
Bahkan Sang Kaisar Yun Hao Yan yang mengetahui segalanya mengenai kejadian keracunan itu dan siapa pelakunya pun hanya diam saja. Dan sama sekali tidak berupaya untuk menegakkan keadilan bagi dirinya dan anak dalam kandungannya.
Karena pada saat itu Sang Kaisar sedang mengalami krisis dan hanya keluarga Selir barunya itulah satu-satunya pihak yang dapat membantunya untuk mengatasi masalahnya itu.
Sehingga dirinya dengan teganya mengorbankan permaisuri dan anaknya demi menyenangkan Selir barunya itu.
Hingga saat akhirnya Yang Luan Ji telah kembali dan mengetahui keadaan istrinya yang sedang dalam bahaya hidup dan mati di dalam Istana Kekaisaran Bulan Perak.
Yang Luan Ji pun dengan sigap mengambil tindakan dengan membuat semua orang yang ada di ruangan bersalin itu menjadi linglung.
Itu semua Yang Luan Ji lakukan untuk menyelamatkan istrinya yang baru saja melahirkan dan menukarnya dengan sosok palsu yang menyerupai Ying Ning Xue agar dirinya dapat membawa Ying Ning Xue yang Asli untuk melakukan perawatan dan juga penyembuhan ke suatu tempat rahasia nya.
Namun dengan begitu Yang Luan Ji yang tahu bahwa kedua bayi kembar yang dilahirkan oleh istinya itu, adalah darah dagingnya yang sangat dirinya dambakan kelahirannya selama ini.
Tetap saja dirinya terpaksa harus meninggalkan kedua buah hatinya itu untuk sementara waktu untuk menghindari kecurigaan semua orang yang akan merasa bingung ketika dua bayi yang baru dilahirkan oleh permaisuri menghilang begitu saja setelah dilahirkan.
Yang akhirnya tercipta kabar meninggalnya Sang Permaisuri Hua setelah melahirkan bayi kembar yang prematur.
Flashback off
"Begitulah cerita yang sesungguhnya, Maafkan Ayah yang terpaksa harus meninggalkan kalian berdua sendirian di dalam Istana Kekaisaran Bulan Perak sendiri tanpa salah satu dari kami menemani kalian berdua. Yang membuat kalian berdua harus mengalami nasib buruk dan menderita ketidak Adilan selama bertahun-tahun lamanya. Apalagi selama ini Ayah juga masih berpura-pura dan tidak langsung menunjukan semua kebenaran kepada kalian berdua. karena ayah takut jika kalian akan gegabah dan juga berbuat nekat setelah mengetahui identitas diri kalian yang sebenarnya. Apalagi selama ini kalian juga masih sering dipantao oleh orang-orang itu. Dan alasan lain ayah menyembunyikan isi selama ini juga karena sebenarnya Ayah menanti Jia'er yang sesungguhnya kembali ke tubuh ini. Dan karena sekarang Jia'er yang sesungguhnya telah kembali jadi Ayah memutuskan untuk mengungkapkan semuanya segera setelah kalian saling bertemu satu sama lain," ucap Yang Luan Ji mengakhiri semua kisahnya.
"Tunggu dulu..! Jadi apakah sebenarnya Ibunda kami yang asli benar-benar masih hidup? Dan Apa maksud Ayah dengan menanti Jia'er kembali? Aku tidak mengerti... bukankah selama ini Jia'er tidak pernah bepergian kemanapun?" tanya Yun Yi Juan dengan bingung.
Begitu juga Yun Yi Jia yang tak kalah bingung dengan apa yang baru saja dirinya dengar.
"Ya apa maksudnya itu? Bukankah yang telah pergi itu Yun Yi Jia yang Asli dan bukan Aku? Dan di mana Ibunda sekarang? Mengapa beliau tidak hadir dan menemui kami?" tanya Yun Yi Jia panik.
"Jia'er apa maksud mu? Kau kemana? siapa yang telah pergi? Mengapa aku sama sekali tidak tahu apa-apa?" keluh Yun Yi Juan.
__ADS_1
"Gege A..aaku sebenarnya..." ucapan Yun Yi Jia terpotong.
"Dengarkan Ayah, akan ayah jelaskan semuanya. Agar kalian berdua tidak bingung lagi." ucap Yang Luan Ji menginterupsi putrinya yang ingin menceritakan namun dengan mimik wajah yang kebingungan.
"Baiklah Ayah, ceritakan semua pada kami," ucap Yun Yi Jia dan juga Yun Yi Juan serempak.
"Hahh.... semua ini terjadi karena adanya Ramalan kala itu yang mengenai Sang Wanita Takdir. Kala itu ketika usia kandungan Ibunda mu memasuki usia empat Bulan. Dirinya selalu bercerita pada Ayah melalui ruang jiwa ku yang ku berikan padanya. Ibu kalian bercerita bahwa dirinya sering kali bermimpi mengenai kelahiran sosok wanita takdir dan juga dua pelindungnya. Yang mana salah satu pelindungnya ini akan terlahir bersama dengan Sang pembawa takdir tersebut. namun salah satu pelindungnya dia terlahir di suatu tempat ataupun dimensi yang sangat berbeda. Selain itu Ibu kalian juga sering bercerita mengenai keseharian nya termasuk ketika dirinya memutuskan untuk melakukan pernikahan palsu dengan Kaisar Yun. Ibunda kalian juga terlebih dahulu mengatakannya dan meminta izin ku," ucap Yang Luan Ji di jeda sejenak.
"Jadi apakah orang itu berasal dari zaman atau dimensi ruang yang jauh di masa depan?" tanya Yun Yi Jia yang saat ini terpikir akan seseorang yang tampaknya memang dirinya kenali dari dunianya terdahulu.
"Yah kurasa juga begitu, karena Ayah Sediri tidak tahu dengan pasti dimana keberadaan orang itu. Namun dalam mimpi itu untuk bisa membawa salah satu sang pelindung itu. satu-satunya jalan adalah dengan mengirim jiwa Sang wanita takdir yang baru saja terlahir itu ke dunia yang sama dengan Sang pelindung tersebut. Namun meskipun demikian tujuan utama dari tindakan itu sebenarnya adalah untuk mengamankan Sang pembawa takdir itu untuk bisa tumbuh lebih baik. Dan tidak mengalami ancaman apapun dari dunia kultivator ini dan juga dapat melindungi serta mengecoh semua orang yang selama ini berlomba-lomba untuk mendapatkan sosok pembawa takdir tersebut demi keuntungan mereka sendiri. Dan salah satunya adalah yang berasal dari Klan Liang." terang Yang Luan Ji.
"Jadi karena itu Aku bisa berada di zaman modern?" tanya Yun Yi Jia yang kini sepertinya mulai mengerti dan dapat menebak semua kebenarannya.
"Apa maksud mu Jia'er," tanya Yun Yi Juan, yang masih kebingungan.
"Yah, kurang lebih seperti itu. Jadi sebelum kelahiran kalian. Sebenarnya jika tidak mengingat status kalian di masa depan. Ibu kalian Ying Ning Xue itu tidak memiliki masalah apapun dengan racun yang dikonsumsi nya secara tidak sengaja itu. karena kelebihan Klan Ying, mereka juga memiliki tubuh yang sangat reaktif terhadap racun dan akan memulihkan diri mereka sendiri dengan perlahan. Hanya saja hal itu juga akan mempengaruhi keadaan janin nya yang dia kandung. Oleh sebab itu lah Ibu kalian lebih memilih untuk segera melahirkan kalian berdua agar tidak terjadi hal buruk dan Ibu kalian juga benar-benar berusaha keras untuk mengerahkan seluruh tenaga dan juga mengeringkan lautan spiritual nya demi mengirim dan menukar jiwa Jia'er dengan jiwa seseorang gadis kecil berusia lima tahun yang berasal dari dunia yang berbeda yang diramalkan jika anak gadis itu akan memiliki kesamaan konstitusi tubuhnya dengan jiwa mu, sehingga tidak akan terjadi kecelakaan apapun ketika Jia'er berada di dunia itu. Hanya saja gadis kecil itu harus melalui kehidupan dengan nasib yang buruk sejak kecil. Yang memaksa jiwa Jia'er yang baru saja lahir dengan segala kelebihannya dipaksa harus menjalani kepahitan hidup untuk menempa kualitas dan kekuatannya. sampai saat dirinya kembali ke dunia persilatan ini tiba. Dan sekaligus membawa serta Sang pelindung yang lain yang juga berada di dunia itu. Selain itu ketika aku datang dengan tergesa-gesa setelah Baru saja menyelesaikan urusan ku di dunia atas dan menguburkan abu jenazah Ibunda angkatku yang juga menjadi korban kekejaman Klan Liang yang mengincar nyawa adik ketiga ku. Namun aku masih saja terlambat. Karena saat itu ternyata Ibu kalian telah kritis, selain itu aku juga menemukan bahwa ibu kalian juga telah membuat sebuah perlindungan bagi jiwa yang akan menyertai Juan'er dan bahkan tak lupa Ia juga menyegel pusat spiritual Jia'er dengan Formasi Kutukan yang sebenarnya adalah Formasi Rahasia dari Klan Yang yang telah aku turunkan padanya. Guna melindungi Jia'er dari incaran orang-orang serakah seperti Klan Liang yang selalu memburu kalian semua." ucap Yang Luan Ji dengan mengingat kembali kejadian masa lalu.
"Itu... ku rasa tidak. Seharusnya gadis itu masih tetap hidup seperti dirimu. karena kalian hanya melakukan pertukaran jiwa saja. Hanya saja, mungkin gadis itu akan mengalami apa yang dinamakan dengan kehilangan ingatannya. Karena dengan metode pertukaran jiwa yang digunakan ibu kalian, semua ingatannya akan tersegel pada jiwa mu Nak. andaikan ia mengingat sesuatu. itu mungkin hanya kenangan masa kecilnya ketika sebelum dirinya mengalami perpindahan jiwa kala itu." jawab Yang Luan Ji dengan yakin.
"Hahh... syukurlah kalau begitu. Jadi itu sebabnya, mengapa aku tidak bisa dekat atau bahkan sekedar memiliki firasat apapun mengenai Ibu. Karena aku bukanlah anaknya yang sesungguhnya. Haihhh.." gumam Yun Yi Jia ketika dirinya kembali mengingat sosok ibunya ketika berada di Dunia modern dulu.
"Lalu bagaimana dengan Ibunda sekarang?" tanya Yun Yi Jia lagi. yang kini terpikir pada ibu kandungnya yang sama sekali belum pernah dirinya temui sampai saat ini.
"Ibunda kalian saat ini... hahhhhh.... dia sampai saat ini masih setia terlelap dan tak ingin bangun, dia menghukum Ayah kalian ini dengan begitu lamanya dan seolah tak ingin melihat dan menghiraukan ku begitu saja." ucap Yang Luan Ji tanpa daya. Dan kesedihan yang mendalam terpancar sangat jelas dalam raut wajahnya.
"Itu Artinya, sampai saat ini Ibunda masih koma? Apakah kondisinya sangat parah? Apakah... ucapan Yun Yi Jia terhenti karena Ia mendengar sebuah gumaman yang seolah menyentil hatinya.
"Jadi begitu, Lalu apakah Jia'er yang saat ini yang berada dihadapan ku saat ini, adalah benar-benar adik ku yang sesungguhnya? Dan Jia'er yang dulu sudah kembali?" tanya Yun Yi Juan dengan nada suara yang sedikit sendu?
__ADS_1
Yang seolah dirinya sangat menyesalkan karena telah kehilangan sosok adik kecilnya yang imut dan juga pemalu itu.
"Ya, Jiwa Anaya telah kembali ke asalnya. Lalu apakah Gege merasa tidak senang karena saat ini aku telah kembali dan membuat adik mu yang lemah lembut itu kembali ke asalnya?" ucap Yun Yi Jia agak dingin.
Karena jujur saja dirinya sangat tidak mengharapkan reaksi Gege nya yang tampak kecewa akan keberadaan nya di sisinya.
"Tidak, bukan begitu Jia'er, Jadi namanya Anaya ya, kurasa itu cukup bagus. Kamu jangan berpikir berlebihan mengenai dirinya. Gege hanya merasa kasihan terhadap dirinya yang harus hidup dalam penderitaan disini. Apalagi dirinya gadis yang manis dan penurut. Namun dirinya harus mengalami segala bentuk penindasan dan kekejaman di sini." jelas Yun Yi Juan yang tidak ingin adiknya memiliki pikiran buruk padanya.
"Yah.... sungguh kasihan dia. Dan andai saja Ibunda tidak dengan sengaja menukar jiwa kami. Maka dirinya sudah bisa dipastikan jika dirinya akan merasa begitu nyaman ketika dia menemui sang penjaga neraka di dunia bawah sana." ketus Yun Yi Jia yang masih merasa tidak senang dengan pembelaan Gege nya pada Jiwa Anaya yang dirinya rasa sangat beruntung.
Karena meskipun dirinya disini hidup dalam pengasingan dan hidup ditargetkan oleh orang, jiwa Anaya masih memiliki pendukung dan pembela dan salah satunya adalah Gege nya. Dan bahkan banyak pelayan sebelum mereka berkhianat pada akhirnya. Bahkan Ayah kandungnya Yang Luan Ji juga melindungi hidupnya selam belasan tahun.
Sedangkan dirinya harus berjuang sendiri dan masih harus menghidupi Ibunya Anaya yang lemah dan juga pengecut, hingga akhirnya bisa kembali ke kehidupannya yang sesungguhnya.
"Apa maksud mu berbicara seperti itu Jia'er? bukankah kau hidup dengan aman di sana mengunakan identitas Anaya?" tanya Yun Yi Juan yang seolah tak merasa bersalah sama sekali.
"Ohhh.... benarkah. Jadi begitu menurut mu? Baiklah kau bisa menyaksikan sendiri bagaimana enaknya dan juga bahagianya diriku ketika menggantikan menjadi seorang Anaya yang sangat manis itu," dingin Yun Yi Jia yang kemudian mengirimkan seluruh ingatannya pada sebuah dinding di dekat mereka.
Sehingga muncullah sebuah kilasan kisah hidup yang dilalui Yun Yi Jia selama dirinya berada di tubuh Anaya.
Dan dengan begitu Yun Yi Juan dan juga Ayah kandungnya Yang Luan Ji dapat melihat bagaimana kejam dan juga tragisnya kehidupan yang dialami oleh Anaya, ah tidak itu adalah jiwa Yun Yi Jia.
Di sana tampak, bagaimana penganiayaan yang dialami Yun Yi Jia, perundungan ibu dan saudara tiri. Sikap acuh tak acuh Ayah hingga Kakek dan Neneknya juga mengabaikannya dan Ibunya.
Ditambah lagi sifat Ibu kandung Anaya yang sangat pengecut yang membuat jiwa Yun Yi Jia semakin menyedihkan.
Tidak hanya itu, Masih banyak hal buruk yang harus Yun Yi Jia tanggung sendiri untuk memperjuangkan kehidupannya dan juga Ibunya yang hanya bisa pasrah dan berdiam diri.
Sehingga memaksa Yun Yi Jia memasuki dunia hitam, menjadi seorang pembunuh bayaran dengan pelatihan yang sangat menyiksa harus ditanggungnya di usia yang sangat muda. Hingga akhirnya berkat kecerdasan dan kegigihannya hingga akhirnya Yun Yi Jia telah berhasil membangun dunia bisnis dan pasukannya sendiri demi membawa kemuliaan bagi Ibunya.
__ADS_1
Dengan memberikan kehidupan dengan penuh kemewahan dan juga kenyamanan bagi orang tua tunggalnya itu.