil untuk dicapai oleh orang-orang dari dunia fana ini terlebih di daratan yang mereka tempati saat ini Jika pun memang ada, itupun sangat sedikit bahkan bisa dihitung dengan jari.
Karena diusia yang begitu muda biasanya paling berbakat mereka akan mencapai ranah jingga puncak atau bisa dikatakan anak jenius ketika mereka berhasil kuning awal.
Karena bahkan seorang Kaisar Yun Hao Yan yang kini dipandang sebagai salah satu genius kultivasi bahkan hanya berada di tahap hijau puncak.
Namun tidak hanya itu yang membuatnya sangat menghormati dan juga menyayangi Guru nya layaknya seorang anak pada ayahnya. Meskipun usia Guru nya hanya terpaut 10 tahun dengannya. Itu bahkan tidak berpengaruh sama sekali baginya untuk benar-benar tunduk dan juga taat pada Sang Guru yang begitu menjaga dan peduli pada dirinya bahkan juga adik kembarnya.
Karena selama bertahun-tahun ini, Guru nya lah yang selalu melindungi dan juga memberikan segala informasi mengenai keseharian yang dilalui Sang adi di rumah pengasingan.
Sehingga keamanan sang adik kembarnya Yun Yi Jia pun menjadi salah satu prioritas utama bagi Guru nya selain dirinya sendiri.
Semua itu karena tanpa sepengetahuan Yun Yi Juan, Guru nya itu telah menyelidiki latar belakang nya dan bahkan bersedia untuk menjaga adik kembarnya selama ini dari para musuh yang mencoba membunuhnya ketika dirinya sedang belajar dan memperkuat diri.
Karena entah hal apa yang membuat Guru nya itu, telah menganggap mereka berdua sebagai kerabat dekatnya sendiri. Dan tanpa memikirkan apa dan bagaiman status dan kedudukannya.
Bahkan semenjak awal perjumpaan mereka, Yun Yi Juan merasa, jika Guru nya itu memiliki alasan lain ketika menerimanya sebagai muridnya.
__ADS_1
Namun Yun Yi Juan sama sekali tidak peduli apa hal yang membuat gurunya bisa sangat memperhatikan mereka. Karena dirinya dapat merasakan bagaimana tulusnya Guru nya itu, yang sampai saat ini Ia bahkan belum mengetahui nama aslinya walaupun mereka telah bersama selama bertahun-tahun.