
"Aahhh... Kakak Yu Jun kau benar-benar hebat malam ini. Kau telah membantu ku menyelesaikan masalah terbesar ku, dan kau juga sanggup membuat diriku merasakan kebahagiaan yang bagaikan di alam surgaa... aaahh... terima kasih Kakak Yu Jun," ucap seorang wanita dengan suara manja dan genit setra sesekali terdengar ******* dalam suaranya.
Itu benar-benar sangat menjijikan saat Sang Kaisar Yun Hao Yan dan semua orang yang berada di sana mendengarnya.
Dan mereka semua dapat mengetahui jika ternyata Selir Kekaisaran Duan yang selama ini tampak sombong dan tak tersentuh oleh siapaun selain Sang Kaisar itu sebenarnya adalah seorang wanita murahan yang selalu haus belaian.
"Heihhh... apa yang kau katakan itu Yue'er? tentu saja aku akan usahakan semuanya. Apalagi jika itu demi masa depan Chen'er kita di masa depan," ucap pria itu yang saat ini sedang menghujani Duan Rongyue Sang Selir Kekaisaran itu dengan buaian yang membuatnya terasa melayang.
"Kakak Yu Jun kau memang sosok Ayah yang terbaik bagi Mo Chen kecil kita. aaahh... kau juga yang terbaik ketika memanjakan kuhh...Aahhh kakak... Jun'er....." timpal Selir Kekaisaran Duan tanpa tahu jika situasi diluar kediamannya itu telah ramai orang mendengarkan percakapan mereka yang tak takut-takut itu.
"Oh benarkah? Apakah Yang Mulia Kaisar Yun Yang Agung tidak pernah bisa memuaskan mu sayang?" pria yang di panggil Kakak Yu Jun itu justru tampak sedang menggoda wanitanya.
"Hal apa yang bisa dia, Pria Tua itu bandingkan dengan mu Kakak. Dia hanya seonggok daging yang tak bertenaga. Bahkan aku sangat samar jika si Kaisar Tua itu mungkin benar-benar telah kehilangan kejantanannya," cetus wanita yang di duga Selir Kekaisaran Duan itu.
"Oh... yang benar saja? Apakh kau yakin Yue'er, hati-hati dengan ucapan mu itu. Jika ada seseorang yang mendengarnya maka akan sabgat rumit urusannya nanti. Tapi setidaknya aku akan mengobati kekecewaan mu padanya. Kau tahu Yue'er aku juga sudah sangat merindukan mu. Sudah lama, setidaknya lebih dari satu pekan aku tidak menyentuh mu. Jadi aku sangt merindukan kamu sayang." ucap pria itu yang bahkan sampai sekarang dirinya belum menyadari keberadaan banyak orang di dekat mereka.
Dan itu sebenarnya adalah ulah Yun Yi Jia yang membuat sebuah penghalang yang akan membuat pria yang bernama Yu Jun itu dan juga Selir Duan tidak mampu melacak atau merasakan keberadaan aura dari orang-orang di sekitar mereka.
Sehingga itu semua membuat mereka berdua tidak memiliki kewaspadaan sama sekali pada keadaan di sekitar mereka.
Yang mereka anggap, bahwa aksi mereka kali ini akan sama mulusnya seperti biasanya. Dan tidak akan ada seorang pun yang mengetahuinya. Jadi mereka benar-benar terbuai dengan keadaan yang sedang mereka berdua lalui bersama.
Suara percakapan panas itu, benar membuat semua orang tercengang ketika mendegarnya. Mereka semua bahkan tak pernah menyangka jika sebenarnya tabiat Sang Selir Kekaisaran Duan itu memang begitu buruk.
Apalagi seluruh percakapan mereka itu bahkan telah mengungkapkan sebuah rahasia besar yang selama ini tersimpan.
Informasi rahasia itu semakin menggemparkan dan juga membuat semua orang yang ada di sana semakin tak mampu berkata-kata.
Apalagi saat ini Yang Mulia Kaisar sendiri juga Mendengar nya sendiri secara langsung mengenai kebenaran mengenai identitas anak laki-laki yang selama ini dirinya anggap Putra ketiganya itu, ternyata bukanlah darah dagingnya.
Melainkan buah dari perselingkuhan dan juga penghianatan Selir Duan sialan itu. Dan bahkan saat ini Sang Kaisar Yun Hao Yan pun juga merasa ragu akan satu hal.
"Apakah putri keempatnya Yun Xiang Xia itu juga bukan merupakan putri kandung nya? Melainkan juga merupakan keturunan Duan Rongyue dengan Pria yang di sebut Kakak Yu Jun itu. Dan sebenarnya siapa orang yang bernama Yu Jun ini? Apa latar belakangnya? Atau jangan-jangan...." Sang Kaisar Yun Hao Yan sama sekali tidak ingin berspekulasi sendiri.
Karena sekeras dan seburuk apapyn dirinya berpikir dan menebak itu taka akan jauh lebih berguna dengan sebuah aksi nyata.
Jadi Sang Kaisar Yun Hao Yan segera memutuskan untuk segera ambil tindakan tegas dan mengusut tuntas mengenai kejahatan yang telah dilakukan Selir jahanamnya itu.
"Akan lebih baik jika Zhen selesaikan semua ini secepatnya. Dengan begitu Zhen juga akan tahu seluruh kebenaran dari mereka berdua. Atau bahkan jika kasus ini juga melibatkan Keluarga Duan yang memiliki Gelar Bangsawan Ding Guo. Maka jangan harap agar mereka bisa lepas dari tangan ku." batin Sang Kaisar Yun Hao Yan yang saat ini benar-benar merasa dirugikan akan semua kejadian ini.
__ADS_1
Ketika Sang Kaisar Yun Hao Yan yang kini tengah mencoba untuk meredam segala amarahnya dan juga terlarut dalam renungannya sendiri.
Sedangkan orang-orang yang kini berkerumun di sana benar-benar geram akan kelakuan Selir Kekaisaran Duan.
Mereka bahkan tanpa sadar melontarkan cacian dan juga cemoohan pada Sang Selir Kekaisaran Duan yang kini masih saja asyik dengan kegiatannya.
"Sungguh wanita yang tidak bermoral. Berani-beraninya dia bertindak seperti itu di dalam Istana Yang Mulia ini," ucap salah seorang pengawal yang ada dalam kerumunan itu.
"Yah benar-benar telah melampaui batasan, Selir Duan itu! Aku rasa dia bahkan sering melakukan hal menjijikan seperti itu bersama Pria yang bersamanya saat ini," timpal kawannya yang juga sangat memandang rendah Selir Duan yang kini telah ketahuan bejatnya.
"Yah.... bahkan beraninya wanita tak tahu malu itu mengatakan hak buruk mengenai Yang Mulia Kaisar, " sahut yang lainnya.
"Hei, apa kalian tadi mendengarnya. Bahwa wanita keji itu berani mengatakan jika Yang Mulia Kaisar itu selayaknya Pria Tua yang impoten. Benar-benar seberapa besar kemampuannya itu sehingga dirinya bisa mencela suaminya sendiri seperti itu," suara kerumunan semakin tak terkendali
"Kalau saja istriku berani berbuat hal memalukan seperti itu, huh.... sudah aku pastikan jika aku akan menyeretnya ke kandang babi bersama prianya itu, Kemudian aku akan membuatnya menanggung malu yang lebih dari apa yang aku rasakan, sebelum aku membunuhnya secara perlahan-lahan," ucap seseorang yang dengan lantakini bahkan semua irang mulai mengungkapkan opininya dan juga pendapatnya masing-masing.
Yang mana semua itu berisi hujatan bagi Sang Selir Kekaisaran Duan yang tampaknya sebentar lagi akan kehilangan seluruh kekuasaanya dan juga jabatannya.
Bahkan situasi disana saat ini pun semakin memanas dengan bisikan dan juga cercaan tajam mengenai Selir Kekaisaran Duan yang selama ini selau membaggakan dirinya sendiri, serta dering kali merendahkan para pelayan dan juga pengawal rendahan seperti mereka semua.
Jadi saat ini mereka pun seolah memiliki keswmoaran untuk mengungkapkan semua kebusukan yang perbah dilakukan Sang Selir Kekaisaran Duan terhadap mereka atau temandan kerabat merwka yang oernah menjadi korban kejahatan Sang Selir.
Dan pada saat itu juga para pasukan tambahan yang diminta oleh Sang Kaisar Yun Hao Yan pun telah tiba di halaman kediaman Istana Anggrek yang telah dipenuhi oleh kerumunan orang.
Selain itu dirinya membawa dua orang yang nenemaninya tadi untuk memasuki kediaman yang kini tengah terjadi kegiatan panas antara Selir nya dengan Pria bajingan yang entah datang dari mana.
Selain itu Sang Kaisar Yun Hao Yan juga tidak lupa untuk memberikan pengarahan kepada Tim Elite yang lainnya untuk melajukan penamgkapan semua orang yang bekerja di Istana Anggrek itu.
Baik itu pelayan maupun pengawal semuanya harus diringkus untuk dilakukan penyelidikan kasus ini lebih lanjut.
Bahkan ketika Sang Kaisar teriangat akan kebenaran yang baru saja terungkap mengenai status Yun Mo Chen yang sesungguhnya.
Kaisar Yun Hao Yan yang sudah tidak ingin memberikan kesemoatan bagi Selir Kekaisaran Duan itu pun segera memerintahkan dua lainnya pengawal dari Elite itu untuk untuk mengamankan kedua keturunan Selir Duan yakni Putri keempat Yun Xiang Xia dan juga Yun Mo Chen ke temoat yang telah dirinya intruksikan.
Barulah setelah itu Sang Kaisar Yun Hao Yan yang kini sudah kihilangan kesabarannya, Dan ditambah dengan suara-suara yang begitu menjijikan yang didengarnya itu semakin membuat Sang Kaisar mempercepat langkahnya untuk segera memasuki kediaman Utama di Istana Anggrek tersebut dengan dua pengawal kepercayaan itu.
Begitu Sang Kaisar Yun Hao Yan sampai di depan kediaman tanpa sungkan lagi Sang Kaisar pun segera membobol pintu itu dengan tendangannya dengan menyalyrkan kekuatan spiritualnya.
Sehingga tanpa halangan apapun pintu itu terpental jauh hingga menabark dinding kamar kerja yang kini digunakan oleh kedua bajingan mesum itu bersenang-senang.
__ADS_1
Bahkan karena begitu kuat tenaga spiritual yang digunakan oleh Sang Kaisar Yun Hao Yan, hingga menyebabkan pintu kayu itu bersama dinding pembatasnya hancur lebur.
Dan hal utu sungguh mengejutkan kedua orang yang saat ini sedang asyik bercocok ranam didalamnya.
"Dasar kau ****** Hina, Bajingan kotor mana yang kau bawa ke dalam Istana ku ini!" teriak Sang Kaisar Yun Hao Yan Karena dirinya telah dipenuhi amarah.
Selir Duan dan juga pria yang di duga sebagai orang yang bernama Yu Jun itu pun seketika tersentak ketika mereka berdua mendengar dentuman keras dari pintu dan dinding yang hancur dihadapan mereka.
Ditambah dengan suara ledakan amarah dari Sang Kaisar Yun Hao Yan itu benar-benar membuat hati dan seluruh tubuh mereka bergetar hebat.
Dan itu bukan karena mereka telah mencapai puncak kenikmatan ketika berhubungan badan. Melainkan mereka merasakan ketakutan yang benar-benar melanda mereka.
Bahkan tanpa sadar mereka justru mengeratkan pelukan dan juga jalinan mereka alih-alih mereka melepaskan diri satu dengan yang lainnya.
Yang mana hal itu justru semakin memicu keganasan Sang Kaisar Yun Hao Yan yang kini merasa ditantang dan terprovokasi atas tindakan kedua makhluk bejat yang dengan tidak tahu malunya itu menunjukan kemesraan mereka di hadapannya Yang merupakan seorang Kaisar, dan Penguasa Kekaisaran Bulan Perak ini.
"Bangsat, kalian berdua benar-benar tidak beradab. Baiklah kalay bagitu rasakan ini," teriak Sang Kaisar Yun Hao Yan yang dengan segera melancarkan sebuah serangan dengan kekuatan penuhnya ke arah kedua orang yang kini masih dalam posisi penyatuan tersebut.
"Aarrrgghh.....Aahh Arrgghhhh.... tidak..." lolongan dan tetiakan kedua orang mesum itu saling bersahutan.
Hal itu semua disebabkan oleh seranagan Sang Kaisar Yun Hao Yan yang mengenai tepat di bagian perut bawah mereka berdua yang saat itu masih salung melekat erat tanpa sebuah penghalang apapun.
"Aarrrhhhh..... dantian ku....han...cur... te tellahh hancur... Aarrghh...." rintih Pria yang bersama Selir Kekaisaran Duan itu.
Yang kini merasa kesakitan dan juga mengetahui jika dirinya kini telah benar-benar kehilangan masa depannya karena kini dirinya menjdi seorang sampah dan cacat.
"Aaaahh....Aahhh.. Aaaahhh... janin ku... aaahh... Kakak Yu Jun janin aaaahhh.... janin kita...aahhh," teriak Selir Kekaisaran Duan tertahan akibat rasa sakit pada bagian bawah perutnya yang mana tepat pada bagian rahimnya yang kini tebgah mengandung buah keturunannya dengan Yu Jun, Pria yang paling dirinya cintai itu..
Dan seketika kini semua orang langsung menatap pada bagian bawah tubuh wanita itu yang kini mengalami pendarahan hebat.
Yang membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu tertegun sejenak. Bahka Sang Kaisar Yun Hao Yan sendiri pun terdiam karena mendapatkan pukulan telak lagi dengan kenyataan bahwa Duan Rongyue kini tengah mengandung benih dari Pria sialan itu lagi.
Namun seketika itu juga Sang Kaisar kembali mendapatkan ketenangannya. Dan kembali menatap kedua orang yang tak senonoh itu dengan tatapan kejam dan aura membunuh yang pekat.
"Memang pantas jika janin itu hilang. Itu adalah awal dari pembalasan dendam Zhen terhadap kalian berdua. Dan mungkin saja Zhen juga akan segera melakukan hal yang serupa pada putra kalian berdua yang saat ini berada di taman kematian bersama dengan Putri Mu yang kau banggakan itu, hehh," ucap Sang Kaisar Yun Hao Yan yang seketika mengalihakan perhatian kedua orang yang terkapar dalam keadaan memalukan itu.
Yang membuat hati mereka bergidik ngeri karena mendengar apabyang baru saja Kaisar Yun Hao Yan katakan.
"Kau, sudah mengetahuinya?" Selir Kekaisaran Duan berguman tanpa disadari.
__ADS_1
"Mengapa kau tampak begitu terkrjut seperti itu? Apakah kau sudah lupa apa yang kalian bicarakan tadi. Bahkan semua orang, para pelayan dan pengawal rendahan yang kau pandang hina itu pun dapat mendengar semuanya dengan sangat jelas. Jadi tidak perlu bereaksi begitu berlebihan, Dan jangan pernah menyangkalnya. Karena bahkan semua orang saat ini telah memandang mu sangat hina saat ini," cibir Sang Kaisar Yun Hao Yan dengan nada serta raut wajahnya yang tampak jijik ketika memandang tubuh polos Selir Duan.
Selir Kekaisaran Duan pun kini semakin tercengang. Ia bahkan telah melupakan rasa sakitnya yang dirinya derita.