
Namun Yun Yi Juan tidak marah atau mempermasalahkan hal itu. Bahkan dirinya masih menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh Sang adik kembarnya itu dengan sangat kooperatif.
"Menurut informasi yang di dapatkan oleh para pengawal bayangan, Keluarga Shangguan saat ini masih berjaya di bawah kepemimpinan Patriark Keluarga yang sekarang. Akan tetapi, ada beberapa hal yang menjadi permasalahan utama di dalam Keluarga itu saat ini. Yaitu Keluarga Shangguan saat ini sulit mendapatkan keturunan laki-laki yang akan menjadi penerus dari Klan Mereka. Karena ketujuh keturunan mereka semuanya adalah seorang perempuan. Dan hanya ada satu tuan muda pertama yang merupakan keturunan resmi dari istri Patriark Keluarga Shangguan saat ini dan juga Kakak kandung dari gadis yang tertarik pada Kaisar yang konyol itu. Hanya saja keadaan Tuan muda satu-satunya dalam Keluarga mereka itu sudah dalam keadaan yang sangat buruk semenjak dirinya kecil. Yang tidak memungkinkan baginya untuk beraktivitas atau menangani suatu hal yang berat," jawab Yun Yi Juan pada adiknya yang saat ini tengah termenung dan dengan senyum yang sangat menawan tapi juga terkesan kejam dan mengerikan terbit di bibir merah nan mungil itu.
"Tapi Jia'er, apa hubungannya semua itu dengan rencana kita? Apakah kau ingin mencarikan tabib hebat untuk membantu menangani masalah kesehatan penuda dari Keluarga Shangguan itu?" tanya Yun Yi Juan yang merasa gagasan itu adalah salah satu kemungkinan yang ada di otak adiknya yang menurutnya sangat jenius itu.
"Oh Gege ku yang tampan, apakah diri ku itu seorang cenayang? Mebgapa kau selalu bisa menebak apa yang sedang ku pikirkan? Benar-benar luar biasa," ucap Yun Yi Jia dengan sorot mata terkejut dan ekspresi penuh tanya di wajahnya yang membuatnya tampak sangat menggemaskan bagi siapapun yang memandangnya.
Bahkan saat ini para penjaga bayangan yang berada dalam kegelapan berasa ingin segera datang dan mencubit wajah mungil dari gadis yang sangat imut itu.
"Ka...Kau....," Yun Yi Juan tak dapat berkata-kata akibat pertanyaan adiknya itu yang tidak masuk akal dan juga ulah serta ekspresi Yun Yi Jia yang benar-benar membuat tetdiam karena terpana akan keindahan kecil milik adik kembarnya itu namun memiliki kelakuan layaknya anak balita usia tiga tahun.
"Hai, apa-apaan ini? Mengapa gadis ini menjadi sangat menggemaskan seperti ini? Lihatlah ekspresi di wajahny itu? Siapa orang yang tidak akan terpesona melihatnya, ditambah dengan sikapnya yang semakin suka bermanja- manja ini. Bahkan di saat dirinya madih berusia tiga tahun dulu adik ku ini sepertinya tidak sekucu dan seimut sekarang," batin Yun Yi Juan yang masih terbengong.
Namun tiba-tiba Yun Yi Juan tetsadar dan terpikir sesuatu hal yang sangat membuatnya tidak tenang.
"Tidak.. !!! Hal sepeti ini tidak boleh di tunjikan pada dunia. Jika tidak maka akan sangat berbahaya bagi gadis ceroboh ini. Itu benar-benar akan sangat merepotkan jika sampai terjadi di luar. Jika hanya aku dan juga orang-orang kami sendiri yang melihatnya itu masih tidak masalah namun jika seluruh dunia tahu akan kecantikan luar biasa yang dimiliki gadis kecilku ini di tambah dengan penampilannya yang sungguh menggoda dan lebih menantang jika di bandingkan dengan para wanita dewasa yang menawan itu bahkan jauh lebih menakutkan lagi jika diketahui oleh para pria di luar sana. Aku tidak boleh ceroboh dan harus selalu mengamankan gadis manja ini," batin Yun Yi Juan lagi dengan perasaan tak menentu dan juga tampak menggebu-gebu ingin selalu melindungi dan menyembunyikan adiknya yang begitu membuatnya pusing ketika melihat penampilan aslinya.
Bukan karena dirinya terpesona dan ingin mengikat adiknya untul dirinya sendiri, Yun Yi Juan melakukan itu. Namun Yun Yi Juan sangat ketakutan ketika membayangkan jika adiknya itu akan di idamkan dan dijadikan target incaran oleh para lelaki yang tak beradab. Dan dirinya hanya ingin melindungi adiknya itu yang sangat manja padanya sejak kembali ke Ibukota Kekaisaran.
Namun Yun Yi Juan tak menampik, jika dirinya juga merasa bahagia dan juga nyaman dengan ulah dan juga kelakuan adiknya yang bermanja padanya setelah sekian lama tak pernah berjumpa.
Hanya saja Yun Yi Juan sering kali merasa sangat asing namun juga dekat pada adiknya itu. Namun Yun Yi Juan tidak tahu mengapa dirinya bisa merasakan hal seperti itu. Tapi selebihnya dirinya tidak lagi menghiraukan rasa keteradingan itu. Dirinya hanya perpikir jika hal itu disebabkan karena mereka sudah sangat lama berpisah dan tanpa saling mengirim kabar berita sama sekali.
Yun Yi Jia yang melihat ekspresi bodoh Gege nya pun segera menyadarkannya.
"Aiya ada apa dengan mu? Aku sudah bicara padamu sedari tadi, tapi kau sama sekali tidak memperhatikan ku," ucap Yun Yi Jia sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Gege nya yang terbengong itu.
__ADS_1
"Ahh... Jia'er, Tidak... aku...aku benar-benar tidak sengaja mengabaikan mu. Maafkan aku, Memangnya apa yang baru sajakau katakan?" sahut Yun Yi Juan saat dirinya tersadar dari pikiran dan juga lamunannya sendiri.
"Haih.... Gege, aku tadi mengatakan kepada mu, jika kita memang harus melakukan sesuatu untuk membuat Tuan Muda dari kediaman Keluarga Shangguan itu menjadi jauh lebih baik. Hanya saja kita tidak membutuhkan orang lain yang akan melakukan hal itu. Karena aku sendiri yang akan melakukannya," ucap Yun Yi Jia yang mengulangi kata-katanya tadi.
"Apa? Kau akan menangani masalah kesehatan pria itu sendiri? Tidak Jia'er!! Aku tidak akan pernah mengizinkan mu melakukan itu? Ingatlah dirimu itu seorang gadis dan juga seorang Putri, bagaimana bisa kau melakukan itu pada pemuda yang tidak dikenal itu. Dan lihatlah penampilan mu ini! Jika mereka melihat penampilan mu yang seperti ini. Apa yang akan mereka pikirkan tentang dirimu? Bagaimana sikap mereka nanti? Dan apakah mereka akan menghargai dirimu sebagai seorang gadis yang terhormat dan membiarkan dirimu kekuar dari kediaman mereka setelah semua yang kau lakukan untuk mereka? Atau apakah mereka akan berusaha menahan dan memaksa mu untuk menjadi salah seorang Selir di Keluarga mereka. Tidak Jia'er, aku sama sekali tidak setuju dengan idemu itu. itu sangat beresiko, jika kau ingin mengetahui keadaan pria itu aku akan membantu mu mencarikan tabib yang terkenal dan hebat untuk menanganinya." ucap Yun Yi Juan dengan panjang lebar.
Itu Karena dirinya benar-benar sangat khawatir dan juga taku terjadi hal-hal yang tidak di inginkan pada adik kembarnya itu.
Dirinya akan melakukan apapun supaya adiknya itu tidak dalam bahaya. Karena menurutnya saat ini hanya dirinya lah satu-satunya Keluarga dan juga orang yang berkewajiban untuk menjaga dan juga melindungi Yun Yi Jia adik kembarnya itu.
Sedangkan Yun Yi Jia yang menyaksikan reaksi yang ditunjukan oleh Gege nya itu begitu besar, dirinya benar-benar tercengang.
Namun jauh di dalam hatinya kini sebuah perasaan hangat, haru dan juga kebahagiaan kini menyebar dan segera menyelimuti hatinya yang selama ini telah lama mendingin dan bahkan telah membeku.
Akan tetapi saat ini di dunia yang aneh ini dirinya justru bisa merasakan hal yang belum pernah dirinya rasakan di kehidupannya di masa lalu.
Sehingga dirinya saat ini bisa merasakan sesuatu hal yang bisa membuat hatinya kembali hangat seperti saat ini.
"Gege... Kau," ucapan Yun Yi Jia terhenti saat dirinya tiba-tiba menghambur dan dengan segera memeluk erat tubuh saudara kembarnya itu yang masih merasa cemas akan pemikirannya dengan perasaan haru.
"Gege, tenanglah. Dengarkan aku, aku tidak tahu apa yang kau rasakan dan apa yang kau pikirkan saat ini. Namun aku "Jia'er" mu ini yakin jika kau pasti sangat peduli dan juga tidak ingin melihat hal-hal yang buruk terjadi kepada diriku. Aku sangat bahagia dan juga terharu akan itu semua. Aku juga sangat berterima kasih kepada Gege yang rela melakukan apapun hanya untuk diriku. Tapi Gege, Apakah kau melupakan sebuah kenyataan. Bahwa adikmu yang cantik ini bisa mengubah penampilan menjadi seperti apapun yang diriku mau. Bahkan jika harus berpenampilan selayaknya seorang pria tua bau tanah itu juga tidak masalah bagi ku." ucap Yun Yi Jia yang kini masih berada di dalam pelukan Gege nya itu dan dengan nyaman dia bahkan menyandarkan kepalanya pada dada bidang Gege nya yang juga memiliki penampilan layaknya pria dewasa, dan bukannya seperti seorang pria muda pada umumnya.
Mungkin karena banyaknya pengalaman dan juga kekuatan Gege nya yang cukup tinggi yang membuatnya memiliki penampilan yang begitu mengagumkan.
Namun yang tidak mereka ketahui adalah di dalam darah mereka berdua dan juga garis keturunan mereka juga, yang begitu erat kaitannya dengan sebuah Klan Legendaris yang sudah sejak sangat lama menghilang. Dari sebuah daratan misterius, yang tidak banyak diketahui oleh orang lain.
Dan konon katanya Klan Keluarga yang Sangat Legendaris itu memiliki sebuah keistimewaan tersendiri yang memiliki penampilan dan juga paras yang sempurna.
__ADS_1
Selain itu rumor juga mengatakan jika Klan Keluarga Ying itu memiliki satu kekuatan khusus yang akan membuat mereka semua bebas memasuki Alam Atas tempatnya para Dewa.
Hanya saja seluruh Klan Ying tidak ada satupun yang melakukannya. Jadi rumor itu sama sekali belum terbukti hingga sampai seluruh Klan Keluarga Ying itu tiba-tiba menghilang bak ditelan bumi.
Yun Yi Juan yang kini tiba-tiba merasakan pekukan dari adik kesayanganya itu benar-benar tidak menyangka, hingga membuatnya semakin terpana.
Namun dirinya juga segera sadar dan mulai membalas pelukan itu layaknya seorang Kakak yang mengasihi adiknya.
Selain itu senyum lebar kini telah tersungging di bibirnya yang merah nan menawan itu. Yang membuat para pengawal bayangan yang ada di sekitar mereka merasa bahea kehadiran tuan putri mereka, itu telah banyak mengubah tempramen Tuan mereka itu yang biasanya sangat dingin dan juga tidak pernah sekalipun merwka melihatnya tersenyum atau bahkan tertawa lepas, seperti beberapa waktu yang telah mereka lalui bersama Tuan Putri mereka yang selalu dapat mencairkan sikap Gege nya yang dingin dan tak tersrntuh itu.
"Jia'er apakah kamu tahu jika Gege mu ini, selamanya akan selalu menganggap bahwa kau adalah adik kecil ku yang aku sayangi dan akan aku perjuangkan dan juga lindungi sampai berakhirnya nyawa ku," ucap Yun Yi Juan dengan penuh kesungguhan.
"Gege..." Yun Yi Jia segera mendongak untuk melihat Gege nya yang berbicara begitu tak terduga olehnya.
Dan bertepatan pada saat itu Yun Yi Juan juga tengah menunduk untuk menatap adik kandungnya yang berada di dalam pelukannnya itu.
"Tidak peduli seberapa kuatnya dirimu, Namun bagi ku, kau adalah satu-satunya orang dan juga harta yang peling berharga bagi Gege mu ini. Jadi aku tidak aakn pernah membiarkan dirimu mengalami sesuatu hal yang buruk. Bahkan jika terjadi sedikit saja kerugian yang kau alami, Gege mu ini siap untuk menagih kerugian yang kamu detita dengan beserta bungannya. Apa kau mengerti Jia'er?! Dan percaya lah pada Gege, bahwa Gege pasti akan selalu mendukung setiap keinginan mu," ucap Yun Yi Juan dengan trnang dan juga tulus ketika tepat sorot mata mereka bertemu.
Dan dari sorot mata itulah, masing-masing dari mereka menemukan keteguhan dan juga tekat yang sangat kuat. Mereka berupaya untuk saling melindungi satu sama lain.
Bagi Yun Yi Jia yang baru pertama kali merasakan perasaan di lindungi oleh Keluarga nya sendiri. ini merupakan hal yang sangat amat berharga bagi dirinya.
Sehingga dirinya pasti akan melakukan hal yang terbaik untuk tetap mempertahankan hal itu untuk menjadi miliknya. Dengan cara dirinya akan memastikan jika Gege nya itu akan selalu aman berada di sisinya.
"Terima kasih Gege," ucap Yun Yi Jia dwngan setulus hatinya.
"Terima kasih untuk segala kepedulian dan juga kasih sayang yang kau curahkan kepada ku Gege, Aiu benar-benar bisa merasakan betapa menyenangkannya bisa merasakan hal-hal yang baru bisa aku dapatkan dari dirimu. Setelah sekian lama dan dalam dua kehidupan ku. Baru pertama kalinya bagi ku merasakan begitu emosional seperti sekarang ini. Tapi aku tidak pernah tahu, Akankah kau akan selalu memperlakukan ku dengan istimewa seperti ini ketika suatu saat nanti kau tekah mengetahui, jika diriku bukanlah adikmu yang sebenarnya," batin Yun Yi Jia yang kini kembali menundukan pandangannya dan kembali mengeratkan pelukannya pada tubuh kekar Gege nya itu.
__ADS_1